وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Minggu, 20 November 2011

Kunjungan MUI DKI Jakarta ke Pondok LDII

Ketua Umum MUI Prov. DKI Jakarta KH Munzir Tamam, MA, didampingi Ketua KH. Ibrahim Karim, Ketua KH. Qaimoeddien Thamsy, Sekretaria Umum DR. KH. Syamsul Ma’arif, MA, Bendahara Umum Drs. H. Zawawi Mubarok, Dewan Penasehat KH Zainudin serta Ust. Rahmat ajudan Ketua Umum mengadakan kunjungan silaturahim ke Pondok Wali Barokah Kediri dan Pondok Gading Mangu, Jombang, 29-30/10/2011.

Didampingi oleh Ketua DPW LDII DKI Ir. H. Teddy Suratmadji, M.Sc., Dewan Penasehat KH. Aceng Karimullah, BE, SE., dan Wakil Ketua DPW H. Tri Gunawan Hadi, S.Sos., S.Pdi, rombongan dijemput di bandara Juanda oleh Ketua DPW LDII Jawa Timur Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., dilanjutkan dengan mengunjungi kantor baru DPW LDII Jawa Timur di Gayungan, Surabaya.

Dengan menggunakan konvoi 3 mobil panther, rombongan tiba di Pondok Wali Barokah Kediri pada Sabtu sore hari. Pemaparan selayang pandang tentang pondok disampaikan di Ruang Perpustakaan di lantai 3 Menara Agung, dilanjutkan dengan melihat koleksi berbagai kitab rujukan yang ada di perpustakaan.

Ba’da sholat magrib, Sabtu, diberikan tausiyah untuk para santri pondok yang disampaikan oleh Sekretaris Umum DR. KH. Syamsul Ma’arif, MA yang adalah alumni Ponpes Tebu Ireng, Gading, yang memberi motivasi kepada para santri untuk belajar agama dengan tekun. Tausiyah berikutnya ba’da sholat subuh disampaikan oleh Ketua MUI DKI KH. Ibrahim Karim yang menjelaskan tentang kisah Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail dalam kaitannya dengan ibadah Qurban yang tinggal beberapa hari lagi akan dirayakan.

Meninggalkan Pondok Wali Barokah, Kediri, rombongan mampir di Pesantren Tebu Ireng sekaligus ziarah ke kuburan KH Abdurrahman “Gus Dur” Wahid, Presiden RI ke 4, dimana KH Munzir Tamam melantunkan do’a ziarah kubur. Perjalanan dilanjutkan ke Podok Pesantren Gading Mangu, Perak, Jombang.

Di pondok Gading Mangu terjadi hal yang tidak terduga, karena ternyata kakek dari Bendahara Umum MUI DKI Drs. H. Zawawi Mubarok adalah sepupu dari kakek Ketua Pondok Gading Mangu KH Fathoni. Artinya keduanya adalah cucu sepupu. Pembicaraan semakin akrab karena keduanya kemudian bernostalgia di masa kecil, bahkan sempat saling memberi masukan ketika pengurus pondok menjelaskan sejarah berdirinya pondok.

Didalam beberapa kali sambutannya selama kunjungan di Jawa Timur, Ketua Umum MUI Prov. DKI Jakarta KH Munzir Tamam, MA berkali-kali menyatakan sejak awal keyakinannya dengan LDII. Bahkan sudah menerima baik LDII mendahului penerimaan dari MUI Provinsi lain, termasuk dari MUI Pusat. Dengan kunjungan ke Surabaya, Kediri dan Jombang itu, maka keyakinan MUI Prov DKI Jakarta dengan LDII, semakin kuat. Alhamdulillah.
Oleh : H. Teddy Suratmadji

Sumber: ldii.or.id

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Kunjungan MUI DKI Jakarta ke Pondok LDII

Ketua Umum MUI Prov. DKI Jakarta KH Munzir Tamam, MA, didampingi Ketua KH. Ibrahim Karim, Ketua KH. Qaimoeddien Thamsy, Sekretaria Umum DR. KH. Syamsul Ma’arif, MA, Bendahara Umum Drs. H. Zawawi Mubarok, Dewan Penasehat KH Zainudin serta Ust. Rahmat ajudan Ketua Umum mengadakan kunjungan silaturahim ke Pondok Wali Barokah Kediri dan Pondok Gading Mangu, Jombang, 29-30/10/2011.

Didampingi oleh Ketua DPW LDII DKI Ir. H. Teddy Suratmadji, M.Sc., Dewan Penasehat KH. Aceng Karimullah, BE, SE., dan Wakil Ketua DPW H. Tri Gunawan Hadi, S.Sos., S.Pdi, rombongan dijemput di bandara Juanda oleh Ketua DPW LDII Jawa Timur Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., dilanjutkan dengan mengunjungi kantor baru DPW LDII Jawa Timur di Gayungan, Surabaya.

Dengan menggunakan konvoi 3 mobil panther, rombongan tiba di Pondok Wali Barokah Kediri pada Sabtu sore hari. Pemaparan selayang pandang tentang pondok disampaikan di Ruang Perpustakaan di lantai 3 Menara Agung, dilanjutkan dengan melihat koleksi berbagai kitab rujukan yang ada di perpustakaan.

Ba’da sholat magrib, Sabtu, diberikan tausiyah untuk para santri pondok yang disampaikan oleh Sekretaris Umum DR. KH. Syamsul Ma’arif, MA yang adalah alumni Ponpes Tebu Ireng, Gading, yang memberi motivasi kepada para santri untuk belajar agama dengan tekun. Tausiyah berikutnya ba’da sholat subuh disampaikan oleh Ketua MUI DKI KH. Ibrahim Karim yang menjelaskan tentang kisah Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail dalam kaitannya dengan ibadah Qurban yang tinggal beberapa hari lagi akan dirayakan.

Meninggalkan Pondok Wali Barokah, Kediri, rombongan mampir di Pesantren Tebu Ireng sekaligus ziarah ke kuburan KH Abdurrahman “Gus Dur” Wahid, Presiden RI ke 4, dimana KH Munzir Tamam melantunkan do’a ziarah kubur. Perjalanan dilanjutkan ke Podok Pesantren Gading Mangu, Perak, Jombang.

Di pondok Gading Mangu terjadi hal yang tidak terduga, karena ternyata kakek dari Bendahara Umum MUI DKI Drs. H. Zawawi Mubarok adalah sepupu dari kakek Ketua Pondok Gading Mangu KH Fathoni. Artinya keduanya adalah cucu sepupu. Pembicaraan semakin akrab karena keduanya kemudian bernostalgia di masa kecil, bahkan sempat saling memberi masukan ketika pengurus pondok menjelaskan sejarah berdirinya pondok.

Didalam beberapa kali sambutannya selama kunjungan di Jawa Timur, Ketua Umum MUI Prov. DKI Jakarta KH Munzir Tamam, MA berkali-kali menyatakan sejak awal keyakinannya dengan LDII. Bahkan sudah menerima baik LDII mendahului penerimaan dari MUI Provinsi lain, termasuk dari MUI Pusat. Dengan kunjungan ke Surabaya, Kediri dan Jombang itu, maka keyakinan MUI Prov DKI Jakarta dengan LDII, semakin kuat. Alhamdulillah.
Oleh : H. Teddy Suratmadji

Sumber: ldii.or.id