وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Jumat, 29 Maret 2013

Google SERP dan Citra LDII

ditulis oleh Budi Waluyo, ST

Saya terkejut ketika pertengahan tahun 2009 mencoba googling dengan kata kunci “ldii”. Hasilnya, dari 10 website di halaman #1 index Google hanya dua website yang benar-benar mewakili suara LDII yaitu ldii.or.id dan ldii.blogsome.com. Sisanya adalah propaganda negatif yang bertujuan menjatuhkan reputasi LDII.

Inilah barangkali salah satu penyebab kenapa citra LDII tetap terpuruk di tengah usaha mati-matian membangun nama baik dalam masyarakat. Dan itulah dahsyatnya informasi, bahwa masyarakat lebih percaya berita bohong di media daripada fakta kebenaran yang mereka lihat dengan mata kepala sendiri di lapangan. Yang tidak kalah ironis adalah di era banjir informasi saat ini masih ada orang bertanya,"LDII itu apa?".

Terpanggil ikut menjaga nama baik LDII, September 2009 saya bersama tim ICT LDII Sidoarjo mencoba membentuk website baru dengan platform blogspot dengan alamat http://ldii-sidoarjo-jawatimur.blogspot.com. Setelah Januari 2010 kami ganti domainnya dengan ldii-sidoarjo.org, Alhamdulillah, bulan April berikutnya website LDII Sidoarjo itu sudah masuk halaman satu Google Search Engine Result Page (Google SERP) tanpa rekayasa yang berarti.

Sejak saat itu Google telah beberapa kali merubah algoritma mesinnya, mulai Cappuccino, Google Panda hingga Google Penguin saat ini. Pembaruan mesin Google itu bertujuan untuk menyempurnakan hasil pencarian dan mencegah rekayasa yang dapat mengelabui Rangking Google di SERP. Alhamdulillah website LDII Sidoarjo tidak terjaring ranjau-ranjau Google dan selamat tetap di halaman satu sampai hari ini.

3 komentar :

Anonim mengatakan...

oke sy setuju masukan anda , semoga allah memberi pertolongan

Daun Ubi mengatakan...

Kami warga ldii kendari minta dukungan agar blog kami ldiikendari.blogspot.com bisa muncul di halaman prtama pencarian google...

admin jujuganindonesia mengatakan...

http://jujuganindonesia.blogspot.com/

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Google SERP dan Citra LDII

ditulis oleh Budi Waluyo, ST

Saya terkejut ketika pertengahan tahun 2009 mencoba googling dengan kata kunci “ldii”. Hasilnya, dari 10 website di halaman #1 index Google hanya dua website yang benar-benar mewakili suara LDII yaitu ldii.or.id dan ldii.blogsome.com. Sisanya adalah propaganda negatif yang bertujuan menjatuhkan reputasi LDII.

Inilah barangkali salah satu penyebab kenapa citra LDII tetap terpuruk di tengah usaha mati-matian membangun nama baik dalam masyarakat. Dan itulah dahsyatnya informasi, bahwa masyarakat lebih percaya berita bohong di media daripada fakta kebenaran yang mereka lihat dengan mata kepala sendiri di lapangan. Yang tidak kalah ironis adalah di era banjir informasi saat ini masih ada orang bertanya,"LDII itu apa?".

Terpanggil ikut menjaga nama baik LDII, September 2009 saya bersama tim ICT LDII Sidoarjo mencoba membentuk website baru dengan platform blogspot dengan alamat http://ldii-sidoarjo-jawatimur.blogspot.com. Setelah Januari 2010 kami ganti domainnya dengan ldii-sidoarjo.org, Alhamdulillah, bulan April berikutnya website LDII Sidoarjo itu sudah masuk halaman satu Google Search Engine Result Page (Google SERP) tanpa rekayasa yang berarti.

Sejak saat itu Google telah beberapa kali merubah algoritma mesinnya, mulai Cappuccino, Google Panda hingga Google Penguin saat ini. Pembaruan mesin Google itu bertujuan untuk menyempurnakan hasil pencarian dan mencegah rekayasa yang dapat mengelabui Rangking Google di SERP. Alhamdulillah website LDII Sidoarjo tidak terjaring ranjau-ranjau Google dan selamat tetap di halaman satu sampai hari ini.