وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Sabtu, 30 April 2011

Nasehat LDII | Terjemahan Khotbah Syech Abdullah Nasri

Jumat 8 April 2011 di Pondok LDII Wali Barokah Kediri Ustad Haji Muhammad Cholil Asari memberikan nasehat agama setelah shalat Jumat yang merupakan terjemahan khotbah Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri sebelumnya. Salah satu yang dibahas adalah kata Sayidana Muhammad. Sayidana adalah gelar atau sebutan sehari-hari bagi seorang pemimpin atau majikan. Kata Sayidana boleh di lafadkan pada pembicaraan sehari-hari atau dalam khotbah Jumat namun tidak dalam ucapan salawat yang telah dituntunkan oleh Rasuullah SAW dalam Al-Hadist. Penyebutan kata Sayidana Muhammad dalam doa salawat atau dalam shalat adalah bid'ah tidak sesuai Sunah Rasulullah SAW
Selasa, 26 April 2011

Enam Thobiat Luhur, Jawaban Konflik dalam Masyarakat

Pengurus LDII tidak henti-henti di dalam memberikan arahan-arahan kepada seluruh jamaah di dalam hidup bermasyarakat dan bernegara dengan dasar hukum Pancasila dan UUD 1945 serta peraturan pemerintah yang sah, untuk selalu mewujudkan Enam Thobiat Luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Enam Thobiat Luhur yang dirumuskan oleh ulama dan pengurus LDII, berdasarkan tuntunan Allah dan Rasulullah dalam Al Quran da as-Sunah ini, terbukti dapat menjadi peredam konflik yang terjadi dan menjadi falsafah untuk menciptakan harmoni serta kedamaian dalam masyarakat. Enam Thobiat Luhur tersebut juga merupakan resep ampuh dalam membina keutuhan umat dan pengembangan Dakwah Islam oleh LDII selama ini. Enam Thobiat Luhur itu meliputi: RUKUN, KOMPAK, KERJASAMA YANG BAIK, JUJUR, AMANAH, dan MUZHID MUJHID.

1. Rukun

Kita mengatakan rukun berarti :
• Tidak punya unek-unek jelek, drengki serei, Iri hati kepada sesama warga.
• Saling mengasihi, Bantu – Membantu dalam kebaikan, Tolong – Menolong, Kuat – Memperkuat dan saling Mendo’akan yang baik. Berdasarkan dalil dalam Al Qur’an:
وَقَالَ اللهُ تَعَالَى : ... وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى ... الأية * سورة المائدة أية ۲
“Alloh yang maha luhur berfirman : Dan Tolong – Menolonglah kalian semua atas Kebaikan dan Taqwa. [QS. Al Maidah Ayat 2]”

• Kalau bertemu sesama warga di usahakan dengan wajah yang ceria (Sumeh/Ajrih). Berdasarkan sabda Nabi dalam hadist Shohih Al Buqori :
حَدَّثَنَا أَبُوْ نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنْ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُوْلُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيْرٍ يَقُوْلُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرَى الْمُؤْمِنِيْنَ فِيْ تَرَاحُمِهِمْ وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى عُضْوًا تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى * رواه صحيح البخاري
“Nabi bersabda: Angkau (Nukman bin basyir) melihat orang-orang iman di dalam saling menyayanginya mereka, saling menyenanginya mereka, dan saling mengasihinya mereka, sebagai mana satu tubuh, ketika satu anggota badannya sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam. [HR. Shohih Al Bukhori]”
Senin, 25 April 2011

Sebuah Debat Terbuka, Islam Agama Kekerasan?

REPUBLIKA.CO.ID,Menurut ahli Arab dari Belanda, Hans Jansen, Islam adalah agama kekerasan yang menganjurkan perang melawan mereka yang tidak sepaham. Namun Guru Besar Emeritus Sjoerd van Koningsveld justru berpendapat bahwa Jansen tidak mengamati perkembangan terbaru dengan baik.

Akademisi Barat - tulis Hans Jansen dengan nada mengejek dalam artikel terbarunya - menyesatkan masyarakat dengan terus-menerus menggaung-gaungkan bahwa Islam adalah agama damai. Sementara rata-rata muslim menganggap Barat sebagai "rumah perang."Hans Jansen bisa dibilang "bukan teman Islam."

Dalam buku-bukunya - yang laris terjual - ia memperingatkan karakter agresif agama Islam dan ancaman Islamisasi di Eropa. Rekan-rekan seprofesinya tidak menganggap peringatannya serius, apalagi publik luas.

Dan dengar-dengar, ia adalah sumber inspirasi penting bagi politikus anti-Islam Geert Wilders. Belum lama ini ia jadi saksi ahli dalam proses pengadilan pemimpin partai kanan populis PVV tersebut.

Salah satu akademisi Barat yang dikeluhkan Jansen adalah Ruud Peters, Guru Besar Emeritus Arab dari Universiteit van Amsterdam. Selama bertahun-tahun disertasi Peters mengenai doktrin jihad dianggap sebagai "kitab suci" di dunia internasional.
Jumat, 22 April 2011

Talak, Berhati-hatilah

Pernikahan merupakan ikatan janji yang suci dan sangat kuat (مِيْثَا قًا غَلِيْظَا), sebab itu harus benar-benar ditepati, diagungkan, dan dijaga dengan sungguh-sungguh. Pernikahan tidak boleh di buat mainan, tidak boleh diremehkan dan tidak boleh dikhianati dengan meremehkan talak / mudah menjatuhkan talak.
2178 - حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ مُعَرِّفِ بْنِ وَاصِلٍ، عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى الطَّلَاقُ» رواه ابو داود كتب الطلاق
...Nabi SAW bersabda,”Perbuatan halal paling dibenci Allah adalah talak”. [Hadist riwayat Abu Dawud Kitabu Thalak no. 2178]

2194 - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنِ ابْنِ مَاهَكَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " ثَلَاثٌ جَدُّهُنَّ جَدٌّ، وَهَزْلُهُنَّ جَدٌّ: النِّكَاحُ، وَالطَّلَاقُ، وَالرَّجْعَةُ " رواه ابو داود كتب الطلاق
...Rasulullah SAW bersabda,”Tiga perkara yang sungguh-sungguhnya jadi dan guarauannya juga jadi: nikah, talak dan rujuk". [Hadist riwayat Abu Dawud Kitabu Thalak no. 2194]

Berdasarkan dalil di atas, talak hanya boleh dilakukan jika sudah diupayakan semaksimal mungkin dan tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan keutuhan rumah tangga sebab meremehkan talak, mudah menjatuhkan talak / menuntut talak akan menjatuhkan diri kita dalam murka Allah.

Ketentuan-Ketentuan tentang Talak

Ulama LDII yang sejak Munas ke-7 LDII di Surabaya diformilkan menjadi badan otonom Istimbath wal Irsyad telah mengeluarkan nasehat dan ijtihad yang memuat ketentuan-ketentuan tentang talak sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah SAW dalam Al Quran dan Al Hadist:
Rabu, 20 April 2011

KH. Muhammad Irsyad Rosyidi


KH. Muhammad Irsyad Rosyidi
KH Muhammad Irsyad Rosyidi adalah salah satu ulama senior LDII yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk pengembangan dakwah Islam, Quran dan Hadist. Setelah lulus Madrasah Aliyah Matholi ul-Falah, Pati pada tahun 1974 ia melanjutkan pendidikannya di Pondok LDII Burengan Kediri dan lulus pada tahun yang sama. Sebagaimana mubaligh muda lainnya, mubaligh kelahiran Pati 1954 ini juga terpanggil untuk amal sholih melaksanakan tugas mengajar Quran dan Hadist selama 5 tahun di berbagai daerah seperti; Banyuwangi, Blora, Ngawi, Sragen, Pemalang, Pekalongan, Jakarta dan terakhir di Karawang.

Dengan pengalaman 13 tahun tinggal di negara Saudi Arabia menjadikan ulama bersahaja yang kini duduk di Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah DPP LDII ini sebagai Muthowif / pemandu haji yang handal di Mekah dan Madinah. Setelah 26 tahun menjadi pemandu haji KH Muhammad Irsyad Rosyidi kini mengelola usahanya sendiri biro perjalanan haji PT. Arofah Irsyadiyah Tour.
Selasa, 19 April 2011

Larangan Membujang dalam Islam dan Keutamaan Menikah

Hadist Ibnu Majah jus 2 Kitabu Nikah No. 1845, 1846, 1847, 1848 dan 1849

بَابُ مَا جَاءَ فِي فَضْلِ النِّكَاحِ
1845 - حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ قَيْسٍ، قَالَ: كُنْتُ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ بِمِنًى، فَخَلَا بِهِ عُثْمَانُ فَجَلَسْتُ قَرِيبًا مِنْهُ، فَقَالَ لَهُ عُثْمَانُ: هَلْ لَكَ أَنْ أُزَوِّجَكَ جَارِيَةً بِكْرًا تُذَكِّرُكَ مِنْ نَفْسِكَ بَعْضَ مَا قَدْ مَضَى؟ فَلَمَّا رَأَى عَبْدُ اللَّهِ أَنَّهُ لَيْسَ لَهُ حَاجَةٌ سِوَى هَذَا، أَشَارَ إِلَيَّ بِيَدِهِ، فَجِئْتُ وَهُوَ يَقُولُ: لَئِنْ قُلْتَ ذَلِكَ، لَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ، فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ»
...Rasulullah SAW bersabda,"Wahai golongan pemuda, siapa mampu dari kalian menikah maka menikahlah. sesungguhnya menikah itu dapat memejamkan mata (tidak jelalatan) dan menjaga baiknya farji. Barang siapa belum mampu maka berpuasalah. Maka sesungguhnya puasa dapat menjadi perisai /benteng (dari perbuatan maksiat)

1846 - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ قَالَ: حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ: حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ مَيْمُونٍ، عَنِ الْقَاسِمِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي، فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي، وَتَزَوَّجُوا، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ، وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ، فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ»
...Aisah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda,”Menikah adalah sebagian dari sunahku, barang siapa tidak mengamalkan sunahku maka bukan termasuk golonganku, maka menikahlah, sesungguhnya aku adalah orang yang memperbanyak umat diantara kamu sekalian. Barangsiapa mampu maka menikahlah, barangsiapa belum mempunyai kemampuan maka berpuasalah. Maka sesungguhnya puasa itu sebagai perisai".
Senin, 18 April 2011

Upaya LDII Sidoarjo mencetak Pengurus Organisasi yang Profesional dan Religius

Acara yang diselenggarakan tersebut tampak membuat antusias para peserta. Acara dilakukan di daerah perkebunan cengkeh , dengan alam pegunungan, dengan suasana yang sejuk, suasana outdoor memberikan kesan lain bagi peserta yang sehari-harinya hidup di kota. Para peserta juga tampak berkonsentrasi dan fokus dalam mengikuti sesi per sesi. Dalam acara ini ditekankan kepada workshop ( praktek secara langsung ) bagaimana membuat program kerja organisasi, membuat korespondensi organisasi, tata cara surat menyurat resmi, interview langsung dari hasil paparan materi kepada peserta, ilustrasi kejadian, tanya jawab, bahkan diselingi hiburan ala PRAMUKA untuk sekedar menghilangkan jenuh dan ngantuk sehingga suasana menjadi hidup, santai tetapi tetap serius dan tidak meninggalkan esensi materi Regenerasi sebuah organisasi adalah hal mutlak yang tidak dapat dihindari. Pergantian kepengurusan dan meyerahkan estafet kepemimpinan kepada yang muda adalah sebuah tindakan yang tepat. Banyak kita lihat, beberapa organisasi masih banyak terlihat didominasi oleh wajah-wajah lama. Secara pengalaman, jelas mereka lebih matang, tetapi untuk mengantisipasi kecepatan perubahan seperti saat ini, jelas membutuhkan penyegaran pemikiran-pemikiran baru dari mereka yang muda-muda.

Inilah yang di laksanakan oleh pengurus DPD LDII Kab. Sidoarjo periode 2011-2016. Pasca MUSDA LDII Kab. Sidoarjo, tampak beberapa wajah-wajah muda menghiasi jajaran Kepengurusan baik ditingkat DPD Kabupaten, Pimpinan Cabag ataupun Pimpinan Anak Cabang. Sehingga untuk membekali mereka dalam melaksanakan amanah ini, dilaksanakan DIKLAT ( Pendidikan dan Pelatihan ) Kepemimpinan dan Workshop Administrasi yang dilaksanakan 2 hari yaitu, 16 – 17 April 2011 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo Wonosalam Jombang. Acara ini ini diikuti oleh 17 Pimpinan Cabang se-Kabupaten Sidoarjo, 134 PAC se-Kabupaten Sidoarjo, Dewan Penasehat dimasing-masing level ( DPD, PC, PAC ), dan Pengurus Pimpinan Pleno DPD LDII Kab. Sidoarjo. Acara dihadiri oleh kurang lebih 300 undangan.
Sabtu, 16 April 2011

Khotbah Jumat Syech Abdullah Nasri di Pondok LDII Burengan Kediri

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti (Juru Hukum/anggota Komisi Fatwa) di Ma’had Haram Mekah, memberikan khotbah Jumat di Masjid Baitul Ala Ponpes LDII Wali Barokah Kediri, Jumat 8 April 2011. Selama 4 hari 5-8 April 2011 Syech kelahiran Mekah 1981 ini berkunjung dan menginap di Pondok Wali Barokah Burengan Kediri. Kunjungan ini sebagai agenda liburan sekaligus meninjau perkembangan agama Islam di negara Islam terbesar di dunia ini. Di Pondok Wali Barokah Syech Dr Abdullah Nasri yang masih ada ikatan famili dengan Syech Abdurrahman Sudais ini juga memberikan tausiyah agama dan kuliah umum tentang Ushul Fiqih.

Selama di Indonesia ulama Mekah lulusan Universitas Umul Quro Mekah dan mendapat gelar Doktor dari Universitas Islam Madinah tersebut juga menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tampat lainnya seperti kantor DPW LDII Jawa Timur di Surabaya dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Beberapa guru Pondok LDII yang tercatat sebagai murid Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri di Ma’had Haram antara lain:
1. Ustad Haji Muhammad Cholil Asari
2. Usatad Haji Fachrul Rozi
3. Ustad Haji Abdul Aziz Ridwan
Jumat, 15 April 2011

Mufti Masjidil Haram Mengunjungi Pondok LDII Walibarokah Kediri

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti di Ma’had Haram Mekah, (7/04/2011) lalu mengunjungi Pondok Pesantren Wali Barokah di Kediri. Kunjungan di pondok pesntren itu, untuk mempererat silaturahim, antara Syech Dr Abdullah Nasri dan murid-muridnya yang berasal dari Pesantren Wali Barokah Burengan Kediri.

Ini penghormatan besar bagi Pondok Pesantren Walibarokah dan LDII. Tak biasanya guru mengunjungi murid-muridnya sekaligus memberi tausiyah kepada para santri yang dididik para muridnya itu. Syech Abdullah Nasri juga mengunjungi beberapa tempat lainnya, semisal kantor DPW LDII di Surabaya, Jawa Timur dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Pada Jumat Subuh (08/04/2011), dalam kuliah umumnya di hadapan ribuan santri, Syech Abdullah Nasri menekankan pentingnya mencari ilmu dan beramal. Dunia memang sedang bermasalah dengan moralitas. Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi dibangga-banggakan, sementara ilmu agama ditinggalkan, umat manusia mengalami kemerosotan moral sekaligus peradaban. Agar selamat dunia dan akhirat, umat Islam supaya terus mencari ilmu agama dan mengamalkannya.

Pelatihan E-commerce LDII Jawa Timur

Kamis, 14 April 2011

NERAKA BAGI ORANG KAYA YANG TIDAK ZAKAT

Dalam Al Qur’an dan Hadist Nabi di jelaskan banyaknya ancaman dan Neraka Jahannam menanti bagi orang kaya yang tidak memahami akan kuwajibannya yang harus di jalankan diantaranya :

... وَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيْمٍ * يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ * سورة التوبة أية 34-35
“ … Dan Orang-Orang yang menyimpan emas dan perak (harta) dan tidak mau menInfakkannya kepada Sabillillah, Maka beritahukanlah pada mereka bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih (Neraka). Pada harinya emas dan perak (harta) di panaskan di dalam Neraka Jahannam lalu di bakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu di katakana) Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak mau mengeluarkan zakatnya), Maka rasakanlah sekarang apa yang kamu simpan itu. [QS. At Taubah Ayat 34-35]”

وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَا آَتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ... الأية * سورة آل عمران أية 180
“Dan janganlah menyangka sungguh Orang-Orang yang Bakhil (pelit) dengan harta Alloh yang di berikan kepadanya, Bahwa kebakhilan-Nya itu baik bagi mereka, tapi sebaliknya kebakhilan itu buruk bagi mereka, harta yang mereka bakhilkan itu akan di kalungkan di leher mereka kelak di hari Qiyamat … [QS. Ali Imron Ayat 180]”
Senin, 11 April 2011

Rukun dan Bersaudara dalam Islam

Pada awal perkembangannya tahun 1950-an jamaah LDII masih sedikit, minim fasilitas, masih miskin dan belum ada jamaah yang terpandang. Waktu itu praktek ibadah LDII masih dianggap asing dan banyak dirintangi oleh sebagian masyarakat. Namun saat ini LDII telah banyak diterima di mana-mana dan semakin diakui oleh pemerintah. Orang yang dulu membenci, mempermasalahkan dan merintangi LDII, sekarang sudah banyak yang berbalik arah bersimpati bahkan tidak sedikit yang masuk LDII dan menjadi pengurus.

Di Indonesia saat ini telah terbentuk perwakilan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) LDII di 33 propinsi, 302 DPD LDII tingkat Kota/Kabupaten, 1.637 Pengurus Cabang (PC) LDII tingkat Kecamatan dan 4.500-an Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII tingkat desa/kelurahan. Ini semata-mata pertolongan dan ridho Allah juga sebagai bukti akan kebenaran dan kemurnian agama Islam berdasarkan Quran dan Hadist yang dibawa dan dikembangkan oleh LDII.

Dalam makalahnya berjudul “Potret Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Di Era Reformasi” yang disajikan pada Lokakarya Nasional Komnas HAM bertema “Penegakan HAM dalam 10 Tahun Reformasi”, di Hotel Borobudur Jakarta, 8 – 11 Juli 2008, Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), mengungkapkan pengakuannya bahwa dalam sejarah demokrasi dan kebebasan beragama di Indonesia, di luar mainstream yang ada, belum pernah ada kelompok keagamaan yang muncul ke permukaan, kecuali LDII (Lembaga dakwah Islam Indonesia), yang mampu bertahan sampai hari ini. Referensi: http://agamakejawen.blogspot.com/2010/07/potret-kebebasan-beragama-dan_5476.html , http://www.scribd.com/doc/47646276/APLIKASI-UUD-1945-PASAL-29-AYAT-2-DALAM-KEHIDUPAN-BERMASYARAKAT-DI-INDONESIA

Tantangan berikutnya adalah membina keutuhan jamaah dan menjaga kelestarian dan kemurnian Quran Hadist serta terus mengembangkan, menghidup-hidupkan dakwah Islam berdasarkan Quran dan Hadist ilaa yaumilkiyamah. Karenanya April 2011 ini Ulama LDII kembali merilis Ijtihad dan nasehat tentang wajibnya bagi setiap jamaah memiliki watak rukun dan bersaudara di dalam pergaulan sesama jamaah:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ [٤٩:١٠]
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. [Surat Hujurat ayat 10]

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ [٨:١]
... maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman". [Surat Al Anfal ayat 1]
Minggu, 10 April 2011

Harta Anak adalah Harta Orang Tua

Hadist Ibnu Majah Jus 2 Kitabu Tijaroh No. hadist 2290, 2291 dan 2292

بَابُ مَا لِلرَّجُلِ مِنْ مَالِ وَلَدِهِ
2290 - حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَمَّتِهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلْتُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ، وَإِنَّ أَوْلَادَكُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ»
__________
[حكم الألباني]
صحيح
… Aisah meriwayatkan: Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya sebaik-baiknya yang engkau makan adalah dari hasil kerjamu sendiri, dan sesungguhnya anakmu merupakan hasil kerjamu.”

2291 - حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ قَالَ: حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي مَالًا وَوَلَدًا، وَإِنَّ أَبِي يُرِيدُ أَنْ يَجْتَاحَ مَالِي، فَقَالَ: «أَنْتَ وَمَالُكَ لِأَبِيكَ»
__________
[تعليق محمد فؤاد عبد الباقي]
في الزوائد إسناده صحيح ورجاله ثقات على شرط البخاري

[شرح محمد فؤاد عبد الباقي]
…dari Jabir bin Abdillah, sesungguhnya seorang laki-laki berkata:”Wahai Rasulalloh sesungguhnya saya memiliki harta dan anak-anak dan sesungguhnya ayahku ingin menghabiskan hartaku.” (Rasulullah SAW) menjawab,”Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu”.
Sabtu, 09 April 2011

Tausiyah Ketua PBNU pada Munas LDII

Prof. DR. KH. Said Aqil Siradj di hadapan 1.300 orang peserta Munas LDII di Pondok Sabilurrosyidin Gayungan Surabaya memberikan tausiyah agama. Dalam tausiyahnya, Ketua PBNU ini mengingatkan adanya kesalahan dalam sistem pendidikan di Indonesia akibat warisan kolonial Belanda yaitu adanya double system antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Akibatnya banyak sarjana, insinyur terasa asing terhadap ilmu agama sebaliknya para ustad, juru dakwah lulusan pondok pesantren tidak mengerti teknologi.
Senin, 04 April 2011

Imam Al-Ghazali Pengikut Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (bagian 5)

“Semua penyembah suatu tuhan bergerak bersama tuhan-tuhan mereka. Akhirnya yang tersisa hanyalah orang yang menyembah Allah yang baik maupun yang jelek, dan sisa-sisa ahli kitab”.
Terlalu banyak persoalan serius dalam Islam yang tidak disadari oleh umatnya, karena mereka cenderung cinta dunia, sebagaimana firman Allah:
“بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا . وَالآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Bahkan kalian memilih kehidupan dunia, padahal akhirat lebih baik dan lebih baqa.”

Dan tulisan Al-Ghazali[1] yang akhirnya menjadi rujukan Ahlus-Sunnah sebaiknya jangan dijadikan rujukan paling utama. Sebaiknya kajian mereka ditingkatkan pada kitab-kitab yang lebih berbobot seperti Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, Muwattha’. Selain itu sebaiknya janganlah mempermasalah-kan perbedaan madzhab atau organisasi. Karena sebetulnya para Imam Madzhab tidak pernah mewajibkan pengikutnya agar mengikuti Madzhab mereka. Tetapi para peng-ikut mereka lah yang mengangkat mereka menjadi Imam Madzhab mereka.
Jumat, 01 April 2011

Nasehat LDII


Di hadapan kyai kota dan pengurus LDII se Indonesia wilayah timur,di Pondok Wali Barokah Burengan Kediri, Minggu 6 Pebruari 2011, Drs H. Dicky Sunaryo memberikan nasehat agama tentang pentingnya mengaji Quran dan Hadist serta strategi dan perjuangan ulama-ulama LDII dalam menyebarkan ilmu Quran dan Hadist.

Nasehat LDII | Terjemahan Khotbah Syech Abdullah Nasri

Jumat 8 April 2011 di Pondok LDII Wali Barokah Kediri Ustad Haji Muhammad Cholil Asari memberikan nasehat agama setelah shalat Jumat yang merupakan terjemahan khotbah Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri sebelumnya. Salah satu yang dibahas adalah kata Sayidana Muhammad. Sayidana adalah gelar atau sebutan sehari-hari bagi seorang pemimpin atau majikan. Kata Sayidana boleh di lafadkan pada pembicaraan sehari-hari atau dalam khotbah Jumat namun tidak dalam ucapan salawat yang telah dituntunkan oleh Rasuullah SAW dalam Al-Hadist. Penyebutan kata Sayidana Muhammad dalam doa salawat atau dalam shalat adalah bid'ah tidak sesuai Sunah Rasulullah SAW

Enam Thobiat Luhur, Jawaban Konflik dalam Masyarakat

Pengurus LDII tidak henti-henti di dalam memberikan arahan-arahan kepada seluruh jamaah di dalam hidup bermasyarakat dan bernegara dengan dasar hukum Pancasila dan UUD 1945 serta peraturan pemerintah yang sah, untuk selalu mewujudkan Enam Thobiat Luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Enam Thobiat Luhur yang dirumuskan oleh ulama dan pengurus LDII, berdasarkan tuntunan Allah dan Rasulullah dalam Al Quran da as-Sunah ini, terbukti dapat menjadi peredam konflik yang terjadi dan menjadi falsafah untuk menciptakan harmoni serta kedamaian dalam masyarakat. Enam Thobiat Luhur tersebut juga merupakan resep ampuh dalam membina keutuhan umat dan pengembangan Dakwah Islam oleh LDII selama ini. Enam Thobiat Luhur itu meliputi: RUKUN, KOMPAK, KERJASAMA YANG BAIK, JUJUR, AMANAH, dan MUZHID MUJHID.

1. Rukun

Kita mengatakan rukun berarti :
• Tidak punya unek-unek jelek, drengki serei, Iri hati kepada sesama warga.
• Saling mengasihi, Bantu – Membantu dalam kebaikan, Tolong – Menolong, Kuat – Memperkuat dan saling Mendo’akan yang baik. Berdasarkan dalil dalam Al Qur’an:
وَقَالَ اللهُ تَعَالَى : ... وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى ... الأية * سورة المائدة أية ۲
“Alloh yang maha luhur berfirman : Dan Tolong – Menolonglah kalian semua atas Kebaikan dan Taqwa. [QS. Al Maidah Ayat 2]”

• Kalau bertemu sesama warga di usahakan dengan wajah yang ceria (Sumeh/Ajrih). Berdasarkan sabda Nabi dalam hadist Shohih Al Buqori :
حَدَّثَنَا أَبُوْ نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّاءُ عَنْ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُوْلُ سَمِعْتُ النُّعْمَانَ بْنَ بَشِيْرٍ يَقُوْلُ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرَى الْمُؤْمِنِيْنَ فِيْ تَرَاحُمِهِمْ وَتَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ كَمَثَلِ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى عُضْوًا تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ جَسَدِهِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى * رواه صحيح البخاري
“Nabi bersabda: Angkau (Nukman bin basyir) melihat orang-orang iman di dalam saling menyayanginya mereka, saling menyenanginya mereka, dan saling mengasihinya mereka, sebagai mana satu tubuh, ketika satu anggota badannya sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit dengan tidak bisa tidur dan demam. [HR. Shohih Al Bukhori]”

Sebuah Debat Terbuka, Islam Agama Kekerasan?

REPUBLIKA.CO.ID,Menurut ahli Arab dari Belanda, Hans Jansen, Islam adalah agama kekerasan yang menganjurkan perang melawan mereka yang tidak sepaham. Namun Guru Besar Emeritus Sjoerd van Koningsveld justru berpendapat bahwa Jansen tidak mengamati perkembangan terbaru dengan baik.

Akademisi Barat - tulis Hans Jansen dengan nada mengejek dalam artikel terbarunya - menyesatkan masyarakat dengan terus-menerus menggaung-gaungkan bahwa Islam adalah agama damai. Sementara rata-rata muslim menganggap Barat sebagai "rumah perang."Hans Jansen bisa dibilang "bukan teman Islam."

Dalam buku-bukunya - yang laris terjual - ia memperingatkan karakter agresif agama Islam dan ancaman Islamisasi di Eropa. Rekan-rekan seprofesinya tidak menganggap peringatannya serius, apalagi publik luas.

Dan dengar-dengar, ia adalah sumber inspirasi penting bagi politikus anti-Islam Geert Wilders. Belum lama ini ia jadi saksi ahli dalam proses pengadilan pemimpin partai kanan populis PVV tersebut.

Salah satu akademisi Barat yang dikeluhkan Jansen adalah Ruud Peters, Guru Besar Emeritus Arab dari Universiteit van Amsterdam. Selama bertahun-tahun disertasi Peters mengenai doktrin jihad dianggap sebagai "kitab suci" di dunia internasional.

Talak, Berhati-hatilah

Pernikahan merupakan ikatan janji yang suci dan sangat kuat (مِيْثَا قًا غَلِيْظَا), sebab itu harus benar-benar ditepati, diagungkan, dan dijaga dengan sungguh-sungguh. Pernikahan tidak boleh di buat mainan, tidak boleh diremehkan dan tidak boleh dikhianati dengan meremehkan talak / mudah menjatuhkan talak.
2178 - حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عُبَيْدٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ، عَنْ مُعَرِّفِ بْنِ وَاصِلٍ، عَنْ مُحَارِبِ بْنِ دِثَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَبْغَضُ الْحَلَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى الطَّلَاقُ» رواه ابو داود كتب الطلاق
...Nabi SAW bersabda,”Perbuatan halal paling dibenci Allah adalah talak”. [Hadist riwayat Abu Dawud Kitabu Thalak no. 2178]

2194 - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ، عَنِ ابْنِ مَاهَكَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " ثَلَاثٌ جَدُّهُنَّ جَدٌّ، وَهَزْلُهُنَّ جَدٌّ: النِّكَاحُ، وَالطَّلَاقُ، وَالرَّجْعَةُ " رواه ابو داود كتب الطلاق
...Rasulullah SAW bersabda,”Tiga perkara yang sungguh-sungguhnya jadi dan guarauannya juga jadi: nikah, talak dan rujuk". [Hadist riwayat Abu Dawud Kitabu Thalak no. 2194]

Berdasarkan dalil di atas, talak hanya boleh dilakukan jika sudah diupayakan semaksimal mungkin dan tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh untuk menyelamatkan keutuhan rumah tangga sebab meremehkan talak, mudah menjatuhkan talak / menuntut talak akan menjatuhkan diri kita dalam murka Allah.

Ketentuan-Ketentuan tentang Talak

Ulama LDII yang sejak Munas ke-7 LDII di Surabaya diformilkan menjadi badan otonom Istimbath wal Irsyad telah mengeluarkan nasehat dan ijtihad yang memuat ketentuan-ketentuan tentang talak sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasulullah SAW dalam Al Quran dan Al Hadist:

KH. Muhammad Irsyad Rosyidi


KH. Muhammad Irsyad Rosyidi
KH Muhammad Irsyad Rosyidi adalah salah satu ulama senior LDII yang mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk pengembangan dakwah Islam, Quran dan Hadist. Setelah lulus Madrasah Aliyah Matholi ul-Falah, Pati pada tahun 1974 ia melanjutkan pendidikannya di Pondok LDII Burengan Kediri dan lulus pada tahun yang sama. Sebagaimana mubaligh muda lainnya, mubaligh kelahiran Pati 1954 ini juga terpanggil untuk amal sholih melaksanakan tugas mengajar Quran dan Hadist selama 5 tahun di berbagai daerah seperti; Banyuwangi, Blora, Ngawi, Sragen, Pemalang, Pekalongan, Jakarta dan terakhir di Karawang.

Dengan pengalaman 13 tahun tinggal di negara Saudi Arabia menjadikan ulama bersahaja yang kini duduk di Departemen Pendidikan Agama dan Dakwah DPP LDII ini sebagai Muthowif / pemandu haji yang handal di Mekah dan Madinah. Setelah 26 tahun menjadi pemandu haji KH Muhammad Irsyad Rosyidi kini mengelola usahanya sendiri biro perjalanan haji PT. Arofah Irsyadiyah Tour.

Larangan Membujang dalam Islam dan Keutamaan Menikah

Hadist Ibnu Majah jus 2 Kitabu Nikah No. 1845, 1846, 1847, 1848 dan 1849

بَابُ مَا جَاءَ فِي فَضْلِ النِّكَاحِ
1845 - حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَامِرِ بْنِ زُرَارَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ قَيْسٍ، قَالَ: كُنْتُ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ بِمِنًى، فَخَلَا بِهِ عُثْمَانُ فَجَلَسْتُ قَرِيبًا مِنْهُ، فَقَالَ لَهُ عُثْمَانُ: هَلْ لَكَ أَنْ أُزَوِّجَكَ جَارِيَةً بِكْرًا تُذَكِّرُكَ مِنْ نَفْسِكَ بَعْضَ مَا قَدْ مَضَى؟ فَلَمَّا رَأَى عَبْدُ اللَّهِ أَنَّهُ لَيْسَ لَهُ حَاجَةٌ سِوَى هَذَا، أَشَارَ إِلَيَّ بِيَدِهِ، فَجِئْتُ وَهُوَ يَقُولُ: لَئِنْ قُلْتَ ذَلِكَ، لَقَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ، فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ، فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ»
...Rasulullah SAW bersabda,"Wahai golongan pemuda, siapa mampu dari kalian menikah maka menikahlah. sesungguhnya menikah itu dapat memejamkan mata (tidak jelalatan) dan menjaga baiknya farji. Barang siapa belum mampu maka berpuasalah. Maka sesungguhnya puasa dapat menjadi perisai /benteng (dari perbuatan maksiat)

1846 - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ قَالَ: حَدَّثَنَا آدَمُ قَالَ: حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ مَيْمُونٍ، عَنِ الْقَاسِمِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي، فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي، وَتَزَوَّجُوا، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ، وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ فَلْيَنْكِحْ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ، فَإِنَّ الصَّوْمَ لَهُ وِجَاءٌ»
...Aisah meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda,”Menikah adalah sebagian dari sunahku, barang siapa tidak mengamalkan sunahku maka bukan termasuk golonganku, maka menikahlah, sesungguhnya aku adalah orang yang memperbanyak umat diantara kamu sekalian. Barangsiapa mampu maka menikahlah, barangsiapa belum mempunyai kemampuan maka berpuasalah. Maka sesungguhnya puasa itu sebagai perisai".

Upaya LDII Sidoarjo mencetak Pengurus Organisasi yang Profesional dan Religius

Acara yang diselenggarakan tersebut tampak membuat antusias para peserta. Acara dilakukan di daerah perkebunan cengkeh , dengan alam pegunungan, dengan suasana yang sejuk, suasana outdoor memberikan kesan lain bagi peserta yang sehari-harinya hidup di kota. Para peserta juga tampak berkonsentrasi dan fokus dalam mengikuti sesi per sesi. Dalam acara ini ditekankan kepada workshop ( praktek secara langsung ) bagaimana membuat program kerja organisasi, membuat korespondensi organisasi, tata cara surat menyurat resmi, interview langsung dari hasil paparan materi kepada peserta, ilustrasi kejadian, tanya jawab, bahkan diselingi hiburan ala PRAMUKA untuk sekedar menghilangkan jenuh dan ngantuk sehingga suasana menjadi hidup, santai tetapi tetap serius dan tidak meninggalkan esensi materi Regenerasi sebuah organisasi adalah hal mutlak yang tidak dapat dihindari. Pergantian kepengurusan dan meyerahkan estafet kepemimpinan kepada yang muda adalah sebuah tindakan yang tepat. Banyak kita lihat, beberapa organisasi masih banyak terlihat didominasi oleh wajah-wajah lama. Secara pengalaman, jelas mereka lebih matang, tetapi untuk mengantisipasi kecepatan perubahan seperti saat ini, jelas membutuhkan penyegaran pemikiran-pemikiran baru dari mereka yang muda-muda.

Inilah yang di laksanakan oleh pengurus DPD LDII Kab. Sidoarjo periode 2011-2016. Pasca MUSDA LDII Kab. Sidoarjo, tampak beberapa wajah-wajah muda menghiasi jajaran Kepengurusan baik ditingkat DPD Kabupaten, Pimpinan Cabag ataupun Pimpinan Anak Cabang. Sehingga untuk membekali mereka dalam melaksanakan amanah ini, dilaksanakan DIKLAT ( Pendidikan dan Pelatihan ) Kepemimpinan dan Workshop Administrasi yang dilaksanakan 2 hari yaitu, 16 – 17 April 2011 di Bumi Perkemahan Kosambiwojo Wonosalam Jombang. Acara ini ini diikuti oleh 17 Pimpinan Cabang se-Kabupaten Sidoarjo, 134 PAC se-Kabupaten Sidoarjo, Dewan Penasehat dimasing-masing level ( DPD, PC, PAC ), dan Pengurus Pimpinan Pleno DPD LDII Kab. Sidoarjo. Acara dihadiri oleh kurang lebih 300 undangan.

Khotbah Jumat Syech Abdullah Nasri di Pondok LDII Burengan Kediri

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti (Juru Hukum/anggota Komisi Fatwa) di Ma’had Haram Mekah, memberikan khotbah Jumat di Masjid Baitul Ala Ponpes LDII Wali Barokah Kediri, Jumat 8 April 2011. Selama 4 hari 5-8 April 2011 Syech kelahiran Mekah 1981 ini berkunjung dan menginap di Pondok Wali Barokah Burengan Kediri. Kunjungan ini sebagai agenda liburan sekaligus meninjau perkembangan agama Islam di negara Islam terbesar di dunia ini. Di Pondok Wali Barokah Syech Dr Abdullah Nasri yang masih ada ikatan famili dengan Syech Abdurrahman Sudais ini juga memberikan tausiyah agama dan kuliah umum tentang Ushul Fiqih.

Selama di Indonesia ulama Mekah lulusan Universitas Umul Quro Mekah dan mendapat gelar Doktor dari Universitas Islam Madinah tersebut juga menyempatkan diri untuk mengunjungi tempat-tampat lainnya seperti kantor DPW LDII Jawa Timur di Surabaya dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Beberapa guru Pondok LDII yang tercatat sebagai murid Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri di Ma’had Haram antara lain:
1. Ustad Haji Muhammad Cholil Asari
2. Usatad Haji Fachrul Rozi
3. Ustad Haji Abdul Aziz Ridwan

Mufti Masjidil Haram Mengunjungi Pondok LDII Walibarokah Kediri

Syech Dr Abdullah Nasri Yahya Al Asiri, dosen sekaligus Mufti di Ma’had Haram Mekah, (7/04/2011) lalu mengunjungi Pondok Pesantren Wali Barokah di Kediri. Kunjungan di pondok pesntren itu, untuk mempererat silaturahim, antara Syech Dr Abdullah Nasri dan murid-muridnya yang berasal dari Pesantren Wali Barokah Burengan Kediri.

Ini penghormatan besar bagi Pondok Pesantren Walibarokah dan LDII. Tak biasanya guru mengunjungi murid-muridnya sekaligus memberi tausiyah kepada para santri yang dididik para muridnya itu. Syech Abdullah Nasri juga mengunjungi beberapa tempat lainnya, semisal kantor DPW LDII di Surabaya, Jawa Timur dan kantor DPP LDII di Senayan, Jakarta.

Pada Jumat Subuh (08/04/2011), dalam kuliah umumnya di hadapan ribuan santri, Syech Abdullah Nasri menekankan pentingnya mencari ilmu dan beramal. Dunia memang sedang bermasalah dengan moralitas. Ketika ilmu pengetahuan dan teknologi dibangga-banggakan, sementara ilmu agama ditinggalkan, umat manusia mengalami kemerosotan moral sekaligus peradaban. Agar selamat dunia dan akhirat, umat Islam supaya terus mencari ilmu agama dan mengamalkannya.

Pelatihan E-commerce LDII Jawa Timur

NERAKA BAGI ORANG KAYA YANG TIDAK ZAKAT

Dalam Al Qur’an dan Hadist Nabi di jelaskan banyaknya ancaman dan Neraka Jahannam menanti bagi orang kaya yang tidak memahami akan kuwajibannya yang harus di jalankan diantaranya :

... وَالَّذِيْنَ يَكْنِزُوْنَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلاَ يُنْفِقُوْنَهَا فِيْ سَبِيْلِ اللهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيْمٍ * يَوْمَ يُحْمَى عَلَيْهَا فِيْ نَارِ جَهَنَّمَ فَتُكْوَى بِهَا جِبَاهُهُمْ وَجُنُوْبُهُمْ وَظُهُوْرُهُمْ هَذَا مَا كَنَزْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ فَذُوْقُوْا مَا كُنْتُمْ تَكْنِزُوْنَ * سورة التوبة أية 34-35
“ … Dan Orang-Orang yang menyimpan emas dan perak (harta) dan tidak mau menInfakkannya kepada Sabillillah, Maka beritahukanlah pada mereka bahwa mereka akan mendapat siksaan yang pedih (Neraka). Pada harinya emas dan perak (harta) di panaskan di dalam Neraka Jahannam lalu di bakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu di katakana) Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri (tidak mau mengeluarkan zakatnya), Maka rasakanlah sekarang apa yang kamu simpan itu. [QS. At Taubah Ayat 34-35]”

وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُوْنَ بِمَا آَتَاهُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَهُمْ سَيُطَوَّقُوْنَ مَا بَخِلُوْا بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ... الأية * سورة آل عمران أية 180
“Dan janganlah menyangka sungguh Orang-Orang yang Bakhil (pelit) dengan harta Alloh yang di berikan kepadanya, Bahwa kebakhilan-Nya itu baik bagi mereka, tapi sebaliknya kebakhilan itu buruk bagi mereka, harta yang mereka bakhilkan itu akan di kalungkan di leher mereka kelak di hari Qiyamat … [QS. Ali Imron Ayat 180]”

Rukun dan Bersaudara dalam Islam

Pada awal perkembangannya tahun 1950-an jamaah LDII masih sedikit, minim fasilitas, masih miskin dan belum ada jamaah yang terpandang. Waktu itu praktek ibadah LDII masih dianggap asing dan banyak dirintangi oleh sebagian masyarakat. Namun saat ini LDII telah banyak diterima di mana-mana dan semakin diakui oleh pemerintah. Orang yang dulu membenci, mempermasalahkan dan merintangi LDII, sekarang sudah banyak yang berbalik arah bersimpati bahkan tidak sedikit yang masuk LDII dan menjadi pengurus.

Di Indonesia saat ini telah terbentuk perwakilan DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) LDII di 33 propinsi, 302 DPD LDII tingkat Kota/Kabupaten, 1.637 Pengurus Cabang (PC) LDII tingkat Kecamatan dan 4.500-an Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII tingkat desa/kelurahan. Ini semata-mata pertolongan dan ridho Allah juga sebagai bukti akan kebenaran dan kemurnian agama Islam berdasarkan Quran dan Hadist yang dibawa dan dikembangkan oleh LDII.

Dalam makalahnya berjudul “Potret Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Di Era Reformasi” yang disajikan pada Lokakarya Nasional Komnas HAM bertema “Penegakan HAM dalam 10 Tahun Reformasi”, di Hotel Borobudur Jakarta, 8 – 11 Juli 2008, Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, Ketua Umum Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), mengungkapkan pengakuannya bahwa dalam sejarah demokrasi dan kebebasan beragama di Indonesia, di luar mainstream yang ada, belum pernah ada kelompok keagamaan yang muncul ke permukaan, kecuali LDII (Lembaga dakwah Islam Indonesia), yang mampu bertahan sampai hari ini. Referensi: http://agamakejawen.blogspot.com/2010/07/potret-kebebasan-beragama-dan_5476.html , http://www.scribd.com/doc/47646276/APLIKASI-UUD-1945-PASAL-29-AYAT-2-DALAM-KEHIDUPAN-BERMASYARAKAT-DI-INDONESIA

Tantangan berikutnya adalah membina keutuhan jamaah dan menjaga kelestarian dan kemurnian Quran Hadist serta terus mengembangkan, menghidup-hidupkan dakwah Islam berdasarkan Quran dan Hadist ilaa yaumilkiyamah. Karenanya April 2011 ini Ulama LDII kembali merilis Ijtihad dan nasehat tentang wajibnya bagi setiap jamaah memiliki watak rukun dan bersaudara di dalam pergaulan sesama jamaah:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ [٤٩:١٠]
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat. [Surat Hujurat ayat 10]

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَصْلِحُوا ذَاتَ بَيْنِكُمْ ۖ وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ [٨:١]
... maka bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman". [Surat Al Anfal ayat 1]

Harta Anak adalah Harta Orang Tua

Hadist Ibnu Majah Jus 2 Kitabu Tijaroh No. hadist 2290, 2291 dan 2292

بَابُ مَا لِلرَّجُلِ مِنْ مَالِ وَلَدِهِ
2290 - حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي زَائِدَةَ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ، عَنْ عَمَّتِهِ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ أَطْيَبَ مَا أَكَلْتُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ، وَإِنَّ أَوْلَادَكُمْ مِنْ كَسْبِكُمْ»
__________
[حكم الألباني]
صحيح
… Aisah meriwayatkan: Rasulullah SAW bersabda, ”Sesungguhnya sebaik-baiknya yang engkau makan adalah dari hasil kerjamu sendiri, dan sesungguhnya anakmu merupakan hasil kerjamu.”

2291 - حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ يُونُسَ قَالَ: حَدَّثَنَا يُوسُفُ بْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ رَجُلًا قَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي مَالًا وَوَلَدًا، وَإِنَّ أَبِي يُرِيدُ أَنْ يَجْتَاحَ مَالِي، فَقَالَ: «أَنْتَ وَمَالُكَ لِأَبِيكَ»
__________
[تعليق محمد فؤاد عبد الباقي]
في الزوائد إسناده صحيح ورجاله ثقات على شرط البخاري

[شرح محمد فؤاد عبد الباقي]
…dari Jabir bin Abdillah, sesungguhnya seorang laki-laki berkata:”Wahai Rasulalloh sesungguhnya saya memiliki harta dan anak-anak dan sesungguhnya ayahku ingin menghabiskan hartaku.” (Rasulullah SAW) menjawab,”Engkau dan hartamu adalah milik ayahmu”.

Tausiyah Ketua PBNU pada Munas LDII

Prof. DR. KH. Said Aqil Siradj di hadapan 1.300 orang peserta Munas LDII di Pondok Sabilurrosyidin Gayungan Surabaya memberikan tausiyah agama. Dalam tausiyahnya, Ketua PBNU ini mengingatkan adanya kesalahan dalam sistem pendidikan di Indonesia akibat warisan kolonial Belanda yaitu adanya double system antara pendidikan agama dan pendidikan umum. Akibatnya banyak sarjana, insinyur terasa asing terhadap ilmu agama sebaliknya para ustad, juru dakwah lulusan pondok pesantren tidak mengerti teknologi.

Imam Al-Ghazali Pengikut Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah (bagian 5)

“Semua penyembah suatu tuhan bergerak bersama tuhan-tuhan mereka. Akhirnya yang tersisa hanyalah orang yang menyembah Allah yang baik maupun yang jelek, dan sisa-sisa ahli kitab”.
Terlalu banyak persoalan serius dalam Islam yang tidak disadari oleh umatnya, karena mereka cenderung cinta dunia, sebagaimana firman Allah:
“بَلْ تُؤْثِرُونَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا . وَالآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى
Bahkan kalian memilih kehidupan dunia, padahal akhirat lebih baik dan lebih baqa.”

Dan tulisan Al-Ghazali[1] yang akhirnya menjadi rujukan Ahlus-Sunnah sebaiknya jangan dijadikan rujukan paling utama. Sebaiknya kajian mereka ditingkatkan pada kitab-kitab yang lebih berbobot seperti Bukhari, Muslim, Nasa’i, Abu Dawud, Tirmidzi, Muwattha’. Selain itu sebaiknya janganlah mempermasalah-kan perbedaan madzhab atau organisasi. Karena sebetulnya para Imam Madzhab tidak pernah mewajibkan pengikutnya agar mengikuti Madzhab mereka. Tetapi para peng-ikut mereka lah yang mengangkat mereka menjadi Imam Madzhab mereka.

Nasehat LDII


Di hadapan kyai kota dan pengurus LDII se Indonesia wilayah timur,di Pondok Wali Barokah Burengan Kediri, Minggu 6 Pebruari 2011, Drs H. Dicky Sunaryo memberikan nasehat agama tentang pentingnya mengaji Quran dan Hadist serta strategi dan perjuangan ulama-ulama LDII dalam menyebarkan ilmu Quran dan Hadist.