وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Kamis, 19 Februari 2015

BNN Sidoarjo Ajak Santri LDII Cegah Peredaran Narkoba.

LDIISidoarjo.org - Peredaran narkoba saat ini tidak hanya di kota tapi sudah sampai di desa-desa, tidak hanya orang dewasa atau remaja tapi sudah sampai ke anak usia SD, cara peredarannya dikemas dalam berbagai macam yang tidak mencurigakan, seperti dikemas dlam bentuk permen karet dengan bentuk yang sangat menarik bagi anak SD.

Menyikapi hal tsb, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNN Sidoarjo Agus Suwandi memberikan penyuluhan bahaya narkoba di santri LDII saat pengajian umum di Masjid Baitul Makmur Desa Sruni Kec. Gedangan Sidoajro, Minggu (15/2/15).

BNN mengajak warga LDII untuk ikut berperan aktif dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkoba, beliau yang akrab disapa dengan Agus ini, menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk membantu mencegah peredaran narkoba. Dengan semakin meluasnya peredaran narkoba, sangat tidak menutup kemungkinan kalau para pelajar SD, SMP, bahkan SMA terlibat.


Bahkan telah ada beberapa kasus tentang narkoba yang telah melibatkan anak SMP, bahkan sudah ada anak SMP yang telah menjadi pengedar narkoba. Pengawasan yang ketat terutama dari pihak orang tua, wali, dan pihak-pihak terkait sangat diperlukan demi mewujudkan generasi bangsa yang baik dan lebih maju.

Termasuk salah satu indikasi untuk menuju ke narkotika adalah penggunaan rokok. Sebab kandungan yang ada di dalam rokok tersebut dapat membuat rasa ketagihan kepada perokok, kata Agus dalam penjelasannya.

Alhamdulillah, kami warga LDII dari mulai yang kecil sampai yang dewasa tidak ada yang merokok, karena memang merokok tidak ada manfaatnya, ujar Syifaen pembawa acara dalam pengajian umum LDII tersebut menutup acara. (ita/adin/adam/yus)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

BNN Sidoarjo Ajak Santri LDII Cegah Peredaran Narkoba.

LDIISidoarjo.org - Peredaran narkoba saat ini tidak hanya di kota tapi sudah sampai di desa-desa, tidak hanya orang dewasa atau remaja tapi sudah sampai ke anak usia SD, cara peredarannya dikemas dalam berbagai macam yang tidak mencurigakan, seperti dikemas dlam bentuk permen karet dengan bentuk yang sangat menarik bagi anak SD.

Menyikapi hal tsb, Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNN Sidoarjo Agus Suwandi memberikan penyuluhan bahaya narkoba di santri LDII saat pengajian umum di Masjid Baitul Makmur Desa Sruni Kec. Gedangan Sidoajro, Minggu (15/2/15).

BNN mengajak warga LDII untuk ikut berperan aktif dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkoba, beliau yang akrab disapa dengan Agus ini, menyampaikan bahwa masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk membantu mencegah peredaran narkoba. Dengan semakin meluasnya peredaran narkoba, sangat tidak menutup kemungkinan kalau para pelajar SD, SMP, bahkan SMA terlibat.


Bahkan telah ada beberapa kasus tentang narkoba yang telah melibatkan anak SMP, bahkan sudah ada anak SMP yang telah menjadi pengedar narkoba. Pengawasan yang ketat terutama dari pihak orang tua, wali, dan pihak-pihak terkait sangat diperlukan demi mewujudkan generasi bangsa yang baik dan lebih maju.

Termasuk salah satu indikasi untuk menuju ke narkotika adalah penggunaan rokok. Sebab kandungan yang ada di dalam rokok tersebut dapat membuat rasa ketagihan kepada perokok, kata Agus dalam penjelasannya.

Alhamdulillah, kami warga LDII dari mulai yang kecil sampai yang dewasa tidak ada yang merokok, karena memang merokok tidak ada manfaatnya, ujar Syifaen pembawa acara dalam pengajian umum LDII tersebut menutup acara. (ita/adin/adam/yus)