وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Sabtu, 27 Agustus 2011

Siksa bagi Orang yang Tidak Membayar Zakat

Al Quran surat Al Bakarah ayat 43
وَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّكَاةَ وَارْكَعُواْ مَعَ الرَّاكِعِينَ* القران سورة ٤٣
Tegakkanlah shalat dan bayarlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

Hadist riwayat Bukhari Kitabul Iman
حَدَثَا بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَاأَبِيِ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ قَالَ سَمِعْتُ عِكْرِبْنُ بْنِ خَالِدٍ يُحَدِّثُ طَاوُسًا أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِعَبْدِالله ابْنِ عُمَرَ أَلَا تَغْزُو فَقَالَ اِنِّيْ سَمِعْتُ رَسُولُ اللهِ صلى اللهُ علىه وسلم يَقُولُ إِنَّ الإِسْلَامَ بُنِيَ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَإِلَهَ إلَااللَّه وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَالْحَجِّ الْبَيْتِ * رواه البخاري كتب لإيمان
Rasulullah bersabda,"Agama Islam di bangun atas lima perkara, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, dan menegakkan shalat, dan membayar zakat, dan puasa Ramadan, dan haji ke Baitullah".

Al-Quran surat Ali Imron ayat 180
وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَّهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاللّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Dan janganlah kalian menyangka orang-orang yang kikir dengan apa-apa yang telah Allah berikan dari kefadholanNYA, baik bagi mereka, sebaliknya harta itu buruk bagi mereka akan didatangkan harta-harta yang ia bakhilkan pada hari kiamat dan Allah mewarisi langit dan bumi dan Allah dengan apa-apa yang engkau kerjakan waspada.

Hadist riwayat Ibnu Majah dalam Kitabu Zakat nomor hadist 1784
حَدَثَا مُحَمَّدُ بْنُ اَبِى عُمَرَ الْعَدَنِيُّ. ثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ, عَنْ عَبْدِالْمَلِكِ ابْنِ أَعْيَنَ, وَجَامِع بْنِ أَبِى رَاشِدِ, سَمِعَا شَقِيقَ بْنَ سَلَمَةَ يُخْبِرُ عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ مَسْعُودٍ, عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى اللهُ عليه وسلم قَالَ ((مَا مِنْ أَحَدٍ لاَيُؤَدِّى زَكَاةَ مَالِهِ إِلَّا مُثِّلَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًاأَقْرَعَ حَتَّى يُطَوِّقَ عُنُقَهُ)) ثُمَّ قَرَأَ عَلَيْنَا رَسُول اللهِ صلى اللهُ عليه وسلم مِصْدَاقَهُ مِنْ كِتَابِ اللهِ تَعَالَى: وَلاَيَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَا هُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ . الآية .رواه ابن ماخة فى كتب الزكاة
Dari Rasulillahi SAW bersabda,”Tidak ada dari seseorang yang tidak membayar zakat hartanya kecuali (Allah) merubah hartanya tersebut pada hari kiamat menjadi ular yang botak sehingga melilit lehernya”. Kemudian Rasulullah SAW membacakan pada kami yang mendukung Sabdanya dari Kitabillah ta’ala: “Dan janganlah kalian menyangka orang-orang yang kikir dengan apa-apa yang telah Allah berikan dari kefadholanNYA, al ayat (Al Quran Surat Ali Imron ayat 180).

Hadist riwayat Ibnu Majah dalam Kitabu Zakat 1785
حَدَثَا عَلِىُّ بْنُ مُحَمّدٍ ثَنَا وَكِيعٌ, عَنِ الْاَعْمَشِ, عَنِ الْمَعْرُور بْنُ سُوَيْدٍ, عَنْ أَبِى ذَرٍّ: قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى اللهِ عليه وسلم ((مَا مِنْ صَاحِبِ إبِلٍ وَلاَغَنَمٍ وَلاَبَقَرٍ لاَيُعَدِّى زَكَتَهَا, إلاَّ جَاءتْ يَوْمَ الْقِيَامَةَ أعْظَمَ مَكَانَتْ وَأَسْمَنَهُ, يَنْطِحُهُ بِقُرُنِهَا. وَتَطَؤُهُ بِأخْفَفِهَا. كَلَّمَا نَفَدَتْ أُخرَاهَا عَادَتْ عَلَيهَا أَوَلَاهَا. حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّسِ))رواه بن ماجة فى كتاب الزكاة ١٧٨٥
Dari Abi Dhar berkata: Rasulullah SAW bersabda,”Tidak ada dari pemilik onta, kambing dan sapi yang tidak mau mendatangkan zakatnya (ternak-ternak tersebut) kecuali kelak pada hari kiamat didatangkan (ternak-ternak tersebut) lebih besar dari yang ada sekarang gemuknya, mereka menyeruduk dengan tanduk mereka dan menginjak-injak dengan kaki mereka (secara bergantian) ketika yang terakhir selesai mulai lagi yang pertama sampai dihukuminya para manusia".

3 komentar :

Prie mengatakan...

Mengingat hukum mengeluarkan Zakat Fitrak hukumnya adalah wajib, maka sangat perlu untuk dilakukan pendataan yang akurat kepada warga agar tidak ada yang ketinggalan untuk membayar zakar.
Alhamdulillahijazakumullohukhoiro.

PONDOK TAHFIDZ "NURUL HUDA AL MANSHURIN" mengatakan...

Di ceritakan oleh Ibnu Hajar al-Asqalani bahwa serombongan orang dari kalangan tabiin datang berkunjung ke rumah Abu Sinan. Baru beberapa saat mereka tiba di rumah itu, Abu Sinan langsung mengajak mereka untuk bertakziah ke rumah tetangganya.
"Mari kita ke rumah tetangga saya untuk mengucapkan takziah atas kematian saudaranya!" kata Abu Sinan kepada para tamunya.
Sampai disana, mereka mendapati si tuan rumah dalam keadaan sedih. Ia selalu menangis dan merasakan kesedihan yang amat mendalam. Abu Sinan dan sahabat-sahabatnya berusaha menghibur dan membujuknya agar tidak menangis, tetapi usaha mereka sia-sia. Salah seorang sahabat Abu Sinan berkat,"Apakah kamu tidak tahu bahwa kematian adalah suatu perkara yang pasti dijalani oleh setiap orang?" Ia menjawab,"Aku tahu tentang itu.Yang aku sedihkan sesungguhnya bukanlah kematian saudaraku,tapi aku teramat sedih memikirkan siksa yang telah menimpanya di alam kubur."
"Apakah engkau mengetahui perkara yang gaib?"color> tanya yang lain.
"Tidak. Demi Allah, aku tidak memiliki pengetahuan tentang itu. Hanya, ketika aku menguburkannya dan meratakan tanah di atasnya, tiba-tiba terjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Waktu itu, orang-orang telah pulang, sementara aku masih duduk diatas kuburnya. Tiba-tiba terdengar suara rintihan dari alam kubur,'ah......ah....! Mereka meninggalkanku seorang diri menanggung siksa, padahal aku mengerjakan puasa dan shalat!' Suara rintihannya betul-betul membuatku menangis karena iba kepadanya. Lalu aku coba menggali kuburnya untuk mengetahui apa yang telah terjadi di dalamnya. Ternyata, kuburnya dipenuhi dengan api, dan di leher jenazah saudaraku terdapat rantai yang terbuat dari api. Karena kasihan kepadanya, aku berusaha untuk melepaskan rantai itu dari lehernya. Begitu kuulurkan tangan untuk membukanya, tanganku terbakar."
Lelaki itu kemudian menunjukkam tangannya yang masih hitam dan kulitnya yang mengelupas karena jilatan api dari dalam kubur. Ia kembali meneruskan ceritanya,"Aku kemudian kembali menimbun kubur itu seperti semula dan pulang dengan segera. Setiap kali aku teringat peristiwa itu, pasti air mataku menetes. Aku tidak bisa membayangkan betapa berat siksa kubur yang dialami oleh saudaraku itu."
Semua yang mendengar kisah itu, termasuk Abu Sinan, terdiam. Tak seorang pum di antara mereka yang berbicara. Semua pikiran mengarah pada kondisi si mayit yang sudah dapat dipastikan amat tersiksa dengan keadaannya.
Tiba-tiba Abu Sinan bertanya memecah kesunyian,"Katakanlah kepada kami apa yng telag dilakukan oleh saudaramu semasa hidupnya di dunia?"
"Dia tidak pernah bersedia mengeluarkan zakat hartanya," jawabnya singkat.
Dengan jawaban itu, sahabat-sahabat Abu Sinan menyimpulkan tentang kebenaran ayat Al-Qur'an:"Dan jangan sekali-kali orang yang kikir dengan apa yang diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yang mereka kikirkan itu akan dikalungkan (dilehernya) pada hari kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah maha teliti atas apa yang kamu kerjakan." (Q.S Ali Imran [ 3 ]:180)

Syamsul Huda mengatakan...

مَنْ آتَاهُ اللَّهُ مَالًا فَلَمْ يُؤَدِّ زَكَاتَهُ مُثِّلَ لَهُ مَالُهُ شُجَاعًا أَقْرَعَ لَهُ زَبِيبَتَانِ يُطَوَّقُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَأْخُذُ بِلِهْزِمَتَيْهِ يَعْنِي بِشِدْقَيْهِ
يَقُولُ أَنَا مَالُكَ أَنَا كَنْزُكَ

Poskan Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Siksa bagi Orang yang Tidak Membayar Zakat

Al Quran surat Al Bakarah ayat 43
وَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ وَآتُواْ الزَّكَاةَ وَارْكَعُواْ مَعَ الرَّاكِعِينَ* القران سورة ٤٣
Tegakkanlah shalat dan bayarlah zakat dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.

Hadist riwayat Bukhari Kitabul Iman
حَدَثَا بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَاأَبِيِ حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ قَالَ سَمِعْتُ عِكْرِبْنُ بْنِ خَالِدٍ يُحَدِّثُ طَاوُسًا أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِعَبْدِالله ابْنِ عُمَرَ أَلَا تَغْزُو فَقَالَ اِنِّيْ سَمِعْتُ رَسُولُ اللهِ صلى اللهُ علىه وسلم يَقُولُ إِنَّ الإِسْلَامَ بُنِيَ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَإِلَهَ إلَااللَّه وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَصِيَامِ رَمَضَانَ وَالْحَجِّ الْبَيْتِ * رواه البخاري كتب لإيمان
Rasulullah bersabda,"Agama Islam di bangun atas lima perkara, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, dan menegakkan shalat, dan membayar zakat, dan puasa Ramadan, dan haji ke Baitullah".

Al-Quran surat Ali Imron ayat 180
وَلاَ يَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَاهُمُ اللّهُ مِن فَضْلِهِ هُوَ خَيْرًا لَّهُمْ بَلْ هُوَ شَرٌّ لَّهُمْ سَيُطَوَّقُونَ مَا بَخِلُواْ بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلِلّهِ مِيرَاثُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاللّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
“Dan janganlah kalian menyangka orang-orang yang kikir dengan apa-apa yang telah Allah berikan dari kefadholanNYA, baik bagi mereka, sebaliknya harta itu buruk bagi mereka akan didatangkan harta-harta yang ia bakhilkan pada hari kiamat dan Allah mewarisi langit dan bumi dan Allah dengan apa-apa yang engkau kerjakan waspada.

Hadist riwayat Ibnu Majah dalam Kitabu Zakat nomor hadist 1784
حَدَثَا مُحَمَّدُ بْنُ اَبِى عُمَرَ الْعَدَنِيُّ. ثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ, عَنْ عَبْدِالْمَلِكِ ابْنِ أَعْيَنَ, وَجَامِع بْنِ أَبِى رَاشِدِ, سَمِعَا شَقِيقَ بْنَ سَلَمَةَ يُخْبِرُ عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ مَسْعُودٍ, عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى اللهُ عليه وسلم قَالَ ((مَا مِنْ أَحَدٍ لاَيُؤَدِّى زَكَاةَ مَالِهِ إِلَّا مُثِّلَ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شُجَاعًاأَقْرَعَ حَتَّى يُطَوِّقَ عُنُقَهُ)) ثُمَّ قَرَأَ عَلَيْنَا رَسُول اللهِ صلى اللهُ عليه وسلم مِصْدَاقَهُ مِنْ كِتَابِ اللهِ تَعَالَى: وَلاَيَحْسَبَنَّ الَّذِيْنَ يَبْخَلُونَ بِمَا آتَا هُمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ . الآية .رواه ابن ماخة فى كتب الزكاة
Dari Rasulillahi SAW bersabda,”Tidak ada dari seseorang yang tidak membayar zakat hartanya kecuali (Allah) merubah hartanya tersebut pada hari kiamat menjadi ular yang botak sehingga melilit lehernya”. Kemudian Rasulullah SAW membacakan pada kami yang mendukung Sabdanya dari Kitabillah ta’ala: “Dan janganlah kalian menyangka orang-orang yang kikir dengan apa-apa yang telah Allah berikan dari kefadholanNYA, al ayat (Al Quran Surat Ali Imron ayat 180).

Hadist riwayat Ibnu Majah dalam Kitabu Zakat 1785
حَدَثَا عَلِىُّ بْنُ مُحَمّدٍ ثَنَا وَكِيعٌ, عَنِ الْاَعْمَشِ, عَنِ الْمَعْرُور بْنُ سُوَيْدٍ, عَنْ أَبِى ذَرٍّ: قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى اللهِ عليه وسلم ((مَا مِنْ صَاحِبِ إبِلٍ وَلاَغَنَمٍ وَلاَبَقَرٍ لاَيُعَدِّى زَكَتَهَا, إلاَّ جَاءتْ يَوْمَ الْقِيَامَةَ أعْظَمَ مَكَانَتْ وَأَسْمَنَهُ, يَنْطِحُهُ بِقُرُنِهَا. وَتَطَؤُهُ بِأخْفَفِهَا. كَلَّمَا نَفَدَتْ أُخرَاهَا عَادَتْ عَلَيهَا أَوَلَاهَا. حَتَّى يُقْضَى بَيْنَ النَّسِ))رواه بن ماجة فى كتاب الزكاة ١٧٨٥
Dari Abi Dhar berkata: Rasulullah SAW bersabda,”Tidak ada dari pemilik onta, kambing dan sapi yang tidak mau mendatangkan zakatnya (ternak-ternak tersebut) kecuali kelak pada hari kiamat didatangkan (ternak-ternak tersebut) lebih besar dari yang ada sekarang gemuknya, mereka menyeruduk dengan tanduk mereka dan menginjak-injak dengan kaki mereka (secara bergantian) ketika yang terakhir selesai mulai lagi yang pertama sampai dihukuminya para manusia".