Motto

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Selasa, 23 Februari 2016

LDII Bina Remaja Putri Atasi Sikap Baper

ldii-sidoarjo.org | (21/2) Melalui program keputrian, LDII Sidoarjo mengadakan pembinaan terhadap generasi penerus dalam menangani sikap "baper" yang kerapkali melanda anak muda. Pembinaan yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Sungon, Kecamatan Suko Sidoarjo kali ini dikemas dalam acara seminar yang membahas tentang manajemen perasaan.

Adapun istilah "baper" muncul pada tahun 2014 hingga 2015, namun pengetian kata itu belum ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut kamus gaul “baper” adalah singkatan dari bawa perasaan. Bawa perasaan maksudnya adalah seseorang menyaksikan atau mendengar suatu hal, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang disaksikan atau didengar tersebut.





Sovia Sahid, S.Psi, M.Psi, sebagai pemateri dalam seminar tersebut sangat jelas dan menyelam ke logika dan perasaan remaja putri kala itu. “Bersyukurlah jatuh cinta, seseorang yang diberi rasa jatuh cinta berarti dia normal, tapi jangan sampai jatuh cinta membuatmu melanggar” tuturnya.


Sovia Sahid, M.Psi (tengah) bersama dengan pembina Keputrian Daerah Sidoarjo, Dra. Indun Saadah, M.M, (kiri) dan Eva Safitri, S.ST. (kanan)
Pada sesi awal diputarkan mengenai video mengejar jodoh karya Assalamu'alaikum Sally, yang mengundang senyum dan tawa audiens saat menontonnya. Video yang sarat akan pesan mengenai persiapan seorang remaja putri yang galau dalam menemukan jodoh.

Seseorang jatuh cinta itu adalah hal yang manusia dan itu adalah sebuah natural gift dari Allah. Sovia memaparkan banyak penjelasan dan fenomena mengungkapkan perasaan kalangan remaja yang cenderung di bagikan di akun SosMed alias Sosial Media.


“Masa Remaja usahakan manfaatkan semaksimal mungkin, gunakan masa mudamu dengan mencari ilmu dan memperbaiki diri dengan hal-hal yang positif, seperti beribadah, berpuasa, fokus nilai IP sesuai target, patuh kepada orang tua, gunakan HP untuk sesuatu yang penting-penting saja, jika tidak penting ya nggak bawa HP” ujar pemilik usaha konsultasi - Motiva Consulting tersebut. 

Ayu, perwakilan peserta dari PAC LDII Gresik menyatakan bahwa acara ini bermanfaat dan bisa lebih tahu cara menjaga diri, cara agar tidak galau, tips agar tidak trauma melakukan pernikahan. Serta mengetahui cara nabi dalam memberikan kasih sayang pada istri. "Bukan malah kita hanya mengetahui adat orang jahiliyah dalam memberikan kasih sayang," ujarnya. (erva/qq:)
Senin, 22 Februari 2016

MUI Bantah LDII Sesat

Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun didampingi ketua LDII kota Palembang Rahmang Padamulya

LDII SIDOARJO: Label "sesat” yang acapkali ditujukan kepada ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dinyatakan tidak benar.

Sebab, dari berbagai informasi yang beredar terbukti tak sesuai dengan fakta yang ada. Terlebih lagi LDII sudah menjadi bagian dari MUI.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Dr KH Sodikun menyatakan hal tersebut secara langsung usai menghadiri undangan pengurus LDII kota Palembang dalam pengajian akbar, Minggu (21/2/2016) di Masjid Al Fatah Bukit Kenten Palembang.

Sodikin mengakui bahwa prihatin dengan isu miring mengenai LDII. Pasalnya, LDII merupakan bagian dari MUI. “Jika ada penyimpangan, MUI tidak menempatkan LDII pada posisi 27 dari 86 ormas keagamaan di Indonesia,” ujarnya.

Sodikin menegaskan bahwa LDII telah banyak berkontribusi untuk masyarakat dan pemerintah. Isu tentang penyimpangan itu juga cerita lama yang seharusnya tidak perlu diungkit lagi. Sehingga tidak perlu mengangkat cerita-cerita negatif yang belum jelas kebenarannya. “Disinilah fungsi media, untuk membentuk opini masyarakat,” ujarnya.

LDII juga membuktikan mendukung penuh tegaknya NKRI dengan menjadi ormas yang pertana kali menggelar pelatihan bela negara. LDII Sidoarjo sendiri telah melaksanakan pelatihan bela negara di Markas Batalyon Arhanudse-8, Gedangan, Sidoarjo, 8-10 Mei 2015. Pelatihan itu dibuka langsung oleh Danrem 084/BJ, Kolonel Inf. Muhammad Nur Rahmad. (agi)

Penulis: G.Y. Purbonoto
Sumber: sumsel.tribunnews.com; www.ldii-sidoarjo.org

Pembaca juga membaca: Pengurus LDII jadi Pengurus PWI Provinsi Jatim
Jumat, 19 Februari 2016

Bentengi Diri Dari Radikalisme, LDII Adakan Sosialisasi


Selasa (16/02) malam lalu, Masjid Al-Aqso Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo diramaikan oleh kedatangan para tamu, mulai dari Kepala Desa Sawotratap, Koramil, hingga Kapolres Sidoarjo. Kedatangan para 'tamu' ini tidak lain adalah untuk mensosialisasikan pentingnya mewaspadai radikalisme, yang saat ini merupakan isu yang sedang marak diperbincangkan di Indonesia. Acara sosialisasi ini digelar atas kerjasama PAC LDII Sawotratap dengan aparat pemerintahan di tingkat desa dan kapolres setempat. Acara yang dimulai sekitar pukul 20:00 WIB ini bertujuan untuk menginformasikan warga sekaligus mewanti-wanti agar warga mewaspadai persoalan radikalisme yang mulai mencuat di kehidupan sekitar. Acara yang dilaksanakan bersamaan dengan pengajian rutin LDII ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang, mulai dari remaja masjid LDII hingga para orang tua.

Acara dibuka oleh ketua PAC LDII Sawotratap, Aswanto, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh para tahfidz binaan LDII. Setelah itu, Kepala Desa Sawotratap, Sanuri, menyampaikan beberapa informasi penting terkait radikalisme, terkhusus mengenai salah satu organisasi yang baru saja dinyatakan sesat oleh MUI. Sanuri menyatakan bahwa warga harus berhati-hati dan terus waspada terhadap kehadiran organisasi yang sifatnya radikal. "Dengan adanya ta’aruf ini, kita bangun kebersamaan antar pemerintahan desa Sawotratap supaya terhindar dari bahaya dan musibah. Mohon perlindungan dan pengayoman Allah." Sanuri juga terus mengingatkan agar warga jangan sampai terpengaruh dengan organisasi-organisasi baru yang belum jelas, "Tolong dibentengi, jangan sampai masuk jadi anggota."
Rabu, 17 Februari 2016

Mau Rezeki Yang Sehat?

Rezki banyak atau rezeki sedikit terbukti belum tentu membuat orang bahagia dan barokah, tetapi rezeki yang halal atau sehat sudah banyak terbukti menjadikan hidup seseorang bahagia dan barokah.

Islam mengajak orang mencari dan menerima rezeki dengan cara yang halal untuk diri dan keluarganya, yaitu rezeki yg didapat dengan yang baik, tidak dengan mencuri, berbohong, dll. Karena Alloh sudah menyiapkan rezeki untuk setiap orang sampai orang tersebut meninggal dunia.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ

“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Jika sudah bekerja, marilah kita berusaha menjadi sufi berdasi :

"Siangnya , perkasa mengejar mimpi dengan perjuangan membumi (bekerja benar kurub janji, mempeng tirakat banter) . Malamnya, laksana sufi yang khusyuk bercengkerama dengan ilahi (Ibadah sepertiga malam, mengadukan seluruh inginnya kepada sang pencipta)"

Sehingga batin menjadi tenang, raga bekerja optimal, ide mengalir lancar, kreativitas memutar tanpa henti, sehingga menggapai prestasi tertinggi.

Berprinsip : jika hubungan dengan Allah oke, Prestasi kerja pun oke, keharmonisan keluarga pun oke, hubungan dengan sesama pun oke .

Semoga bermanfaat...

Oleh :
H. Rony Romandhawira
(Ketua DPD LDII Sidoarjo)

Menjaga Generasi Muda Lewat Pengajian Rutin Remaja


LDII SIDOARJO : Wujud totalitas pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh LDII adalah dengan konsistensi mengadakan kegiatan pengajian.

Bertempat di Masjid Baitul Mukminin, Pekarungan, Sukodono, Sidoarjo, Selasa, (16/2) remaja LDII kembali langsungkan agenda pengajian rutin remaja.

Salah satu penyampai materi Al-Quran yaitu Alvan, seorang anggota remaja masjid LDII yang juga aktif sebagai mahasiswa di Poltekes Surabaya.
Dalam penyampaiannya Ia menjelaskan tentang kebesaran Alloh SWT dalam menciptan bumi beserta isinya, sehingga mampu menjadi penghidupan bagi manusia.

Firman Allah dalam Al-Quran :
"Bumi yang tandus telah menjadi ayat (tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang. Yang mana Allah telah menghidupkan kembali (menyuburkan) bumi yang tandus, dan dari bumi itu ditumbuhkan-Nya biji-bijian yang dapat mereka makan. Dan Allah telah menjadikan beberapa kebun kurma dan anggur serta Allah juga mengalirkan mata air dalam kebun tersebut. Yang mana tujuannya agar buah-buahannya di makan oleh mereka (QS. Yasin : 33-35).

Pada sesi kajian Alhadist, ustadz Rizky menyampaikan tentang cara untuk meredam amarah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. ketika seseorang merasa ingin marah maka ucapan lafadz taawudz akan mampu meredamnya. Ini sesuai dengan sabda Nabi
"Ada 2 orang laki-laki yang saling mencela di sisinya Nabi. Sehingga di dalam wajah salah satu keduanya terlihat marah. Lalu Nabi bersabda, "Sesungguhnya Aku tahu pada sebuah kalimat yang mana bila diucapkan oeh salah satu keduanya, niscaya akan hilang marahnya. Kalimat itu adalah ucapan taawudz", (HR. Tirmidzi)

Kegiatan pengajian rutin kali ini dihadiri oleh 24 remaja LDII PAC Pekarungan yang rata-rata masih usia sekolah. Pad sesi akhir pengajian, H. Moch. Arifin, selaku Dewan Penasehat LDII PC Sukodono menyampaikan pesannya bahwa sebagai generasi penerus harus kebal untuk menghadapi berbagai macam cobaan dalam menetapi agama Islam. Termasuk bagi remaja yang sangat rentan terhadap pengaruh akhir zaman.

Remaja harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini untuk hal positif, khususnya HP. Jangan sampai malah terjerumus kedalam pelanggaran. Serta dalam pengajian supaya selalu memperhatikan agar mendapat manfaat dari apa yang disampaikan (ita)






Selasa, 16 Februari 2016

Kejujuran Berbuah Integritas

ldii-sidoarjo.org | Sungguh kebanggaan yang luar biasa bagi SMA Negeri 1 Krian ketika Kepala Sekolah dan Ketua Unas diundang ke Istana Merdeka hari Minggu bulan Desember lalu (20/12) untuk menerima Anugrah Integritas Ujian Nasional. Kebanggaan ini  menjadi cambuk semangat bagi SMANIKA, sebutan SMAN 1 Krian, untuk tetap konsisten mempertahankan gelar sekolah berintegritas yang telah dipercayakan oleh pemerintah.

Semua prestasi dan penghargaan yang diterima oleh SMA Negeri 1 Krian tidak lepas dari peran penting dari keuletan guru, karyawan, pelajar, serta dukungan dan motivasi orang tua. Dengan bantuan dan dukungan orang tua yang maksimal, siswa-siswi mampu mentaati peraturan yang ada di sekolah dan bisa menerima segala didikan yang diberikan di sekolah.

H. Imam Wahyudi M.Pd, adalah salah seorang dari rombongan perwakilan SMAN 1 Krian yang diundang ke Istana Merdeka. Imam adalah Wakil Kepala Sekolah dan Ketua Unas SMA Negeri 1 Krian selama 5 tahun berturut-turut. Ini menjadikan Imam berperan penting dalam prestasi SMAN 1 Krian mendapatkan gelar Sekolah Berintegritas.

"Menanamkan kebiasaan disiplin adalah kuncinya. Taat kepada tata tertib juga kami gembleng. Seperti kedisiplinan masuk sekolah ada kompensasi 5 menit. Jika telat maka selebihnya siswa tidak boleh masuk dan pagar dikunci rapat" ungkap Imam.

"Selain itu kami juga memberi nasehat pentingnya kejujuran dan harus wajib ditanamkan sejak kecil dan sekarang, karena di dalam Hadits Shohih Bukhori disampaikan bahwa kejujuran itu membimbing kepada kebaikan hingga ke Surga. Sedangkan dusta akan membimbing ke arah kejelekan hingga masuk ke dalam Neraka" tuturnya lagi.

Selain menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah, Imam juga aktif di berbagai organisasi. Seperti keanggotaan di PGRI dan KORPRI sejak yahun 1991 hingga sekarang. Imam juga dipercaya menjadi Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo mendampingi Ir.H. Rony Romandhawira, MM. (erv/agi)


Biodata

- Nama : H. Imam Wahyudi, M.Pd.
- TTL : 4 April 1970
- Istri : Dian Putri Permata Sari
- Alamat : Desa Kedung Sukodani RT07/RW02 Kec. Balongbendo
- Anak :
1. Rindra Ayu Lovenidiana (23 th)
2. M. Andrean Inggar Nawangsa (21 th)
3. Annisa Ayu Aprilina (15 th)
4. M. Yusuf Ashidiqi (8 th)
5. M. Raja Sanjaya (3 th)
6. M. Hasan Albiyaksa (8 bln)
7. M. Husein Albiyaksa (8 bln)
- Organisasi :
1. Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo
2. Anggota KORPRI
3. Anggota PGRI
- Pekerjaan : Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Krian (2014-sekarang)
- Pendidikan :
1. Universitas Airlangga Surabaya , S1 Matematika (1992)
2. Curtin Perth University, Perth, Western Australian (2010) dilanjutkan di S2 Matematika Unesa lulus (2011)

Reporter: N. Erva Z.L.
Editor: G.Y. Purbonoto

Senin, 15 Februari 2016

Tips Khusyu' Ketika Beribadah Sholat

sumber : instagram lima.waktu
LDII SIDOARJO: Sholat merupakan ibadah wajib bagi orang islam yang berakal dan telah baligh. Sholat termasuk rukun islam yang kedua yang wajib ditegakkan. Pengertian menegakkan sholat itu lebih daripada mengerjakan sholat. Menjaga gerakan sholat, wudhu, rukun sholat, serta sholat pada waktu yang tepat merupakan praktek dari menegakkan sholat.
Dalam praktek menegakkan sholat, sudah tidak asing lagi dengan istilah khusyu’. Khusyu' tempatnya dalam hati dan buahnya terlihat dalam gerakan fisik yang mengekspresikan suara hati seperti menangis, menundukkan kepala, bersuara pelan, tidak banyak gerakan, dan tidak menajamkan pandangan (jelalatan).
Hati yang khusyu' adalah hati yang selalu konsentrasi dan fokus serta selalu ingat kepada Allah dengan penuh perasaan hina dan rendah diri di hadapan Allah.

Keutamaan dan pentingnya khusyu' dalam beribadah terutama sholat
1. Khusyu' adalah sifat para nabi dan utusan Allah serta pengikutnya (QS. Al-Anbiya' : 90)
2. Khusyu' adalah sifat rasulullah (HR. Ibn Huzaimah)
3. Khusyu' adalah sunnah para kholifah (HR. Bukhori)
4. Khusyu' adalah sifat para ulama (QS. Al-Isra' : 107-108)
5. Khusyu' adalah sifat terpuji bagi orang iman (QS. Al-Hadid : 16)
a. Allah menegur orang iman yang tidak khusyu'
b. Allah melarang orang iman memiliki sifat tercela sebagaimana yahudi nasrani yang berhati keras (tidak khusyu')
6. Khusyu' dapat meringankan ibadah yang berat (QS. Al-Baqarah : 45)
7. Khusyu' adalah ruhnya sholat (HR. Abu Dawud)
Tanda khusyu' ketika sholat :
a. Konsentrasi
b. Ingat pada Allah
c. Ingat pada apa yang dibaca ketika sholat
8. Khusyu' menentukan keberhasilan munajat (dialog pelan) dengan Allah dalam sholat (HR. Abu Dawud)
9. Khusyu' dalam sholat dapat menenangkan hati dan menyelesaikan masalah (HR. An-Nasai)
10. Khusyu' dalam sholat dapat melebur dosa-dosa (HR. Muslim)
11. Khusyu' dalam sholat menjamin surga (HR. Abu Dawud)

Ciri-ciri hati yang khusyu'
1. Hati yang mencintai Allah dan selalu ingat serta dzikir kepada Allah
2. Hati yang selalu bersyukur karena ingat dengan nikmat dan pertolongan Allah
3. Hati yang selalu berharap janji pertolongan Allah dan takut dengan ancaman kerusakan di dunia karena perbuatan maksiat
4. Hati yang selalu ingat dengan akhirat mulai hal-hal yang akan terjadi di alam kubur sampai kejadian-kejadian besar dihari kiamat (kebangkitan dari alam kubur, padang mahsyar, menerima buku catatan amal, timbangan dan hisaban amal, shirot/jembatan menuju surga, dll)
5. Hati yang memiliki keinginan yang besar terhadap surga dan merasakan takut yang luar biasa dari neraka
6. Hati yang ihsan yaitu hati yang selalu merasa melihat Allah dengan mata hati atau merasa dan meyakini bahwa dirinya selalu dilihat oleh Allah
7. Hati yang selalu ingat, memahami, dan menyadari bahwa dirinya diciptakan oleh Allah hanya untuk beribadah kepada Allah sehingga selalu memanfaatkan waktu-waktu yang dimiliki untuk ibadah
8. Hati yang memahami dan meyakini bahwa umur dunia ini akan habis, kehidupan akan selesai, hidup di dunia hanya sebentar, mati datangnya sewaktu-waktu, nilai harta dunia hanya sedikit, kemewahan dan kesenangan dunia ini terbatas dan hanya menipu, sehingga jika memiliki banyak harta tidak sombong dan jika dicoba kekurangan tidak putus asa
9. Hati yang selalu menghayati dan memikirkan hari pertemuan dengan Allah, sehingga selalu mempersiapkan  diri dengan memperbanyak amal baik agar selalu mendapat ridho dan pengampunan Allah
10. Hati yang selalu mendapatkan keimanan, hidayah, ketakwaan kepada Allah ketika merenungkan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat nasshiyah (alquran) maupun ayat-ayat kauniyyah (ciptaan-ciptaan Allah)

Disampaikan oleh Syekh Kholil Asy’ari.
Sabtu, 13 Februari 2016 di Masjid Al-izzah, Saimbang, Sukodono, Sidoarjo.
Reporter (Ita/Lian)
Kamis, 11 Februari 2016

Masya Allah Ternyata Dosa Menghalangi Rejeki

LDII SIDOARJO : Islam mengajarkan orang untuk selalu menjauhi dosa yaitu perbuatan yang melanggar peraturan Allah dan Rosulnya, karena dosa membuat potensi  baik menjadi menurun.

Ketahuilah sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersih hatinya yaitu
Jauh dari maksiat dan dosa.

Rosululloh bersabda :

وَاِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِا لذَّ نْبِ يُصِيْبُهُ * رواه ابن ما جة
Artinya : “Sesungguhnya seseorang akan ditahan rizkinya karena dosa yang dia lakukan.” HR. Ibnu Majah

Segera berthobat dengan sungguh-sungguh, merubah sikap dan yakin kepada Allah . Allah maha pengasih, maha pemaaf, maha penyayang, maha penerima thaubat , dan maha maha lainya.

Berikut 9 Amalan yang mendatangkan Rezeki :

1. Memperbanyak Istighfar
Agar Rezeki mudah datang dan apa yang kita inginkan lebih cepat terkabul, Hal yang paling mendasar adalah membersihkan hati kita dari segala dosa , senantiasa membaca “Astaghfirullah “ – Ya Allah Ampunilah Kesalahanku . Mengakui dosa- dosa dan minta ampun dari dosa-dosa tersebut, karena "Allah sangat mencintai hambanya yang berdzikir sampai meneteskan air mata karena mengakui dosa-dosa yang dilakukan" kemudia bersyukur pada Allah atas nikmat-Nya

Rosululloh bersabda :

مَنْ لَزِمَ الْاِسْتِغْفَرَ جَعَلَ اللّه لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَ جًا وَ رَزَ قَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ * رواه ابن ما جة كتا ب الا د ب
Artinya : “Barang siapa yang membiasakan membaca istighfar maka setiap kesusahan Allah memberi keluasan dari kesusahannya , Memberi Jalan Keluar pada segala kesempitan, dan Allah akan memberi Rezeki yang tidak dia sangka” * HR. Ibnu Majah Kitabul Adab


2. Memperbanyak Infaq
Allah berjanji apabila kita membantu orang maka Allah membantu kita. Hakikatnya : barang siapa yang mau infaq atau membantu orang sama dengan membantu dirinya sendiri.

مَثَلُ الَّذِ يْنَ يُنْفِققُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِي سَبِيْلِ اللَّه كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِّا ئَةُ حَبَّةٍ وَ اللَّهُ يُضَعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ وَ اللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ * اللبقرة 261
Artinya : “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada satu tangkai ada 100 biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.

Perumpamaan : Menurut logika manusia 2x2= 4 , tetapi menurut matematika malaikat 2x2 = 2 trilyun.

3. Memperbanyak Silaturahim sanak Family
"Banyak teman banyak Rezeki" dengan silaturahim , ketika kesusahan , sanak famili kita bisa membantu dan menjadi sarana "channeling"

4. Senang menghormati Qoum
Manusia yang baik dimata Allah , adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain

Berbuat baik terhadap manusia tidaklah menunggu kaya dan tidak harus memberi Uang dan sebagainya.

Jika kita melakukan hal sekecil apapun yang bermanfaat bagi orang lain contohnya : ada orang sakit , kemudian kita menengoknya , dan orang yang sakit bahagia dengan kedatangan kita itu juga termasuk perbuatan baik , meskipun kita tidak membawa apa-apa.

5. Berusaha menjadi orang yang Jujur dan Amanat, karena orang yang sering bohong, tidak Jujur, tidak Amanah, dan lain lain yang tidak segera di akhiri dan berthobat menjadikan orang tersebut tidak dipercaya oleh orang iman lain atau lingkungannya, tentunya semakin sulit akses menuju rezeki dan kesuksesan hidup yang haqiqi bagi orang tersebut.


٦٠٩٤ - حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى البِرِّ، وَإِنَّالبِرَّ يَهْدِي إِلَى الجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا. وَإِنَّ الكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الفُجُورِ، وَإِنَّ الفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا»
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa`il dari Abdullah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sesungguhnya kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga, sesungguhnya jika seseorang yang senantiasa berlaku jujur hingga ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka. Dan sesungguhnya jika seseorang yang selalu berdusta sehingga akan dicatat baginya sebagai seorang pendusta."(H.R Bukhori)

Jujur pada diri sendiri juga sangat penting bagi kita dan harus ditanamkan ada Allah di hati kita.

Apabila mau melakukan apa apa yang melanggar atau ketidak jujuran otomatis kita takut karena kita sadar betul ada Allah yang menyaksikan.

6. Meningkatkan Taqwa pada Allah yaitu Menjauhi segala larangannya dan mentaati segala perintahnya dengan sak pol kemampuan diri

Taqwa juga bisa di artikan sadar. Sadar diri, siapa kita? Darimana kita datang? Dan kemana tujuan kita .
Disadari bahwa "wama kholako'tul jinnah walinsan illa liya'buduun"

7. Memperbanyak Tawakal kepada Allah, yaitu Berserah diri, pasrah dengan segala cobaan baik maupun cobaan buruk, dan menerimanya dengan bersyukur bahwa pasti ada hikmahnya.

Menomor satukan urusan Allah contohnya berusaha tertib sholat 5 waktu tepat pada waktunya, sholat dhuha sholat malam dll, amalan-amalan yang mendekatkan diri dengan Allah

8. Khusnudzon Billah, yaitu Senantiasa selalu berprasangka baik dengan Qodar Allah dan berprasangka baik kepada siapapun dan dimanapun.

Kita bersama sama "Jangan sibuk meneliti keburukan orang lain, tapi sibuklah meneliti keburukan diri sendiri (Intropeksi)"

9. Menertibkan Sholat 1/3 malam
firman Allah, "Ude'uni astajiblakum"
Karena di waktu tersebut Alam bawah sadar terbuka dan kita berada di gelombang Alfa (gelombang khusyuk) ketika khusyuk berarti hati kita sambung dengan Allah dan pasti do'a do'a kita di kabulkan oleh Allah

Semoga kita dijadikan oleh Allah menjadi orang yang selalu terhindar dari perbuatan dosa dan dilimpahkan rezeki yang manfaat dan barokah untuk diri, keluarga dan Lingkungan kita semuanya.

Semoga bermanfaat

Oleh : H. Rony Romandhawira (Ketua DPD LDII Sidoarjo)

Sumber gambar : google blog atjehcyber



Rabu, 10 Februari 2016

SMAN 1 Krian Sidoarjo Masuk Kategori Sekolah Berintegritas

ldii-sidoarjo.org | Sebanyak 503 kepala sekolah atau madrasah pada jenjang SMP dan SMA sederajat mendapat undangan khusus untuk menerima Anugrah Intregritas Ujian Nasional dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Minggu (20/12)

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional yang berhasil dipertahankan selama 5 tahun berturut turut, yang di data oleh Kemendiknas. Acara tersebut berlangsung selama 3 hari dengan tema “Prestasi Penting, Jujur yang Utama “. Ada 103 Kepala Sekolah SMA dari total 503 SMP dan SMA sederajat yang diundang. Salah satunya adalah SMA Negeri 1 Krian yang mewakili Kabupaten Sidoarjo bersama dengan SMA Negeri 1 Sidoarjo. SMA Negeri 1 Krian yang biasa disebut dengan SMANIKA, bangga mendapat gelar tersebut.

H. Imam Wahyudi, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah sekaligus Ketua Ujian Nasional di Smanika menerangkan, “Alhamdulillah sekolah kami mendapatkan penghargaan sekolah berintegritas dan SMAN 1 Krian bersama SMAN 1 Sidoarjo mewakili 99 SMA sederajat di Sidoarjo, dan termasuk 103 sekolah berintregritas untuk tingkat SMA sederajat di seluruh Indonesia”

Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI), integritas adalah mutu sifat keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, kejujuran. Secara nasional, wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dalam kehidupan bernegara.

“SMAN 1 Krian dapat memperoleh penghargaan tersebut karena disela-sela pelajaran, kami (para guru) memberi nasehat dan arahan pentingnya jujur, menjaga amanat, dan lain lain. Sehingga nilai-nilai itu menjadi karakter mereka dan diharapkan terbawa sampai mereka kuliah dan mengelola bangsa” tutur Imam, yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo.

“Menanamkan kebiasaan disiplin, taat pada tata tertib juga kami gembleng. Seperti kedisiplinan masuk sekolah, ada kompensasi 5 menit. Jika telat maka selebihnya siswa tidak boleh masuk dan pagar dikunci rapat-rapat” tuturnya lagi.

Program LDII sesuai dengan pesan Presiden

Dalam acara tersebut , Presiden Jokowi berharap para kepala sekolah menjaga kejujuran dan integritas sekolah dalam semua aspek kehidupan sekolah. Sekolah, jangan hanya menambah buku-buku pelajaran yang tebal, hingga membuat tas anak sekolah kian berat. Sekolah harus membekali anak didiknya dengan pendidikan etika dan budi pekerti, karakter, mentalitas, serta etos kerja. Sekolah hendaknya menjadi tempat untuk membangun karakter bangsa.

“Harapan dari Pak Jokowi sangat sesuai dengan pola mendidik generus LDII dengan beberapa programnya seperti Tri Sukses Generus (berilmu, berbudi pekerti yang luhur, dan mandiri) , 6 Thobiat Luhur (jujur, rukun, kompak, kerjasama yang baik, amanat, dan hemat giat) , Profesional Religius, Prinsip Etos Kerja (bener, kurup, janji) , 4 Roda Berputar, sangat luar biasa sekali” tutur Imam.

Imam berharap generus bangsa bisa menjadi generasi penerus yang bisa membawa Indonesia lebih baik lagi dan menghapus budaya korupsi, curang dan ketidak jujuran. (erv/agi)

Sabtu, 06 Februari 2016

LDII Temui Presiden, Bahas Paham Radikalisme

Dengan banyaknya Organisasi yang di anggap paham radikalisme dan terorisme, LDII mendatangi Presiden Joko widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Dengan adanya ancaman bom yang akhir-akhir ini dilakukan oleh organisasi gafatar sehingga muncul fatwa MUI yang menganggap LDII termasuk organisasi sesat dan paham radikalisme di salah satu koran tribun Jateng (4/2), DPP LDII mengklarifikasi hal tersebut menjumpai presiden siang tadi.

Pengertian radikalisme umumnya adalah suatu paham yang dibuat-buat oleh sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara-cara kekerasan.

Namun bila dilihat dari sudut pandang keagamaan dapat diartikan sebagai paham keagamaan yang mengacu pada fondasi agama yang sangat mendasar dengan fanatisme keagamaan yang sangat tinggi, sehingga tidak jarang penganut dari paham/aliran tersebut menggunakan kekerasan kepada orang yang berbeda paham/aliran untuk mengaktualisasikan paham keagamaan yang dianut dan dipercayainya untuk diterima secara paksa.

Abdullah Syam selaku ketua Umum DPP LDII menolak bahwa LDII dianggap paham Radikalisme, "Kita menolak hal-hal yang bertentangan dengan Pancasila dan (Islam) rahmatan lil alamin," tutur Abdullah.

"Kita sampaikan program kita dan dukungan terhadap (program) revolusi mental," tutur Abdullah, seusai bertemu presiden.

Lukman Hakim Syaifuddin selaku menteri Agama berkata bahwa kedatangan LDII bertemu dengan Presiden mempunyai maksud yang baik, "Dulu mungkin (kontroversial), tapi sekarang sudah sangat baik. Mereka sangat tidak sependapat dengan radikalisme," ujarnya.

Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa pertemuan presiden dengan LDII mempunyai tujuan sangat baik. Untuk mencegah kasus terorisme dan penyebaran paham radikalisme diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. "Penanganannya tidak cuma oleh pemerintah saja. Bertahap, nanti (kelompok masyarakat) yang lain juga dipanggil," tutur pria yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. (Erva/Rizq)

Al-Qur'an Bikin Hidup Sempit?

Semua orang mendambakan hidupnya bahagia, diberi kemudahan, dilonggarkan dari segala kesulitan dan keruwetan dalam hidupnya, Mauuuuuu.......?

Ini resepnya : Bagi orang muslim Allah memberikan kabar bahwa Jika kita merasa memiliki hidup yang selalu cenderung frustasi, tertekan dan kesempitan, maka Periksalah interaksi kita dengan Al-Quran.

Allah berfirman :

وَمَنْ  أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنك

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an dan berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit.” (QS. Thaha : 124)

Segera periksa sebagian waktu hidup kita dalam sehari, sudahkah kita sempatkan membaca atau belajar membaca Al-Qur’an minimal 3 ayat dalam sehari? Ataukah dalam sehari kita hanya sibuk dengan gadget atau Handphone kita, sibuk dengan Whatsup, Facebook, Tweeter, Line, dll...?

Simak kefadholan hadis Berikut ini :

<< عَنْ أَ بِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله , أَيُحِبُ أَحَدُكُمْ ، إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ ، أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلَاثَ خَلِفَاتِ عِظَامِ سِمَانٍ؟ >> قُلْنَا : نَعَمْ . قَالَ << فَثَلَاثُ آيَاتِ يَقْرَؤُهُنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلَاتِهِ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلَاثِ خَلِفَاتٍ سِمَنٍ عِظَامٍ >>

Artinya : “Nabi bersabda : adakah salah satu dari kalian senang ketika pulang pada keluarga kalian , senang melihat 3 onta yang besar lagi Gemuk ?? Shohabat menjawab : ya Nabi (Kami senang), Nabi bersabda : Membaca 3 ayat dalam Al-Quran itu lebih Baik dan lebih Pol dari 3 onta yang besar dan gemuk tadi. (HR. Ibnu Majah Kitabul Adab , no Khadist 3782)

Dan sudakah kita selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap kesempatan waktu yang ada? Agar hidup kita dijauhkan oleh Allah dari kehidupan yang sempit dan sulit.

اَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

Artinya : “Ketahuilah dengan ingat (Pikiran dan Badan) pada Allah menyebabkan tenangnya hati” (QS. Ar’Ro’du 28)

Kita yang mungkin tidak bisa atau kurang lamcar dalam membaca Al-qur’an , jangan putus asa dalam mencari Rohmatnya Allah, Alloh maha pengasih dan penyayang, insya Alloh kita tetap mendapat pahala dari Alloh.

Kefadholan orang yang membaca Al-Qur’an dan bisa menghafalNya :

<<عَنْ أَ بِي سَعِدٍ الخُدْرِيِّ؛ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله ، يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ ، إِذَ دَخَلَ الْجَنَّةَ : اقْرَأْ وَاصْعَدْ . فَيَقْرَأُ وَيَصْعَدُ ، بِكُلِّ آيَةِ ، دَرَجَةً . حَتَّى يَقْرَأَ آخِرَ شَىءِ مَعَهُ >> .

Dikatakan bagi orang Ahli Al-Qur’an ketika masuk ke dalam surga : “Membacalah kamu orang yang ahli Qur’an  dan naiklah , maka membaca orang yang ahli Quran dan naik disetiap ayatnya naik 1 derajat , sehingga membaca orang yang ahli surga hingga akhir.
(HR. Ibnu Majah Kitabul Adab No. Khadis 3780)

Ada seorang ulama Al Khotob menyimpulkan Derajat Ahli surga mengikuti sesuai ayat Al Qur'an yang di hafal, dalam kenyataan kalau ada orang yang hafal sampai 30 juz tentu sangat luar biasa dan tinggi sekali Derajat surganya.

Dan Ketika mendengar Al-Quran saat mengaji , atau berada di suatu tempat nikmatilah karena, Alloh berfirman:

 وَاِذَاقُرِئَ الْقُرْآنُ فَا سْتَمِعُوْ ا لَهُ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْححَمُوْنَ

Artinya : “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat (disayangi)”

Di zaman Akhir ini sudah sepantasnya kita sebagai orang iman bersama-sama untuk zuhud untuk menahan Hawa nafsu , meninggalkan sesuatu hal yang Mudhorot dan tidak ada manfa'atnya. Dikhawatirkan , jika kita tidak bisa membatasinya dapat menjdikan hati kita keras sehingga tidak bisa menerima nasehati.

Rosululloh bersabda:

<< مَثَلُ الْقُرْآنِ مَثَلُ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ . إِنْ تَعَاهَدَهَا صَاحِبُهَا . بِعُقُلِهَا أَمْسَكَهَا عَلَيْهِ . وَإِنْ أَطْلَقَ عُقُلَهَا ذَهَبَتْ >> .

Artinya : “Perumpamaan Al-Qur’an gambarannya seperti Onta yang diikat, seandainya pemilik onta meramut onta dengan talinya (Menjaga dan meramut sungguh pada onta) , maka tidak akan hilang . dan seandainya melepas dia pada talinya onta maka hilang.” (HR. Ibnu majah Kitabul Adab No. Khadist 3783)

Seperti halnya Orang yang hafal Al-Qur’an, apabila tidak dijaga dan tidak di deres maka akan pudar hafalan tersebut, terlebih sekarang banyak setan yang berusaha menggoda dengan memberi rasa Was-Was dan ragu-ragu terhadap Al Quran.

Kita harus berusaha yakin dan mantab karena semua problem solusi kehidupan kita sudah ada di dalam Al-Qur’an.

Sebaiknya kita Intropeksi diri sudah seberapa dekat Interaksi kita dengan Al-Qur’an, sudah benar-benar Continue/ Rutin-kah, atau kita membacaAl-Qur’an ketika mendapat musibah atau cobaan saja kah? Ingatlah Barang siapa yang mengenal dirinya maka dia mengenal Allah tuhannya.

Oleh : H. Rony Romandhawira. (Ketua DPD LDII Kab. Sidoarjo)




Rabu, 03 Februari 2016

Sesama Orang Iman Adalah Saudara

Islam mengajarkan kita untuk saling mengasihi satu sama lain karean sesungguhnya ummat Islam yang beriman itu bersaudara, Sesuai dengam firman Alloh SWT dalam Alquran :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” [Al Hujuraat 10]


Oleh karena itu jika ada orang yang mengaku Islam namun tak mau bersaudara bahkan tega menyakiti orang Islam lainnya maka ia bukanlah bagian dari Islam. Orang-orang yang beriman itu ibarat satu tubuh. Jika satu bagian sakit, yang lain ikut merasakan sakit

Hadis riwayat Nukman bin Basyir ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam. (Shahih Muslim No.4685)

Dilain sisi ada seorang ulama bernama Yahya bin muadz yang pernah memberikan nasehat, Ada 3 hal yg menjadi hak atau bagian orang iman darimu:

  1. Jika engkau tidak mampu memberi kemanfaatan untuknya, maka janganlah memberi kemudhorotan padanya.
  2. Jika engkau tidak mampu membuat dia senang, maka janganlah membuat dia susah.
  3. Jika engkau tidak mau memujinya, maka janganlah engkau mencelanya.
Lalu bagaimana caranya menjaga persaudaraan dengan sesama orang Iman? Banyak yang bisa dilakukan termasuk lewat menjaga kerukunan dan kekompakan  sesama orang iman dengan cara-cara sebagai berikut :

  1. Menerampilkan bicara yang baik dan benar, pahit madu, enak didengar, sopan santun, tata krama, unggah ungguh, papan-empan-adepan yaitu menyesuaikan tempat dan situasi dimana kita bicara (papan), sesuatu/isi yang kita bicarakan (empan) dan siapa lawan bicara kita (adepan).
  2. Supaya mempunyai watak yang jujur, amanah, bisa percaya dan bisa dipercayai, tidak berkhianat atau suka berbohong.
  3. Supaya banyak shobar, wani ngalah, keporo ngalah, rebutan ngalah. Ngalah bukan berarti kalah karena sifat egois itu bisa mengeraskan hati manusia.
  4. Tidak saling merusak, baik merusak dirinya, harta bendanya, hak asasinya maupun kehormatannya.
  5. Saling memperhatikan dan saling menjaga perasaan sesama orang iman sehingga tidak sanpai tega untuk menyakiti sesama.
Mari kita jaga pesaudaraan sesama orang iman ^^

Seminar Bela Negara PC LDII Waru "Aku Cinta Indonesia"



Cinta akan tanah air adalah mutlak bagi seluruh Warga Negara Indonesia.Terlebih remaja menjadi tolak ukur kemajuan peradaban.Baik pemudanya,maka baik bula negaranya.Itulah kegiatan Seminar Bela Negara dengan tema”Aku Cinta Indonesia” yang telah diselenggarakan oleh Remas PC LDII Waru,Sidoarjo.

Acara bertepatan hari minggu,(31/1) ini sebagai bentuk kepedulian akan remaja saat ini yang cenderung mengikuti budaya asing dan melupakan budaya sendiri yang sangat kental akan adat ketimuran. Bertempat di Masjid Baiturrochim Medaeng, remaja yang terdiri dari Remaja LDII dan Karang Taruna se-desa Medaeng dan Pepelegi memadati area masjid. Tidak kurang dari 200 peserta mengikuti seminar bela negara yang disampaikan oleh Kapten Puji Wihardi  Danramil-16 Kecamatan Waru. Ia menuturkan bahwa remaja masa kini harus punya prinsip dan kreativitas agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang semakin tahun menggerus moral remaja.

“Indonesia Tanah Airku kan Ku Bela Sepanjang Masa” kata yang begitu bergelora menyemangatkan semua peserta. DPD LDII Sidoarjo sangat peduli akan keberlangsungan generasi penerusnya, bukan hanya wawasan agama saja tetapi juga wawasan tentang kewarganegaraan yang diberikan untuk membina jiwa nasionalisme (cinta tanah air) pada diri remaja.


Puji Wihardi juga menerangkan bagiamana awalnya NKRI ini terbentuk, mulai dari zaman kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga perjuangan melawan penjajah. Selain itu, ia juga menekankan halangan-halangan yang di hadapi oleh anak muda saat ini, mulai dari pengaruh kelompok-kelompok Islam radikal seperti ISIS, Narkoba, dan lain-lain. 

Dalam akhir materi, beliau kembali menerangkan bagaimana keadaan eksploitasi sumber daya alam di Indonesia, dan kebobrokan pelajar di Indonesia. Namun di sisi lain, masih banyak pelajar-pelajar yang dapat mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, baik dalam bidang prestasi akademik, maupun prestasi non-akademik.

Kapten Puji berpesan kepada remaja untuk terus tingkatkan belajar,belajar yang sungguh-sungguh dan sukses akan meraih mimpinya.Selalu perbanyak mempelajari tentang ilmu nasionalisme Mars Indonesia. Beliau juga mengapresiasi kegiatan ini supaya Pengurus DPD LDII Sidoarjo bisa menjadikan kegiatan Seminar Bela Negara sebagai rutinitas,karena banyak sekali manfaat yang diperoleh.(Agung/Ryan)


Selasa, 02 Februari 2016

Wanita LDII Giat Kampanye Cegah Kanker Serviks dan HIV AIDS

Dua nikmat yang seringkali dilalaikan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu longgar. Barang siapa yang memiliki dua nikmat ini, supaya bersemangat dan senantiasa bersyukur pada Allah SWT. Bersyukur adalah dengan melaksanakan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan Allah SWT. Dengan tubuh yang sehat dan waktu longgar tentunya menjunjang untuk beribadah pada Allah SWT.

Hal ini diungkapkan pemilik Rumah Bersalin EVA, Hj. Eva Safitri Anang, S.ST, dalam acara Seminar Wanita Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks di Masjid Al-Amin, Sungon, Suko, Sidoarjo, Minggu (31/1). Seminar yang dihadiri oleh 650 orang yang terdiri dari ibu dan remaja putri dari tujuh PC LDII yaitu PC Wonoayu, Tulangan, Sidoarjo, Candi, Porong, Buduran, dan Tanggulangin.

Eva mengajak peserta untuk menjaga kesehatan, memahami bahaya kanker serviks dan terhindar dari HIV AIDS. "Dengan menjaga kesehatan akhirnya para wanita LDII bisa mendeteksi sedini mungkin gejala kanker serviks (leher rahim)," tutur Eva.

Dalam kesempatan ini dibahas lebih dalam mengenai dua cara yang efektif untuk pencegahan kanker dini bagi wanita yang sudah menikah. "Ada dua cara, yaitu Pap smear dan pemeriksaan IVA. Pap smear cenderung memakan biaya yang relatif mahal. Sedangkan IVA yang pemeriksaan dengan menggunakan asam cuka 10% cenderung murah dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Deteksi dini kanker leher rahim dengan cara IVA, dapat dilakukan oleh dokter atau bidan di Puskesmas, serta bidan yang membuka praktek swasta," ujarnya.

Adapun usaha untuk mencegah kanker serviks pada wanita yang belum menikah yaitu dengan suntik Imunisasi yang diberikan 3 kali (0 bulan-1/2 bulan-6 bulan).

"Adanya seminar ini kami mengharapkan para wanita LDII lebih waspada dalam menjaga kesehatan agar ibadah menjadi lancar," ujar Dra. Indun Saadah, M.M selaku pengurus DPD LDII Kabupaten Sidoarjo Bidang Pemberdayaan Wanita. (rizq)

LDII Bina Remaja Putri Atasi Sikap Baper

ldii-sidoarjo.org | (21/2) Melalui program keputrian, LDII Sidoarjo mengadakan pembinaan terhadap generasi penerus dalam menangani sikap "baper" yang kerapkali melanda anak muda. Pembinaan yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Sungon, Kecamatan Suko Sidoarjo kali ini dikemas dalam acara seminar yang membahas tentang manajemen perasaan.

Adapun istilah "baper" muncul pada tahun 2014 hingga 2015, namun pengetian kata itu belum ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut kamus gaul “baper” adalah singkatan dari bawa perasaan. Bawa perasaan maksudnya adalah seseorang menyaksikan atau mendengar suatu hal, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang disaksikan atau didengar tersebut.





Sovia Sahid, S.Psi, M.Psi, sebagai pemateri dalam seminar tersebut sangat jelas dan menyelam ke logika dan perasaan remaja putri kala itu. “Bersyukurlah jatuh cinta, seseorang yang diberi rasa jatuh cinta berarti dia normal, tapi jangan sampai jatuh cinta membuatmu melanggar” tuturnya.


Sovia Sahid, M.Psi (tengah) bersama dengan pembina Keputrian Daerah Sidoarjo, Dra. Indun Saadah, M.M, (kiri) dan Eva Safitri, S.ST. (kanan)
Pada sesi awal diputarkan mengenai video mengejar jodoh karya Assalamu'alaikum Sally, yang mengundang senyum dan tawa audiens saat menontonnya. Video yang sarat akan pesan mengenai persiapan seorang remaja putri yang galau dalam menemukan jodoh.

Seseorang jatuh cinta itu adalah hal yang manusia dan itu adalah sebuah natural gift dari Allah. Sovia memaparkan banyak penjelasan dan fenomena mengungkapkan perasaan kalangan remaja yang cenderung di bagikan di akun SosMed alias Sosial Media.


“Masa Remaja usahakan manfaatkan semaksimal mungkin, gunakan masa mudamu dengan mencari ilmu dan memperbaiki diri dengan hal-hal yang positif, seperti beribadah, berpuasa, fokus nilai IP sesuai target, patuh kepada orang tua, gunakan HP untuk sesuatu yang penting-penting saja, jika tidak penting ya nggak bawa HP” ujar pemilik usaha konsultasi - Motiva Consulting tersebut. 

Ayu, perwakilan peserta dari PAC LDII Gresik menyatakan bahwa acara ini bermanfaat dan bisa lebih tahu cara menjaga diri, cara agar tidak galau, tips agar tidak trauma melakukan pernikahan. Serta mengetahui cara nabi dalam memberikan kasih sayang pada istri. "Bukan malah kita hanya mengetahui adat orang jahiliyah dalam memberikan kasih sayang," ujarnya. (erva/qq:)

MUI Bantah LDII Sesat

Ketua MUI Sumsel, KH Sodikun didampingi ketua LDII kota Palembang Rahmang Padamulya

LDII SIDOARJO: Label "sesat” yang acapkali ditujukan kepada ormas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dinyatakan tidak benar.

Sebab, dari berbagai informasi yang beredar terbukti tak sesuai dengan fakta yang ada. Terlebih lagi LDII sudah menjadi bagian dari MUI.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumsel, Dr KH Sodikun menyatakan hal tersebut secara langsung usai menghadiri undangan pengurus LDII kota Palembang dalam pengajian akbar, Minggu (21/2/2016) di Masjid Al Fatah Bukit Kenten Palembang.

Sodikin mengakui bahwa prihatin dengan isu miring mengenai LDII. Pasalnya, LDII merupakan bagian dari MUI. “Jika ada penyimpangan, MUI tidak menempatkan LDII pada posisi 27 dari 86 ormas keagamaan di Indonesia,” ujarnya.

Sodikin menegaskan bahwa LDII telah banyak berkontribusi untuk masyarakat dan pemerintah. Isu tentang penyimpangan itu juga cerita lama yang seharusnya tidak perlu diungkit lagi. Sehingga tidak perlu mengangkat cerita-cerita negatif yang belum jelas kebenarannya. “Disinilah fungsi media, untuk membentuk opini masyarakat,” ujarnya.

LDII juga membuktikan mendukung penuh tegaknya NKRI dengan menjadi ormas yang pertana kali menggelar pelatihan bela negara. LDII Sidoarjo sendiri telah melaksanakan pelatihan bela negara di Markas Batalyon Arhanudse-8, Gedangan, Sidoarjo, 8-10 Mei 2015. Pelatihan itu dibuka langsung oleh Danrem 084/BJ, Kolonel Inf. Muhammad Nur Rahmad. (agi)

Penulis: G.Y. Purbonoto
Sumber: sumsel.tribunnews.com; www.ldii-sidoarjo.org

Pembaca juga membaca: Pengurus LDII jadi Pengurus PWI Provinsi Jatim

Bentengi Diri Dari Radikalisme, LDII Adakan Sosialisasi


Selasa (16/02) malam lalu, Masjid Al-Aqso Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo diramaikan oleh kedatangan para tamu, mulai dari Kepala Desa Sawotratap, Koramil, hingga Kapolres Sidoarjo. Kedatangan para 'tamu' ini tidak lain adalah untuk mensosialisasikan pentingnya mewaspadai radikalisme, yang saat ini merupakan isu yang sedang marak diperbincangkan di Indonesia. Acara sosialisasi ini digelar atas kerjasama PAC LDII Sawotratap dengan aparat pemerintahan di tingkat desa dan kapolres setempat. Acara yang dimulai sekitar pukul 20:00 WIB ini bertujuan untuk menginformasikan warga sekaligus mewanti-wanti agar warga mewaspadai persoalan radikalisme yang mulai mencuat di kehidupan sekitar. Acara yang dilaksanakan bersamaan dengan pengajian rutin LDII ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang, mulai dari remaja masjid LDII hingga para orang tua.

Acara dibuka oleh ketua PAC LDII Sawotratap, Aswanto, dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an oleh para tahfidz binaan LDII. Setelah itu, Kepala Desa Sawotratap, Sanuri, menyampaikan beberapa informasi penting terkait radikalisme, terkhusus mengenai salah satu organisasi yang baru saja dinyatakan sesat oleh MUI. Sanuri menyatakan bahwa warga harus berhati-hati dan terus waspada terhadap kehadiran organisasi yang sifatnya radikal. "Dengan adanya ta’aruf ini, kita bangun kebersamaan antar pemerintahan desa Sawotratap supaya terhindar dari bahaya dan musibah. Mohon perlindungan dan pengayoman Allah." Sanuri juga terus mengingatkan agar warga jangan sampai terpengaruh dengan organisasi-organisasi baru yang belum jelas, "Tolong dibentengi, jangan sampai masuk jadi anggota."

Mau Rezeki Yang Sehat?

Rezki banyak atau rezeki sedikit terbukti belum tentu membuat orang bahagia dan barokah, tetapi rezeki yang halal atau sehat sudah banyak terbukti menjadikan hidup seseorang bahagia dan barokah.

Islam mengajak orang mencari dan menerima rezeki dengan cara yang halal untuk diri dan keluarganya, yaitu rezeki yg didapat dengan yang baik, tidak dengan mencuri, berbohong, dll. Karena Alloh sudah menyiapkan rezeki untuk setiap orang sampai orang tersebut meninggal dunia.

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ فَإِنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوتَ حَتَّى تَسْتَوْفِىَ رِزْقَهَا وَإِنْ أَبْطَأَ عَنْهَا فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَجْمِلُوا فِى الطَّلَبِ خُذُوا مَا حَلَّ وَدَعُوا مَا حَرُمَ

“Wahai umat manusia, bertakwalah engkau kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki, karena sesungguhnya tidaklah seorang hamba akan mati, hingga ia benar-benar telah mengenyam seluruh rezekinya, walaupun terlambat datangnya. Maka bertakwalah kepada Allah, dan tempuhlah jalan yang baik dalam mencari rezeki. Tempuhlah jalan-jalan mencari rezeki yang halal dan tinggalkan yang haram.” (HR. Ibnu Majah no. 2144. Al Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Jika sudah bekerja, marilah kita berusaha menjadi sufi berdasi :

"Siangnya , perkasa mengejar mimpi dengan perjuangan membumi (bekerja benar kurub janji, mempeng tirakat banter) . Malamnya, laksana sufi yang khusyuk bercengkerama dengan ilahi (Ibadah sepertiga malam, mengadukan seluruh inginnya kepada sang pencipta)"

Sehingga batin menjadi tenang, raga bekerja optimal, ide mengalir lancar, kreativitas memutar tanpa henti, sehingga menggapai prestasi tertinggi.

Berprinsip : jika hubungan dengan Allah oke, Prestasi kerja pun oke, keharmonisan keluarga pun oke, hubungan dengan sesama pun oke .

Semoga bermanfaat...

Oleh :
H. Rony Romandhawira
(Ketua DPD LDII Sidoarjo)

Menjaga Generasi Muda Lewat Pengajian Rutin Remaja


LDII SIDOARJO : Wujud totalitas pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh LDII adalah dengan konsistensi mengadakan kegiatan pengajian.

Bertempat di Masjid Baitul Mukminin, Pekarungan, Sukodono, Sidoarjo, Selasa, (16/2) remaja LDII kembali langsungkan agenda pengajian rutin remaja.

Salah satu penyampai materi Al-Quran yaitu Alvan, seorang anggota remaja masjid LDII yang juga aktif sebagai mahasiswa di Poltekes Surabaya.
Dalam penyampaiannya Ia menjelaskan tentang kebesaran Alloh SWT dalam menciptan bumi beserta isinya, sehingga mampu menjadi penghidupan bagi manusia.

Firman Allah dalam Al-Quran :
"Bumi yang tandus telah menjadi ayat (tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang. Yang mana Allah telah menghidupkan kembali (menyuburkan) bumi yang tandus, dan dari bumi itu ditumbuhkan-Nya biji-bijian yang dapat mereka makan. Dan Allah telah menjadikan beberapa kebun kurma dan anggur serta Allah juga mengalirkan mata air dalam kebun tersebut. Yang mana tujuannya agar buah-buahannya di makan oleh mereka (QS. Yasin : 33-35).

Pada sesi kajian Alhadist, ustadz Rizky menyampaikan tentang cara untuk meredam amarah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. ketika seseorang merasa ingin marah maka ucapan lafadz taawudz akan mampu meredamnya. Ini sesuai dengan sabda Nabi
"Ada 2 orang laki-laki yang saling mencela di sisinya Nabi. Sehingga di dalam wajah salah satu keduanya terlihat marah. Lalu Nabi bersabda, "Sesungguhnya Aku tahu pada sebuah kalimat yang mana bila diucapkan oeh salah satu keduanya, niscaya akan hilang marahnya. Kalimat itu adalah ucapan taawudz", (HR. Tirmidzi)

Kegiatan pengajian rutin kali ini dihadiri oleh 24 remaja LDII PAC Pekarungan yang rata-rata masih usia sekolah. Pad sesi akhir pengajian, H. Moch. Arifin, selaku Dewan Penasehat LDII PC Sukodono menyampaikan pesannya bahwa sebagai generasi penerus harus kebal untuk menghadapi berbagai macam cobaan dalam menetapi agama Islam. Termasuk bagi remaja yang sangat rentan terhadap pengaruh akhir zaman.

Remaja harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini untuk hal positif, khususnya HP. Jangan sampai malah terjerumus kedalam pelanggaran. Serta dalam pengajian supaya selalu memperhatikan agar mendapat manfaat dari apa yang disampaikan (ita)






Kejujuran Berbuah Integritas

ldii-sidoarjo.org | Sungguh kebanggaan yang luar biasa bagi SMA Negeri 1 Krian ketika Kepala Sekolah dan Ketua Unas diundang ke Istana Merdeka hari Minggu bulan Desember lalu (20/12) untuk menerima Anugrah Integritas Ujian Nasional. Kebanggaan ini  menjadi cambuk semangat bagi SMANIKA, sebutan SMAN 1 Krian, untuk tetap konsisten mempertahankan gelar sekolah berintegritas yang telah dipercayakan oleh pemerintah.

Semua prestasi dan penghargaan yang diterima oleh SMA Negeri 1 Krian tidak lepas dari peran penting dari keuletan guru, karyawan, pelajar, serta dukungan dan motivasi orang tua. Dengan bantuan dan dukungan orang tua yang maksimal, siswa-siswi mampu mentaati peraturan yang ada di sekolah dan bisa menerima segala didikan yang diberikan di sekolah.

H. Imam Wahyudi M.Pd, adalah salah seorang dari rombongan perwakilan SMAN 1 Krian yang diundang ke Istana Merdeka. Imam adalah Wakil Kepala Sekolah dan Ketua Unas SMA Negeri 1 Krian selama 5 tahun berturut-turut. Ini menjadikan Imam berperan penting dalam prestasi SMAN 1 Krian mendapatkan gelar Sekolah Berintegritas.

"Menanamkan kebiasaan disiplin adalah kuncinya. Taat kepada tata tertib juga kami gembleng. Seperti kedisiplinan masuk sekolah ada kompensasi 5 menit. Jika telat maka selebihnya siswa tidak boleh masuk dan pagar dikunci rapat" ungkap Imam.

"Selain itu kami juga memberi nasehat pentingnya kejujuran dan harus wajib ditanamkan sejak kecil dan sekarang, karena di dalam Hadits Shohih Bukhori disampaikan bahwa kejujuran itu membimbing kepada kebaikan hingga ke Surga. Sedangkan dusta akan membimbing ke arah kejelekan hingga masuk ke dalam Neraka" tuturnya lagi.

Selain menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah, Imam juga aktif di berbagai organisasi. Seperti keanggotaan di PGRI dan KORPRI sejak yahun 1991 hingga sekarang. Imam juga dipercaya menjadi Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo mendampingi Ir.H. Rony Romandhawira, MM. (erv/agi)


Biodata

- Nama : H. Imam Wahyudi, M.Pd.
- TTL : 4 April 1970
- Istri : Dian Putri Permata Sari
- Alamat : Desa Kedung Sukodani RT07/RW02 Kec. Balongbendo
- Anak :
1. Rindra Ayu Lovenidiana (23 th)
2. M. Andrean Inggar Nawangsa (21 th)
3. Annisa Ayu Aprilina (15 th)
4. M. Yusuf Ashidiqi (8 th)
5. M. Raja Sanjaya (3 th)
6. M. Hasan Albiyaksa (8 bln)
7. M. Husein Albiyaksa (8 bln)
- Organisasi :
1. Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo
2. Anggota KORPRI
3. Anggota PGRI
- Pekerjaan : Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Krian (2014-sekarang)
- Pendidikan :
1. Universitas Airlangga Surabaya , S1 Matematika (1992)
2. Curtin Perth University, Perth, Western Australian (2010) dilanjutkan di S2 Matematika Unesa lulus (2011)

Reporter: N. Erva Z.L.
Editor: G.Y. Purbonoto

Tips Khusyu' Ketika Beribadah Sholat

sumber : instagram lima.waktu
LDII SIDOARJO: Sholat merupakan ibadah wajib bagi orang islam yang berakal dan telah baligh. Sholat termasuk rukun islam yang kedua yang wajib ditegakkan. Pengertian menegakkan sholat itu lebih daripada mengerjakan sholat. Menjaga gerakan sholat, wudhu, rukun sholat, serta sholat pada waktu yang tepat merupakan praktek dari menegakkan sholat.
Dalam praktek menegakkan sholat, sudah tidak asing lagi dengan istilah khusyu’. Khusyu' tempatnya dalam hati dan buahnya terlihat dalam gerakan fisik yang mengekspresikan suara hati seperti menangis, menundukkan kepala, bersuara pelan, tidak banyak gerakan, dan tidak menajamkan pandangan (jelalatan).
Hati yang khusyu' adalah hati yang selalu konsentrasi dan fokus serta selalu ingat kepada Allah dengan penuh perasaan hina dan rendah diri di hadapan Allah.

Keutamaan dan pentingnya khusyu' dalam beribadah terutama sholat
1. Khusyu' adalah sifat para nabi dan utusan Allah serta pengikutnya (QS. Al-Anbiya' : 90)
2. Khusyu' adalah sifat rasulullah (HR. Ibn Huzaimah)
3. Khusyu' adalah sunnah para kholifah (HR. Bukhori)
4. Khusyu' adalah sifat para ulama (QS. Al-Isra' : 107-108)
5. Khusyu' adalah sifat terpuji bagi orang iman (QS. Al-Hadid : 16)
a. Allah menegur orang iman yang tidak khusyu'
b. Allah melarang orang iman memiliki sifat tercela sebagaimana yahudi nasrani yang berhati keras (tidak khusyu')
6. Khusyu' dapat meringankan ibadah yang berat (QS. Al-Baqarah : 45)
7. Khusyu' adalah ruhnya sholat (HR. Abu Dawud)
Tanda khusyu' ketika sholat :
a. Konsentrasi
b. Ingat pada Allah
c. Ingat pada apa yang dibaca ketika sholat
8. Khusyu' menentukan keberhasilan munajat (dialog pelan) dengan Allah dalam sholat (HR. Abu Dawud)
9. Khusyu' dalam sholat dapat menenangkan hati dan menyelesaikan masalah (HR. An-Nasai)
10. Khusyu' dalam sholat dapat melebur dosa-dosa (HR. Muslim)
11. Khusyu' dalam sholat menjamin surga (HR. Abu Dawud)

Ciri-ciri hati yang khusyu'
1. Hati yang mencintai Allah dan selalu ingat serta dzikir kepada Allah
2. Hati yang selalu bersyukur karena ingat dengan nikmat dan pertolongan Allah
3. Hati yang selalu berharap janji pertolongan Allah dan takut dengan ancaman kerusakan di dunia karena perbuatan maksiat
4. Hati yang selalu ingat dengan akhirat mulai hal-hal yang akan terjadi di alam kubur sampai kejadian-kejadian besar dihari kiamat (kebangkitan dari alam kubur, padang mahsyar, menerima buku catatan amal, timbangan dan hisaban amal, shirot/jembatan menuju surga, dll)
5. Hati yang memiliki keinginan yang besar terhadap surga dan merasakan takut yang luar biasa dari neraka
6. Hati yang ihsan yaitu hati yang selalu merasa melihat Allah dengan mata hati atau merasa dan meyakini bahwa dirinya selalu dilihat oleh Allah
7. Hati yang selalu ingat, memahami, dan menyadari bahwa dirinya diciptakan oleh Allah hanya untuk beribadah kepada Allah sehingga selalu memanfaatkan waktu-waktu yang dimiliki untuk ibadah
8. Hati yang memahami dan meyakini bahwa umur dunia ini akan habis, kehidupan akan selesai, hidup di dunia hanya sebentar, mati datangnya sewaktu-waktu, nilai harta dunia hanya sedikit, kemewahan dan kesenangan dunia ini terbatas dan hanya menipu, sehingga jika memiliki banyak harta tidak sombong dan jika dicoba kekurangan tidak putus asa
9. Hati yang selalu menghayati dan memikirkan hari pertemuan dengan Allah, sehingga selalu mempersiapkan  diri dengan memperbanyak amal baik agar selalu mendapat ridho dan pengampunan Allah
10. Hati yang selalu mendapatkan keimanan, hidayah, ketakwaan kepada Allah ketika merenungkan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat nasshiyah (alquran) maupun ayat-ayat kauniyyah (ciptaan-ciptaan Allah)

Disampaikan oleh Syekh Kholil Asy’ari.
Sabtu, 13 Februari 2016 di Masjid Al-izzah, Saimbang, Sukodono, Sidoarjo.
Reporter (Ita/Lian)

Masya Allah Ternyata Dosa Menghalangi Rejeki

LDII SIDOARJO : Islam mengajarkan orang untuk selalu menjauhi dosa yaitu perbuatan yang melanggar peraturan Allah dan Rosulnya, karena dosa membuat potensi  baik menjadi menurun.

Ketahuilah sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bersih hatinya yaitu
Jauh dari maksiat dan dosa.

Rosululloh bersabda :

وَاِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِا لذَّ نْبِ يُصِيْبُهُ * رواه ابن ما جة
Artinya : “Sesungguhnya seseorang akan ditahan rizkinya karena dosa yang dia lakukan.” HR. Ibnu Majah

Segera berthobat dengan sungguh-sungguh, merubah sikap dan yakin kepada Allah . Allah maha pengasih, maha pemaaf, maha penyayang, maha penerima thaubat , dan maha maha lainya.

Berikut 9 Amalan yang mendatangkan Rezeki :

1. Memperbanyak Istighfar
Agar Rezeki mudah datang dan apa yang kita inginkan lebih cepat terkabul, Hal yang paling mendasar adalah membersihkan hati kita dari segala dosa , senantiasa membaca “Astaghfirullah “ – Ya Allah Ampunilah Kesalahanku . Mengakui dosa- dosa dan minta ampun dari dosa-dosa tersebut, karena "Allah sangat mencintai hambanya yang berdzikir sampai meneteskan air mata karena mengakui dosa-dosa yang dilakukan" kemudia bersyukur pada Allah atas nikmat-Nya

Rosululloh bersabda :

مَنْ لَزِمَ الْاِسْتِغْفَرَ جَعَلَ اللّه لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا وَمِنْ كُلِّ ضِيْقٍ مَخْرَ جًا وَ رَزَ قَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ * رواه ابن ما جة كتا ب الا د ب
Artinya : “Barang siapa yang membiasakan membaca istighfar maka setiap kesusahan Allah memberi keluasan dari kesusahannya , Memberi Jalan Keluar pada segala kesempitan, dan Allah akan memberi Rezeki yang tidak dia sangka” * HR. Ibnu Majah Kitabul Adab


2. Memperbanyak Infaq
Allah berjanji apabila kita membantu orang maka Allah membantu kita. Hakikatnya : barang siapa yang mau infaq atau membantu orang sama dengan membantu dirinya sendiri.

مَثَلُ الَّذِ يْنَ يُنْفِققُوْنَ اَمْوَا لَهُمْ فِي سَبِيْلِ اللَّه كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَا بِلَ فِيْ كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِّا ئَةُ حَبَّةٍ وَ اللَّهُ يُضَعِفُ لِمَنْ يَّشَآءُ وَ اللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ * اللبقرة 261
Artinya : “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada satu tangkai ada 100 biji. Allah melipat gandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.

Perumpamaan : Menurut logika manusia 2x2= 4 , tetapi menurut matematika malaikat 2x2 = 2 trilyun.

3. Memperbanyak Silaturahim sanak Family
"Banyak teman banyak Rezeki" dengan silaturahim , ketika kesusahan , sanak famili kita bisa membantu dan menjadi sarana "channeling"

4. Senang menghormati Qoum
Manusia yang baik dimata Allah , adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain

Berbuat baik terhadap manusia tidaklah menunggu kaya dan tidak harus memberi Uang dan sebagainya.

Jika kita melakukan hal sekecil apapun yang bermanfaat bagi orang lain contohnya : ada orang sakit , kemudian kita menengoknya , dan orang yang sakit bahagia dengan kedatangan kita itu juga termasuk perbuatan baik , meskipun kita tidak membawa apa-apa.

5. Berusaha menjadi orang yang Jujur dan Amanat, karena orang yang sering bohong, tidak Jujur, tidak Amanah, dan lain lain yang tidak segera di akhiri dan berthobat menjadikan orang tersebut tidak dipercaya oleh orang iman lain atau lingkungannya, tentunya semakin sulit akses menuju rezeki dan kesuksesan hidup yang haqiqi bagi orang tersebut.


٦٠٩٤ - حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى البِرِّ، وَإِنَّالبِرَّ يَهْدِي إِلَى الجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا. وَإِنَّ الكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الفُجُورِ، وَإِنَّ الفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا»
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Manshur dari Abu Wa`il dari Abdullah radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sesungguhnya kejujuran akan membimbing pada kebaikan, dan kebaikan itu akan membimbing ke surga, sesungguhnya jika seseorang yang senantiasa berlaku jujur hingga ia akan dicatat sebagai orang yang jujur. Dan sesungguhnya kedustaan itu akan mengantarkan pada kejahatan, dan sesungguhnya kejahatan itu akan menggiring ke neraka. Dan sesungguhnya jika seseorang yang selalu berdusta sehingga akan dicatat baginya sebagai seorang pendusta."(H.R Bukhori)

Jujur pada diri sendiri juga sangat penting bagi kita dan harus ditanamkan ada Allah di hati kita.

Apabila mau melakukan apa apa yang melanggar atau ketidak jujuran otomatis kita takut karena kita sadar betul ada Allah yang menyaksikan.

6. Meningkatkan Taqwa pada Allah yaitu Menjauhi segala larangannya dan mentaati segala perintahnya dengan sak pol kemampuan diri

Taqwa juga bisa di artikan sadar. Sadar diri, siapa kita? Darimana kita datang? Dan kemana tujuan kita .
Disadari bahwa "wama kholako'tul jinnah walinsan illa liya'buduun"

7. Memperbanyak Tawakal kepada Allah, yaitu Berserah diri, pasrah dengan segala cobaan baik maupun cobaan buruk, dan menerimanya dengan bersyukur bahwa pasti ada hikmahnya.

Menomor satukan urusan Allah contohnya berusaha tertib sholat 5 waktu tepat pada waktunya, sholat dhuha sholat malam dll, amalan-amalan yang mendekatkan diri dengan Allah

8. Khusnudzon Billah, yaitu Senantiasa selalu berprasangka baik dengan Qodar Allah dan berprasangka baik kepada siapapun dan dimanapun.

Kita bersama sama "Jangan sibuk meneliti keburukan orang lain, tapi sibuklah meneliti keburukan diri sendiri (Intropeksi)"

9. Menertibkan Sholat 1/3 malam
firman Allah, "Ude'uni astajiblakum"
Karena di waktu tersebut Alam bawah sadar terbuka dan kita berada di gelombang Alfa (gelombang khusyuk) ketika khusyuk berarti hati kita sambung dengan Allah dan pasti do'a do'a kita di kabulkan oleh Allah

Semoga kita dijadikan oleh Allah menjadi orang yang selalu terhindar dari perbuatan dosa dan dilimpahkan rezeki yang manfaat dan barokah untuk diri, keluarga dan Lingkungan kita semuanya.

Semoga bermanfaat

Oleh : H. Rony Romandhawira (Ketua DPD LDII Sidoarjo)

Sumber gambar : google blog atjehcyber



SMAN 1 Krian Sidoarjo Masuk Kategori Sekolah Berintegritas

ldii-sidoarjo.org | Sebanyak 503 kepala sekolah atau madrasah pada jenjang SMP dan SMA sederajat mendapat undangan khusus untuk menerima Anugrah Intregritas Ujian Nasional dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di Istana Merdeka, Jakarta pada hari Minggu (20/12)

Penghargaan ini diberikan berdasarkan Indeks Integritas Ujian Nasional yang berhasil dipertahankan selama 5 tahun berturut turut, yang di data oleh Kemendiknas. Acara tersebut berlangsung selama 3 hari dengan tema “Prestasi Penting, Jujur yang Utama “. Ada 103 Kepala Sekolah SMA dari total 503 SMP dan SMA sederajat yang diundang. Salah satunya adalah SMA Negeri 1 Krian yang mewakili Kabupaten Sidoarjo bersama dengan SMA Negeri 1 Sidoarjo. SMA Negeri 1 Krian yang biasa disebut dengan SMANIKA, bangga mendapat gelar tersebut.

H. Imam Wahyudi, M.Pd selaku Wakil Kepala Sekolah sekaligus Ketua Ujian Nasional di Smanika menerangkan, “Alhamdulillah sekolah kami mendapatkan penghargaan sekolah berintegritas dan SMAN 1 Krian bersama SMAN 1 Sidoarjo mewakili 99 SMA sederajat di Sidoarjo, dan termasuk 103 sekolah berintregritas untuk tingkat SMA sederajat di seluruh Indonesia”

Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia (KBBI), integritas adalah mutu sifat keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, kejujuran. Secara nasional, wujud keutuhan prinsip moral dan etika bangsa dalam kehidupan bernegara.

“SMAN 1 Krian dapat memperoleh penghargaan tersebut karena disela-sela pelajaran, kami (para guru) memberi nasehat dan arahan pentingnya jujur, menjaga amanat, dan lain lain. Sehingga nilai-nilai itu menjadi karakter mereka dan diharapkan terbawa sampai mereka kuliah dan mengelola bangsa” tutur Imam, yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua DPD LDII Sidoarjo.

“Menanamkan kebiasaan disiplin, taat pada tata tertib juga kami gembleng. Seperti kedisiplinan masuk sekolah, ada kompensasi 5 menit. Jika telat maka selebihnya siswa tidak boleh masuk dan pagar dikunci rapat-rapat” tuturnya lagi.

Program LDII sesuai dengan pesan Presiden

Dalam acara tersebut , Presiden Jokowi berharap para kepala sekolah menjaga kejujuran dan integritas sekolah dalam semua aspek kehidupan sekolah. Sekolah, jangan hanya menambah buku-buku pelajaran yang tebal, hingga membuat tas anak sekolah kian berat. Sekolah harus membekali anak didiknya dengan pendidikan etika dan budi pekerti, karakter, mentalitas, serta etos kerja. Sekolah hendaknya menjadi tempat untuk membangun karakter bangsa.

“Harapan dari Pak Jokowi sangat sesuai dengan pola mendidik generus LDII dengan beberapa programnya seperti Tri Sukses Generus (berilmu, berbudi pekerti yang luhur, dan mandiri) , 6 Thobiat Luhur (jujur, rukun, kompak, kerjasama yang baik, amanat, dan hemat giat) , Profesional Religius, Prinsip Etos Kerja (bener, kurup, janji) , 4 Roda Berputar, sangat luar biasa sekali” tutur Imam.

Imam berharap generus bangsa bisa menjadi generasi penerus yang bisa membawa Indonesia lebih baik lagi dan menghapus budaya korupsi, curang dan ketidak jujuran. (erv/agi)

LDII Temui Presiden, Bahas Paham Radikalisme

Dengan banyaknya Organisasi yang di anggap paham radikalisme dan terorisme, LDII mendatangi Presiden Joko widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Dengan adanya ancaman bom yang akhir-akhir ini dilakukan oleh organisasi gafatar sehingga muncul fatwa MUI yang menganggap LDII termasuk organisasi sesat dan paham radikalisme di salah satu koran tribun Jateng (4/2), DPP LDII mengklarifikasi hal tersebut menjumpai presiden siang tadi.

Pengertian radikalisme umumnya adalah suatu paham yang dibuat-buat oleh sekelompok orang yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik secara drastis dengan menggunakan cara-cara kekerasan.

Namun bila dilihat dari sudut pandang keagamaan dapat diartikan sebagai paham keagamaan yang mengacu pada fondasi agama yang sangat mendasar dengan fanatisme keagamaan yang sangat tinggi, sehingga tidak jarang penganut dari paham/aliran tersebut menggunakan kekerasan kepada orang yang berbeda paham/aliran untuk mengaktualisasikan paham keagamaan yang dianut dan dipercayainya untuk diterima secara paksa.

Abdullah Syam selaku ketua Umum DPP LDII menolak bahwa LDII dianggap paham Radikalisme, "Kita menolak hal-hal yang bertentangan dengan Pancasila dan (Islam) rahmatan lil alamin," tutur Abdullah.

"Kita sampaikan program kita dan dukungan terhadap (program) revolusi mental," tutur Abdullah, seusai bertemu presiden.

Lukman Hakim Syaifuddin selaku menteri Agama berkata bahwa kedatangan LDII bertemu dengan Presiden mempunyai maksud yang baik, "Dulu mungkin (kontroversial), tapi sekarang sudah sangat baik. Mereka sangat tidak sependapat dengan radikalisme," ujarnya.

Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan bahwa pertemuan presiden dengan LDII mempunyai tujuan sangat baik. Untuk mencegah kasus terorisme dan penyebaran paham radikalisme diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. "Penanganannya tidak cuma oleh pemerintah saja. Bertahap, nanti (kelompok masyarakat) yang lain juga dipanggil," tutur pria yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. (Erva/Rizq)

Al-Qur'an Bikin Hidup Sempit?

Semua orang mendambakan hidupnya bahagia, diberi kemudahan, dilonggarkan dari segala kesulitan dan keruwetan dalam hidupnya, Mauuuuuu.......?

Ini resepnya : Bagi orang muslim Allah memberikan kabar bahwa Jika kita merasa memiliki hidup yang selalu cenderung frustasi, tertekan dan kesempitan, maka Periksalah interaksi kita dengan Al-Quran.

Allah berfirman :

وَمَنْ  أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنك

“Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku (Al-Qur’an dan berdzikir), maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit.” (QS. Thaha : 124)

Segera periksa sebagian waktu hidup kita dalam sehari, sudahkah kita sempatkan membaca atau belajar membaca Al-Qur’an minimal 3 ayat dalam sehari? Ataukah dalam sehari kita hanya sibuk dengan gadget atau Handphone kita, sibuk dengan Whatsup, Facebook, Tweeter, Line, dll...?

Simak kefadholan hadis Berikut ini :

<< عَنْ أَ بِي هُرَيْرَةَ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله , أَيُحِبُ أَحَدُكُمْ ، إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ ، أَنْ يَجِدَ فِيهِ ثَلَاثَ خَلِفَاتِ عِظَامِ سِمَانٍ؟ >> قُلْنَا : نَعَمْ . قَالَ << فَثَلَاثُ آيَاتِ يَقْرَؤُهُنَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلَاتِهِ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ ثَلَاثِ خَلِفَاتٍ سِمَنٍ عِظَامٍ >>

Artinya : “Nabi bersabda : adakah salah satu dari kalian senang ketika pulang pada keluarga kalian , senang melihat 3 onta yang besar lagi Gemuk ?? Shohabat menjawab : ya Nabi (Kami senang), Nabi bersabda : Membaca 3 ayat dalam Al-Quran itu lebih Baik dan lebih Pol dari 3 onta yang besar dan gemuk tadi. (HR. Ibnu Majah Kitabul Adab , no Khadist 3782)

Dan sudakah kita selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap kesempatan waktu yang ada? Agar hidup kita dijauhkan oleh Allah dari kehidupan yang sempit dan sulit.

اَلَا بِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ

Artinya : “Ketahuilah dengan ingat (Pikiran dan Badan) pada Allah menyebabkan tenangnya hati” (QS. Ar’Ro’du 28)

Kita yang mungkin tidak bisa atau kurang lamcar dalam membaca Al-qur’an , jangan putus asa dalam mencari Rohmatnya Allah, Alloh maha pengasih dan penyayang, insya Alloh kita tetap mendapat pahala dari Alloh.

Kefadholan orang yang membaca Al-Qur’an dan bisa menghafalNya :

<<عَنْ أَ بِي سَعِدٍ الخُدْرِيِّ؛ قَالَ : قَالَ رَسُوْ لُ الله ، يُقَالُ لِصَاحِبِ الْقُرْآنِ ، إِذَ دَخَلَ الْجَنَّةَ : اقْرَأْ وَاصْعَدْ . فَيَقْرَأُ وَيَصْعَدُ ، بِكُلِّ آيَةِ ، دَرَجَةً . حَتَّى يَقْرَأَ آخِرَ شَىءِ مَعَهُ >> .

Dikatakan bagi orang Ahli Al-Qur’an ketika masuk ke dalam surga : “Membacalah kamu orang yang ahli Qur’an  dan naiklah , maka membaca orang yang ahli Quran dan naik disetiap ayatnya naik 1 derajat , sehingga membaca orang yang ahli surga hingga akhir.
(HR. Ibnu Majah Kitabul Adab No. Khadis 3780)

Ada seorang ulama Al Khotob menyimpulkan Derajat Ahli surga mengikuti sesuai ayat Al Qur'an yang di hafal, dalam kenyataan kalau ada orang yang hafal sampai 30 juz tentu sangat luar biasa dan tinggi sekali Derajat surganya.

Dan Ketika mendengar Al-Quran saat mengaji , atau berada di suatu tempat nikmatilah karena, Alloh berfirman:

 وَاِذَاقُرِئَ الْقُرْآنُ فَا سْتَمِعُوْ ا لَهُ وَاَنْصِتُوْا لَعَلَّكُمْ تُرْححَمُوْنَ

Artinya : “Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat (disayangi)”

Di zaman Akhir ini sudah sepantasnya kita sebagai orang iman bersama-sama untuk zuhud untuk menahan Hawa nafsu , meninggalkan sesuatu hal yang Mudhorot dan tidak ada manfa'atnya. Dikhawatirkan , jika kita tidak bisa membatasinya dapat menjdikan hati kita keras sehingga tidak bisa menerima nasehati.

Rosululloh bersabda:

<< مَثَلُ الْقُرْآنِ مَثَلُ الْإِبِلِ الْمُعَقَّلَةِ . إِنْ تَعَاهَدَهَا صَاحِبُهَا . بِعُقُلِهَا أَمْسَكَهَا عَلَيْهِ . وَإِنْ أَطْلَقَ عُقُلَهَا ذَهَبَتْ >> .

Artinya : “Perumpamaan Al-Qur’an gambarannya seperti Onta yang diikat, seandainya pemilik onta meramut onta dengan talinya (Menjaga dan meramut sungguh pada onta) , maka tidak akan hilang . dan seandainya melepas dia pada talinya onta maka hilang.” (HR. Ibnu majah Kitabul Adab No. Khadist 3783)

Seperti halnya Orang yang hafal Al-Qur’an, apabila tidak dijaga dan tidak di deres maka akan pudar hafalan tersebut, terlebih sekarang banyak setan yang berusaha menggoda dengan memberi rasa Was-Was dan ragu-ragu terhadap Al Quran.

Kita harus berusaha yakin dan mantab karena semua problem solusi kehidupan kita sudah ada di dalam Al-Qur’an.

Sebaiknya kita Intropeksi diri sudah seberapa dekat Interaksi kita dengan Al-Qur’an, sudah benar-benar Continue/ Rutin-kah, atau kita membacaAl-Qur’an ketika mendapat musibah atau cobaan saja kah? Ingatlah Barang siapa yang mengenal dirinya maka dia mengenal Allah tuhannya.

Oleh : H. Rony Romandhawira. (Ketua DPD LDII Kab. Sidoarjo)




Sesama Orang Iman Adalah Saudara

Islam mengajarkan kita untuk saling mengasihi satu sama lain karean sesungguhnya ummat Islam yang beriman itu bersaudara, Sesuai dengam firman Alloh SWT dalam Alquran :

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” [Al Hujuraat 10]


Oleh karena itu jika ada orang yang mengaku Islam namun tak mau bersaudara bahkan tega menyakiti orang Islam lainnya maka ia bukanlah bagian dari Islam. Orang-orang yang beriman itu ibarat satu tubuh. Jika satu bagian sakit, yang lain ikut merasakan sakit

Hadis riwayat Nukman bin Basyir ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling kasih, saling menyayang dan saling cinta adalah seperti sebuah tubuh, jika salah satu anggotanya merasa sakit, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakan sulit tidur dan demam. (Shahih Muslim No.4685)

Dilain sisi ada seorang ulama bernama Yahya bin muadz yang pernah memberikan nasehat, Ada 3 hal yg menjadi hak atau bagian orang iman darimu:

  1. Jika engkau tidak mampu memberi kemanfaatan untuknya, maka janganlah memberi kemudhorotan padanya.
  2. Jika engkau tidak mampu membuat dia senang, maka janganlah membuat dia susah.
  3. Jika engkau tidak mau memujinya, maka janganlah engkau mencelanya.
Lalu bagaimana caranya menjaga persaudaraan dengan sesama orang Iman? Banyak yang bisa dilakukan termasuk lewat menjaga kerukunan dan kekompakan  sesama orang iman dengan cara-cara sebagai berikut :

  1. Menerampilkan bicara yang baik dan benar, pahit madu, enak didengar, sopan santun, tata krama, unggah ungguh, papan-empan-adepan yaitu menyesuaikan tempat dan situasi dimana kita bicara (papan), sesuatu/isi yang kita bicarakan (empan) dan siapa lawan bicara kita (adepan).
  2. Supaya mempunyai watak yang jujur, amanah, bisa percaya dan bisa dipercayai, tidak berkhianat atau suka berbohong.
  3. Supaya banyak shobar, wani ngalah, keporo ngalah, rebutan ngalah. Ngalah bukan berarti kalah karena sifat egois itu bisa mengeraskan hati manusia.
  4. Tidak saling merusak, baik merusak dirinya, harta bendanya, hak asasinya maupun kehormatannya.
  5. Saling memperhatikan dan saling menjaga perasaan sesama orang iman sehingga tidak sanpai tega untuk menyakiti sesama.
Mari kita jaga pesaudaraan sesama orang iman ^^

Seminar Bela Negara PC LDII Waru "Aku Cinta Indonesia"



Cinta akan tanah air adalah mutlak bagi seluruh Warga Negara Indonesia.Terlebih remaja menjadi tolak ukur kemajuan peradaban.Baik pemudanya,maka baik bula negaranya.Itulah kegiatan Seminar Bela Negara dengan tema”Aku Cinta Indonesia” yang telah diselenggarakan oleh Remas PC LDII Waru,Sidoarjo.

Acara bertepatan hari minggu,(31/1) ini sebagai bentuk kepedulian akan remaja saat ini yang cenderung mengikuti budaya asing dan melupakan budaya sendiri yang sangat kental akan adat ketimuran. Bertempat di Masjid Baiturrochim Medaeng, remaja yang terdiri dari Remaja LDII dan Karang Taruna se-desa Medaeng dan Pepelegi memadati area masjid. Tidak kurang dari 200 peserta mengikuti seminar bela negara yang disampaikan oleh Kapten Puji Wihardi  Danramil-16 Kecamatan Waru. Ia menuturkan bahwa remaja masa kini harus punya prinsip dan kreativitas agar tidak mudah terpengaruh oleh budaya luar yang semakin tahun menggerus moral remaja.

“Indonesia Tanah Airku kan Ku Bela Sepanjang Masa” kata yang begitu bergelora menyemangatkan semua peserta. DPD LDII Sidoarjo sangat peduli akan keberlangsungan generasi penerusnya, bukan hanya wawasan agama saja tetapi juga wawasan tentang kewarganegaraan yang diberikan untuk membina jiwa nasionalisme (cinta tanah air) pada diri remaja.


Puji Wihardi juga menerangkan bagiamana awalnya NKRI ini terbentuk, mulai dari zaman kerajaan Sriwijaya, Majapahit, hingga perjuangan melawan penjajah. Selain itu, ia juga menekankan halangan-halangan yang di hadapi oleh anak muda saat ini, mulai dari pengaruh kelompok-kelompok Islam radikal seperti ISIS, Narkoba, dan lain-lain. 

Dalam akhir materi, beliau kembali menerangkan bagaimana keadaan eksploitasi sumber daya alam di Indonesia, dan kebobrokan pelajar di Indonesia. Namun di sisi lain, masih banyak pelajar-pelajar yang dapat mengharumkan nama Indonesia di mata dunia, baik dalam bidang prestasi akademik, maupun prestasi non-akademik.

Kapten Puji berpesan kepada remaja untuk terus tingkatkan belajar,belajar yang sungguh-sungguh dan sukses akan meraih mimpinya.Selalu perbanyak mempelajari tentang ilmu nasionalisme Mars Indonesia. Beliau juga mengapresiasi kegiatan ini supaya Pengurus DPD LDII Sidoarjo bisa menjadikan kegiatan Seminar Bela Negara sebagai rutinitas,karena banyak sekali manfaat yang diperoleh.(Agung/Ryan)


Wanita LDII Giat Kampanye Cegah Kanker Serviks dan HIV AIDS

Dua nikmat yang seringkali dilalaikan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu longgar. Barang siapa yang memiliki dua nikmat ini, supaya bersemangat dan senantiasa bersyukur pada Allah SWT. Bersyukur adalah dengan melaksanakan setiap perintah dan menjauhi setiap larangan Allah SWT. Dengan tubuh yang sehat dan waktu longgar tentunya menjunjang untuk beribadah pada Allah SWT.

Hal ini diungkapkan pemilik Rumah Bersalin EVA, Hj. Eva Safitri Anang, S.ST, dalam acara Seminar Wanita Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker Serviks di Masjid Al-Amin, Sungon, Suko, Sidoarjo, Minggu (31/1). Seminar yang dihadiri oleh 650 orang yang terdiri dari ibu dan remaja putri dari tujuh PC LDII yaitu PC Wonoayu, Tulangan, Sidoarjo, Candi, Porong, Buduran, dan Tanggulangin.

Eva mengajak peserta untuk menjaga kesehatan, memahami bahaya kanker serviks dan terhindar dari HIV AIDS. "Dengan menjaga kesehatan akhirnya para wanita LDII bisa mendeteksi sedini mungkin gejala kanker serviks (leher rahim)," tutur Eva.

Dalam kesempatan ini dibahas lebih dalam mengenai dua cara yang efektif untuk pencegahan kanker dini bagi wanita yang sudah menikah. "Ada dua cara, yaitu Pap smear dan pemeriksaan IVA. Pap smear cenderung memakan biaya yang relatif mahal. Sedangkan IVA yang pemeriksaan dengan menggunakan asam cuka 10% cenderung murah dan dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Deteksi dini kanker leher rahim dengan cara IVA, dapat dilakukan oleh dokter atau bidan di Puskesmas, serta bidan yang membuka praktek swasta," ujarnya.

Adapun usaha untuk mencegah kanker serviks pada wanita yang belum menikah yaitu dengan suntik Imunisasi yang diberikan 3 kali (0 bulan-1/2 bulan-6 bulan).

"Adanya seminar ini kami mengharapkan para wanita LDII lebih waspada dalam menjaga kesehatan agar ibadah menjadi lancar," ujar Dra. Indun Saadah, M.M selaku pengurus DPD LDII Kabupaten Sidoarjo Bidang Pemberdayaan Wanita. (rizq)