وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Senin, 29 April 2013

DPD LDII Sidoarjo Wujudkan Pengurus Profesional Religius

Ketua DPW LDII Prov. Jatim dan Ketua DPD LDII SIdoarjo saat memberikan materi pada peserta Diklat

Ldii-sidoarjo | Ngawi : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pendidikan dan latihan (Diklat) Organisasi di Perkebunan Teh Jamus PT. Candi Loka Ngawi selama 2 hari (27-28/4) diikuti oleh 250 peserta dari pengurus pleno DPD, ketua Pimpinan Cabang (PC) dan sekretarisnya, ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pembina di semua tingkatannya.

Materi organisasi disampaikan oleh
ketua DPW LDII Prov. Jatim Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., wakil ketua DPW LDII Prov. Jatim H. Hasan Yuswadi, SH., dan H. Samsul Bachtiar, AMd., Wakil Sekretaris DPW LDII Prov. Jatim yang kesemuanya merupakan pengurus DPP LDII.
Kamis, 18 April 2013

Siapkan Generasi Unggul, DPD LDII Sidoarjo Gelar Workshop Parenting Skill

LDII Sidarjo : Bidang pemberdayaan wanita DPD LDII Sidoarjo gelar Workshop di Gedung Barokah Sruni Gedangan Sidoarjo (28-29/3) dibuka oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Sidoarjo Ir. H. Rony Romandhawira, MM.

168 peserta mengikuti workshop selama 2 hari ini dengan serius memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh Hj. Linda Eriani, SE. agar bisa mendidik dan merawat anak usia dini dengan benar.

Workshop ini merupakan kelanjutan dari TOT Parenting Skill yang diadakan oleh DPD LDII Kabupaten Sidoarjo yang telah dilaksanakan selama 3 kali.

Sesuai dengan temanya, Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini pada Tumbuh Kembang Anak, peserta diberi materi bagaimana disaat anak tumbuh kembang (usia 1 sd 4 tahun) orang tua bisa memberi stimulasi, jika dalam perkembangan anak ada yang kurang baik maka orang tua bisa memberi intervensi.

Anak merupakan aset dunia dan akhirat yang tak ternilai harganya. Dari didikan orangtua pola pikir anak terbentuk. Orangtua yang memiliki peran sangat besar dalam mengoptimalkan kecerdasan anak, baik kecerdasan intelektual, emotional dan spiritual terutama pada anak yang masih berada dalam usia emas (golden age).

Rabu, 03 April 2013

Pernyataan “LDII Sesat” : Pernyataan Yang Menyesatkan

Foto: Ilustrasi
Banyak sekali pernyataan bahwasanya LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), adalah lembaga dakwah sesat, atau kegiatannya yang menyesatkan.

Kalau ditelisik, yang mana yang menyesatkan? apakah kegiatannya berseberangan dengan kaidah Al-Quran dan Sunnah Rosul?,  padahal dalam melakukan pembinaan kepada para simpatisannya LDII melakukan kegiatan yang berkesinambungan, dan dalam pengajiannya diisi dengan pemangqulan (transfers ilmu dari guru ke murid) Al-Quran dan Al-Hadits, layaknya anak sekolah yang belajar di sekolahan sedang diajar oleh ibu/ bapak guru. jadi maksudnya memangqulkan adalah guru mengajarkan kemudian murid mendengarkan.

Di LDII semua kalangan diterima, diurusi dan diarahkan hanya semata-mata mencari pahala dari Alloh tidak lebih dari itu, sedangkan saat ini yang mengaji di LDII mulai orang miskin hingga orang kaya, petani hingga artis, prajurit hingga jendral, mahasiswa hingga profesor, masyarakat hingga anggota DPR RI semua ada di LDII, lalu kalau LDII masih dikatakan sesat, bagaimana dengan mereka? bukankah mereka adalah orang-orang intelek, berpendidikan dan punya kredibilitas?

Di LDII juga ada pembinaan lainnya mulai pembinaan Remas, (jika di LDII dinamakan Muda-mudi), PAUD (caberawit), Lansia (lanjut usia), ibu-ibu dan sebagainya yang isinya pembinaan berbasis keagamaan tanpa menyimpang (sekali lagi) dari ajaran islam, dan juga tidak menyimpang dari konstitusi negara kita, yaitu pancasila dan UUD1945, lalu mana yang dianggap sesat? sedangkan banyak dikabarkan bahwanya LDII sesat menyesatkan sehingga dapat merusak tatanan masyarakat.

Mari kami ajak kepada masyarakat untuk melihat kegiatan LDII dari dekat, langsung dan tanpa ada perantara, Anda akan lebih mengetahui dan dapat menilai bagaimana pengajian dan kegiatan yang lainnya.

Jika masih ada yang menyatakan isu bahwasanya LDII sesat maka itu adalah pernyataan yang menyesatkan.

Istilah-istilah yang digunakan di LDII seperti istilah jamaah, sebenarnya itu juga digunakan oleh khalayak umum contoh : Masjid Jamaah, apabedanya dengan Masjid Jami’ dan sebagainya, bahkan di TRans TV ada ustadz yang dengan serta merta meneriakkan kata “Jamaaaaaaah….” sambil memutar-mutar tangannya, yang ditonton ribuan mata.
Senin, 01 April 2013

Video Gubernur Jokowi di Raker LDII Jakarta

Humas Pemprov DKI Jakarta merilis sebuah video pembukaan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Wilayah (Rakerwil) LDII Provinsi Jakarta yang dihadiri Gubernur Joko Widodo, Kamis, 28 Maret 2013, di Wisma Besar LDII, Jl Arteri Tentara Pelajar, Senayan.

Dalam sambutannya Gubernur mengajak LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) untuk mensosialisasikan program-program pemerintah Propinsi DKI Jakarta terutama yang terkait dengan kepentingan masyaratkat kecil.

Mendamping Gubernur Jokowi, Ketua Umum DPW LDII Propinsi Jakarta, Teddy Suratmadji, menyatakan siap mendukung dan mensukseskan program-program pemerintah Propinsi DKI yang sangat merakyat dan membawa manfaat besar bagi warga miskin dan kaum dhuafa.

Ada 5 program penting yang disampaikan oleh Gubernur Jokowi dalam kesempatan ini, yaitu:

DPD LDII Sidoarjo Wujudkan Pengurus Profesional Religius

Ketua DPW LDII Prov. Jatim dan Ketua DPD LDII SIdoarjo saat memberikan materi pada peserta Diklat

Ldii-sidoarjo | Ngawi : Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Sidoarjo melaksanakan pendidikan dan latihan (Diklat) Organisasi di Perkebunan Teh Jamus PT. Candi Loka Ngawi selama 2 hari (27-28/4) diikuti oleh 250 peserta dari pengurus pleno DPD, ketua Pimpinan Cabang (PC) dan sekretarisnya, ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan pembina di semua tingkatannya.

Materi organisasi disampaikan oleh
ketua DPW LDII Prov. Jatim Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., wakil ketua DPW LDII Prov. Jatim H. Hasan Yuswadi, SH., dan H. Samsul Bachtiar, AMd., Wakil Sekretaris DPW LDII Prov. Jatim yang kesemuanya merupakan pengurus DPP LDII.

Siapkan Generasi Unggul, DPD LDII Sidoarjo Gelar Workshop Parenting Skill

LDII Sidarjo : Bidang pemberdayaan wanita DPD LDII Sidoarjo gelar Workshop di Gedung Barokah Sruni Gedangan Sidoarjo (28-29/3) dibuka oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Sidoarjo Ir. H. Rony Romandhawira, MM.

168 peserta mengikuti workshop selama 2 hari ini dengan serius memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh Hj. Linda Eriani, SE. agar bisa mendidik dan merawat anak usia dini dengan benar.

Workshop ini merupakan kelanjutan dari TOT Parenting Skill yang diadakan oleh DPD LDII Kabupaten Sidoarjo yang telah dilaksanakan selama 3 kali.

Sesuai dengan temanya, Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini pada Tumbuh Kembang Anak, peserta diberi materi bagaimana disaat anak tumbuh kembang (usia 1 sd 4 tahun) orang tua bisa memberi stimulasi, jika dalam perkembangan anak ada yang kurang baik maka orang tua bisa memberi intervensi.

Anak merupakan aset dunia dan akhirat yang tak ternilai harganya. Dari didikan orangtua pola pikir anak terbentuk. Orangtua yang memiliki peran sangat besar dalam mengoptimalkan kecerdasan anak, baik kecerdasan intelektual, emotional dan spiritual terutama pada anak yang masih berada dalam usia emas (golden age).

Pernyataan “LDII Sesat” : Pernyataan Yang Menyesatkan

Foto: Ilustrasi
Banyak sekali pernyataan bahwasanya LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia), adalah lembaga dakwah sesat, atau kegiatannya yang menyesatkan.

Kalau ditelisik, yang mana yang menyesatkan? apakah kegiatannya berseberangan dengan kaidah Al-Quran dan Sunnah Rosul?,  padahal dalam melakukan pembinaan kepada para simpatisannya LDII melakukan kegiatan yang berkesinambungan, dan dalam pengajiannya diisi dengan pemangqulan (transfers ilmu dari guru ke murid) Al-Quran dan Al-Hadits, layaknya anak sekolah yang belajar di sekolahan sedang diajar oleh ibu/ bapak guru. jadi maksudnya memangqulkan adalah guru mengajarkan kemudian murid mendengarkan.

Di LDII semua kalangan diterima, diurusi dan diarahkan hanya semata-mata mencari pahala dari Alloh tidak lebih dari itu, sedangkan saat ini yang mengaji di LDII mulai orang miskin hingga orang kaya, petani hingga artis, prajurit hingga jendral, mahasiswa hingga profesor, masyarakat hingga anggota DPR RI semua ada di LDII, lalu kalau LDII masih dikatakan sesat, bagaimana dengan mereka? bukankah mereka adalah orang-orang intelek, berpendidikan dan punya kredibilitas?

Di LDII juga ada pembinaan lainnya mulai pembinaan Remas, (jika di LDII dinamakan Muda-mudi), PAUD (caberawit), Lansia (lanjut usia), ibu-ibu dan sebagainya yang isinya pembinaan berbasis keagamaan tanpa menyimpang (sekali lagi) dari ajaran islam, dan juga tidak menyimpang dari konstitusi negara kita, yaitu pancasila dan UUD1945, lalu mana yang dianggap sesat? sedangkan banyak dikabarkan bahwanya LDII sesat menyesatkan sehingga dapat merusak tatanan masyarakat.

Mari kami ajak kepada masyarakat untuk melihat kegiatan LDII dari dekat, langsung dan tanpa ada perantara, Anda akan lebih mengetahui dan dapat menilai bagaimana pengajian dan kegiatan yang lainnya.

Jika masih ada yang menyatakan isu bahwasanya LDII sesat maka itu adalah pernyataan yang menyesatkan.

Istilah-istilah yang digunakan di LDII seperti istilah jamaah, sebenarnya itu juga digunakan oleh khalayak umum contoh : Masjid Jamaah, apabedanya dengan Masjid Jami’ dan sebagainya, bahkan di TRans TV ada ustadz yang dengan serta merta meneriakkan kata “Jamaaaaaaah….” sambil memutar-mutar tangannya, yang ditonton ribuan mata.

Video Gubernur Jokowi di Raker LDII Jakarta

Humas Pemprov DKI Jakarta merilis sebuah video pembukaan Rapat Kerja Dewan Pimpinan Wilayah (Rakerwil) LDII Provinsi Jakarta yang dihadiri Gubernur Joko Widodo, Kamis, 28 Maret 2013, di Wisma Besar LDII, Jl Arteri Tentara Pelajar, Senayan.

Dalam sambutannya Gubernur mengajak LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) untuk mensosialisasikan program-program pemerintah Propinsi DKI Jakarta terutama yang terkait dengan kepentingan masyaratkat kecil.

Mendamping Gubernur Jokowi, Ketua Umum DPW LDII Propinsi Jakarta, Teddy Suratmadji, menyatakan siap mendukung dan mensukseskan program-program pemerintah Propinsi DKI yang sangat merakyat dan membawa manfaat besar bagi warga miskin dan kaum dhuafa.

Ada 5 program penting yang disampaikan oleh Gubernur Jokowi dalam kesempatan ini, yaitu: