وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Selasa, 08 Maret 2011

LDII Selenggarakan Munas ke-7 di Surabaya

TEMPO Interaktif, SURABAYA - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII, di hotel Shangri-La Surabaya, Selasa siang ini (8/3). Munas digelar hingga Rabu besok (9/3).

Ketua panitia Munas LDII Criswanto Santoso mengatakan, Munas kali ini diikuti 1.300 peserta. Di antaranya dari Unsur Dewan Penasehat DPP LDII, Pengurus Pleno DPP LDII, utusan DPD Provinsi, serta DPD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. "Alhamdulilah, perwakilan seluruh provinsi maupun kabupaten dan kota di Indonesia hadir," katanya, Selasa (8/3).

Hotel Shangri-la Jl. Mayjen Sungkono Surabaya tempat Munas ke-7 LDII
Selain melakukan pembahasan AD/ART, Munas lima tahunan ini juga akan memilih ketua Umum LDII yang baru. Dengan tema "Meningkatkan Pengembangan SDM Profesional Religius Menuju Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermartabat", Munas diharapkan mampu mencari solusi untuk membantu bangsa dari berbagai krisis yang terjadi.

Selain dihadiri pengurus LDII, Munas kali ini juga dihadiri Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj dan salah seorang Ketua PP Muhammadiyah Malik Fajar. "Rencananya, Menpora Andi Malarangeng juga hadir untuk menjadi pembicara," ujar Criswanto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam mengatakan, Munas di Surabaya ini adalah yang pertama digelar diluar Jakarta. "Sejak diidirikan 39 tahun lalu, baru kali ini Munas dilaksanakan di luar Jakarta," papar Abdullah.

Sejak berganti nama dari Lemkari menjadi LDII, hingga saat ini LDII sudah tersebar di 33 provinsi dan 491 kabupaten dan kota. "Bahkan cabang kita sudah ada di sembilan negara," tutur Abdullah.

Acara Munas juga secara langsung disiarkan melalui fasilitas internet yang bisa diakses oleh jemaah LDII di beberapa negara, seperti Mekah, Katar, India, Cina, Korea, Jepang, Belanda, Jerman, Norwegia, Kanada, Amerika, Australia, dan Malaysia. FATKHURROHMAN TAUFIQ.

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/surabaya/2011/03/08/brk,20110308-318385,id.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

1 komentar :

abusyah77 mengatakan...

semoga Alloh paring lancar dan barokah, amin.

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

LDII Selenggarakan Munas ke-7 di Surabaya

TEMPO Interaktif, SURABAYA - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII, di hotel Shangri-La Surabaya, Selasa siang ini (8/3). Munas digelar hingga Rabu besok (9/3).

Ketua panitia Munas LDII Criswanto Santoso mengatakan, Munas kali ini diikuti 1.300 peserta. Di antaranya dari Unsur Dewan Penasehat DPP LDII, Pengurus Pleno DPP LDII, utusan DPD Provinsi, serta DPD kabupaten dan kota seluruh Indonesia. "Alhamdulilah, perwakilan seluruh provinsi maupun kabupaten dan kota di Indonesia hadir," katanya, Selasa (8/3).

Hotel Shangri-la Jl. Mayjen Sungkono Surabaya tempat Munas ke-7 LDII
Selain melakukan pembahasan AD/ART, Munas lima tahunan ini juga akan memilih ketua Umum LDII yang baru. Dengan tema "Meningkatkan Pengembangan SDM Profesional Religius Menuju Indonesia Sejahtera, Demokratis, Berkeadilan dan Bermartabat", Munas diharapkan mampu mencari solusi untuk membantu bangsa dari berbagai krisis yang terjadi.

Selain dihadiri pengurus LDII, Munas kali ini juga dihadiri Ketua Umum PBNU Kiai Said Aqil Siradj dan salah seorang Ketua PP Muhammadiyah Malik Fajar. "Rencananya, Menpora Andi Malarangeng juga hadir untuk menjadi pembicara," ujar Criswanto.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII Abdullah Syam mengatakan, Munas di Surabaya ini adalah yang pertama digelar diluar Jakarta. "Sejak diidirikan 39 tahun lalu, baru kali ini Munas dilaksanakan di luar Jakarta," papar Abdullah.

Sejak berganti nama dari Lemkari menjadi LDII, hingga saat ini LDII sudah tersebar di 33 provinsi dan 491 kabupaten dan kota. "Bahkan cabang kita sudah ada di sembilan negara," tutur Abdullah.

Acara Munas juga secara langsung disiarkan melalui fasilitas internet yang bisa diakses oleh jemaah LDII di beberapa negara, seperti Mekah, Katar, India, Cina, Korea, Jepang, Belanda, Jerman, Norwegia, Kanada, Amerika, Australia, dan Malaysia. FATKHURROHMAN TAUFIQ.

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/surabaya/2011/03/08/brk,20110308-318385,id.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter