PBNU : Tindakan Terorisme Harus Dilawan

Jakarta (ANTARA News) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan, tindakan terorisme harus dilawan, kekerasan yang mengancam jiwa warga negara harus dihentikan.

“PBNU menyerukan kepada aparat keamanan untuk lebih sungguh-sungguh menciptakan rasa aman bagi warga negara,” demikian pernyataan pers PBNU yang ditandatangani Ketua Umum KH Said Aqil Siroj dan Sekjen Marsudi Syuhud di Jakarta, Selasa.

Pernyataan PBNU tersebut menanggapi pengiriman bom berdaya ledak rendah kepada aktivis Jaringan Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla, yang meledak dan melukai sejumlah orang, termasuk Kasat Reskrim Jakarta Timur Komisaris Dodi Rachmawan.

PBNU menyerukan kepada kepolisian dan pihak-pihak terkait untuk sungguh-sungguh mengungkap pelaku terror tersebut.

Dalam pernyataan pers tersebut juga dinyatakan, PBNU, keluarga besar NU, beserta para kiai dan ulama NU senantiasa mendoakan keselamatan Ulil dan kader-kader NU yang lain.

PBNU mengimbau para kader NU untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan serta memperbanyak munajat dan mohon perlindungan kepada Allah SWT.

Seperti diketahui, Ulil merupakan kader NU yang juga menantu Wakil Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri.(*)

(S024/Z002)

Editor: Ruslan Burhani

Please follow and like us:
error

LDII Usul Tindak Preventif Tangkal Terorisme

LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) mengusulkan adanya tindak preventif sekaligus deteksi dini untuk menangkal atau mencegah terorisme. Demikian disampaikan oleh Ketua PC LDII Kecamatan Tarik, Adi Kurniawan pada acara Rapat Koordinasi Peningkatan Kewaspadaan di pendopo Kecamatan Tarik yang dilaksanakan pada hari Rabu.

Hadir pada acara tersebut yaitu: Forkopimka Kecamatan Tarik, Ketua MUI, GP Anshor, Kasi Trantib, FKDM, Pemuda Muhammadiyah, Muslimat NU, IPNU, IPPNU, Linmas, dan dari LDII yang hadir Ketua PC LDII KEcamatan Tarik, Adi Kurniawan.

Tindak Preventif yang diusulkan LDII adalah sbb:

  1. Meningkatkan penguatan terhadap RT/RW. Dengan cara ini RT/RW bisa mengetahui aktivitas warga baru di lingkungannya.
  2. Menciptakan laporan berbasis android/e-security, sehingga laporan dari masyarakat bisa cepat diterima dan ditindaklanjuti.
  3. Memberikan pengarahan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungannya masing-masing. Dengan cara melaporkan segala sesuatu yang mencurigakan.

Usulan ini sangat diapresiasi oleh pihak Kasi Trantib, dan akan segera ditindaklanjuti menjadi sebuah agenda kegiatan di tingkat kecamatan.

Memang, aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo begitu mengagetkan seantero negeri. Peristiwa ini sangat melukai bangsa Indonesia. Sebab, sikap toleransi yang mengakar kuat dalam bangsa Indonesia terkoyak dengan adanya aksi brutal para teroris yang mengatasnamakan agama tersebut.

Dalam arahannya Kapolsek Tarik, AKP. Sugianto, S.Sos menghimbau agar masyarakat tidak ikut-ikutan menyebarkan berita, foto, aksi-aksi terorisme. Sebab, hal ini akan membuat suasana menjadi mencekam. “Sehingga inilah yang menjadi titik awal keberhasilan teror mereka,” katanya.

Masyarakat diminta tetap tenang dan proaktif bila ada sesuatu yang mencurigakan. Kapolsek akan terus mengadakan operasi bersama pihak terkait. “Kami akan terus mengadakan operasi terhadap warga baru, guna mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginka,” katanya.

Please follow and like us:
error

Pengajian Akhir Tahun Remaja PAC LDII Suruh

LDII-Sidoarjo.org – Pada malam pergantian tahun baru, DPD LDII Sidoarjo mengarahkan setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) maupun Pimpinan Cabang (PC) untuk memfokuskan segala kegiatannya dimasjid dengan diisi dengan pengajian akhir tahun. Hal ini diharapkan mampu membentengi para generasi muda dari hingar bingar perayaan tahun baru yang umumnya lebih banyak mudhorotnya.

Pengajian Remaja Suruh

Minggu (31/12). Seperti malam pergantian tahun sebelumnya, sesuai instruksi danarahan dari DPD LDII Sidoarjo, PAC LDII Suruh kali ini mengadakan kegiatan pengajian malam akhir tahun yang dikemas sedikit berbeda dari malam-malam tahun baru sebelumnya. Selain mengaji, dalam acara ini juga diadakan lomba masak untuk memeriahkan acara pengajian. Dengan memilih menu tahu tek pada kegiatan kali ini.

Kegiatan berlangsung meriah dengan perlombaan masak tersebut. Kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Baitul A’la Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo yang dimulai seusai maghrib ini diikuti sekitar 21 peserta dari usia remaja. “Kegiatan ini dilangsungkan agar remaja tidak terpengaruh dengan kegiatan luar di malam pergantian tahun. Selain itu, juga untuk menambah kekompakan antar remaja agar terjalin komunikasi yang baik serta diharapkan remaja semakin giat dalam belajar agama.” tutur Dia selaku ketua remaja masjid setempat yang saat ini sedang duduk di bangku kelas XI SMA Antartika, Sidoarjo.

Tidak hanya itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan agenda lain hingga besok subuh. “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk remaja kita.” ungkap salah seorang peserta. Sementara itu, dari tim remaja putri yang tergabung dalam 1 tim, membuat tahu tek dengan begitu cekatan dan terampil. Keseruan semakin terlihat dengan antusias peserta dari remaja putra yang terbagi dalam 3 regu. Dengan bekal keterampilan memasak yang dimiliki, mereka membuat tahu tek semaksimal mungkin untuk menghadirkan masakan istimewa kepada para juri. Tak ayal canda tawa diantara mereka sering kali terjadi. Selain Remaja masjid, para orang tua serta pengurus masjid pun turut antusias mengikuti kegiatan pengajian akhir tahun ini.

Please follow and like us:
error