وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Selasa, 23 Februari 2016

LDII Bina Remaja Putri Atasi Sikap Baper

ldii-sidoarjo.org | (21/2) Melalui program keputrian, LDII Sidoarjo mengadakan pembinaan terhadap generasi penerus dalam menangani sikap "baper" yang kerapkali melanda anak muda. Pembinaan yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Sungon, Kecamatan Suko Sidoarjo kali ini dikemas dalam acara seminar yang membahas tentang manajemen perasaan.

Adapun istilah "baper" muncul pada tahun 2014 hingga 2015, namun pengetian kata itu belum ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut kamus gaul “baper” adalah singkatan dari bawa perasaan. Bawa perasaan maksudnya adalah seseorang menyaksikan atau mendengar suatu hal, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang disaksikan atau didengar tersebut.





Sovia Sahid, S.Psi, M.Psi, sebagai pemateri dalam seminar tersebut sangat jelas dan menyelam ke logika dan perasaan remaja putri kala itu. “Bersyukurlah jatuh cinta, seseorang yang diberi rasa jatuh cinta berarti dia normal, tapi jangan sampai jatuh cinta membuatmu melanggar” tuturnya.


Sovia Sahid, M.Psi (tengah) bersama dengan pembina Keputrian Daerah Sidoarjo, Dra. Indun Saadah, M.M, (kiri) dan Eva Safitri, S.ST. (kanan)
Pada sesi awal diputarkan mengenai video mengejar jodoh karya Assalamu'alaikum Sally, yang mengundang senyum dan tawa audiens saat menontonnya. Video yang sarat akan pesan mengenai persiapan seorang remaja putri yang galau dalam menemukan jodoh.

Seseorang jatuh cinta itu adalah hal yang manusia dan itu adalah sebuah natural gift dari Allah. Sovia memaparkan banyak penjelasan dan fenomena mengungkapkan perasaan kalangan remaja yang cenderung di bagikan di akun SosMed alias Sosial Media.


“Masa Remaja usahakan manfaatkan semaksimal mungkin, gunakan masa mudamu dengan mencari ilmu dan memperbaiki diri dengan hal-hal yang positif, seperti beribadah, berpuasa, fokus nilai IP sesuai target, patuh kepada orang tua, gunakan HP untuk sesuatu yang penting-penting saja, jika tidak penting ya nggak bawa HP” ujar pemilik usaha konsultasi - Motiva Consulting tersebut. 

Ayu, perwakilan peserta dari PAC LDII Gresik menyatakan bahwa acara ini bermanfaat dan bisa lebih tahu cara menjaga diri, cara agar tidak galau, tips agar tidak trauma melakukan pernikahan. Serta mengetahui cara nabi dalam memberikan kasih sayang pada istri. "Bukan malah kita hanya mengetahui adat orang jahiliyah dalam memberikan kasih sayang," ujarnya. (erva/qq:)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

LDII Bina Remaja Putri Atasi Sikap Baper

ldii-sidoarjo.org | (21/2) Melalui program keputrian, LDII Sidoarjo mengadakan pembinaan terhadap generasi penerus dalam menangani sikap "baper" yang kerapkali melanda anak muda. Pembinaan yang dilaksanakan di Masjid Al-Amin Sungon, Kecamatan Suko Sidoarjo kali ini dikemas dalam acara seminar yang membahas tentang manajemen perasaan.

Adapun istilah "baper" muncul pada tahun 2014 hingga 2015, namun pengetian kata itu belum ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Menurut kamus gaul “baper” adalah singkatan dari bawa perasaan. Bawa perasaan maksudnya adalah seseorang menyaksikan atau mendengar suatu hal, kemudian perasaannya terbawa akan hal yang disaksikan atau didengar tersebut.





Sovia Sahid, S.Psi, M.Psi, sebagai pemateri dalam seminar tersebut sangat jelas dan menyelam ke logika dan perasaan remaja putri kala itu. “Bersyukurlah jatuh cinta, seseorang yang diberi rasa jatuh cinta berarti dia normal, tapi jangan sampai jatuh cinta membuatmu melanggar” tuturnya.


Sovia Sahid, M.Psi (tengah) bersama dengan pembina Keputrian Daerah Sidoarjo, Dra. Indun Saadah, M.M, (kiri) dan Eva Safitri, S.ST. (kanan)
Pada sesi awal diputarkan mengenai video mengejar jodoh karya Assalamu'alaikum Sally, yang mengundang senyum dan tawa audiens saat menontonnya. Video yang sarat akan pesan mengenai persiapan seorang remaja putri yang galau dalam menemukan jodoh.

Seseorang jatuh cinta itu adalah hal yang manusia dan itu adalah sebuah natural gift dari Allah. Sovia memaparkan banyak penjelasan dan fenomena mengungkapkan perasaan kalangan remaja yang cenderung di bagikan di akun SosMed alias Sosial Media.


“Masa Remaja usahakan manfaatkan semaksimal mungkin, gunakan masa mudamu dengan mencari ilmu dan memperbaiki diri dengan hal-hal yang positif, seperti beribadah, berpuasa, fokus nilai IP sesuai target, patuh kepada orang tua, gunakan HP untuk sesuatu yang penting-penting saja, jika tidak penting ya nggak bawa HP” ujar pemilik usaha konsultasi - Motiva Consulting tersebut. 

Ayu, perwakilan peserta dari PAC LDII Gresik menyatakan bahwa acara ini bermanfaat dan bisa lebih tahu cara menjaga diri, cara agar tidak galau, tips agar tidak trauma melakukan pernikahan. Serta mengetahui cara nabi dalam memberikan kasih sayang pada istri. "Bukan malah kita hanya mengetahui adat orang jahiliyah dalam memberikan kasih sayang," ujarnya. (erva/qq:)