وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Jumat, 10 Mei 2013

34 Provinsi Ikuti Kejurnas Persinas Asad Tingkat Remaja

Drs. Tunas Dwidharto, SH, M.Si, MH saat membuka kejurnas IV Persinas Asad di depan atlit
LDII-sidoarjo.org | Bandung : Ajang Kejuaraan Nasional ke-IV Persinas ASAD Tingkat Remaja dibuka secara resmi oleh Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora RI), Drs. Tunas Dwidharto, SH, M.Si, MH mewakili Menpora di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu malam (9/5).

Atlet yang berkompetisi di kejurnas ini sebanyak 323 atlet dari 34 provinsi se Indonesia dan beberapa perwakilan dari luar negeri, dengan mempertandingkan 4 kategori yaitu Tanding Putra, Tunggal Putra, Ganda Putra, Regu Putra.

Seremoni pembukaan dihadiri ketua umum Persinas ASAD, Brigjend (Purn) H. Agus Susarso, M.Eng,sc,MM, sekretaris PB Persinas ASAD Teddy Suratmadji, M.Sc yang juga merupakan pengurus PERSILAT (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa), Pengurus PB IPSI Pusat, serta tuan rumah UPI. Turut hadir beberapa perguruan silat diantaranya Tadjimalela & Garis Paksi Indonesia serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Tunas menyampaikan empat hal penting kepada ribuan hadirin yang hadir terutama amanat kepada para pesilat. Pertama, agar bertanding dengan sportif, penuh kejujuran & persahabatan. Pesilat tidak boleh angkuh, ini sesuai singkatan ASAD yakni Ampuh Sehat Aman Damai. Menguasai silat berarti mengetahui pengetahuan cinta budaya agar tidak tercabut. Cintailah negerimu! Cintailah Indonesia! Bersahabat di mana-mana. Kedua, Teruslah berlatih meraih prestasi setinggi-tingginya baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pesan juga disampaikan kepada para wasit-juri agar menjaga kualitas & jalannya pertandingan, harus objektif. Ketiga, jauhi dan jangan coba-coba narkoba. Sebagai pendekar seharusnya membela kebenaran dan keadilan serta menjauhi hal-hal negatif termasuk narkoba. Olah Raga, Yes! Narkoba, No!.

Lebih lanjut, Tunas juga berpesan landasi dengan budi luhur, kesatria yang tidak patah semangat, selalu punya harapan dan jadi teladan serta jagalah perdamaian," lanjutnya.

"Selamat bertanding dengan penuh sportivitas," ucap Tunas memberi semangat.

Dalam kesempatan itu, Ketum PB Persinas Asad Agus Susarso dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejurnas ini merupakan lanjutan dari kejurnas I, II, III sebelumnya di Jakarta, Surabaya, & Jateng.

Kejurnas ini diantaranya bertujuan untuk mengukur seberapa besar potensi & pembinaan atlet-atlet Persinas ASAD,” katanya. Yang cukup membanggakan, ada salah satu kontingen yaitu dari Kalimantan Utara (Kaltara), pemprovnya saja belum ada namun sudah ada terbentuk Pengda Persinas Asad dan mengirimkan kontingen,” imbuhnya.

Pertunjukan kolosal mewarnai pembukaan dengan diiringi penampilan seni pencak silat, angklung dan rampak kendang yang dipersembahkan oleh Persinas ASAD Pengda Provinsi Jawa Barat.(***YI)



Baca juga:
- Perolehan Medali Kejuaraan IV Persinas Asad Tingkat Remaja
- Juara Umum Kejuaraan IV Persinas Asad Tingkat Remaja



Sumber: kejurnasasad2013.blogspot.com
Editor : Al Qowiyyu

2 komentar :

Anonim mengatakan...

mas,
kayaknya konten web sampeyan ini ada 'masalah'. benernya, ini webnya ldii untuk dakwah, atau punya perguruan silat,kok isinya dicampur-campur?

apa memang ldii sidoarjo itu sama saja dengan persilatan?

salam,
mase

ayeturi1@yahoo.com

Anonim mengatakan...

Aslmkm.Sebenarnya "web" ini memang berisi dakwah, adapun info tentang Kejurnas ini ,lebih kepada motivasi terhadap generasi muda islam supaya menyalurkan bakat dan hobbi nya dalam hal yg positif contoh pencak silat. Berarti secara tidak langsung ini termasuk Dakwah Bil Hal... WaSalam

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

34 Provinsi Ikuti Kejurnas Persinas Asad Tingkat Remaja

Drs. Tunas Dwidharto, SH, M.Si, MH saat membuka kejurnas IV Persinas Asad di depan atlit
LDII-sidoarjo.org | Bandung : Ajang Kejuaraan Nasional ke-IV Persinas ASAD Tingkat Remaja dibuka secara resmi oleh Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pendidikan dan Olahraga (Kemenpora RI), Drs. Tunas Dwidharto, SH, M.Si, MH mewakili Menpora di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Rabu malam (9/5).

Atlet yang berkompetisi di kejurnas ini sebanyak 323 atlet dari 34 provinsi se Indonesia dan beberapa perwakilan dari luar negeri, dengan mempertandingkan 4 kategori yaitu Tanding Putra, Tunggal Putra, Ganda Putra, Regu Putra.

Seremoni pembukaan dihadiri ketua umum Persinas ASAD, Brigjend (Purn) H. Agus Susarso, M.Eng,sc,MM, sekretaris PB Persinas ASAD Teddy Suratmadji, M.Sc yang juga merupakan pengurus PERSILAT (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa), Pengurus PB IPSI Pusat, serta tuan rumah UPI. Turut hadir beberapa perguruan silat diantaranya Tadjimalela & Garis Paksi Indonesia serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Tunas menyampaikan empat hal penting kepada ribuan hadirin yang hadir terutama amanat kepada para pesilat. Pertama, agar bertanding dengan sportif, penuh kejujuran & persahabatan. Pesilat tidak boleh angkuh, ini sesuai singkatan ASAD yakni Ampuh Sehat Aman Damai. Menguasai silat berarti mengetahui pengetahuan cinta budaya agar tidak tercabut. Cintailah negerimu! Cintailah Indonesia! Bersahabat di mana-mana. Kedua, Teruslah berlatih meraih prestasi setinggi-tingginya baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pesan juga disampaikan kepada para wasit-juri agar menjaga kualitas & jalannya pertandingan, harus objektif. Ketiga, jauhi dan jangan coba-coba narkoba. Sebagai pendekar seharusnya membela kebenaran dan keadilan serta menjauhi hal-hal negatif termasuk narkoba. Olah Raga, Yes! Narkoba, No!.

Lebih lanjut, Tunas juga berpesan landasi dengan budi luhur, kesatria yang tidak patah semangat, selalu punya harapan dan jadi teladan serta jagalah perdamaian," lanjutnya.

"Selamat bertanding dengan penuh sportivitas," ucap Tunas memberi semangat.

Dalam kesempatan itu, Ketum PB Persinas Asad Agus Susarso dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejurnas ini merupakan lanjutan dari kejurnas I, II, III sebelumnya di Jakarta, Surabaya, & Jateng.

Kejurnas ini diantaranya bertujuan untuk mengukur seberapa besar potensi & pembinaan atlet-atlet Persinas ASAD,” katanya. Yang cukup membanggakan, ada salah satu kontingen yaitu dari Kalimantan Utara (Kaltara), pemprovnya saja belum ada namun sudah ada terbentuk Pengda Persinas Asad dan mengirimkan kontingen,” imbuhnya.

Pertunjukan kolosal mewarnai pembukaan dengan diiringi penampilan seni pencak silat, angklung dan rampak kendang yang dipersembahkan oleh Persinas ASAD Pengda Provinsi Jawa Barat.(***YI)



Baca juga:
- Perolehan Medali Kejuaraan IV Persinas Asad Tingkat Remaja
- Juara Umum Kejuaraan IV Persinas Asad Tingkat Remaja



Sumber: kejurnasasad2013.blogspot.com
Editor : Al Qowiyyu