وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Minggu, 18 Oktober 2015

Dibuka Bupati Sidoarjo, Musda VIII DPD LDII Sidoarjo Fokus Hadapi MEA

Pemukulan gong oleh Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, S.H, M.Hum
LDIISidoarjo.org - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sidoarjo, menyelenggarakan Musyawarah Daerah ke VIII pada hari Minggu, (18/10/2015) di Aula pondok Al Barokah, Sruni Gedangan, Sidoarjo. Dengan agenda utama menetapkan susunan kepengurusan DPD LDII Sidoarjo periode 2015 – 2020. Acara ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang berasal dari perwakilan 17 Pimpinan Cabang (PC) serta dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se – Kabupaten Sidoarjo.

Musyawarah Daerah ke VIII ini mengangkat tema “ Meningkatkan Sumber Daya Manusia Profesional Religius Menyongsong MEA Menuju Sidoarjo Semakin Sejahtera Dalam Bingkai NKRI." Dengan tema ini diharapkan LDII semakin turut berperan aktif dalam mewujudkan persatuan dan kesejahteraan di wilayah Sidoarjo khususnya, dan di Negara Indonesia pada umumnya.

Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, S.H, M.Hum turut memberikan dukungan dan sambutannya terhadap acara ini. “Mudah-mudahan acara Musyawarah Daerah ini dapat berjalan dengan lancar, sukses, dan dibarokahi Allah SWT. Serta dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang tidak hanya dapat bermanfaat untuk warga LDII Sidoarjo saja namun juga dapat bermanfaat bagi seluruh warga Sidoarjo pada umumnya. Saya menilai terselenggaranya Musda kali ini merupakan momentum yang sangat pas untuk melakukan koreksi dan pembenahan-pembenahan yang diharapkan dapat menyongsong dan melakukan langkah-langkah aktif dalam pembangunan," ujar abah Saiful, panggilan akrab Bupati Sidoarjo.

Terkait dengan tema yang diangkat, Bupati Sidoarjo ini menambahkan bahwa masyarakat Sidoarjo harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. “Tema yang diangkat dalam Musda kali ini sangat bagus, Mau tidak mau, siap atau tidak siap, MEA harus dilasanakan. Hubungan perdagangan bebas dengan luar negeri, keluar masuk ke dalam dan ke luar negeri. Dalam berdagang kita harus tetap bertahan jangan sampai kalah dengan orang asing yang keluar masuk negara kita. Dan kita sebagai warga Indonesia jangan hanya jadi penonton, tapi kita harus jadi pemain," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Sidoarjo Ir. H. Roni Romandhawira, MM menyatakan kesiapan warga LDII untuk bersama membangun kesejahteraan masyarakat sehingga nantinya mampu bersaing dalam menghadapi MEA. Dengan menciptakan sumber daya manusia yang professional religious pada warganya, LDII akan membangun dan mengajak masyarakat bersama mewujudkan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

Sementara dalam agenda utama Musyawarah Daerah ini terbagi menjadi empat sesi sidang paripurna yang akan memutuskan penentuan ketua umum periode 2015-2020 (Ita/Riska/hav)

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Dibuka Bupati Sidoarjo, Musda VIII DPD LDII Sidoarjo Fokus Hadapi MEA

Pemukulan gong oleh Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, S.H, M.Hum
LDIISidoarjo.org - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sidoarjo, menyelenggarakan Musyawarah Daerah ke VIII pada hari Minggu, (18/10/2015) di Aula pondok Al Barokah, Sruni Gedangan, Sidoarjo. Dengan agenda utama menetapkan susunan kepengurusan DPD LDII Sidoarjo periode 2015 – 2020. Acara ini dihadiri oleh sekitar 400 peserta yang berasal dari perwakilan 17 Pimpinan Cabang (PC) serta dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) se – Kabupaten Sidoarjo.

Musyawarah Daerah ke VIII ini mengangkat tema “ Meningkatkan Sumber Daya Manusia Profesional Religius Menyongsong MEA Menuju Sidoarjo Semakin Sejahtera Dalam Bingkai NKRI." Dengan tema ini diharapkan LDII semakin turut berperan aktif dalam mewujudkan persatuan dan kesejahteraan di wilayah Sidoarjo khususnya, dan di Negara Indonesia pada umumnya.

Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, S.H, M.Hum turut memberikan dukungan dan sambutannya terhadap acara ini. “Mudah-mudahan acara Musyawarah Daerah ini dapat berjalan dengan lancar, sukses, dan dibarokahi Allah SWT. Serta dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang tidak hanya dapat bermanfaat untuk warga LDII Sidoarjo saja namun juga dapat bermanfaat bagi seluruh warga Sidoarjo pada umumnya. Saya menilai terselenggaranya Musda kali ini merupakan momentum yang sangat pas untuk melakukan koreksi dan pembenahan-pembenahan yang diharapkan dapat menyongsong dan melakukan langkah-langkah aktif dalam pembangunan," ujar abah Saiful, panggilan akrab Bupati Sidoarjo.

Terkait dengan tema yang diangkat, Bupati Sidoarjo ini menambahkan bahwa masyarakat Sidoarjo harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. “Tema yang diangkat dalam Musda kali ini sangat bagus, Mau tidak mau, siap atau tidak siap, MEA harus dilasanakan. Hubungan perdagangan bebas dengan luar negeri, keluar masuk ke dalam dan ke luar negeri. Dalam berdagang kita harus tetap bertahan jangan sampai kalah dengan orang asing yang keluar masuk negara kita. Dan kita sebagai warga Indonesia jangan hanya jadi penonton, tapi kita harus jadi pemain," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Sidoarjo Ir. H. Roni Romandhawira, MM menyatakan kesiapan warga LDII untuk bersama membangun kesejahteraan masyarakat sehingga nantinya mampu bersaing dalam menghadapi MEA. Dengan menciptakan sumber daya manusia yang professional religious pada warganya, LDII akan membangun dan mengajak masyarakat bersama mewujudkan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

Sementara dalam agenda utama Musyawarah Daerah ini terbagi menjadi empat sesi sidang paripurna yang akan memutuskan penentuan ketua umum periode 2015-2020 (Ita/Riska/hav)