وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]
Musda LDII Sidoarjo Dibuka Bupati Sidoarjo Amien Andy Pimpin DPW LDII Periode 2015 - 2010 Musyawarah Wilayah LDII Jatim Ulama dan Masyarakat Hadiri Halal Bihalal PAC LDII Medaeng DPD LDII Sidoarjo Dukung Deklarasi Damai Umat Beragama
Sabtu, 06 Februari 2016

Al-Qur'an Bikin Hidup Sempit?

Semua orang mendambakan hidupnya bahagia, diberi kemudahan, dilonggarkan dari segala kesulitan dan keruwetan dalam hidupnya, Mauuuuuu.......?

Ini resepnya : Bagi orang muslim Allah memberikan kabar bahwa Jika kita merasa memiliki hidup yang selalu cenderung frustasi, tertekan dan kesempitan, maka Periksalah interaksi kita dengan Al-Quran.

Allah berfirman :

وَمَنْ  أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنك

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an dan berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit.” (QS. Thaha : 124)

Segera periksa sebagian waktu hidup kita dalam sehari, sudahkah kita sempatkan membaca atau belajar membaca Al-Qur’an minimal 3 ayat dalam sehari? Ataukah dalam sehari kita hanya sibuk dengan gadget atau Handphone kita, sibuk dengan Whatsup, Facebook, Tweeter, Line, dll...?

Simak kefadholan hadis Berikut ini :

<< عَنْ أَ بِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله , أَيُحِبُ أَحَدُكُمْ ، إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ ، أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلَاثَ خَلِفَاتِ عِظَامِ سِمَانٍ؟ >> قُلْنَا : نَعَمْ . قَالَ << فَثَلَاثُ آيَاتِ يَقْرَؤُهُنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلَاتِهِ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلَاثِ خَلِفَاتٍ سِمَنٍ عِظَامٍ >>

Artinya : “Nabi bersabda : adakah salah satu dari kalian senang ketika pulang pada keluarga kalian , senang melihat 3 onta yang besar lagi Gemuk ?? Shohabat menjawab : ya Nabi (Kami senang), Nabi bersabda : Membaca 3 ayat dalam Al-Quran itu lebih Baik dan lebih Pol dari 3 onta yang besar dan gemuk tadi. (HR. Ibnu Majah Kitabul Adab , no Khadist 3782)

Dan sudakah kita selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap kesempatan waktu yang ada? Agar hidup kita dijauhkan oleh Allah dari kehidupan yang sempit dan sulit.

اَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

Artinya : “Ketahuilah dengan ingat (Pikiran dan Badan) pada Allah menyebabkan tenangnya hati” (QS. Ar’Ro’du 28)

Kita yang mungkin tidak bisa atau kurang lamcar dalam membaca Al-qur’an , jangan putus asa dalam mencari Rohmatnya Allah, Alloh maha pengasih dan penyayang, insya Alloh kita tetap mendapat pahala dari Alloh.

Kefadholan orang yang membaca Al-Qur’an dan bisa menghafalNya :

<<عَنْ أَ بِي سَعِدٍ الخُدْرِيِّ؛ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله ، يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ ، إِذَ دَخَلَ الْجَنَّةَ : اقْرَأْ وَاصْعَدْ . فَيَقْرَأُ وَيَصْعَدُ ، بِكُلِّ آيَةِ ، دَرَجَةً . حَتَّى يَقْرَأَ آخِرَ شَىءِ مَعَهُ >> .

Dikatakan bagi orang Ahli Al-Qur’an ketika masuk ke dalam surga : “Membacalah kamu orang yang ahli Qur’an  dan naiklah , maka membaca orang yang ahli Quran dan naik disetiap ayatnya naik 1 derajat , sehingga membaca orang yang ahli surga hingga akhir.
(HR. Ibnu Majah Kitabul Adab No. Khadis 3780)

Ada seorang ulama Al Khotob menyimpulkan Derajat Ahli surga mengikuti sesuai ayat Al Qur'an yang di hafal, dalam kenyataan kalau ada orang yang hafal sampai 30 juz tentu sangat luar biasa dan tinggi sekali Derajat surganya.

Dan Ketika mendengar Al-Quran saat mengaji , atau berada di suatu tempat nikmatilah karena, Alloh berfirman:

 وَاِذَاقُرِئَ الْقُرْآنُ فَا سْتَمِعُوْ ا لَهُ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْححَمُوْنَ

Artinya : “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat (disayangi)”

Di zaman Akhir ini sudah sepantasnya kita sebagai orang iman bersama-sama untuk zuhud untuk menahan Hawa nafsu , meninggalkan sesuatu hal yang Mudhorot dan tidak ada manfa'atnya. Dikhawatirkan , jika kita tidak bisa membatasinya dapat menjdikan hati kita keras sehingga tidak bisa menerima nasehati.

Rosululloh bersabda:

<< مَثَلُ الْقُرْآنِ مَثَلُ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ . إِنْ تَعَاهَدَهَا صَاحِبُهَا . بِعُقُلِهَا أَمْسَكَهَا عَلَيْهِ . وَإِنْ أَطْلَقَ عُقُلَهَا ذَهَبَتْ >> .

Artinya : “Perumpamaan Al-Qur’an gambarannya seperti Onta yang diikat, seandainya pemilik onta meramut onta dengan talinya (Menjaga dan meramut sungguh pada onta) , maka tidak akan hilang . dan seandainya melepas dia pada talinya onta maka hilang.” (HR. Ibnu majah Kitabul Adab No. Khadist 3783)

Seperti halnya Orang yang hafal Al-Qur’an, apabila tidak dijaga dan tidak di deres maka akan pudar hafalan tersebut, terlebih sekarang banyak setan yang berusaha menggoda dengan memberi rasa Was-Was dan ragu-ragu terhadap Al Quran.

Kita harus berusaha yakin dan mantab karena semua problem solusi kehidupan kita sudah ada di dalam Al-Qur’an.

Sebaiknya kita Intropeksi diri sudah seberapa dekat Interaksi kita dengan Al-Qur’an, sudah benar-benar Continue/ Rutin-kah, atau kita membacaAl-Qur’an ketika mendapat musibah atau cobaan saja kah? Ingatlah Barang siapa yang mengenal dirinya maka dia mengenal Allah tuhannya.

Oleh : H. Rony Romandhawira. (Ketua DPD LDII Kab. Sidoarjo)




Rabu, 03 Februari 2016

Sesama Orang Iman Adalah Saudara

Islam mengajarkan kita untuk saling mengasihi satu sama lain karean sesungguhnya ummat Islam yang beriman itu bersaudara, Sesuai dengam firman Alloh SWT dalam Alquran :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” [Al Hujuraat 10]


Oleh karena itu jika ada orang yang mengaku Islam namun tak mau bersaudara bahkan tega menyakiti orang Islam lainnya maka ia bukanlah bagian dari Islam. Orang-orang yang beriman itu ibarat satu tubuh. Jika satu bagian sakit, yang lain ikut merasakan sakit

Hadis riwayat Nukman bin Basyir ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam. (Shahih Muslim No.4685)

Dilain sisi ada seorang ulama bernama Yahya bin muadz yang pernah memberikan nasehat, Ada 3 hal yg menjadi hak atau bagian orang iman darimu:

  1. Jika engkau tidak mampu memberi kemanfaatan untuknya, maka janganlah memberi kemudhorotan padanya.
  2. Jika engkau tidak mampu membuat dia senang, maka janganlah membuat dia susah.
  3. Jika engkau tidak mau memujinya, maka janganlah engkau mencelanya.
Lalu bagaimana caranya menjaga persaudaraan dengan sesama orang Iman? Banyak yang bisa dilakukan termasuk lewat menjaga kerukunan dan kekompakan  sesama orang iman dengan cara-cara sebagai berikut :

  1. Menerampilkan bicara yang baik dan benar, pahit madu, enak didengar, sopan santun, tata krama, unggah ungguh, papan-empan-adepan yaitu menyesuaikan tempat dan situasi dimana kita bicara (papan), sesuatu/isi yang kita bicarakan (empan) dan siapa lawan bicara kita (adepan).
  2. Supaya mempunyai watak yang jujur, amanah, bisa percaya dan bisa dipercayai, tidak berkhianat atau suka berbohong.
  3. Supaya banyak shobar, wani ngalah, keporo ngalah, rebutan ngalah. Ngalah bukan berarti kalah karena sifat egois itu bisa mengeraskan hati manusia.
  4. Tidak saling merusak, baik merusak dirinya, harta bendanya, hak asasinya maupun kehormatannya.
  5. Saling memperhatikan dan saling menjaga perasaan sesama orang iman sehingga tidak sanpai tega untuk menyakiti sesama.
Mari kita jaga pesaudaraan sesama orang iman ^^

Seminar Bela Negara PC LDII Waru "Aku Cinta Indonesia"



Cinta akan tanah air adalah mutlak bagi seluruh Warga Negara Indonesia.Terlebih remaja menjadi tolak ukur kemajuan peradaban.Baik pemudanya,maka baik bula negaranya.Itulah kegiatan Seminar Bela Negara dengan tema”Aku Cinta Indonesia” yang telah diselenggarakan oleh Remas PC LDII Waru,Sidoarjo.

Acara bertepatan hari minggu,(31/1) ini sebagai bentuk kepedulian akan remaja saat ini yang cenderung mengikuti budaya asing dan melupakan budaya sendiri yang sangat kental akan adat ketimuran. Bertempat di Masjid Baiturrochim Medaeng, remaja yang terdiri dari Remaja LDII dan Karang Taruna se-desa Medaeng dan Pepelegi memadati area masjid. Tidak kurang dari 200 peserta mengikuti seminar bela negara yang disampaikan oleh Kapten Puji Wihardi  Danramil-16 Kecamatan Waru. Ia menuturkan bahwa remaja masa kini harus punya prinsip dan kreativitas agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang semakin tahun menggerus moral remaja.

“Indonesia Tanah Airku kan Ku Bela Sepanjang Masa” kata yang begitu bergelora menyemangatkan semua peserta. DPD LDII Sidoarjo sangat peduli akan keberlangsungan generasi penerusnya, bukan hanya wawasan agama saja tetapi juga wawasan tentang kewarganegaraan yang diberikan untuk membina jiwa nasionalisme (cinta tanah air) pada diri remaja.


Puji Wihardi juga menerangkan bagiamana awalnya NKRI ini terbentuk, mulai dari zaman kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga perjuangan melawan penjajah. Selain itu, ia juga menekankan halangan-halangan yang di hadapi oleh anak muda saat ini, mulai dari pengaruh kelompok-kelompok Islam radikal seperti ISIS, Narkoba, dan lain-lain. 

Dalam akhir materi, beliau kembali menerangkan bagaimana keadaan eksploitasi sumber daya alam di Indonesia, dan kebobrokan pelajar di Indonesia. Namun di sisi lain, masih banyak pelajar-pelajar yang dapat mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, baik dalam bidang prestasi akademik, maupun prestasi non-akademik.

Kapten Puji berpesan kepada remaja untuk terus tingkatkan belajar,belajar yang sungguh-sungguh dan sukses akan meraih mimpinya.Selalu perbanyak mempelajari tentang ilmu nasionalisme Mars Indonesia. Beliau juga mengapresiasi kegiatan ini supaya Pengurus DPD LDII Sidoarjo bisa menjadikan kegiatan Seminar Bela Negara sebagai rutinitas,karena banyak sekali manfaat yang diperoleh.(Agung/Ryan)


Selasa, 02 Februari 2016

Wanita LDII Giat Kampanye Cegah Kanker Serviks dan HIV AIDS

Dua nikmat yang seringkali dilalaikan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu longgar. Barang siapa yang memiliki dua nikmat ini, supaya bersemangat dan senantiasa bersyukur pada Allah SWT. Bersyukur adalah dengan melaksanakan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan Allah SWT. Dengan tubuh yang sehat dan waktu longgar tentunya menjunjang untuk beribadah pada Allah SWT.

Hal ini diungkapkan pemilik Rumah Bersalin EVA, Hj. Eva Safitri Anang, S.ST, dalam acara Seminar Wanita Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks di Masjid Al-Amin, Sungon, Suko, Sidoarjo, Minggu (31/1). Seminar yang dihadiri oleh 650 orang yang terdiri dari ibu dan remaja putri dari tujuh PC LDII yaitu PC Wonoayu, Tulangan, Sidoarjo, Candi, Porong, Buduran, dan Tanggulangin.

Eva mengajak peserta untuk menjaga kesehatan, memahami bahaya kanker serviks dan terhindar dari HIV AIDS. "Dengan menjaga kesehatan akhirnya para wanita LDII bisa mendeteksi sedini mungkin gejala kanker serviks (leher rahim)," tutur Eva.

Dalam kesempatan ini dibahas lebih dalam mengenai dua cara yang efektif untuk pencegahan kanker dini bagi wanita yang sudah menikah. "Ada dua cara, yaitu Pap smear dan pemeriksaan IVA. Pap smear cenderung memakan biaya yang relatif mahal. Sedangkan IVA yang pemeriksaan dengan menggunakan asam cuka 10% cenderung murah dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Deteksi dini kanker leher rahim dengan cara IVA, dapat dilakukan oleh dokter atau bidan di Puskesmas, serta bidan yang membuka praktek swasta," ujarnya.

Adapun usaha untuk mencegah kanker serviks pada wanita yang belum menikah yaitu dengan suntik Imunisasi yang diberikan 3 kali (0 bulan-1/2 bulan-6 bulan).

"Adanya seminar ini kami mengharapkan para wanita LDII lebih waspada dalam menjaga kesehatan agar ibadah menjadi lancar," ujar Dra. Indun Saadah, M.M selaku pengurus DPD LDII Kabupaten Sidoarjo Bidang Pemberdayaan Wanita. (rizq)

Jumat, 22 Januari 2016

Sikapi Aksi Terorisme, LDII Datangi Polsek

LDIISidoarjo - Peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di pusat kawasan bisnis, Sarinah, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Januari lalu, menambah catatan kelam lembaran sejarah Republik Indonesia.

Bom yang meledak tepat di Pos Polisi Sarinah, Thamrin itu menyebabkan jatuh korban sipil bahkan salah satu korban merupakan warga negara asing. Teroris dengan tanpa nurani sedikitpun menyerang aparat kepolisian yang saat itu sedang berjaga di pos polisi. Walaupun pada akhirnya dengan kesigapan aparat aksi brutal teroris dapat dilumpuhkan, peristiwa ini tetap tidak bisa dikesampingkan dan merupakan duka bersama untuk bangsa Indonesia.

Menindak lanjuti hal tersebut kamis, (21/01/2016) Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII)  Tarik-Kab Sidoarjo melakukan kunjungan ke kantor kepolisian untuk bersilaturrohim dan menyatakan sikap atas tindakan keji dari para teroris tersebut.

Di kantor polisi adi kurniawan (Ketua) didampingi Agus Purwoko (Sekretaris) ditemui oleh Aiptu Eddy Santoso (Kanit Binmas) Polsek Tarik. Ketua menjelaskan bahwa tindakan teroris yang melakukan pengeboman di Jl. Thamrin Jakarta merupakan perilaku yang tidak islami,karena membunuh manusia tanpa hak, dan itu merupakan dosa besar. Dan jika pelaku teror itu merupakan orang Indonesia maka berarti mereka tidak mensyukuri kemerdekaan yang telah diwariskan oleh Founding Father kita yang semestinya bersama-sama memperbaiki akhlak bangsa agar menjadi bangsa yang berkarakter, bangsa yang besar dan kuat.

Adi juga menerangkan bahwa Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mendukung pemerintah dan aparat hukum yang telah berupaya keras untuk memulihkan keamanan dan menjaga ketentraman ibukota. Aiptu Eddy berpesan agar LDII juga harus berupaya bersama-sama untuk membina umat agar tidak terpengaruh paham-paham radikal/terorisme.