وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Rabu, 17 Februari 2016

Menjaga Generasi Muda Lewat Pengajian Rutin Remaja


LDII SIDOARJO : Wujud totalitas pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh LDII adalah dengan konsistensi mengadakan kegiatan pengajian.

Bertempat di Masjid Baitul Mukminin, Pekarungan, Sukodono, Sidoarjo, Selasa, (16/2) remaja LDII kembali langsungkan agenda pengajian rutin remaja.

Salah satu penyampai materi Al-Quran yaitu Alvan, seorang anggota remaja masjid LDII yang juga aktif sebagai mahasiswa di Poltekes Surabaya.
Dalam penyampaiannya Ia menjelaskan tentang kebesaran Alloh SWT dalam menciptan bumi beserta isinya, sehingga mampu menjadi penghidupan bagi manusia.

Firman Allah dalam Al-Quran :
"Bumi yang tandus telah menjadi ayat (tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang. Yang mana Allah telah menghidupkan kembali (menyuburkan) bumi yang tandus, dan dari bumi itu ditumbuhkan-Nya biji-bijian yang dapat mereka makan. Dan Allah telah menjadikan beberapa kebun kurma dan anggur serta Allah juga mengalirkan mata air dalam kebun tersebut. Yang mana tujuannya agar buah-buahannya di makan oleh mereka (QS. Yasin : 33-35).

Pada sesi kajian Alhadist, ustadz Rizky menyampaikan tentang cara untuk meredam amarah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. ketika seseorang merasa ingin marah maka ucapan lafadz taawudz akan mampu meredamnya. Ini sesuai dengan sabda Nabi
"Ada 2 orang laki-laki yang saling mencela di sisinya Nabi. Sehingga di dalam wajah salah satu keduanya terlihat marah. Lalu Nabi bersabda, "Sesungguhnya Aku tahu pada sebuah kalimat yang mana bila diucapkan oeh salah satu keduanya, niscaya akan hilang marahnya. Kalimat itu adalah ucapan taawudz", (HR. Tirmidzi)

Kegiatan pengajian rutin kali ini dihadiri oleh 24 remaja LDII PAC Pekarungan yang rata-rata masih usia sekolah. Pad sesi akhir pengajian, H. Moch. Arifin, selaku Dewan Penasehat LDII PC Sukodono menyampaikan pesannya bahwa sebagai generasi penerus harus kebal untuk menghadapi berbagai macam cobaan dalam menetapi agama Islam. Termasuk bagi remaja yang sangat rentan terhadap pengaruh akhir zaman.

Remaja harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini untuk hal positif, khususnya HP. Jangan sampai malah terjerumus kedalam pelanggaran. Serta dalam pengajian supaya selalu memperhatikan agar mendapat manfaat dari apa yang disampaikan (ita)






Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Menjaga Generasi Muda Lewat Pengajian Rutin Remaja


LDII SIDOARJO : Wujud totalitas pembinaan generasi muda yang dilakukan oleh LDII adalah dengan konsistensi mengadakan kegiatan pengajian.

Bertempat di Masjid Baitul Mukminin, Pekarungan, Sukodono, Sidoarjo, Selasa, (16/2) remaja LDII kembali langsungkan agenda pengajian rutin remaja.

Salah satu penyampai materi Al-Quran yaitu Alvan, seorang anggota remaja masjid LDII yang juga aktif sebagai mahasiswa di Poltekes Surabaya.
Dalam penyampaiannya Ia menjelaskan tentang kebesaran Alloh SWT dalam menciptan bumi beserta isinya, sehingga mampu menjadi penghidupan bagi manusia.

Firman Allah dalam Al-Quran :
"Bumi yang tandus telah menjadi ayat (tanda kebesaran Allah) bagi orang-orang. Yang mana Allah telah menghidupkan kembali (menyuburkan) bumi yang tandus, dan dari bumi itu ditumbuhkan-Nya biji-bijian yang dapat mereka makan. Dan Allah telah menjadikan beberapa kebun kurma dan anggur serta Allah juga mengalirkan mata air dalam kebun tersebut. Yang mana tujuannya agar buah-buahannya di makan oleh mereka (QS. Yasin : 33-35).

Pada sesi kajian Alhadist, ustadz Rizky menyampaikan tentang cara untuk meredam amarah sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW. ketika seseorang merasa ingin marah maka ucapan lafadz taawudz akan mampu meredamnya. Ini sesuai dengan sabda Nabi
"Ada 2 orang laki-laki yang saling mencela di sisinya Nabi. Sehingga di dalam wajah salah satu keduanya terlihat marah. Lalu Nabi bersabda, "Sesungguhnya Aku tahu pada sebuah kalimat yang mana bila diucapkan oeh salah satu keduanya, niscaya akan hilang marahnya. Kalimat itu adalah ucapan taawudz", (HR. Tirmidzi)

Kegiatan pengajian rutin kali ini dihadiri oleh 24 remaja LDII PAC Pekarungan yang rata-rata masih usia sekolah. Pad sesi akhir pengajian, H. Moch. Arifin, selaku Dewan Penasehat LDII PC Sukodono menyampaikan pesannya bahwa sebagai generasi penerus harus kebal untuk menghadapi berbagai macam cobaan dalam menetapi agama Islam. Termasuk bagi remaja yang sangat rentan terhadap pengaruh akhir zaman.

Remaja harus mampu memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini untuk hal positif, khususnya HP. Jangan sampai malah terjerumus kedalam pelanggaran. Serta dalam pengajian supaya selalu memperhatikan agar mendapat manfaat dari apa yang disampaikan (ita)