وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Senin, 16 Februari 2015

Tangkal Pengaruh Keras Kehidupan dengan Pengajian di LDII

LDIISidoarjo.org - Pengajian umum warga LDII Kabupaten Sidoarjo (wilayah 2) di Masjid Al Barokah Pondok Pesantren Sruni, Gedangan Sidoarjo (15/2/14)  sedikit berbeda dari bulan-bulan biasanya, Kapolsek Gedangan Kompol Moh. Fathoni, SH. M.H hadir bersama Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto mewakili Kapolres Sidoarjo yang berhalangan hadir karena sedang bertugas di Polda Jatim.
Kapolsek Gedangan Kompol Moh. Fathoni, SH. M.H saat memberikan tausyiah di depan santri LDII
Dengan mengenakan seragam dinas kepolisian dan gaya yang khas seperti seorang dai Kapolsek Gedangan menyampaikan tausyiah dan beberapa pesan kamtibmas kepada peserta pengajian umum LDII yang dihadiri tidak kurang dari tiga ribuan orang.

Dalam tausyiahnya beliau mengajak untuk selalu bersyukur, karena saat ini banyak penyakit dan sehat sangat mahal harganya. Seperti penyakit kencing manis dan lainnya. Karena ada gula ada semut, jika ada janda perlu diramut, kata Kapolsek dengan gaya menghibur yang disambut gelak tawa santri LDII.

Sementara itu pesan kamtibmas yang disampaikan pertama adalah Modus Penipuan: bahwa keamanan adalah tanggung jawab dan kepentingan bersama Polisi dan masyarakat karena keamanan itu mahal harganya. Pengaruh keras di kehidupan saat ini siapa yang bisa menangkal jika tidak dengan cara melakukan pengajian seperti di LDII ini.

Maraknya pencurian kendaraan bermotor di tempat parkir swalayan juga perlu diwaspadai oleh ibu-ibu yang sedang berbelanja. Sebaiknya ibu-ibu berbelanja saja di toko tetangganya, selain berbelanja juga merupakan hablum minannas.


Yang kedua kejahatan baru: Saat ini banyak orang pada saatnya kerja tidak kerja, saatnya sekolah tidak sekolah, banyak warkop buka di berbagai tempat, saat datang ke warkop berkenalan dengan wanita di situ, saat lengah dan terlena kendaraannya di bawah lari oleh pelaku kejahatan.
Ketua DPD LDII memberikan cendera mata pada Kapolsek

Juga supaya selalu waspada pada penipuan yang berkedok jual beli via online, bahkan yang baru-baru ini ada arisan via online. Selain itu juga, seperti modus penipuan dengan adanya kabar pemberian hadiah namun sebelum hadiah diberikan, si calon korban harus memberitahukan nomor rekeningnya terlebih dahulu. Setelah nomer rekening diketahui, pelaku menggiring calon korban mengecek saldo di ATM dan menekan angka tertentu,sehingga setelah itu para pelaku penipuan dapat menyedot saldo dari rekening tersebut. 

Setelah tausyiah, ketua DPD LDII Sidoarjo
Ir H. Ronny Romandhawira, MM. juga memberikan pesan kepada Kapolsek dalam bentuk pantun, Peniti di Pohon Keres, Semoga Pak Fathoni jadi Kapolres. (ita/adit/adam/yus)

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Tangkal Pengaruh Keras Kehidupan dengan Pengajian di LDII

LDIISidoarjo.org - Pengajian umum warga LDII Kabupaten Sidoarjo (wilayah 2) di Masjid Al Barokah Pondok Pesantren Sruni, Gedangan Sidoarjo (15/2/14)  sedikit berbeda dari bulan-bulan biasanya, Kapolsek Gedangan Kompol Moh. Fathoni, SH. M.H hadir bersama Kapolsek Sedati AKP Yuyus Andriastanto mewakili Kapolres Sidoarjo yang berhalangan hadir karena sedang bertugas di Polda Jatim.
Kapolsek Gedangan Kompol Moh. Fathoni, SH. M.H saat memberikan tausyiah di depan santri LDII
Dengan mengenakan seragam dinas kepolisian dan gaya yang khas seperti seorang dai Kapolsek Gedangan menyampaikan tausyiah dan beberapa pesan kamtibmas kepada peserta pengajian umum LDII yang dihadiri tidak kurang dari tiga ribuan orang.

Dalam tausyiahnya beliau mengajak untuk selalu bersyukur, karena saat ini banyak penyakit dan sehat sangat mahal harganya. Seperti penyakit kencing manis dan lainnya. Karena ada gula ada semut, jika ada janda perlu diramut, kata Kapolsek dengan gaya menghibur yang disambut gelak tawa santri LDII.

Sementara itu pesan kamtibmas yang disampaikan pertama adalah Modus Penipuan: bahwa keamanan adalah tanggung jawab dan kepentingan bersama Polisi dan masyarakat karena keamanan itu mahal harganya. Pengaruh keras di kehidupan saat ini siapa yang bisa menangkal jika tidak dengan cara melakukan pengajian seperti di LDII ini.

Maraknya pencurian kendaraan bermotor di tempat parkir swalayan juga perlu diwaspadai oleh ibu-ibu yang sedang berbelanja. Sebaiknya ibu-ibu berbelanja saja di toko tetangganya, selain berbelanja juga merupakan hablum minannas.


Yang kedua kejahatan baru: Saat ini banyak orang pada saatnya kerja tidak kerja, saatnya sekolah tidak sekolah, banyak warkop buka di berbagai tempat, saat datang ke warkop berkenalan dengan wanita di situ, saat lengah dan terlena kendaraannya di bawah lari oleh pelaku kejahatan.
Ketua DPD LDII memberikan cendera mata pada Kapolsek

Juga supaya selalu waspada pada penipuan yang berkedok jual beli via online, bahkan yang baru-baru ini ada arisan via online. Selain itu juga, seperti modus penipuan dengan adanya kabar pemberian hadiah namun sebelum hadiah diberikan, si calon korban harus memberitahukan nomor rekeningnya terlebih dahulu. Setelah nomer rekening diketahui, pelaku menggiring calon korban mengecek saldo di ATM dan menekan angka tertentu,sehingga setelah itu para pelaku penipuan dapat menyedot saldo dari rekening tersebut. 

Setelah tausyiah, ketua DPD LDII Sidoarjo
Ir H. Ronny Romandhawira, MM. juga memberikan pesan kepada Kapolsek dalam bentuk pantun, Peniti di Pohon Keres, Semoga Pak Fathoni jadi Kapolres. (ita/adit/adam/yus)