وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Minggu, 20 Februari 2011

Pondok LDII Nurul Azizah Balongjeruk

Pondok pesantren LDII di desa Balungjeruk dirintis sejak tahun 1930-an oleh ulama Islam setempat bernama H. M. Sholeh. Pada tahun 1940-an kepengurusan Pondok Balungjeruk diserahkan kepada putra H. M. Sholeh, H. Nur Asnawi yang baru pulang dari berguru Agama Islam di Mekah selama sebelas tahun. Di Bawah kendali H. Nur Asnawi pondok ini dikembalikan pada ajaran Islam yang benar yaitu murni berdasarkan Kitabillahi dan Sunah Nabi, Al Quran dan Al Hadist.

Semula system pengajaran H. Nur Asnawi mendapat tentangan dari masyarakat sekitar, namun berkat kesabaran dan ketekunannya H. Nur Asnawi pada tahun 1956 berhasil mendapatkan simpati dari 4 orang tokoh Muhamadiyah di wilayah tersebut, yang akhirnya mengakui kebenaran ajaran H. Nur Asnawi. Mereka adalah H. Kusni, H. Saiman, H. Ma'ruf dan H. Khulaifi. Keempat orang tersebut akhirnya mau turut berjuang mengembangkan dan membesarkan Pondok Balungjeruk hingga akhir hayatnya.


Bahkan pada tahun 1960-an dua orang tokoh komunis setempat, Bpk. Manijan dan Bpk. Sudirman, menyatakan masuk Islam dan memperdalam ilmu agama di Pondok Balungjeruk. Juga putra H. Kusni, H. Kusmadi, yang semula aktif di organisasi Pemuda Muhammadiyah akhirnya mengikuti jejak ayahnya hijrah ke LDII pada tahun 1967. Sejak tahun 1975, H. Kusmadi hingga saat ini dipercaya memimpin Pondok Balungjeruk.

Pada tahun 1960-an Pondok Balungjeruk tersebut diberi nama Pondok Pesantren Nurul Azizah, mengambil nama istri H. Nur Asnawi yang setia mendampingi perjuangan suaminya mengembangkan Quran hadist di daerahnya. Alamat Pondok Pesantren Nurul Azizah adalah Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur kode pos 64156. Telpon (0354)396658.

Pondok Pesantren Nurul Azizah saat ini mendidik 200 siswa putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah. Setiap bulan pondok ini meluluskan antara 10 hingga 20 orang mubaligh dan mubalighot. Dalam transfer ilmu Pondok Balong jeruk menggunakan bahasa Jawa.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Pondok LDII Nurul Azizah Balongjeruk

Pondok pesantren LDII di desa Balungjeruk dirintis sejak tahun 1930-an oleh ulama Islam setempat bernama H. M. Sholeh. Pada tahun 1940-an kepengurusan Pondok Balungjeruk diserahkan kepada putra H. M. Sholeh, H. Nur Asnawi yang baru pulang dari berguru Agama Islam di Mekah selama sebelas tahun. Di Bawah kendali H. Nur Asnawi pondok ini dikembalikan pada ajaran Islam yang benar yaitu murni berdasarkan Kitabillahi dan Sunah Nabi, Al Quran dan Al Hadist.

Semula system pengajaran H. Nur Asnawi mendapat tentangan dari masyarakat sekitar, namun berkat kesabaran dan ketekunannya H. Nur Asnawi pada tahun 1956 berhasil mendapatkan simpati dari 4 orang tokoh Muhamadiyah di wilayah tersebut, yang akhirnya mengakui kebenaran ajaran H. Nur Asnawi. Mereka adalah H. Kusni, H. Saiman, H. Ma'ruf dan H. Khulaifi. Keempat orang tersebut akhirnya mau turut berjuang mengembangkan dan membesarkan Pondok Balungjeruk hingga akhir hayatnya.


Bahkan pada tahun 1960-an dua orang tokoh komunis setempat, Bpk. Manijan dan Bpk. Sudirman, menyatakan masuk Islam dan memperdalam ilmu agama di Pondok Balungjeruk. Juga putra H. Kusni, H. Kusmadi, yang semula aktif di organisasi Pemuda Muhammadiyah akhirnya mengikuti jejak ayahnya hijrah ke LDII pada tahun 1967. Sejak tahun 1975, H. Kusmadi hingga saat ini dipercaya memimpin Pondok Balungjeruk.

Pada tahun 1960-an Pondok Balungjeruk tersebut diberi nama Pondok Pesantren Nurul Azizah, mengambil nama istri H. Nur Asnawi yang setia mendampingi perjuangan suaminya mengembangkan Quran hadist di daerahnya. Alamat Pondok Pesantren Nurul Azizah adalah Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur kode pos 64156. Telpon (0354)396658.

Pondok Pesantren Nurul Azizah saat ini mendidik 200 siswa putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah. Setiap bulan pondok ini meluluskan antara 10 hingga 20 orang mubaligh dan mubalighot. Dalam transfer ilmu Pondok Balong jeruk menggunakan bahasa Jawa.