وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Senin, 23 Maret 2015

Penyebab Bakhil Saat Kaya

Nabi Muhammad SAW bersabda,
عن عبد الله بن مسعود قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلام قال ان الله قسم بينكم اخلاقكم كما قسم بينكم ارزاقكم * احمد
Artinya: Sesungguhnya Allah membagi akhlak di antara kalian sebagaimana Allah membagi rizqi di antara kalian.

Sabda nabi ini mengandung pengertian bahwa
rizqi itu bisa dipelajari cara mencarinya tapi untuk memperoleh rizqi itu sendiri hanya Allah yang memberi, begitu pula cara untuk mendapatkan ilmunya akhlakul karimah itu mudah tapi untuk bisa punya akhlak yang baik hanya Allah yang memberi. 

Maka jangan heran kalau ada banyak orang yang khatam kitabul adab/bab tata krama tapi tidak punya akhlakul karimah yang banyak.

Manusia sering hanya berdo'a minta
rizqi yang banyak sampai melimpah ruwah, dll namun jarang berdo'a memohon agar diberi bagian akhlakul karimah yang banyak.

Karena dengan punya akhlak yang baik tidak ada kekurangannya dan tidak ada cacatnya, sehingga kekurangannya akan tertutup.

Dengan bekal akhlak yang baik maka bisa mencari rizqinya dengan cara yang baik, yang halal, jauh dari keharoman-keharoman. Setelah mendapat rizqi maka akan digunakan dengan cara yang baik termasuk untuk perjuangan dan sodaqoh fisabilillah.

Tapi dengan akhlak yang jelek, maka menjadi banyak kekurangannya dan kelebihan yang ada menjadi tertutup .

Seandainya menjadi orang yang sukses dan kaya akhirnya lupa dengan perjuangan dan sodaqoh fisabilillah sehingga menjadi orang yang bakhil, pelit, dll.

Intinya : kalau orang itu dermawan akan panen rohmad, kalau bakhil akan panen laknat.

Semoga kita diberi bagian akhlakul karimah yang banyak sehingga ketika sukses tidak bakhil dan tidak lupa dengan
sodaqoh fisabilillah. Amiin. (gus joko)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Penyebab Bakhil Saat Kaya

Nabi Muhammad SAW bersabda,
عن عبد الله بن مسعود قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلام قال ان الله قسم بينكم اخلاقكم كما قسم بينكم ارزاقكم * احمد
Artinya: Sesungguhnya Allah membagi akhlak di antara kalian sebagaimana Allah membagi rizqi di antara kalian.

Sabda nabi ini mengandung pengertian bahwa
rizqi itu bisa dipelajari cara mencarinya tapi untuk memperoleh rizqi itu sendiri hanya Allah yang memberi, begitu pula cara untuk mendapatkan ilmunya akhlakul karimah itu mudah tapi untuk bisa punya akhlak yang baik hanya Allah yang memberi. 

Maka jangan heran kalau ada banyak orang yang khatam kitabul adab/bab tata krama tapi tidak punya akhlakul karimah yang banyak.

Manusia sering hanya berdo'a minta
rizqi yang banyak sampai melimpah ruwah, dll namun jarang berdo'a memohon agar diberi bagian akhlakul karimah yang banyak.

Karena dengan punya akhlak yang baik tidak ada kekurangannya dan tidak ada cacatnya, sehingga kekurangannya akan tertutup.

Dengan bekal akhlak yang baik maka bisa mencari rizqinya dengan cara yang baik, yang halal, jauh dari keharoman-keharoman. Setelah mendapat rizqi maka akan digunakan dengan cara yang baik termasuk untuk perjuangan dan sodaqoh fisabilillah.

Tapi dengan akhlak yang jelek, maka menjadi banyak kekurangannya dan kelebihan yang ada menjadi tertutup .

Seandainya menjadi orang yang sukses dan kaya akhirnya lupa dengan perjuangan dan sodaqoh fisabilillah sehingga menjadi orang yang bakhil, pelit, dll.

Intinya : kalau orang itu dermawan akan panen rohmad, kalau bakhil akan panen laknat.

Semoga kita diberi bagian akhlakul karimah yang banyak sehingga ketika sukses tidak bakhil dan tidak lupa dengan
sodaqoh fisabilillah. Amiin. (gus joko)