وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Senin, 15 Februari 2016

Tips Khusyu' Ketika Beribadah Sholat

sumber : instagram lima.waktu
LDII SIDOARJO: Sholat merupakan ibadah wajib bagi orang islam yang berakal dan telah baligh. Sholat termasuk rukun islam yang kedua yang wajib ditegakkan. Pengertian menegakkan sholat itu lebih daripada mengerjakan sholat. Menjaga gerakan sholat, wudhu, rukun sholat, serta sholat pada waktu yang tepat merupakan praktek dari menegakkan sholat.
Dalam praktek menegakkan sholat, sudah tidak asing lagi dengan istilah khusyu’. Khusyu' tempatnya dalam hati dan buahnya terlihat dalam gerakan fisik yang mengekspresikan suara hati seperti menangis, menundukkan kepala, bersuara pelan, tidak banyak gerakan, dan tidak menajamkan pandangan (jelalatan).
Hati yang khusyu' adalah hati yang selalu konsentrasi dan fokus serta selalu ingat kepada Allah dengan penuh perasaan hina dan rendah diri di hadapan Allah.

Keutamaan dan pentingnya khusyu' dalam beribadah terutama sholat
1. Khusyu' adalah sifat para nabi dan utusan Allah serta pengikutnya (QS. Al-Anbiya' : 90)
2. Khusyu' adalah sifat rasulullah (HR. Ibn Huzaimah)
3. Khusyu' adalah sunnah para kholifah (HR. Bukhori)
4. Khusyu' adalah sifat para ulama (QS. Al-Isra' : 107-108)
5. Khusyu' adalah sifat terpuji bagi orang iman (QS. Al-Hadid : 16)
a. Allah menegur orang iman yang tidak khusyu'
b. Allah melarang orang iman memiliki sifat tercela sebagaimana yahudi nasrani yang berhati keras (tidak khusyu')
6. Khusyu' dapat meringankan ibadah yang berat (QS. Al-Baqarah : 45)
7. Khusyu' adalah ruhnya sholat (HR. Abu Dawud)
Tanda khusyu' ketika sholat :
a. Konsentrasi
b. Ingat pada Allah
c. Ingat pada apa yang dibaca ketika sholat
8. Khusyu' menentukan keberhasilan munajat (dialog pelan) dengan Allah dalam sholat (HR. Abu Dawud)
9. Khusyu' dalam sholat dapat menenangkan hati dan menyelesaikan masalah (HR. An-Nasai)
10. Khusyu' dalam sholat dapat melebur dosa-dosa (HR. Muslim)
11. Khusyu' dalam sholat menjamin surga (HR. Abu Dawud)

Ciri-ciri hati yang khusyu'
1. Hati yang mencintai Allah dan selalu ingat serta dzikir kepada Allah
2. Hati yang selalu bersyukur karena ingat dengan nikmat dan pertolongan Allah
3. Hati yang selalu berharap janji pertolongan Allah dan takut dengan ancaman kerusakan di dunia karena perbuatan maksiat
4. Hati yang selalu ingat dengan akhirat mulai hal-hal yang akan terjadi di alam kubur sampai kejadian-kejadian besar dihari kiamat (kebangkitan dari alam kubur, padang mahsyar, menerima buku catatan amal, timbangan dan hisaban amal, shirot/jembatan menuju surga, dll)
5. Hati yang memiliki keinginan yang besar terhadap surga dan merasakan takut yang luar biasa dari neraka
6. Hati yang ihsan yaitu hati yang selalu merasa melihat Allah dengan mata hati atau merasa dan meyakini bahwa dirinya selalu dilihat oleh Allah
7. Hati yang selalu ingat, memahami, dan menyadari bahwa dirinya diciptakan oleh Allah hanya untuk beribadah kepada Allah sehingga selalu memanfaatkan waktu-waktu yang dimiliki untuk ibadah
8. Hati yang memahami dan meyakini bahwa umur dunia ini akan habis, kehidupan akan selesai, hidup di dunia hanya sebentar, mati datangnya sewaktu-waktu, nilai harta dunia hanya sedikit, kemewahan dan kesenangan dunia ini terbatas dan hanya menipu, sehingga jika memiliki banyak harta tidak sombong dan jika dicoba kekurangan tidak putus asa
9. Hati yang selalu menghayati dan memikirkan hari pertemuan dengan Allah, sehingga selalu mempersiapkan  diri dengan memperbanyak amal baik agar selalu mendapat ridho dan pengampunan Allah
10. Hati yang selalu mendapatkan keimanan, hidayah, ketakwaan kepada Allah ketika merenungkan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat nasshiyah (alquran) maupun ayat-ayat kauniyyah (ciptaan-ciptaan Allah)

Disampaikan oleh Syekh Kholil Asy’ari.
Sabtu, 13 Februari 2016 di Masjid Al-izzah, Saimbang, Sukodono, Sidoarjo.
Reporter (Ita/Lian)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Tips Khusyu' Ketika Beribadah Sholat

sumber : instagram lima.waktu
LDII SIDOARJO: Sholat merupakan ibadah wajib bagi orang islam yang berakal dan telah baligh. Sholat termasuk rukun islam yang kedua yang wajib ditegakkan. Pengertian menegakkan sholat itu lebih daripada mengerjakan sholat. Menjaga gerakan sholat, wudhu, rukun sholat, serta sholat pada waktu yang tepat merupakan praktek dari menegakkan sholat.
Dalam praktek menegakkan sholat, sudah tidak asing lagi dengan istilah khusyu’. Khusyu' tempatnya dalam hati dan buahnya terlihat dalam gerakan fisik yang mengekspresikan suara hati seperti menangis, menundukkan kepala, bersuara pelan, tidak banyak gerakan, dan tidak menajamkan pandangan (jelalatan).
Hati yang khusyu' adalah hati yang selalu konsentrasi dan fokus serta selalu ingat kepada Allah dengan penuh perasaan hina dan rendah diri di hadapan Allah.

Keutamaan dan pentingnya khusyu' dalam beribadah terutama sholat
1. Khusyu' adalah sifat para nabi dan utusan Allah serta pengikutnya (QS. Al-Anbiya' : 90)
2. Khusyu' adalah sifat rasulullah (HR. Ibn Huzaimah)
3. Khusyu' adalah sunnah para kholifah (HR. Bukhori)
4. Khusyu' adalah sifat para ulama (QS. Al-Isra' : 107-108)
5. Khusyu' adalah sifat terpuji bagi orang iman (QS. Al-Hadid : 16)
a. Allah menegur orang iman yang tidak khusyu'
b. Allah melarang orang iman memiliki sifat tercela sebagaimana yahudi nasrani yang berhati keras (tidak khusyu')
6. Khusyu' dapat meringankan ibadah yang berat (QS. Al-Baqarah : 45)
7. Khusyu' adalah ruhnya sholat (HR. Abu Dawud)
Tanda khusyu' ketika sholat :
a. Konsentrasi
b. Ingat pada Allah
c. Ingat pada apa yang dibaca ketika sholat
8. Khusyu' menentukan keberhasilan munajat (dialog pelan) dengan Allah dalam sholat (HR. Abu Dawud)
9. Khusyu' dalam sholat dapat menenangkan hati dan menyelesaikan masalah (HR. An-Nasai)
10. Khusyu' dalam sholat dapat melebur dosa-dosa (HR. Muslim)
11. Khusyu' dalam sholat menjamin surga (HR. Abu Dawud)

Ciri-ciri hati yang khusyu'
1. Hati yang mencintai Allah dan selalu ingat serta dzikir kepada Allah
2. Hati yang selalu bersyukur karena ingat dengan nikmat dan pertolongan Allah
3. Hati yang selalu berharap janji pertolongan Allah dan takut dengan ancaman kerusakan di dunia karena perbuatan maksiat
4. Hati yang selalu ingat dengan akhirat mulai hal-hal yang akan terjadi di alam kubur sampai kejadian-kejadian besar dihari kiamat (kebangkitan dari alam kubur, padang mahsyar, menerima buku catatan amal, timbangan dan hisaban amal, shirot/jembatan menuju surga, dll)
5. Hati yang memiliki keinginan yang besar terhadap surga dan merasakan takut yang luar biasa dari neraka
6. Hati yang ihsan yaitu hati yang selalu merasa melihat Allah dengan mata hati atau merasa dan meyakini bahwa dirinya selalu dilihat oleh Allah
7. Hati yang selalu ingat, memahami, dan menyadari bahwa dirinya diciptakan oleh Allah hanya untuk beribadah kepada Allah sehingga selalu memanfaatkan waktu-waktu yang dimiliki untuk ibadah
8. Hati yang memahami dan meyakini bahwa umur dunia ini akan habis, kehidupan akan selesai, hidup di dunia hanya sebentar, mati datangnya sewaktu-waktu, nilai harta dunia hanya sedikit, kemewahan dan kesenangan dunia ini terbatas dan hanya menipu, sehingga jika memiliki banyak harta tidak sombong dan jika dicoba kekurangan tidak putus asa
9. Hati yang selalu menghayati dan memikirkan hari pertemuan dengan Allah, sehingga selalu mempersiapkan  diri dengan memperbanyak amal baik agar selalu mendapat ridho dan pengampunan Allah
10. Hati yang selalu mendapatkan keimanan, hidayah, ketakwaan kepada Allah ketika merenungkan ayat-ayat Allah baik ayat-ayat nasshiyah (alquran) maupun ayat-ayat kauniyyah (ciptaan-ciptaan Allah)

Disampaikan oleh Syekh Kholil Asy’ari.
Sabtu, 13 Februari 2016 di Masjid Al-izzah, Saimbang, Sukodono, Sidoarjo.
Reporter (Ita/Lian)