وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Senin, 17 Juli 2017

Komunikasi Sosial Danramil dengan PC LDII Tarik



LDIISidoarjo.org - Danramil Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Kapt. (Inf) Adi Sutrisno Mengunjungi Masjid Assyafiiyah yang terletak di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Selasa, (13/06/2017). Kunjungan Danramil Tarik ini untuk mengikuti pengajian umum serta melakukan kegiatan komunikasi sosial dengan warga sekitar.
Acara ini diawali dengan sholat tarawih berjamaah. Setelah sholat tarawih, Adi Kurniawan selaku ketua PC LDII Kec Tarik memberikan pengarahan kepada warga LDII Kec Tarik. Dalam arahannya ketua mengatakan agar selalu menjaga kerukunan dan kekompakan antara warga LDII dengan sesama warga masyarakat. 

Adi juga sempat mengingatkan kepada pemuda-pemudi yang waktu itu hadir dengan memakai seragam berbendera merah putih disebelah kanan, agar pemuda-pemudi membentengi pemahaman agama ini yang kuat karena paham radikalisme yang sekarang ini banyak menyisir kaum muda. Adi sempat melontarkan pertanyaan kepada M. Ubay Witopo, SH yang merupakan ketua bidang pemuda dan olah-raga tentang arti bendera merah putih diseragamnya, Ubay menjawab bahwa bendera merah putih itu merupakan bentuk nasionalisme "KITA LDII, KITA PANCASILA, DAN KITA INDONESIA" Sebuah ungkapan penuh semangat yang dilontarkan ketua bidang pemuda dan olahraga PC LDII Tarik. 

Tidak ketinggalan Danramil Tarik Kapt (Inf) Adi Sutrisno mengingatkan agar menjaga NKRI "NKRI HARGA MATI". Danramil sangat mengapresiasi jawaban pemuda LDII yang menanamkan jiwa nasionalis sejak dini. Danramil juga mengingatkan agar selalu berhati-hati dengan orang baru, bukannya curiga tapi kehati-hatian agar selalu ditanamkan. 

"Perbedaan dalam sholat, atau beribadah yang lain tidak perlu diperuncing, ada yang sholat pakai celana, pakai sarung, pakai kunut, tidak memakai kunut," itulah arahan dari H. Budiono yang merupakan salah satu tokoh masyarakat. H. Budiono juga memberikan apresiasi atas kerukunan warga LDII dengan warga masyarkat selama ini. H. Budiono mengingatkan agar tidak melupakan jasa besar dari Ir. H. Khusnul Marom, alm yang menanamkan jiwa toleransi beragama kepada warga LDII, beliau juga termasuk tokoh masyarakat yang mempunyai kontribusi besar di Desa Kramat temenggung. 

Danramil datang ke Masjid Assyafiiyah didampingi oleh Pelda M. Syafi'i (BATITUUD), Serma Miarso (Babinsa Desa Kramattemenggung), Koptu Edi (Babinsa Mliriprowo), hadir pula H. Ismail (tomas), H. Khusman (tomas). Acara ini diakhiri dengan tanya jawab dengan warga LDII. (Ad)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Komunikasi Sosial Danramil dengan PC LDII Tarik



LDIISidoarjo.org - Danramil Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Kapt. (Inf) Adi Sutrisno Mengunjungi Masjid Assyafiiyah yang terletak di Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Selasa, (13/06/2017). Kunjungan Danramil Tarik ini untuk mengikuti pengajian umum serta melakukan kegiatan komunikasi sosial dengan warga sekitar.
Acara ini diawali dengan sholat tarawih berjamaah. Setelah sholat tarawih, Adi Kurniawan selaku ketua PC LDII Kec Tarik memberikan pengarahan kepada warga LDII Kec Tarik. Dalam arahannya ketua mengatakan agar selalu menjaga kerukunan dan kekompakan antara warga LDII dengan sesama warga masyarakat. 

Adi juga sempat mengingatkan kepada pemuda-pemudi yang waktu itu hadir dengan memakai seragam berbendera merah putih disebelah kanan, agar pemuda-pemudi membentengi pemahaman agama ini yang kuat karena paham radikalisme yang sekarang ini banyak menyisir kaum muda. Adi sempat melontarkan pertanyaan kepada M. Ubay Witopo, SH yang merupakan ketua bidang pemuda dan olah-raga tentang arti bendera merah putih diseragamnya, Ubay menjawab bahwa bendera merah putih itu merupakan bentuk nasionalisme "KITA LDII, KITA PANCASILA, DAN KITA INDONESIA" Sebuah ungkapan penuh semangat yang dilontarkan ketua bidang pemuda dan olahraga PC LDII Tarik. 

Tidak ketinggalan Danramil Tarik Kapt (Inf) Adi Sutrisno mengingatkan agar menjaga NKRI "NKRI HARGA MATI". Danramil sangat mengapresiasi jawaban pemuda LDII yang menanamkan jiwa nasionalis sejak dini. Danramil juga mengingatkan agar selalu berhati-hati dengan orang baru, bukannya curiga tapi kehati-hatian agar selalu ditanamkan. 

"Perbedaan dalam sholat, atau beribadah yang lain tidak perlu diperuncing, ada yang sholat pakai celana, pakai sarung, pakai kunut, tidak memakai kunut," itulah arahan dari H. Budiono yang merupakan salah satu tokoh masyarakat. H. Budiono juga memberikan apresiasi atas kerukunan warga LDII dengan warga masyarkat selama ini. H. Budiono mengingatkan agar tidak melupakan jasa besar dari Ir. H. Khusnul Marom, alm yang menanamkan jiwa toleransi beragama kepada warga LDII, beliau juga termasuk tokoh masyarakat yang mempunyai kontribusi besar di Desa Kramat temenggung. 

Danramil datang ke Masjid Assyafiiyah didampingi oleh Pelda M. Syafi'i (BATITUUD), Serma Miarso (Babinsa Desa Kramattemenggung), Koptu Edi (Babinsa Mliriprowo), hadir pula H. Ismail (tomas), H. Khusman (tomas). Acara ini diakhiri dengan tanya jawab dengan warga LDII. (Ad)