وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Jumat, 14 Januari 2011

MUSDA ke VII, Wabup Ajak LDII Ikut Membangun Sidoarjo

Organisasi keagamaan, termasuk LDII diharapkan mampu memberikan kontribusi aktif dalam pembangunan Sidoarjo. Jangan sungkan-sungkan memberi masukan kepada pemkab terkait pembangunan di Sidoarjo. Meskipun hanya sebatas masukan, namun kontribusi itu memiliki nilai yang cukup penting untuk pembangunan di Sidoarjo, Tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat pembangunan di Sidoarjo tidak akan berhasil.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, H.MG.Hadi Sutjipto,SH,MM ketika membuka musyawarah daerah VII LDII Sidoarjo Minggu, (09/01) di Pondok Pesantren Al Barokah Desa Sruni, Sidoarjo. Sekaligus meresmikan kantor DPD LDII Sidoarjo serta 3 masjid LDII.

Ditambahkannya, dengan peran aktif LDII di dunia pendidikan Sidoarjo, diharapkan dapat mendorong peningkatan kwalitas pendidikan yang ada. ''Terutama soal pembangunan moral generasi muda Sidoarjo, organisasi keagamaan sangat perperan penting,'' tutur mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo ini.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Jatim, Criswanto Santoso mengatakan, LDII merupakan Ormas yang tidak menitikberatkan profesionalisme individu namun lebih menonjolkan pada aspek kelembagaan itu dibuktikan dengan adanya program 3 K,( Karya,Kontribusi dan Komunikasi). “Sehingga secuil apapun orang itu harus berkarya, bisa bermanfaat kalau dikontribusikan dan masyarakat memahami hasil karya tersebut bila dikomunikasikan”.tegasnya.

Musda VII LDII Sidoarjo ini diikuti 398 peserta. Agenda utamanya yakni untuk memilih ketua dan kepengurusan LDII Sidoarjo yang baru. Dan pada MUSDA tersebut setelah memimpin LDII selama 2 periode, Bpk H. Hasan Yuswadi S.H secara terbuka untuk mundur dari bursa pencalonan. MUSDA akhirnya melalui pemilihan yang cukup alot dengan hadir 3 kandidat, H. Ir Ronny Romandawira M.M berhasil mengalahkan 2 kandidat lannya. Dengan digelarnya MUSDA LDII Ke VII di Sidoarjo ini,menunjukkan pergantian kepengurusan atau regenerasi dalam tubuh organisasi yang sangat besar ini berjalan dengan baik. Yang artinya organisasi dakwah ini tidak kehabisan stok kader – kader.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

MUSDA ke VII, Wabup Ajak LDII Ikut Membangun Sidoarjo

Organisasi keagamaan, termasuk LDII diharapkan mampu memberikan kontribusi aktif dalam pembangunan Sidoarjo. Jangan sungkan-sungkan memberi masukan kepada pemkab terkait pembangunan di Sidoarjo. Meskipun hanya sebatas masukan, namun kontribusi itu memiliki nilai yang cukup penting untuk pembangunan di Sidoarjo, Tanpa dukungan dari semua elemen masyarakat pembangunan di Sidoarjo tidak akan berhasil.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, H.MG.Hadi Sutjipto,SH,MM ketika membuka musyawarah daerah VII LDII Sidoarjo Minggu, (09/01) di Pondok Pesantren Al Barokah Desa Sruni, Sidoarjo. Sekaligus meresmikan kantor DPD LDII Sidoarjo serta 3 masjid LDII.

Ditambahkannya, dengan peran aktif LDII di dunia pendidikan Sidoarjo, diharapkan dapat mendorong peningkatan kwalitas pendidikan yang ada. ''Terutama soal pembangunan moral generasi muda Sidoarjo, organisasi keagamaan sangat perperan penting,'' tutur mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo ini.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Jatim, Criswanto Santoso mengatakan, LDII merupakan Ormas yang tidak menitikberatkan profesionalisme individu namun lebih menonjolkan pada aspek kelembagaan itu dibuktikan dengan adanya program 3 K,( Karya,Kontribusi dan Komunikasi). “Sehingga secuil apapun orang itu harus berkarya, bisa bermanfaat kalau dikontribusikan dan masyarakat memahami hasil karya tersebut bila dikomunikasikan”.tegasnya.

Musda VII LDII Sidoarjo ini diikuti 398 peserta. Agenda utamanya yakni untuk memilih ketua dan kepengurusan LDII Sidoarjo yang baru. Dan pada MUSDA tersebut setelah memimpin LDII selama 2 periode, Bpk H. Hasan Yuswadi S.H secara terbuka untuk mundur dari bursa pencalonan. MUSDA akhirnya melalui pemilihan yang cukup alot dengan hadir 3 kandidat, H. Ir Ronny Romandawira M.M berhasil mengalahkan 2 kandidat lannya. Dengan digelarnya MUSDA LDII Ke VII di Sidoarjo ini,menunjukkan pergantian kepengurusan atau regenerasi dalam tubuh organisasi yang sangat besar ini berjalan dengan baik. Yang artinya organisasi dakwah ini tidak kehabisan stok kader – kader.