وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Sabtu, 09 Februari 2013

Pengajian Tuna Rungu, Mencari Ilmu dan Pahala Ditengah Keterbatasan

Suasana saat pengajian tuna rungu
Surabaya | LDII Sidoarjo : Mungkin banyak yang asing ketika mendengar pengajian tuna rungu, karena memang banyak yang kurang peduli pada kelompok minoritas penyandang cacat ini, namun tidak pada komunitas pengajian tuna rungu yang ada di Masjid Baitul Makmur Jetis Surabaya, setiap saat mereka mengaji memahami ilmu agama.

Keterbatasan meraka kaum tuna rungu adalah kelebihan yang diberikan Alloh pada kehidupan mereka, sehingga dari keterbatasan itu kita maksimalkan agar menjadi pelecut semangat meraka dalam menempuh kehidupan di dunia untuk mempersiapkan diri kelak hidup di akhirat. 

Seperti yang disampaikan oleh Banbang Raditya guru pengajian tuna rungu, bahwa komunitas pengajian ini dimulai saat ramadhan 1997 banyak anak tuna rungu akan solat tarwih di masjid Baitul Makmur, ternyata meraka mendapat kesempatan dari guru SLB Karya Mulya 5 Surabaya untuk belajar agama sesuai dengan kegiatan ekstrakurikuler pengajaran agama yang ada di sekolahan meraka. Sampai dengan saat ini +- 50 orang yang mengikuti pengajian baik dari SLB maupun dari lainnya.

Bambang Raditya pengajar pengajian tuna rungu
Dalam kondisi memprihatinkan kami terpanggil agar agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama dalam memahami agama dan belajar mengaji untuk bekal di akhirat nanti, ujar Heru Sasmita guru SLB Karya Mulya 5. 

Apapun keadaannya, masyarakat supaya bisa menerima keadaan anak-anak tuna rungu ini, dalam kesempatan lain anak-anak menyampaikan senang ikut pengajian di Masjid Baitul Makmur karena merasa senang, merasa dihargai merasa dianggap ada, meraka selalu menanti dan menunggu saat jadwal pengajian dengan tertib. 

Tentu bahasa isyaratlah yang dijadikan media komunikasi mereka dalam memahami ilmu agama yang dipelajari dalam pengajian Al Qur’an maupun Al hadist disertai makna dan keterangan sampai faham. Lokasi pengajian tidaklah terlalu sulit untuk dijangkau karena berada di Jl. Jetis Kulon VII No. 10 Surabaya atau menghubungi takmir masjid Baitul Makmur no telp : 0318288353, bagi saudara/teman tuna rungu ingin ikut mendalami ilmu Agama Islam bisa langsung datang. Video Pengajian Tuna Rungu Klik Di Sini

Peserta pengajian tuna rungu
Pengajian tuna rungau ini merupakan peranan penting dalam membentuk kepribadian meraka untuk membentuk kepercayyaaan diri saat tampil di masyarakat. (Al Qowiyyi)

2 komentar :

LDII-GARUT mengatakan...

Alhamdulillah, ini sangat bagus dan bisa ditiru oleh daerah lain, mungkin perlu ada pelatihan untuk muballigh yang bisa ngajar tuna rungu, karena semua berhak untuk mendapatkan "ilmu agama" ini. Sungguh mulia perjuangannya, semoga Alloh paring barokah,

Wassalam

Laras Pangesti mengatakan...

alhamdulillah, semoga di jakarta ada yang mendirikan pengajian khusus tunarungu. oleh karena itu di jakarta banyak penyandang tunarungu yang masih belum bisa memahami isi arti al quran. kuharap penyandang tunarungu memperoleh ilmu islam demi kebaikan sekaligus keselamatan akhirat juga... bagi komentar ya terimakasih... assalamu alaikum....

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Pengajian Tuna Rungu, Mencari Ilmu dan Pahala Ditengah Keterbatasan

Suasana saat pengajian tuna rungu
Surabaya | LDII Sidoarjo : Mungkin banyak yang asing ketika mendengar pengajian tuna rungu, karena memang banyak yang kurang peduli pada kelompok minoritas penyandang cacat ini, namun tidak pada komunitas pengajian tuna rungu yang ada di Masjid Baitul Makmur Jetis Surabaya, setiap saat mereka mengaji memahami ilmu agama.

Keterbatasan meraka kaum tuna rungu adalah kelebihan yang diberikan Alloh pada kehidupan mereka, sehingga dari keterbatasan itu kita maksimalkan agar menjadi pelecut semangat meraka dalam menempuh kehidupan di dunia untuk mempersiapkan diri kelak hidup di akhirat. 

Seperti yang disampaikan oleh Banbang Raditya guru pengajian tuna rungu, bahwa komunitas pengajian ini dimulai saat ramadhan 1997 banyak anak tuna rungu akan solat tarwih di masjid Baitul Makmur, ternyata meraka mendapat kesempatan dari guru SLB Karya Mulya 5 Surabaya untuk belajar agama sesuai dengan kegiatan ekstrakurikuler pengajaran agama yang ada di sekolahan meraka. Sampai dengan saat ini +- 50 orang yang mengikuti pengajian baik dari SLB maupun dari lainnya.

Bambang Raditya pengajar pengajian tuna rungu
Dalam kondisi memprihatinkan kami terpanggil agar agar anak-anak memiliki kesempatan yang sama dalam memahami agama dan belajar mengaji untuk bekal di akhirat nanti, ujar Heru Sasmita guru SLB Karya Mulya 5. 

Apapun keadaannya, masyarakat supaya bisa menerima keadaan anak-anak tuna rungu ini, dalam kesempatan lain anak-anak menyampaikan senang ikut pengajian di Masjid Baitul Makmur karena merasa senang, merasa dihargai merasa dianggap ada, meraka selalu menanti dan menunggu saat jadwal pengajian dengan tertib. 

Tentu bahasa isyaratlah yang dijadikan media komunikasi mereka dalam memahami ilmu agama yang dipelajari dalam pengajian Al Qur’an maupun Al hadist disertai makna dan keterangan sampai faham. Lokasi pengajian tidaklah terlalu sulit untuk dijangkau karena berada di Jl. Jetis Kulon VII No. 10 Surabaya atau menghubungi takmir masjid Baitul Makmur no telp : 0318288353, bagi saudara/teman tuna rungu ingin ikut mendalami ilmu Agama Islam bisa langsung datang. Video Pengajian Tuna Rungu Klik Di Sini

Peserta pengajian tuna rungu
Pengajian tuna rungau ini merupakan peranan penting dalam membentuk kepribadian meraka untuk membentuk kepercayyaaan diri saat tampil di masyarakat. (Al Qowiyyi)