وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Selasa, 27 Mei 2014

Workshop Parenting Skill DPD LDII Sidoarjo


LDIISIDOARJO.ORG - Seminar Parenting skill digelar Bidang Pemberdayaan Wanita DPD LDII Sidoarjo untuk kesekian kalinya selama 2 hari mulai tanggal 26 – 27 Mei 2014 di Gedung Barokah Sruni, Gedangan-Sidoarjo.


Seminar mengupas tuntas tentang bagaimana membangun karakter keluarga menuju disiplin positif dan materi pengolahan enceng gondok menjadi barang ekonomis.

parenting skill
3 pembicara yaitu : Hj. Linda Eryani,Khudhoifah dan Wiwit Manfaati memandu setiap materi yang disampaikan. Dihari pertama pelaksanaannya, pembicara yaitu Hj. Linda Eryani,SE mengupas tuntas tentang karakter keluarga dan bagaimana cara membuat keluarga bisa menerapkan disiplin positif yang mana hal ini sangat berperan penting dalam lingkungan pertumbuhan anak.

Dengan adanya seminar ini para orangtua bisa lebih gigih lagi dalam memperjuangkan terciptanya generasi emas dimasa depan. karena anak-anak merupakan penerus tongkat estafet kehidupan orangtua dan perjuangan agama.
Jumat, 16 Mei 2014

Penutupan Rapimnas LDII 2014

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas - JAKARTA : Rapimnas LDII di Balai Kartini Jakarta telah ditutup, Kamis (15/4/14) sore hari, berbagai jadwal kegiatan yang menjadi agenda acara selama Rapimnas LDII telah dilalui dengan baik.

Ketua Panitia, Rully Kuswahyudi menyampaikan rasa syukurnya kepada seluruh peserta Rapimnas dan partisipan pengisi acara seperti pemain angklung dari DPW Bandung serta Persinas ASAD.

Dengan terselenggaranya acara ini, ketua panitia berharap menjadi lapangan amal kebaikan bagi seluruh panitia yang telah bekerja sama menyukseskan Rapimnas.

Rapimnas LDII 2014 - Abraham Samad: “KPK Butuh Dukungan LDII Cegah Korupsi”

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Ketua KPK Abraham Samad pada Rapimnas DPP LDII (15/5) menegaskan Indonesia adalah sebuah negeri paradoksal. “Negeri ini kaya tapi kemiskinan masih di mana-mana. Kaya dari sisi Sumber Daya Alam tapi miskin dari produk dan penghasilan,” ujar Abraham Samad.

Menurut Abraham Samad secara geografi, Indonesia adalah negeri yang besar tapi kerdil dari segi produktif dan daya saing. Indonesia negara merdeka tapi juga negara yang terjajah. Dari segi politik merdeka tapi juga terjajah dari segi ekonomi oleh kapitalisme. Repotnya lagi, korupsi kian hari kian canggih.

“Sifat korupsi sangat masif, luas dan memprihatinkan serta mengalami evolusi. Menjadi kejahatan yang canggih atau white collar crime. Salah satu evolusi itu adalah tindak pidana pencucian uang. Juga mengalami regenerasi karena hampir sebagian pelaku korup saat ini adalah para generasi muda,” ujar Abraham Samad. Menurut Abraham Samad, KPK tidak dapat bekerja sendiri. Butuh dukungan berbagai lapisan masyarakat termasuk LDII. Korupsi mengakibatkan tingginya kemiskinan, pengangguran, utang luar negeri.

Rapimnas LDII 2014 - Ormas dan Media Bisa Sinergi Melindungi Minoritas

j-osdarLDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas : JAKARTA - Seperti Ormas, media juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan suatu bangsa. Tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, media juga memegang kendali dalam hal kontrol social.

idrus-shahab 
Oleh sebab itu peran ormas dan media sangat penting untuk bisa saling bersinergi. Sehingga dalam Rapimnas 2014, Kamis (15/5) mengundang Redaktur Harian Kompas. J. Osdar dan Redaktur Senior Tempo Idrus F. Shahab untuk memberi materi kemediaan.

Osdar menyatakan hal yang paling penting dari sebuah media tidak hanya menyampaikan informasi, akan tetapi juga harus disenangi pembaca. “Saya ingin menjadi wartawan yang dibaca orang. Oleh sebab itu saya harus penting dan menarik. Tapi kalau saya harus memilih, saya akan memilih menyampaikan informasi menarik,” kata Osdar.

Rapimnas LDII 2014 - LDII Meresmikan Majelis Taujih wal Irsyad

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Pada 2012, saat Rakernas di Botani Square, Bogor, LDII mengumumkan pembentukan Majelis Taujih wal Irsyad (MTI) dan Dewan Pakar. Bila Dewan Pakar adalah kumpulan pakar di bidang politik, sosial, budaya, dan ekonomi, maka Majelis Taujih Wal Irsyad adalah lembaga yang mengkaji berbagai fenomena sosial dalam masyarakat, dipandang dari sisi agama. Fatwa-fatwa yang dikeluarkan MTI dalam bentuk keilmuan dan ubudiyah, untuk menjawab kegelisahan masyarakat dalam berbagai hal.
 
Adapun susunan pengurus MTI di antaranya KH Kasmudi Ashshidqi, SE, M.Ak sebagai ketua, KH Edi Suparto sebagai wakil, KH M. Fadli Abdul Syukur selaku sekretaris, KH Abdul Aziz Ridwan selaku wakil ketua, KH Aceng Karimullah, Hafiluddin, dan Zunit Saifullah sebagai wakil sekretaris. Sementara yang duduk sebagai anggota antara lain: KH. Abd.Syukur, KH Hakim Mulyono, KH Sholichun, KH M. Thohir Abd. Salam, KH Ikhwan Abdillah, KH Mustofa Royyan, KH Taufiqurrohman, KH  Abd. Fatah, KH Abdulloh Mas'ud, KH. Syaifurrohman, KH. Abdul Bari, KH. Ahmad Falas, KH. M. Irsyad Rosyidi, KH Ubaidillah Al Hasaniy, Pahala Jaya, dan lain-lain.

Download Foto Foto Rapimnas LDII

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Dokumen beberapa foto-foto Rapimnas LDII di Balai Kartini Jakarta 13 - 15 Mei 2014 dapat di download DISINI


Kamis, 15 Mei 2014

Pencak Silat Persinas ASAD Sambut Kedatangan Prabowo di Rapimnas LDII

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas: JAKARTA - Seni bela diri pencak silat Persinas ASAD turut menyambut kedatangan ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2014).

Beberapa unjuk kebolehan ditampilkan atlit Persinas ASAD menyambut kedatangan Prabowo bersama rombongan yang mengiringi.

Persinas ASAD merupakan sarana olahraga bagi warga LDII untuk tetap menjaga kesehatan dan melestarikan budaya asli Indonesia, Persinas ASAD juga tergabung dalam
IPSI induk organisasi silat di Indonesia, dimana Prabowo sebagai ketua IPSI pusat. Beberapa pengurus Persinas juga menjadi bagian penting dalam kepengurusan IPSI pusat.

Kehadiran Prabowo dengan ditemani beberapa petinggi Gerindra. Terpantau turut hadir Ketua Umum Gerindra Prof Suhardi dan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Selasa, 13 Mei 2014

Rapimnas LDII dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas: JAKARTA - Sejumlah ormas-ormas Islam, Keuskupan Jakarta, Duta-duta besar seperti Kedutaan Besar Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan Amerika diundang dalam pembukaan Rapimnas LDII 2014 pada Selasa, 13 Mei 2014 di Balai Kartini.

Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali pada sambutan pembukaan Rapimnas LDII 2014 mengatakan, pembinaan persatuan dan kesatuan tidak terpecah belah hanya karena kepentingan kelompok. Permasalahan yang ada diselesaikan dengan jalan musyawarah seperti dicantumkan azas sila keempat dalam pembukaan UUD 1945. Dalam memilih presiden pada zaman dulu tidak berdasarkan kekayaannya, kekuasaannya namun dipilih dari keteguhan hati dan kepandaian menjadi pemimpin.
Minggu, 11 Mei 2014

Hati-Hati Dengan Hutang



Saat ini banyak orang yang berkata: "Beli sesuatu tidak kredit tidak afdol dan hidup tanpa hutang kurang semangat".

Dalam ajaran Islam, utang-piutang adalah mu'amalah yang dibolehkan, tapi diharuskan untuk ekstra hati-hati dalam menerapkannya.
Islam membolehkan pedagang yang menjual barang kepada orang yang tidak mampu membayar tunai, lalu memberi tempo, membolehkan pembelinya berutang tetapi harus dihindari dari Riba atau sistem bunga berbunga karena hal ini yang di larang dalam agama Islam.
Agama Islam mengajarkan sistem yang lebih baik yaitu sistem Syari'ah dan Alhamdulillah sekarang telah banyak perusahaan jasa keuangan dan leasing yang menggunakan sistem syari'ah di Indonesia.

Keutamaan/fadhilah bagi pemberi utang:
  • Siapa yang memberi pinjaman atas kesusahan orang lain, maka dia ditempatkan di bawah naungan singgasana Allah pada hari kiamat. (HR. Thabrani, Ibnu Majah, Baihaqi)
  • Barangsiapa meminjamkan (harta) kepada orang lain, maka pahala shadaqah akan terus mengalir kepadanya setiap hari dengan jumlah sebanyak yang dipinjamkan, sampai pinjaman tersebut dikembalikan. (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Majah). Contohnya, si Fulan meminjam uang sebesar Rp. 1.000 kepada Fulanah. Fulanah akan mengembalikan uang tersebut dalam tempo 10 hari. Maka selama sepuluh hari itu si Fulan mendapatkan pahala shadaqah Rp. 1.000 setiap harinya.
  • Dua kali memberikan pinjaman, sama derajatnya dengan sekali bershadaqah. (HR. Bukhari, Muslim, Thabrani, Baihaqi).
Menghindari Utang

Sebaliknya, Islam menyuruh pembeli menghindari utang semaksimal mungkin jika ia mampu membeli dengan tunai. Karena utang, menurut Rasulullah SAW, penyebab kesedihan di malam hari dan kehinaan di siang hari. Utang juga dapat membahayakan akhlaq, kata Rasulullah, “Sesungguhnya seseorang apabila berutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR. Bukhari).

Rabu, 07 Mei 2014

MUI: LDII Bukan Penerus Islam Jama'ah


Akhir-akhir ini di masyarakat semakin banyak isu-isu adanya aliran-aliran yang dianggap sesat sehingga di masyarakat sering terjadi  jastifikasi sendiri-sendiri menganggap suatu aliran agama adalah sesat, yang ternyata hanya dengan berdasar "katanya" dan stigma negatif yang telah didapatkan sebelumnya.

padahal Sebagai pedoman bagi umat Islam Indonesia pada tgl 6 November 2007 MUI telah mengeluarkan 10 kriteria aliran atau paham yang menyimpang dari ajaran Islam yang benar.

  10 Kriteria dimaksud antara lain
1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6.
2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.
4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.
5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.
10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Dari pedoman MUI tersebut LDII sama sekali tidak ada yang mencocokinya sehingga LDII bukanlah termasuk aliran sesat yang telah diisu-kan dan disebarkan di masyarakat, di LDII diajarkan ajaran Islam yang berdasarkan Al Quran dan Al Hadits seperti Ormas-Ormas Islam lainnya di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah dan lain-lainnya yang semuanya bertujuan baik yaitu bertujuan untuk mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran di Indonesia.

Pada tanggal 4 September 2006 melalui Komisi Fatwanya, MUI telah mengeluarkan Keputusan Fatwanya bahwa LDII bukanlah aliran penerus Islam Jama'ah dan tidak mengajarkan ajaran Islam Jama'ah, jadi dapat disimpulkan bahwa LDII bukanlah sebagai aliran sesat.

Sebelum Keputusan Fatwa MUI  ini dibuat, MUI telah melakukan Klarifikasi yang cukup detail dan sangat teliti sekali kepada LDII dengan waktu yang cukup lama.

Berikut Surat Keputusan MUI yang dimaksud:
 

Semoga dengan informasi ini dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat yang bermafaat sehingga dapat menghindari kesalahpahaman diantara orang muslim sehingga ukhuwah islamiah di Indonesia dapat terwujud dan kita semua selalu dalam perlindungan dan rohmat dari Alloh SWT. Amin



Workshop Parenting Skill DPD LDII Sidoarjo


LDIISIDOARJO.ORG - Seminar Parenting skill digelar Bidang Pemberdayaan Wanita DPD LDII Sidoarjo untuk kesekian kalinya selama 2 hari mulai tanggal 26 – 27 Mei 2014 di Gedung Barokah Sruni, Gedangan-Sidoarjo.


Seminar mengupas tuntas tentang bagaimana membangun karakter keluarga menuju disiplin positif dan materi pengolahan enceng gondok menjadi barang ekonomis.

parenting skill
3 pembicara yaitu : Hj. Linda Eryani,Khudhoifah dan Wiwit Manfaati memandu setiap materi yang disampaikan. Dihari pertama pelaksanaannya, pembicara yaitu Hj. Linda Eryani,SE mengupas tuntas tentang karakter keluarga dan bagaimana cara membuat keluarga bisa menerapkan disiplin positif yang mana hal ini sangat berperan penting dalam lingkungan pertumbuhan anak.

Dengan adanya seminar ini para orangtua bisa lebih gigih lagi dalam memperjuangkan terciptanya generasi emas dimasa depan. karena anak-anak merupakan penerus tongkat estafet kehidupan orangtua dan perjuangan agama.

Penutupan Rapimnas LDII 2014

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas - JAKARTA : Rapimnas LDII di Balai Kartini Jakarta telah ditutup, Kamis (15/4/14) sore hari, berbagai jadwal kegiatan yang menjadi agenda acara selama Rapimnas LDII telah dilalui dengan baik.

Ketua Panitia, Rully Kuswahyudi menyampaikan rasa syukurnya kepada seluruh peserta Rapimnas dan partisipan pengisi acara seperti pemain angklung dari DPW Bandung serta Persinas ASAD.

Dengan terselenggaranya acara ini, ketua panitia berharap menjadi lapangan amal kebaikan bagi seluruh panitia yang telah bekerja sama menyukseskan Rapimnas.

Rapimnas LDII 2014 - Abraham Samad: “KPK Butuh Dukungan LDII Cegah Korupsi”

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Ketua KPK Abraham Samad pada Rapimnas DPP LDII (15/5) menegaskan Indonesia adalah sebuah negeri paradoksal. “Negeri ini kaya tapi kemiskinan masih di mana-mana. Kaya dari sisi Sumber Daya Alam tapi miskin dari produk dan penghasilan,” ujar Abraham Samad.

Menurut Abraham Samad secara geografi, Indonesia adalah negeri yang besar tapi kerdil dari segi produktif dan daya saing. Indonesia negara merdeka tapi juga negara yang terjajah. Dari segi politik merdeka tapi juga terjajah dari segi ekonomi oleh kapitalisme. Repotnya lagi, korupsi kian hari kian canggih.

“Sifat korupsi sangat masif, luas dan memprihatinkan serta mengalami evolusi. Menjadi kejahatan yang canggih atau white collar crime. Salah satu evolusi itu adalah tindak pidana pencucian uang. Juga mengalami regenerasi karena hampir sebagian pelaku korup saat ini adalah para generasi muda,” ujar Abraham Samad. Menurut Abraham Samad, KPK tidak dapat bekerja sendiri. Butuh dukungan berbagai lapisan masyarakat termasuk LDII. Korupsi mengakibatkan tingginya kemiskinan, pengangguran, utang luar negeri.

Rapimnas LDII 2014 - Ormas dan Media Bisa Sinergi Melindungi Minoritas

j-osdarLDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas : JAKARTA - Seperti Ormas, media juga memiliki peran yang penting dalam perkembangan suatu bangsa. Tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi, media juga memegang kendali dalam hal kontrol social.

idrus-shahab 
Oleh sebab itu peran ormas dan media sangat penting untuk bisa saling bersinergi. Sehingga dalam Rapimnas 2014, Kamis (15/5) mengundang Redaktur Harian Kompas. J. Osdar dan Redaktur Senior Tempo Idrus F. Shahab untuk memberi materi kemediaan.

Osdar menyatakan hal yang paling penting dari sebuah media tidak hanya menyampaikan informasi, akan tetapi juga harus disenangi pembaca. “Saya ingin menjadi wartawan yang dibaca orang. Oleh sebab itu saya harus penting dan menarik. Tapi kalau saya harus memilih, saya akan memilih menyampaikan informasi menarik,” kata Osdar.

Rapimnas LDII 2014 - LDII Meresmikan Majelis Taujih wal Irsyad

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Pada 2012, saat Rakernas di Botani Square, Bogor, LDII mengumumkan pembentukan Majelis Taujih wal Irsyad (MTI) dan Dewan Pakar. Bila Dewan Pakar adalah kumpulan pakar di bidang politik, sosial, budaya, dan ekonomi, maka Majelis Taujih Wal Irsyad adalah lembaga yang mengkaji berbagai fenomena sosial dalam masyarakat, dipandang dari sisi agama. Fatwa-fatwa yang dikeluarkan MTI dalam bentuk keilmuan dan ubudiyah, untuk menjawab kegelisahan masyarakat dalam berbagai hal.
 
Adapun susunan pengurus MTI di antaranya KH Kasmudi Ashshidqi, SE, M.Ak sebagai ketua, KH Edi Suparto sebagai wakil, KH M. Fadli Abdul Syukur selaku sekretaris, KH Abdul Aziz Ridwan selaku wakil ketua, KH Aceng Karimullah, Hafiluddin, dan Zunit Saifullah sebagai wakil sekretaris. Sementara yang duduk sebagai anggota antara lain: KH. Abd.Syukur, KH Hakim Mulyono, KH Sholichun, KH M. Thohir Abd. Salam, KH Ikhwan Abdillah, KH Mustofa Royyan, KH Taufiqurrohman, KH  Abd. Fatah, KH Abdulloh Mas'ud, KH. Syaifurrohman, KH. Abdul Bari, KH. Ahmad Falas, KH. M. Irsyad Rosyidi, KH Ubaidillah Al Hasaniy, Pahala Jaya, dan lain-lain.

Download Foto Foto Rapimnas LDII

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas, JAKARTA - Dokumen beberapa foto-foto Rapimnas LDII di Balai Kartini Jakarta 13 - 15 Mei 2014 dapat di download DISINI


Pencak Silat Persinas ASAD Sambut Kedatangan Prabowo di Rapimnas LDII

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas: JAKARTA - Seni bela diri pencak silat Persinas ASAD turut menyambut kedatangan ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto pada rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang digelar di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (14/5/2014).

Beberapa unjuk kebolehan ditampilkan atlit Persinas ASAD menyambut kedatangan Prabowo bersama rombongan yang mengiringi.

Persinas ASAD merupakan sarana olahraga bagi warga LDII untuk tetap menjaga kesehatan dan melestarikan budaya asli Indonesia, Persinas ASAD juga tergabung dalam
IPSI induk organisasi silat di Indonesia, dimana Prabowo sebagai ketua IPSI pusat. Beberapa pengurus Persinas juga menjadi bagian penting dalam kepengurusan IPSI pusat.

Kehadiran Prabowo dengan ditemani beberapa petinggi Gerindra. Terpantau turut hadir Ketua Umum Gerindra Prof Suhardi dan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Rapimnas LDII dibuka Menteri Agama Suryadharma Ali

LDIISIDOARJO.org | Liputan Rapimnas: JAKARTA - Sejumlah ormas-ormas Islam, Keuskupan Jakarta, Duta-duta besar seperti Kedutaan Besar Malaysia, Singapura, Arab Saudi dan Amerika diundang dalam pembukaan Rapimnas LDII 2014 pada Selasa, 13 Mei 2014 di Balai Kartini.

Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali pada sambutan pembukaan Rapimnas LDII 2014 mengatakan, pembinaan persatuan dan kesatuan tidak terpecah belah hanya karena kepentingan kelompok. Permasalahan yang ada diselesaikan dengan jalan musyawarah seperti dicantumkan azas sila keempat dalam pembukaan UUD 1945. Dalam memilih presiden pada zaman dulu tidak berdasarkan kekayaannya, kekuasaannya namun dipilih dari keteguhan hati dan kepandaian menjadi pemimpin.

Hati-Hati Dengan Hutang



Saat ini banyak orang yang berkata: "Beli sesuatu tidak kredit tidak afdol dan hidup tanpa hutang kurang semangat".

Dalam ajaran Islam, utang-piutang adalah mu'amalah yang dibolehkan, tapi diharuskan untuk ekstra hati-hati dalam menerapkannya.
Islam membolehkan pedagang yang menjual barang kepada orang yang tidak mampu membayar tunai, lalu memberi tempo, membolehkan pembelinya berutang tetapi harus dihindari dari Riba atau sistem bunga berbunga karena hal ini yang di larang dalam agama Islam.
Agama Islam mengajarkan sistem yang lebih baik yaitu sistem Syari'ah dan Alhamdulillah sekarang telah banyak perusahaan jasa keuangan dan leasing yang menggunakan sistem syari'ah di Indonesia.

Keutamaan/fadhilah bagi pemberi utang:
  • Siapa yang memberi pinjaman atas kesusahan orang lain, maka dia ditempatkan di bawah naungan singgasana Allah pada hari kiamat. (HR. Thabrani, Ibnu Majah, Baihaqi)
  • Barangsiapa meminjamkan (harta) kepada orang lain, maka pahala shadaqah akan terus mengalir kepadanya setiap hari dengan jumlah sebanyak yang dipinjamkan, sampai pinjaman tersebut dikembalikan. (HR. Muslim, Ahmad, Ibnu Majah). Contohnya, si Fulan meminjam uang sebesar Rp. 1.000 kepada Fulanah. Fulanah akan mengembalikan uang tersebut dalam tempo 10 hari. Maka selama sepuluh hari itu si Fulan mendapatkan pahala shadaqah Rp. 1.000 setiap harinya.
  • Dua kali memberikan pinjaman, sama derajatnya dengan sekali bershadaqah. (HR. Bukhari, Muslim, Thabrani, Baihaqi).
Menghindari Utang

Sebaliknya, Islam menyuruh pembeli menghindari utang semaksimal mungkin jika ia mampu membeli dengan tunai. Karena utang, menurut Rasulullah SAW, penyebab kesedihan di malam hari dan kehinaan di siang hari. Utang juga dapat membahayakan akhlaq, kata Rasulullah, “Sesungguhnya seseorang apabila berutang, maka dia sering berkata lantas berdusta, dan berjanji lantas memungkiri.” (HR. Bukhari).

MUI: LDII Bukan Penerus Islam Jama'ah


Akhir-akhir ini di masyarakat semakin banyak isu-isu adanya aliran-aliran yang dianggap sesat sehingga di masyarakat sering terjadi  jastifikasi sendiri-sendiri menganggap suatu aliran agama adalah sesat, yang ternyata hanya dengan berdasar "katanya" dan stigma negatif yang telah didapatkan sebelumnya.

padahal Sebagai pedoman bagi umat Islam Indonesia pada tgl 6 November 2007 MUI telah mengeluarkan 10 kriteria aliran atau paham yang menyimpang dari ajaran Islam yang benar.

  10 Kriteria dimaksud antara lain
1. Mengingkari salah satu dari rukun iman yang 6.
2. Meyakini dan atau mengikuti aqidah yang tidak sesuai dengan Alquran dan sunnah.
3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.
4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran.
5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah-kaidah tafsir.
6. Mengingkari kedudukan hadis nabi sebagai sumber ajaran Islam.
7. Menghina, melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
8. Mengingkari Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasul terakhir.
9. Mengubah, menambah dan atau mengurangi pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan oleh syariah, seperti haji tidak ke baitullah, salat wajib tidak 5 waktu.
10. Mengkafirkan sesama muslim tanpa dalil syar’i seperti mengkafirkan muslim hanya karena bukan kelompoknya.

Dari pedoman MUI tersebut LDII sama sekali tidak ada yang mencocokinya sehingga LDII bukanlah termasuk aliran sesat yang telah diisu-kan dan disebarkan di masyarakat, di LDII diajarkan ajaran Islam yang berdasarkan Al Quran dan Al Hadits seperti Ormas-Ormas Islam lainnya di Indonesia seperti NU, Muhammadiyah dan lain-lainnya yang semuanya bertujuan baik yaitu bertujuan untuk mengajak kebaikan dan mencegah kemungkaran di Indonesia.

Pada tanggal 4 September 2006 melalui Komisi Fatwanya, MUI telah mengeluarkan Keputusan Fatwanya bahwa LDII bukanlah aliran penerus Islam Jama'ah dan tidak mengajarkan ajaran Islam Jama'ah, jadi dapat disimpulkan bahwa LDII bukanlah sebagai aliran sesat.

Sebelum Keputusan Fatwa MUI  ini dibuat, MUI telah melakukan Klarifikasi yang cukup detail dan sangat teliti sekali kepada LDII dengan waktu yang cukup lama.

Berikut Surat Keputusan MUI yang dimaksud: