وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Jumat, 25 Maret 2016

LDII Adakan Asrama ODOJ Demi Wujudkan Generasi Cendekia



ldii-sidoarjo.org | Mencari ilmu merupakan kewajiban bagi umat muslim. Al-Quran sebagai mukjizat yang diturunkan oleh Allah SWT merupakan sumber ilmu dari segala ilmu. Membaca dan memahami makna dari setiap ayat Al-Quran merupakan cara yang baik dalam memperoleh pahala.

Dengan melihat banyaknya manfaat dari mempelajari Al-Quran serta membentuk generasi yang cendekia dan berilmu, DPD LDII Sidoarjo mengadakan program Asrama ODOJ (One Day One Juz). Program Asrama ODOJ merupakan salah satu program PPG Sidoarjo yang ditujukan bagi muda-mudi LDII (mulai usia SMP keatas) untuk mempermudah dalam proses pengkhataman membaca dan memaknai ayat-ayat Al-Quran.


Selain itu, muda-mudi juga dinilai sebagai generasi yang memiliki waktu cukup banyak untuk dimanfaatkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif seperti kegiatan tholabul ‘ilmi. “Ilmu tidak akan hilang selama yang muda mau belajar, dan yang tua mau mengajarkan,” nasehat H. Suryono, salah satu ulama’

Asrama ODOJ yang dilaksanakan di Masjid Al-Izza, Ds. Saimbang, Kec. Sukodono, meniliki konsep berbeda dengan ODOJ pada umumnya yang telah banyak diamalkan oleh kalangan umum. Jika ODOJ pada umumnya hanya mengkhatamkan Al-Quran 1 juz dalam 1 hari dari segi tilawah saja, asrama ODOJ versi LDII ini menarget khatam Al-Quran 1 juz 1 hari, tidak hanya dari segi tilawah namun juga makna dan tafsir. 

Asrama yang berlangsung selama dua hari (19-21 Maret 2016), akan dirutinkan setiap bulan sekali hingga yang ditargetkan tercapai, yaitu khatam 30 Juz. Selama asrama berlangsung para peserta akan diberi snack, makan dan tempat beristirahat untuk menginap.             

Dalam penyelenggaraan perdananya, program yang diunggulkan dalam pembentukan generasi unggulan telah mampu mengundang antusias ratusan pemuda-pemudi. Hal ini terbukti dari jumlah peserta yang hadir yaitu 280 orang dihari pertama dan dapat diprediksikan bahwa akan ada peningkatan jumlah peserta dihari kedua asrama. 

Melihat ini, Ketua DPD LDII Kab. Sidoarjo, Ir. H. Rony Romandawira berpesan dalam isi nasehat agamanya bahwa kesemangatan peserta tidak padam sampai hari kedua asrama saja, namun supaya tetap menyala dan membara hingga Asrama ODOJ sampai pada juz ke-30. (lian/qq)
Rabu, 23 Maret 2016

Kepala BNN Sidoarjo: “Pemuda LDII Anti Narkoba”

LDII Yes.. Narkoba No..
Begitulah jargon yang diserukan ratusan pemuda LDII dalam forum pengajian di Masjid Al-Barokah Sruni (20/3).

Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Suprianto,SH
Tidak seperti pengajian biasanya, pada kesempatan ini, Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Suprianto, SH turut hadir dan memberikan penyuluhan mengenai bahaya Narkoba. Tak sendirian, didampingi oleh Sekretaris Dewan Penasihat DPD LDII Sidoarjo Joko Sayono, SH, MH.

Pada pengajian Muda-Mudi yang diikuti 500 lebih pemuda LDII ini, Suprianto yakin dan menegaskan bahwa Pemuda LDII yang anti Narkoba. “Saya yakin, Pemuda LDII yang ada di dalam masjid ini tidak ada yang mengkonsumsi Narkoba,” jelas Kepala BNN Sidoarjo.

Selasa, 08 Maret 2016

Wali Kota Kediri : Pengajian LDII Hidupkan Ekonomi Kediri




Sekitar 7 ribu orang berbondong-bondong mengikuti pengajian Syarah Asmaul Husna, di Pondok Wali Barokah Kediri (7/3). Dalam Asrama kali ini dibuka langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abubakar S.E. Asrama yang diadakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah ini adalah salah satu kegiatan perwujudan revolusi mental, yang selaras dengan program pemerintah saat ini tutur Sunarto selaku ketua Pondok Wali Barokah Kediri.


Dalam pembukaan asrama disambut oleh H. Sunarto. M.Si yang mengatakan bahwa peran para ulama-ulama, mubaligh maupun utusan yang terpilih untuk mewakili daerahnya masing-masing sebagai peserta yang wajib mengikuti kegiatan asrama ini.


Perlu diketahui peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, ada beberapa daerah (Koordinator Wilayah) di tiap-tiap DPD, dengan maksud agar Asrama Asmaul Husna ini dapat di sampaikan dimasing masing PC sampai PAC LDII.

"Alhamdulillah kalau masih ada yang mempertahankan dan memurnikan nilai keagamaan sampai saat ini, mudah-mudahan bersama Pesantren Wali Barokah mari bersama-sama mendapatkan kebarokahan," tutur Sunarto.

Jumat, 04 Maret 2016

Turnamen Futsal dan Coaching Clinic untuk Caberawit LDII


Pembinaan usia dini tidak harus terpaku pada buku teori melainkan juga dapat diarahkan melalui hobi dan olahraga. Ini yang melatarbelakangi Pembina Generus LDII Sidoarjo menyelenggarakan Cemengkalang Futsal Cup 2016. Acara yang berupa turnamen futsal caberawit LDII ini dilaksanakan di lapangan futsal Tizza Suko, Sidoarjo pada tanggal 28/02/2016.

Cemengkalang Futsal Cup 2016 diikuti kurang lebih 20 tim futsal yang pemainnya berusia sekitar 7-13 tahun. Hari sebagai ketua panitia menjelaskan dalam sambutannya bahwa acara ini sebagai pembinaan caberawit melalui hobi dan olahraga futsal. "Namun, disini tidak menekankan pada menang atau kalah. Hanya untuk pelatihan namun tetap sportif", tuturnya.

Satu hal yang menarik dari acara ini adalah adanya coaching clinic atau pelatihan singkat mengenai teknik bermain futsal. Dalam coaching clinic ini, panitia menghadirkan tiga orang pemain sepak bola profesional yaitu Fachrudin, Dodok, dan Ervando. Mereka bertiga merupakan pemain yang pernah bermain di Liga Super Indonesia atau ISL.

LDII Adakan Asrama ODOJ Demi Wujudkan Generasi Cendekia



ldii-sidoarjo.org | Mencari ilmu merupakan kewajiban bagi umat muslim. Al-Quran sebagai mukjizat yang diturunkan oleh Allah SWT merupakan sumber ilmu dari segala ilmu. Membaca dan memahami makna dari setiap ayat Al-Quran merupakan cara yang baik dalam memperoleh pahala.

Dengan melihat banyaknya manfaat dari mempelajari Al-Quran serta membentuk generasi yang cendekia dan berilmu, DPD LDII Sidoarjo mengadakan program Asrama ODOJ (One Day One Juz). Program Asrama ODOJ merupakan salah satu program PPG Sidoarjo yang ditujukan bagi muda-mudi LDII (mulai usia SMP keatas) untuk mempermudah dalam proses pengkhataman membaca dan memaknai ayat-ayat Al-Quran.


Selain itu, muda-mudi juga dinilai sebagai generasi yang memiliki waktu cukup banyak untuk dimanfaatkan dengan kegiatan-kegiatan yang positif seperti kegiatan tholabul ‘ilmi. “Ilmu tidak akan hilang selama yang muda mau belajar, dan yang tua mau mengajarkan,” nasehat H. Suryono, salah satu ulama’

Asrama ODOJ yang dilaksanakan di Masjid Al-Izza, Ds. Saimbang, Kec. Sukodono, meniliki konsep berbeda dengan ODOJ pada umumnya yang telah banyak diamalkan oleh kalangan umum. Jika ODOJ pada umumnya hanya mengkhatamkan Al-Quran 1 juz dalam 1 hari dari segi tilawah saja, asrama ODOJ versi LDII ini menarget khatam Al-Quran 1 juz 1 hari, tidak hanya dari segi tilawah namun juga makna dan tafsir. 

Asrama yang berlangsung selama dua hari (19-21 Maret 2016), akan dirutinkan setiap bulan sekali hingga yang ditargetkan tercapai, yaitu khatam 30 Juz. Selama asrama berlangsung para peserta akan diberi snack, makan dan tempat beristirahat untuk menginap.             

Dalam penyelenggaraan perdananya, program yang diunggulkan dalam pembentukan generasi unggulan telah mampu mengundang antusias ratusan pemuda-pemudi. Hal ini terbukti dari jumlah peserta yang hadir yaitu 280 orang dihari pertama dan dapat diprediksikan bahwa akan ada peningkatan jumlah peserta dihari kedua asrama. 

Melihat ini, Ketua DPD LDII Kab. Sidoarjo, Ir. H. Rony Romandawira berpesan dalam isi nasehat agamanya bahwa kesemangatan peserta tidak padam sampai hari kedua asrama saja, namun supaya tetap menyala dan membara hingga Asrama ODOJ sampai pada juz ke-30. (lian/qq)

Kepala BNN Sidoarjo: “Pemuda LDII Anti Narkoba”

LDII Yes.. Narkoba No..
Begitulah jargon yang diserukan ratusan pemuda LDII dalam forum pengajian di Masjid Al-Barokah Sruni (20/3).

Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Suprianto,SH
Tidak seperti pengajian biasanya, pada kesempatan ini, Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo Suprianto, SH turut hadir dan memberikan penyuluhan mengenai bahaya Narkoba. Tak sendirian, didampingi oleh Sekretaris Dewan Penasihat DPD LDII Sidoarjo Joko Sayono, SH, MH.

Pada pengajian Muda-Mudi yang diikuti 500 lebih pemuda LDII ini, Suprianto yakin dan menegaskan bahwa Pemuda LDII yang anti Narkoba. “Saya yakin, Pemuda LDII yang ada di dalam masjid ini tidak ada yang mengkonsumsi Narkoba,” jelas Kepala BNN Sidoarjo.

Wali Kota Kediri : Pengajian LDII Hidupkan Ekonomi Kediri




Sekitar 7 ribu orang berbondong-bondong mengikuti pengajian Syarah Asmaul Husna, di Pondok Wali Barokah Kediri (7/3). Dalam Asrama kali ini dibuka langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abubakar S.E. Asrama yang diadakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah ini adalah salah satu kegiatan perwujudan revolusi mental, yang selaras dengan program pemerintah saat ini tutur Sunarto selaku ketua Pondok Wali Barokah Kediri.


Dalam pembukaan asrama disambut oleh H. Sunarto. M.Si yang mengatakan bahwa peran para ulama-ulama, mubaligh maupun utusan yang terpilih untuk mewakili daerahnya masing-masing sebagai peserta yang wajib mengikuti kegiatan asrama ini.


Perlu diketahui peserta yang berasal dari seluruh Indonesia, ada beberapa daerah (Koordinator Wilayah) di tiap-tiap DPD, dengan maksud agar Asrama Asmaul Husna ini dapat di sampaikan dimasing masing PC sampai PAC LDII.

"Alhamdulillah kalau masih ada yang mempertahankan dan memurnikan nilai keagamaan sampai saat ini, mudah-mudahan bersama Pesantren Wali Barokah mari bersama-sama mendapatkan kebarokahan," tutur Sunarto.

Turnamen Futsal dan Coaching Clinic untuk Caberawit LDII


Pembinaan usia dini tidak harus terpaku pada buku teori melainkan juga dapat diarahkan melalui hobi dan olahraga. Ini yang melatarbelakangi Pembina Generus LDII Sidoarjo menyelenggarakan Cemengkalang Futsal Cup 2016. Acara yang berupa turnamen futsal caberawit LDII ini dilaksanakan di lapangan futsal Tizza Suko, Sidoarjo pada tanggal 28/02/2016.

Cemengkalang Futsal Cup 2016 diikuti kurang lebih 20 tim futsal yang pemainnya berusia sekitar 7-13 tahun. Hari sebagai ketua panitia menjelaskan dalam sambutannya bahwa acara ini sebagai pembinaan caberawit melalui hobi dan olahraga futsal. "Namun, disini tidak menekankan pada menang atau kalah. Hanya untuk pelatihan namun tetap sportif", tuturnya.

Satu hal yang menarik dari acara ini adalah adanya coaching clinic atau pelatihan singkat mengenai teknik bermain futsal. Dalam coaching clinic ini, panitia menghadirkan tiga orang pemain sepak bola profesional yaitu Fachrudin, Dodok, dan Ervando. Mereka bertiga merupakan pemain yang pernah bermain di Liga Super Indonesia atau ISL.