وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]
empat santri ppm juara kompetisi bisnis se asia Tangis Rosululloh Sepulang dari Isro' Mi'roj Generus LDII Juara Pertama Lomba Kompetisi Perminyakan Se-Asia Pasifik Diklat Bela Negara Pemuda LDII Surabaya Sidoarjo di Yon Arhanudse 8 Sidoarjo Harmonisasi PC LDII Taman dan Forpimka Lewat Futsal
Selasa, 01 September 2015

Amien Adhy Pimpin DPW LDII Jawa Timur Periode 2015-2020

Penyerahan Panji Ketua Baru
(ldiijatim.com) - Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII DPW LDII Provinsi Jawa Timur yang telah berlangsung selama dua hari sejak sabtu, (29/8),di hari kedua, Minggu (30/8) mengagendakan pemilihan Ketua untuk periode 2015-2020.

Serangkaian Sidang Komisi yang dilaksanakan hari ini, menampung sejumlah usulan dari 38 DPD Kabupaten/Kota SE-Jawa Timur. Tiap DPD mengajukan usulan berdasarkan kriteria, nama, dan domisili calon Ketua.

Sebanyak 21 DPD mengajukan usulan dengan menyebut nama calon secara langsung. Sementara enam DPD mengajukan usulan dengan menyebut domisili calon, sisanya sebanyak 11 DPD mengusulkan berdasarkan kriteria calon.

Berdasarkan tata tertib pemilihan Ketua DPW LDII Jatim, ada beberapa syarat. Antara lain tercantum sebagai anggota LDII, berperan aktif dan memiliki pengabdian sedikitya lima tahun berturut-turut. Syarat berikutnya bertaqwa kepada Tuhan YME, serta tidak pernah terpidana minumal lima tahun. Sang calon juga harus sanggup bekerja secara kolektif. Terakhir, calon harus terpilih melalui sidang paripurna.

Dari semua usulan yang masuk pada Sidang Paripurna, baik berdasarkan nama, domisili, maupun kriteria, semuanya mengarah pada sosok Drs.Ec. H. Amien Adhy sebagai calon Ketua. Tak ada peserta sidang yang mengajukan nama lainnya.

Dalam proses sidang, salah satu peserta memberikan tanggapan bahwa pengusulan calon ketua berdasarkan domisili belumlah spesifik. Namun, tanggapan ini mendapat respon Ketua Sidang, bahwa pengusulan mekanisme semestinya dilakukan sebelum masing-masing perwakilan DPD LDII Kabupaten/Kota mengajukan hasil sidang komisi. Kesepakatan pun dihasilkan bahwa pemilihan dilakukan secara aklamasi.

Sidang Paripurna pun mengukuhkan Drs. Ec. H. Amien Adhy sebagai Ketua terpilih DPW LDII Provinsi Jawa Timur periode 2015-2020, menggantikan Ir. H. Chriswanto santoso, MSc. Amien Adhy selama ini dikenal sebagai Ketua DPD LDII Kota Surabaya untuk lima tahun terakhir.

Pasca terpilih menjadi Ketua DPW LDII Jatim, Amien Adhy memberikan kata sambutan. Dalam sambutannya Amien mengharapkan kerjasama para pengurus yang terpilih. “Saya mohon dukungan lahir dan batin sesuai apa yang dicita-citakan”.

Hasil penyusunan formatur pengurus, menerbitkan susunan pengurus baru DPW LDII Provinsi Jawa Timur periode 2015-2020. Ada sepuluh biro dalam kepengurusan baru disertai susunan Dewan Penasehat. Seluruh formatur pengurus yang telah dipilih, akan mengemban tugas lima tahun ke depan dengan misi memberikan kontribusi, karya, dan komunikasi dari LDII untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.(ict sda)

LDII Jatim Fokuskan Muswil VIII Untuk Hadapi Tiga Momen Penting

(ldiijatim.com) - Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII di Aula Ponpes Sabilurrosyidin, Surabaya. Muswil yang berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu (29-30/8/2015) ini dikemas bersamaan LDII Trade Fair, Pameran Dagang dan Bazar UMKM Himpunan Pengusaha Jawa Timur. Muswil yang dibuka Wakil Gubernur Jatim, H. Drs. Syaifullah Yusuf ini fokus membahas tiga momen penting kedepan, yakni menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), Pilkada serentak dan Bonus Demografi 2020.

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur periode 2010-2015 H. Ir. Chriswanto Santoso, M.Sc dalam sambutannya mengatakan dalam menghadapi MEA mau tidak mau ekonomi menjadi basis pengembangan LDII. MEA kerap dibayangkan sebagai sebuah persaingan maka LDII ingin mindset itu menjadi paradigma partnership. Dimana letak kerjasamanya baik di lokal maupun antar negara. Seringkali kita menghadapi sesama rekan ekonomi ini saling membunuh, itu tidak bagus situasinya untuk kepentingan menghadapi MEA.

“Oleh karena itu waktu dekat ini DPP LDII akan mengadakan Small and Medium Enterprise (SME) Asean Partnership di Jakarta. Kegiatan ini untuk menjembatani antar UMKM di Asean. Dan DPW LDII provinsi Jawa Timur saat ini mengawalinya dengan diadakannya LDII Trade Fair,” ujar Chriswanto.

Selain itu, dalam menghadapi Bonus Demografi 2020, mau tidak mau peningkatan sumber daya manusia profesional religius harus diangkat juga oleh LDII. Kesempatan ini jangan sampai terlewat, jika lewat maka kesempatan ini tak bisa diulang.

“Beberapa laporan dari para ulama kondisi bangsa saat ini memprihatinkan, masyarakat mulai permisif dengan urusan-urusan moralitas. Permintaan izin untuk nikah dini semakin besar, bukan karena faham agama supaya terjaga, tetapi karena terjadinya kecelakaan sehingga terpaksa dilakukan pernikahan dini. Dan itu menjadi hal yang biasa dikehidupan masyarakat saat ini. Bahkan pernikahan sejenis saja sudah mulai diperjuangkan di Indonesia. Saya yakin Ormas Islam dan MUI menolak gerakan tersebut,” tutur Chriswanto.

Dengan permisifnya nilai-nilai moralisasi otomatis LDII tetep menjadi sebuah pegangan, tentunya semua itu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). LDII siap menjalin bekerjasama dengan siapapun, dengan institusi apapun selama persyaratan-persyaratan terpenuhi, yakni tetep NKRI untuk umat, untuk masyarakat dan bukan kepentingan pribadi.

Wakil gubernur H. Drs. Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul mengungkapkan, hubungan DPW LDII provinsi Jawa Timur selama ini sangat baik. Bukti hasil hubungan yang baik salah satunya saya berada disini, di acara Muswil ini, tempatnya juga nyaman.

“Saya tertarik dengan tema meningkatkan SDM Profesional Religius dan itulah kata kunci kami (Pemprov Jatim). Kualitas sumber daya manusia umat ini menjadi taruhan dimasa sekarang. Kita tahu, kedepan persaingan semakin ketat dan semakin tajam dalam menghadapi MEA dan ujung-ujungnya merujuk di globalisasi. Untuk itu tidak ada pilihan lain harus mempersiapkan SDM bagi generasi muda,” tutur Gus Ipul.

Ketum DPP LDII KH. Prof. Dr. Abdullah Syam, M.Sc mengucapkan terima kasih kepada ketua beserta pengurus DPW LDII provinsi Jawa Timur yang telah menjalankan amanatnya selama lima tahun dengan menjalankan 3K (Karya, Komunikasi, Kontribusi) dalam berdakwah. Karya maupun produk-produk LDII harus bisa muncul, komunikasi terus terjalin dengan baik dengan ormas-ormas lainnya dan kontribusinya bisa diterima masyarakat.

Muswil VIII LDII provinsi Jawa Timur dihadiri 437 peserta dari utusan DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur, utusan pondok LDII, Dewan Penasehat dan pengurus pleno DPW LDII provinsi Jawa Timur. (ict sda)
Rabu, 26 Agustus 2015

Ulama dan Tokoh Masyarakat Hadiri Halal Bihalal PAC LDII Medaeng

ulama-dan-tokoh-masyarakat-hadiri-halalbihalal-PAC-LDII-Medaeng
Halal Bihalal PAC LDII Medaeng
ldii-sidoarjo.org – Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriyah ini, PAC LDII Medaeng mengadakan Acara Halal Bihalal beserta jajaran Kelembagaan Desa Medaeng pada Rabu, 12 Agustus 2015. Momentum yang di selenggarakan di Masjid “Baiturrahim” Desa Medaeng ini dihadiri oleh tokoh masyarakat yakni Perangkat Desa Medaeng, Takmir Masjid hingga Para Ulama’ se-Desa Medaeng.

Namun diluar dugaan, acara berlangsung lebih ramai dikarenakan dari 30 undangan yang tersebar, menjadi 3x lipat yaitu sekitar 99 orang yang turut berpartisipasi dalam acara ini. Dalam sambutan Ketua BPD Kabupaten yakni Bp.H.Kusminto menyampaikan bahwa melalui momentum ini menjadi media sillaturrohim untuk meningkatkan ukhuwah Islamiyah.

Kegiatan halal bihalal ini diakhiri acara makan bersama sebagai penutupnya. Para remaja masjid pun turut serta dalam acara ini dengan mempersiapkan hidangan yang nikmat bagi seluruh undangan. Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Lintas Agama yang diberi kesempatan untuk memberikan kata sambutannya yang sangat mengapresiasi, salah satunya Nasehat oleh Ketua DPD LDII Jatim H.Hasan Yuswadi, SH “Perbedaan–perbedaan antara ormas–ormas Islam (NU, Muhammadiyah,
Kamis, 13 Agustus 2015

DPD LDII Kab. Sidoarjo Dukung Deklarasi Damai Umat Beragama


Bupati Sidoarjo dan Ketua DPD LDII saat penandatanganan deklarasi damai umat beragama
Foto bersama Forpimdan dan peserta deklarasi
LDIISidoarjo.org- Ketua DPD LDII (Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Sidoarjo, H. Ronny Romandhawira, MM menghadiri acara Halal Bihalal dan Deklarasi Damai Umat Beragama Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Kamis (30/7/2015) pukul 11.30 WIB.

Acara dihadiri oleh para alim ulama dan para tokoh pemuka agama, Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo, para pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, para camat beserta Forkopimka se-Kabupaten Sidoarjo, para tokoh masyarakat dan tokoh agama, dan para pimpinan ormas se-Kabupaten Sidoarjo.

Deklarasi Umat Beragama di Kabupaten Sidoarjo tersebut dimaksudkan untuk menciptakan situasi yang aman dan damai di Kabupaten Sidoarjo. Isi deklarasi, “Kami para tokoh umat beragama dengan tekad bersama menyatakan sikap: (1) menjaga kerukunan, cinta damai, dan toleransi dalam beragama; (2) mengecam tindakan anarkis yang mengatasnamakan agama; (3) setiap terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta berkomitmen penuh menjaga keutuhan NKRI”.

Deklarasi ditandatangani oleh para tokoh agama dan unsur pemerintah. Dari tokoh agama yaitu: FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Sidoarjo; PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) Sidoarjo; Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo; DPD LDII (Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Sidoarjo; PGI (Persatuan Gereja Indonesia) Kabupaten Sidoarjo; Perwakilan Paroki Gereja-Gereja Katholik di Sidoarjo; BAMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) Kabupaten Sidoarjo;  PGPI (Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia) Kabupaten Sidoarjo; PHDI (Parisada Hindhu Dharma Indonesia) Kabupaten Sidoarjo; dan PUBI (Persamuan Umat Buddha Indonesia) Sidoarjo.
Selasa, 14 Juli 2015

Buka Bersama LDII dan POLSEK Sukodono Peringati HUT Bhayangkara ke 69


Tidak seperti tahun sebelumnya, tahun ini Polsek Sukodono mengadakan acara tasyakuran sekaligus buka bersama untuk memperingati HUT Bhayangkara yang jatuh setiap tanggal 1 Juli.

Tasyakuran dan buka bersama bertempat di halaman Polsek Sukodono pada hari Rabu,  1 Juli 2015.