وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Jumat, 11 November 2011

Arab Saudi Sukses Selenggarakan Haji Tahun ini

Lebih dari 1,83 Muslim berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji, jumlah ini 1,5% meningkat dari tahun lalu. (AFP, Fayez Nureldine)
Mekah, Saudi Arabia – Putra Mahkota Saudi Pangeran Nayef bin Abdul Aziz mengakui pelaksanaan haji tahun ini berlangsung sukses di tengah kekhawatiran kekacauan akibat pergolakan Arab. Ini dikemukakan saat jamaah haji menyelesaikan ibadah haji Rabo kemarin.

“Kami bersyukur haji tahun ini berjalan lancar, dan merupakan penyelenggaraan terbaik dibanding tahun-tahun sebelumnya”, Nayef mengatakan.

“Banyak orang mengkhawatirkan pergolakan internasional dan regional yang sedang berlangsung bisa mengganggu pelaksanaan haji. Tapi alhamdulillah itu tidak terjadi”, SPA mengutip Nayef yang juga menjabat menteri dalam negeri.

Haji – kumpulan tahunan terbesar di dunia – tahun ini bertepatan dengan tuntutan kebangkitan demokrasi Arab yang melanda banyak negara Arab dan berakibat tergulingnya tiga pemimpin otokrat di Tunisia, Mesir dan Libya sementara protes masih berlangsung di Yaman dan Syria.

“Apa yang terjadi di Syria sangat menyedihkan, saya melaksanakan haji untuk mendoakan diri dan keluarga saya”, kata Abu Imad, jamaah asal Syria kepada AFP. Menurut PBB, lebih dari 3.500 orang tewas, sebagian besar masyarakat sipil, selama pergolakan di Syria yang dimulai Maret lalu.

Saudi Arabia sendiri juga mengalami sedikit goncangan saat Syiah menggelar demo di Provinsi Selatan beberapa bulan lalu. Namun gerakan mereka segera dapat diredam oleh pemerintah Kerajaan Sunni konservatif.

“Kami bersyukur seluruh jamaah haji menyadari bahwa mereka sesama Muslim yang wajib menghormati ibadah haji dan bersedia patuh,” ujar Pangeran.

Hamid Eddi seorang jamaah asal Indonesia juga meyakini bahwa “jamaah harus taat pada aturan agar hajinya mendapat pahala dan supaya hajinya berjalan lancar”.

Pasukan keamanaan Saudi beberapa kali pelaksanaan haji masa lalu berkonfrontasi dengan jamaah asal Iran yang menyuarakan anti Amerika dan anti Israel. Polisi Saudi berusaha mengamankan demonstrasi serupa yang meletus tahun 1987 dimana 402 orang meninggal termasuk 275 orang warga Iran.

Haji kali ini jamaah Iran juga menggelar protes namun hanya di dalam tenda mereka dan dilaporkan tidak ada insiden yang berarti. Quota negara Iran adalah 97.000 orang.

Ketegangan Iran dengan Saudi kembali memuncak bulan lalu ketika Amerika Serikat menuduh pemerintah Iran terlibat dalam rencana pembunuhan duta besar Saudi di Washington. Iran dengan tegas menolak tuduhan itu dan menekankan “hubungan baik” dengan negara tetangga di Teluk itu.

Saat ini sebagian besar dari tiga juta Muslim telah meninggalkan kota suci Mekah setelah melaksanakan tawaf ifadoh (perpisahan).

Ibadah lempar jumroh telah berakhir Rabo kemarin. Lempar jumroh (jamarat) adalah ibadah melempar tiga tugu jamarat yang berlangsung tiga hari sebagai simbol melempar setan. Tahun-tahun sebelumnya ratusan jamaah meninggal karena desak-desakan di area tugu jamarat ini. Akan tetapi tahun ini, lempar jumroh, sebagaimana tahap ibadah lainnya, berjalan tanpa insiden yang berarti.

Ibadah lempar jumroh adalah napak tilas Nabi Ibrahim yang melempari setan di tiga titik karena setan berusaha mencegah Ibrahim mentaati perintah Allah menyembelih anaknya, Ismail.

Penguasa Saudi telah membangun jembatan layang bertingkat melintasi area jumroh untuk menghindari musibah yang pada tahun 2006 menewaskan 364 orang, 2004, 251 orang dan 1.426 jamaah tewas pada 1990.

Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan wajib ditunaikan sekali dalam hidup bagi Muslim yang mampu.

Copyright © 2011 AFP. All rights reserved.

Sumber: AFP


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Arab Saudi Sukses Selenggarakan Haji Tahun ini

Lebih dari 1,83 Muslim berkumpul untuk melaksanakan ibadah haji, jumlah ini 1,5% meningkat dari tahun lalu. (AFP, Fayez Nureldine)
Mekah, Saudi Arabia – Putra Mahkota Saudi Pangeran Nayef bin Abdul Aziz mengakui pelaksanaan haji tahun ini berlangsung sukses di tengah kekhawatiran kekacauan akibat pergolakan Arab. Ini dikemukakan saat jamaah haji menyelesaikan ibadah haji Rabo kemarin.

“Kami bersyukur haji tahun ini berjalan lancar, dan merupakan penyelenggaraan terbaik dibanding tahun-tahun sebelumnya”, Nayef mengatakan.

“Banyak orang mengkhawatirkan pergolakan internasional dan regional yang sedang berlangsung bisa mengganggu pelaksanaan haji. Tapi alhamdulillah itu tidak terjadi”, SPA mengutip Nayef yang juga menjabat menteri dalam negeri.

Haji – kumpulan tahunan terbesar di dunia – tahun ini bertepatan dengan tuntutan kebangkitan demokrasi Arab yang melanda banyak negara Arab dan berakibat tergulingnya tiga pemimpin otokrat di Tunisia, Mesir dan Libya sementara protes masih berlangsung di Yaman dan Syria.

“Apa yang terjadi di Syria sangat menyedihkan, saya melaksanakan haji untuk mendoakan diri dan keluarga saya”, kata Abu Imad, jamaah asal Syria kepada AFP. Menurut PBB, lebih dari 3.500 orang tewas, sebagian besar masyarakat sipil, selama pergolakan di Syria yang dimulai Maret lalu.

Saudi Arabia sendiri juga mengalami sedikit goncangan saat Syiah menggelar demo di Provinsi Selatan beberapa bulan lalu. Namun gerakan mereka segera dapat diredam oleh pemerintah Kerajaan Sunni konservatif.

“Kami bersyukur seluruh jamaah haji menyadari bahwa mereka sesama Muslim yang wajib menghormati ibadah haji dan bersedia patuh,” ujar Pangeran.

Hamid Eddi seorang jamaah asal Indonesia juga meyakini bahwa “jamaah harus taat pada aturan agar hajinya mendapat pahala dan supaya hajinya berjalan lancar”.

Pasukan keamanaan Saudi beberapa kali pelaksanaan haji masa lalu berkonfrontasi dengan jamaah asal Iran yang menyuarakan anti Amerika dan anti Israel. Polisi Saudi berusaha mengamankan demonstrasi serupa yang meletus tahun 1987 dimana 402 orang meninggal termasuk 275 orang warga Iran.

Haji kali ini jamaah Iran juga menggelar protes namun hanya di dalam tenda mereka dan dilaporkan tidak ada insiden yang berarti. Quota negara Iran adalah 97.000 orang.

Ketegangan Iran dengan Saudi kembali memuncak bulan lalu ketika Amerika Serikat menuduh pemerintah Iran terlibat dalam rencana pembunuhan duta besar Saudi di Washington. Iran dengan tegas menolak tuduhan itu dan menekankan “hubungan baik” dengan negara tetangga di Teluk itu.

Saat ini sebagian besar dari tiga juta Muslim telah meninggalkan kota suci Mekah setelah melaksanakan tawaf ifadoh (perpisahan).

Ibadah lempar jumroh telah berakhir Rabo kemarin. Lempar jumroh (jamarat) adalah ibadah melempar tiga tugu jamarat yang berlangsung tiga hari sebagai simbol melempar setan. Tahun-tahun sebelumnya ratusan jamaah meninggal karena desak-desakan di area tugu jamarat ini. Akan tetapi tahun ini, lempar jumroh, sebagaimana tahap ibadah lainnya, berjalan tanpa insiden yang berarti.

Ibadah lempar jumroh adalah napak tilas Nabi Ibrahim yang melempari setan di tiga titik karena setan berusaha mencegah Ibrahim mentaati perintah Allah menyembelih anaknya, Ismail.

Penguasa Saudi telah membangun jembatan layang bertingkat melintasi area jumroh untuk menghindari musibah yang pada tahun 2006 menewaskan 364 orang, 2004, 251 orang dan 1.426 jamaah tewas pada 1990.

Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan wajib ditunaikan sekali dalam hidup bagi Muslim yang mampu.

Copyright © 2011 AFP. All rights reserved.

Sumber: AFP