Motto

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Wednesday, January 3, 2018

MUI Balongbendo Datangi Pengajian Akhir Tahun PAC LDII Kemangsen



LDIISidoarjo.org - Bekerjasama dengan pengurus dan remaja masjid Baitul Muttaqin, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kemangsen mengadakan pengajian akhir tahun pada Minggu, (31/12/2017). Bertempat di Halaman Masjid Baitul Muttaqin, Dsn Pilang Bangu, Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, acara ini dihadiri oleh H. Somad selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balongbendo. Acara pengajian juga diramaikan dengan bazar kuliner yang diadakan oleh warga setempat. 

Ketua panitia acara, Abdul Havid mengatakan bahwa acara ini merupakan kegiatan yang diadakan sesuai dengan arahan DPD LDII Sidoarjo guna untuk membentengi warga LDII dari perayaan tahun baru dan memilih kegiatan yang lebih bermanfaat dengan melakukan kegiataan pengajian di masjid. “ Ini adalah arahan dari pengurus dan apa yang kami lakukan ini adalah sebuah usaha untuk mengarahkan para warga khususnya generasi muda agar tidak ikut-ikutan perayaan tahun baru diluar sana yang cenderung pemborosan, lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya,” ucap Havid.

Ketua MUI Kecamatan Balongbendo, H. Somad dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengajian di malam akhir tahun PAC LDII Kemangsen ini merupakan kegiatan yang sangat positif. “ acara seperti ini jauh lebih baik daripada ikut merayakan tahun baru dengan menyalakan kembang api seperti diluaran sana, yang mana itu termasuk perbuatan mubadzir dan tidak sesuai dengan karakter islam, “ terangnya. 

Senada dengan hal tersebut, Isnain Zakariyah selaku perwakilan Pengurus takmir masjid Baitul Muttaqin pada sesi sebelumnya menyampaikan bahwa momen pergantian tahun seharusnya dibuat sebagai momen intropeksi diri. Berubah dan bertambahnya tahun berarti juga berkurangnya jatah umur manusia, sehingga hal ini bisa membuat setiap individu bisa lebih berhati-hati lagi dalam menjalani hidupnya dengan cara lebih mempersungguh beribadah kepada Alloh SWT. 

Mengisi momen akhir tahun dengan pengajian bisa saling menguatkan diri dari sisi ibadah, bersilahturahmi dan berdoa bersama serta menanamkan sifat mujhid muzhid daripada merayakan tahun baru diluar yang identik dengan pelanggaran

Dalam acara pengajian akhir tahun ini juga ada bazar kuliner yang disediakan untuk memeriahkan acara. Bazar kuliner yang digagas oleh para ibu – ibu ini menyediakan berbagai macam jenis makanan dan minuman sehingga membuat pengunjung dan peserta pengajian semakin betah mengikuti rangkaian acara pengajian. “Bazar ini kita adakan agar pengajian bisa lebih meriah dan juga untuk melatih jiwa kemandirian ibu – ibu disini yang mayoritas adalah ibu rumah tangga. Harapannya dengan adanya hal semacam ini bisa melatih mereka juga untuk belajar berwirausaha,” kata Havid selaku ketua panitia.(*)
Tuesday, January 2, 2018

Pengajian Akhir Tahun Remaja PAC LDII Suruh


LDIISidoarjo.org - Pada malam pergantian tahun baru 2018, DPD LDII Sidoarjo mengarahan setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) maupun Pimpinan Cabang (PC) untuk menfokuskan segala kegiatannya dimasjid dengan diisi dengan pengajian akhir tahun. Hal ini diharapkan mampu membentengi para generasi muda dari hingar bingar perayaan tahun baru yang umumnya lebih banyak mudhorotnya.

Minggu (31/12). Seperti malam pergantian tahun sebelumnya, sesuai instruksi dan arahan  dari DPD LDII Sidoarjo, PAC LDII Suruh kali ini mengadakan kegiatan pengajian malam akhir tahun yang dikemas sedikit berbeda dari malam-malam tahun baru sebelumnya. Selain mengaji, dalam acara ini juga diadakan lomba masak untuk memeriahkan acara pengajian. Dengan memilih menu tahu tek pada kegiatan kali ini.

kegiatan berlangsung meriah dengan perlombaan masak tersebut.Kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Baitul A’la, Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo yang dimulai seusai maghrib ini diikuti sekitar 21 peserta dari usia remaja. “Kegiatan ini dilangsungkan agar remajatidak terpengaruh dengan kegiatan luar di malam pergantian tahun. Selain itu, juga untuk menambah kekompakan antar remaja agar terjalin komunikasi yang baik serta diharapkan remaja semakin giat dalam belajar agama.” tutur Dia selaku ketua remaja masjid setempat yang saat ini sedang duduk di bangku kelas XI SMA Antartika, Sidoarjo. 

Tidak hanya itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan agenda lain hingga besok subuh. “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk remaja kita.” ungkap salah seorang peserta. Sementara itu, dari tim remaja putri yang tergabung dalam 1 tim, membuat tahu tek dengan begitu cekatan dan terampil. Keseruan semakin terlihat dengan antusias peserta dari remaja putra yang terbagi dalam 3 regu. Dengan bekal keterampilan memasak yang dimiliki, mereka membuat tahu tek semaksimal mungkin untuk menghadirkan masakan istimewa kepada para juri. Tak ayal canda tawa diantara mereka sering kali terjadi. Selain remaja masjid, para orang tua serta pengurus masjid pun turut antusias mengikuti kegiatan pengajian akhir tahun ini. (*Ita)

MUI Balongbendo Datangi Pengajian Akhir Tahun PAC LDII Kemangsen



LDIISidoarjo.org - Bekerjasama dengan pengurus dan remaja masjid Baitul Muttaqin, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kemangsen mengadakan pengajian akhir tahun pada Minggu, (31/12/2017). Bertempat di Halaman Masjid Baitul Muttaqin, Dsn Pilang Bangu, Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, acara ini dihadiri oleh H. Somad selaku Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Balongbendo. Acara pengajian juga diramaikan dengan bazar kuliner yang diadakan oleh warga setempat. 

Ketua panitia acara, Abdul Havid mengatakan bahwa acara ini merupakan kegiatan yang diadakan sesuai dengan arahan DPD LDII Sidoarjo guna untuk membentengi warga LDII dari perayaan tahun baru dan memilih kegiatan yang lebih bermanfaat dengan melakukan kegiataan pengajian di masjid. “ Ini adalah arahan dari pengurus dan apa yang kami lakukan ini adalah sebuah usaha untuk mengarahkan para warga khususnya generasi muda agar tidak ikut-ikutan perayaan tahun baru diluar sana yang cenderung pemborosan, lebih banyak mudhorotnya daripada manfaatnya,” ucap Havid.

Ketua MUI Kecamatan Balongbendo, H. Somad dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pengajian di malam akhir tahun PAC LDII Kemangsen ini merupakan kegiatan yang sangat positif. “ acara seperti ini jauh lebih baik daripada ikut merayakan tahun baru dengan menyalakan kembang api seperti diluaran sana, yang mana itu termasuk perbuatan mubadzir dan tidak sesuai dengan karakter islam, “ terangnya. 

Senada dengan hal tersebut, Isnain Zakariyah selaku perwakilan Pengurus takmir masjid Baitul Muttaqin pada sesi sebelumnya menyampaikan bahwa momen pergantian tahun seharusnya dibuat sebagai momen intropeksi diri. Berubah dan bertambahnya tahun berarti juga berkurangnya jatah umur manusia, sehingga hal ini bisa membuat setiap individu bisa lebih berhati-hati lagi dalam menjalani hidupnya dengan cara lebih mempersungguh beribadah kepada Alloh SWT. 

Mengisi momen akhir tahun dengan pengajian bisa saling menguatkan diri dari sisi ibadah, bersilahturahmi dan berdoa bersama serta menanamkan sifat mujhid muzhid daripada merayakan tahun baru diluar yang identik dengan pelanggaran

Dalam acara pengajian akhir tahun ini juga ada bazar kuliner yang disediakan untuk memeriahkan acara. Bazar kuliner yang digagas oleh para ibu – ibu ini menyediakan berbagai macam jenis makanan dan minuman sehingga membuat pengunjung dan peserta pengajian semakin betah mengikuti rangkaian acara pengajian. “Bazar ini kita adakan agar pengajian bisa lebih meriah dan juga untuk melatih jiwa kemandirian ibu – ibu disini yang mayoritas adalah ibu rumah tangga. Harapannya dengan adanya hal semacam ini bisa melatih mereka juga untuk belajar berwirausaha,” kata Havid selaku ketua panitia.(*)

Pengajian Akhir Tahun Remaja PAC LDII Suruh


LDIISidoarjo.org - Pada malam pergantian tahun baru 2018, DPD LDII Sidoarjo mengarahan setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) maupun Pimpinan Cabang (PC) untuk menfokuskan segala kegiatannya dimasjid dengan diisi dengan pengajian akhir tahun. Hal ini diharapkan mampu membentengi para generasi muda dari hingar bingar perayaan tahun baru yang umumnya lebih banyak mudhorotnya.

Minggu (31/12). Seperti malam pergantian tahun sebelumnya, sesuai instruksi dan arahan  dari DPD LDII Sidoarjo, PAC LDII Suruh kali ini mengadakan kegiatan pengajian malam akhir tahun yang dikemas sedikit berbeda dari malam-malam tahun baru sebelumnya. Selain mengaji, dalam acara ini juga diadakan lomba masak untuk memeriahkan acara pengajian. Dengan memilih menu tahu tek pada kegiatan kali ini.

kegiatan berlangsung meriah dengan perlombaan masak tersebut.Kegiatan yang dilangsungkan di Masjid Baitul A’la, Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo yang dimulai seusai maghrib ini diikuti sekitar 21 peserta dari usia remaja. “Kegiatan ini dilangsungkan agar remajatidak terpengaruh dengan kegiatan luar di malam pergantian tahun. Selain itu, juga untuk menambah kekompakan antar remaja agar terjalin komunikasi yang baik serta diharapkan remaja semakin giat dalam belajar agama.” tutur Dia selaku ketua remaja masjid setempat yang saat ini sedang duduk di bangku kelas XI SMA Antartika, Sidoarjo. 

Tidak hanya itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan agenda lain hingga besok subuh. “Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk remaja kita.” ungkap salah seorang peserta. Sementara itu, dari tim remaja putri yang tergabung dalam 1 tim, membuat tahu tek dengan begitu cekatan dan terampil. Keseruan semakin terlihat dengan antusias peserta dari remaja putra yang terbagi dalam 3 regu. Dengan bekal keterampilan memasak yang dimiliki, mereka membuat tahu tek semaksimal mungkin untuk menghadirkan masakan istimewa kepada para juri. Tak ayal canda tawa diantara mereka sering kali terjadi. Selain remaja masjid, para orang tua serta pengurus masjid pun turut antusias mengikuti kegiatan pengajian akhir tahun ini. (*Ita)