Motto

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Kamis, 28 Oktober 2010

Seminar Wanita 2010 DPD LDII Prov Jawa Timur


Di Indonesia terdapat 217 juta jiwa, 50,3 % merupakan wanita. Sehingga dengan banyaknya wanita, maka perlu adanya pemberdayaan untuk kaum wanita tersebut. Dengan alasan demikian, DPD LDII Jawa Timur mengadakan Seminar Wanita dengan mengusung tema "Pemberdayaan Wanita dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga" yang diselenggarakan pada Minggu, 24 Oktober 2010 di Pondok Sabilurrosyidin, Jl. Gayungan VII / 11 Surabaya.

Adapun materi yang disampaikan meliputi :
  • “Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Kewirausahaan Wanita” oleh Ir. Hj. Urifah, M.Si
  • “Pemberdayaan Wanita Melalui Pokusma (Kelompok Usaha Muamalat) dan BMT” oleh Hj. Anis D. C.
  • “Testimoni Pengusaha Wanita (Stay Focus & Stay Foolish)” oleh Elisa Yuniarti
  • “Pemberdayaan Wanita Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga ditinjau dari sudut pandang Al-Quran dan Hadist” oleh : KH. Moh. Taufiqurrahman.

Seminar ini dihadiri oleh wanita utusan 38 DPD Kabupaten Kota se Provinsi Jawa Timur yang meliputi : perwakilan DPD Kabupaten Kota sebanyak 3 orang, perwakilan untuk setiap daerah sebanyak 2 orang.
Senin, 25 Oktober 2010

Workshop Gerakan Internet Sehat LDII Sidoarjo

Kemandirian Generasi Muda Melalui Penguasaan Ilmu Internet


Peserta dan panitia Workshop Gerakan Internet Sehat Generasi Muda LDII Kab. Sidoarjo

H. Djoko Sayono, SE sekretaris LDII Sidoarjo
Bpk Moh. Junaidi - PT. Telkom

Suasana Workshop Gerakan Internet Sehat di Ruang BLC Telkom Jl. Ahmad Yani Sidoarjo
Hari Sabtu-Minggu, 23-24 Oktober 2010, bekerja sama dengan PT Telkom, DPD LDII Kabupaten Sidoarjo mengadakan event bertajuk " Workshop Gerakan Internet Sehat " yang diikuti lebih dari 20 generasi muda dari LDII di ruang BLC Telkom Sidoarjo. Acara yang bertema "Membangun Kemandirian Melalui Internet" diisi oleh para pakar Internet marketing dari kalangan warga LDII dan para jurnalis/blogger. Diantaranya adalah Bpk Budi Waluyo - Thoriq Firdaus - Rostam Effendi - Gigih Purbonoto - Samsul Bakhtiar - dan Novelis/blogger Sovia Sahid. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPD LDII Bpk H. Djoko Sayono, SH dan disambut dengan hangat oleh pihak Manajemen PT Telkom Sidoarjo Bpk Moh. Junaidi.

Materi-materi yang disajikan diantaranya :
  • WebStore ( Membangun toko Online )
  • Internet Marketing Strategy
  • SEO - search engine optimization
  • Jurnalistik / Blogger Community
Walaupun untuk ukuran orang awam. materi tergolong advance, namun antusias peserta sangat tinggi. Bahkan sebelumnya panitia terpaksa meng-eliminasi hampir 15 orang peserta dari total pendaftar yang masuk melalui email sebanyak 35 orang lebih dikarenakan keterbatasan tempat yang disediakan pihak PT Telkom.

Harapan dari workshop ini adalah menggali potensi kreatif anak-anak muda untuk memanfaatkan Internet secara positif. Terutama mengangkat citra kota Sidoarjo dan membangkitkan kembali ekonomi kota Sidoarjo akibat Lumpur Lapindo.

"Saat ini penetrasi internet yang begitu besar bila tidak dibarengi dengan pembekalan materi dan pengetahuan yang positif maka akan berdampak kepada hancurnya akhlak generasi muda karena larut dalam maksiat" begitu pesan yang disampaikan oleh Bpk H. Djoko Sayono, SH selaku pengurus organisasi LDII Kab. Sidoarjo.

"Selayaknya acara tersebut akan ada kelanjutan sebagai sarana pembekalan rutin. Dan tidak hanya berhenti sampai disini. Masih banyak materi yang akan disampaikan, terutama yang terpenting adalah materi dakwah sebagai wujud kewajiban kita kepada sesama untuk selalu amar ma'ruf nahi munkar " pesan dari Bpk Samsul Bakhtiar dalam acara penutupan mewakili dari organisasi dan tim ICT LDII Propinsi Jawa Timur
Rabu, 20 Oktober 2010

Pondok Pesantren Terpadu "Budi Utomo" Surakarta



Masjid Baitul 'Ala di lingkungan Ponpes Budi Utomo Surakarta

Suasana ruang tamu
Kebanyakan generasi muda enggan untuk menuntut ilmu agama karena mereka harus meninggalkan bangku sekolah sehingga takut akan keadaan masa depan mereka. LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) menjawab kekhawatiran ini dengan membuka pondok pesantren terpadu. Di Ponpes LDII “Budi Utomo” Kadipiro Surakarta Jawa Tengah misalnya, para siswa dapat menghatamkan ilmu Quran Hadist sambil tetap melanjutkan sekolahnya di SMP, SMU atau SMK terdekat. Sehingga dalam kurun waktu yang sama para siswa bisa menjadi mubaligh atau mubalighot yang menguasai ilmu Quran dan Hadist, sekaligus lulus pendidikan umum.

Pondok Pesantren yang mulai beroperasi tahun 1993 dan diresmikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada 2 Juni 2007 ini, beralamat di Kampung Sekip, Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Propinsi Jawa Tengah, telpon 0271-855559. Lokasinya sangat strategis, kurang lebih hanya 3 km atau perjalanan tidak lebih 10 menit dari stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi.

Fasilitas pondok ini meliputi Masjid Baitul A’la dan Gedung Pondok berisi Ruang Tamu, Kamar Tamu, Aula, dan Asrama Putri. Masjid dan Gedung pondok mengapit sebuah halaman yang cukup luas sehingga lingkungan pondok terkesan leluasa dan segar.

Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Drs. KH. M. Thoyyiban SH. MM ini, diasuh oleh 7 (tujuh) orang guru dan saat ini mendidik 150 (seratus lima puluh) siswa putra dan putri berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya berasal dari Papua dan Merauke.
Minggu, 17 Oktober 2010

Masuk Islam Beristri 10

Hadist Ibni Majah Kitabu Nikah No. Hadist 1953 (Shohih)
حَدَثَّنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيْمٍ. ثنا مُحَمَّدث بْنُ جَعْفَرٍ. ثنا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِىِّ، عَنْ سَالمٍ، عَنِ بْنِ عُمَرَ؛ قَالَ: أَسْلَامَ غَيْلاَنُ بْنُ سَلَمَةَ وَتَحْتَهُ عَشْرُ نِسْوَةٍ. فَقَالَ لَهُ النَّبِىَّ، صلى اللهِ عليه وسلم (خُذْ مِنْهُنَّ أرْبَعًا))* رواه ابن مجاة كتب النكاح 1953
... Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Gholan bin Salamah masuk Islam dan ia telah beristri sepuluh. Maka kepadanya, Rasulullah SAW bersabda,”Ambillah dari mereka empat saja”.

Keterangan:
Hadist tersebut menegaskan bahwa seorang laki-laki Muslim boleh beristri paling banyak 4 (empat) orang wanita.
Minggu, 10 Oktober 2010

LDII Sidoarjo Gelar Pengajian Umum di 13 Lokasi



NO. LOKASI PENGAJIAN UMUM LDII SIDOARJO
1Masjid Baitul Makmur Ponpes Al Barokah Seruni Gedangan
2Masjid Baitul ‘Ala Saimbang Sukodono
3Masjid Baitul Qodar Sawotratap Waru
4Masjid At-Taqwa Pepelegi Waru
5Masjid Yaminul Mustoafa Babatab Jati Sidoarjo Kota
6Masjid Nur Rohman Gebang Sidoarjo Kota
7Masjid Nur Mukmin Jimbaran Wonoayu
8Masjid Khoirul Huda Tundungan Sidomojo Krian
9Masjid Baiturohim, Medaeng Waru
10Masjid Manshurin, Tawangsari Taman
11Masjid LDII, Trosobo
12Masjid LDII Kraton Krian
13Masjid LDII Wonokupang Balongbendo
Mengaji Al-Quran dan Al-Hadist adalah program pertama dan paling utama dalam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Disamping mencari ilmu Quran Hadist merupakan kewajiban umat Islam, penguasaan ilmu merupakan syarat utama sah dan diterimanya suatu amalan ibadah.

Mengingat besarnya jumlah jamaah dan penyebarannya, LDII Sidoarjo menggelar Pengajian Umum secara serempak di 13 lokasi di kabupaten Sidoarjo. Pengajian umum LDII diadakan rutin setiap bulan pada hari Minggu kedua mulai pukul 08.00 sampai 12.00. Pengajian Umum LDII terbuka untuk umum, masyarakat siapapun bisa datang sesuai dengan jadwal dan tempat yang ditentukan dengan membawa Kitab Al-Quran masing-masing.
Kamis, 07 Oktober 2010

Dibencinya Meminta-minta Dalam Islam

Hadist Ibni Majah No. 1836 dan 1837 Kitabu Zakat Halaman 588
حدثنا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَمْرُو بْنُ ‘َبْدِ اللهِ الْأَوْدىُّ. قَالَا: ثنا وَكِيعٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أّبِيْهِ، عَنْ جَدِّهِ؛ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ((لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ أَحْبُلَهُ فَيَأْتِيَ الْجَبَلَ، فَيَجِئَ بِحُزْمَةِ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِهِ فَيَبِيْعَهَا، فَيَسْتَغْنِىَ بِثَمَنِهَا- خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ. أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ)).
Rasulullah SAW bersabda seandainya engkau membawa tali dan datang ke gunung dan kembali dengan membawa seikat kayu bakar dipunggungnya, kemudian menjualnya dan ia merasa cukup dengan hasilnya, itu jauh lebih baik daripada meminta-minta pada orang lain. Baik ia deberi atau tidak diberi.

حدثنا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ ثنا وَكِيعٌ، عَنِ بْن أَ بِى ذِئْبٍ، عَنْ مُحَمَّدٍ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيْدَ، عَنْ ثَوْبَانَ؛ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ((وَ مَنْ يَتَقَبَّلُ لِى بِوَحِدَةٍ أَتَقَبَّلُ لَهُ بِالْجَنَّةِ؟)) قُلْتُ: أَنَا. قَالَ ((لاَ تَسْأَلِ النَّسَ شَيْئًا))
قَالَ: فَكَانَ ثَوْبَانَ يَقْعُ سَوْطَهُ، وَهُوَ رَاكِبٌ، فَلَا يَقُولُ لِأَحَدٍ: نَاوِلْنِيهِ. حَتَّى يَنْزِلَ فَيَأخُذَهُ.
... dari Abdirrohman bin Yazid, dari Tsauban meriwayatkan, Rasulullahi SAW bersabda,”Siapakah yang mau menerima satu perkara dariku yang aku jamin surganya? Tsauban menjawab,”Saya’. Nabi bersabda,”Jangan pernah meminta pada orang lain”.
(Abdirrohman) meriwayatkan, suatu ketika Tsauban jatuh cambuknya ketika ia sedang naik kendaraan, dia tidak mau minta tolong pada seorangpun, “ambilkan cemeti itu untukku”. Sehingga ia turun (dari kendaraan) dan mengambilnya sendiri.
Senin, 04 Oktober 2010

Zikir Setelah Sholat Wajib

Dikutip dari Hadist Himpunan Kitabusholah Cetakan LDII halaman 92
أخْبَرَنَا مَحْمُدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَثَنَا الْوَلِيْدُ عَنْ أَبِى عَمْرٍ وَالْأَوزَاعِىِّ قَالَ حَدَثَنَى شَدَّادٌ أَبُوعَمَّارٍ أَنَّ أَبَا أَسْمَاءَالرَّحَبِّىَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُوْلَ الله صلى الله عليه وسلم اِذَاانْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثً وَقَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمْنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ*
...sesungguhnya Tsuban mantan budaknya Rasulullah SAW meriwayatkan sesungguhnya Rasululllahi SAW ketika selesai dari shalat wajib membaca istighfar 3 kali dan berdoa, “اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمْنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَاذَاالْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ” (Ya Allah engkaulah keselamatan dan darimulah keselamatan engkau maha barokah wahai zat yang Maha Agung dan Maha Mulya).
Hadist riwayat Sunan Nasa’i
Jumat, 01 Oktober 2010

Merawat Kedua Orang Tua adalah Jihad

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ المُثَنَّى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيْدٍ عَنْ سُفْيَانَ وَشُعْبَةَ قَالَا حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبْى ثَابْتٍ عَنْ أَبِى العَبَّاسِ عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِاللهِ صلى اللهُ عليه وسلم يسْتَأْذِنُهُ فِى الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَىٌّ وَالِداَكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيْهِمَا فَجَاهِدْ* رواه النسأ في كتاب الجهاد
Dari Abdillah bin ‘Amr bercerita,” Datang seorang lelaki pada Rasulullah SAW, ia minta izin kepada Nabi untuk ikut berperang”. Nabi bertanya,”Apakah masih hidup kedua orang tuamu?” Lelaki tersebut menjawab,”Ya”. Nabi bersabda,”Rawatlah keduanya, maka engkau telah berjihad.”
Hadist An-nasa'i Kitabu Jihad

Seminar Wanita 2010 DPD LDII Prov Jawa Timur


Di Indonesia terdapat 217 juta jiwa, 50,3 % merupakan wanita. Sehingga dengan banyaknya wanita, maka perlu adanya pemberdayaan untuk kaum wanita tersebut. Dengan alasan demikian, DPD LDII Jawa Timur mengadakan Seminar Wanita dengan mengusung tema "Pemberdayaan Wanita dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga" yang diselenggarakan pada Minggu, 24 Oktober 2010 di Pondok Sabilurrosyidin, Jl. Gayungan VII / 11 Surabaya.

Adapun materi yang disampaikan meliputi :
  • “Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui Kewirausahaan Wanita” oleh Ir. Hj. Urifah, M.Si
  • “Pemberdayaan Wanita Melalui Pokusma (Kelompok Usaha Muamalat) dan BMT” oleh Hj. Anis D. C.
  • “Testimoni Pengusaha Wanita (Stay Focus & Stay Foolish)” oleh Elisa Yuniarti
  • “Pemberdayaan Wanita Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga ditinjau dari sudut pandang Al-Quran dan Hadist” oleh : KH. Moh. Taufiqurrahman.

Seminar ini dihadiri oleh wanita utusan 38 DPD Kabupaten Kota se Provinsi Jawa Timur yang meliputi : perwakilan DPD Kabupaten Kota sebanyak 3 orang, perwakilan untuk setiap daerah sebanyak 2 orang.

Workshop Gerakan Internet Sehat LDII Sidoarjo

Kemandirian Generasi Muda Melalui Penguasaan Ilmu Internet


Peserta dan panitia Workshop Gerakan Internet Sehat Generasi Muda LDII Kab. Sidoarjo

H. Djoko Sayono, SE sekretaris LDII Sidoarjo
Bpk Moh. Junaidi - PT. Telkom

Suasana Workshop Gerakan Internet Sehat di Ruang BLC Telkom Jl. Ahmad Yani Sidoarjo
Hari Sabtu-Minggu, 23-24 Oktober 2010, bekerja sama dengan PT Telkom, DPD LDII Kabupaten Sidoarjo mengadakan event bertajuk " Workshop Gerakan Internet Sehat " yang diikuti lebih dari 20 generasi muda dari LDII di ruang BLC Telkom Sidoarjo. Acara yang bertema "Membangun Kemandirian Melalui Internet" diisi oleh para pakar Internet marketing dari kalangan warga LDII dan para jurnalis/blogger. Diantaranya adalah Bpk Budi Waluyo - Thoriq Firdaus - Rostam Effendi - Gigih Purbonoto - Samsul Bakhtiar - dan Novelis/blogger Sovia Sahid. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris DPD LDII Bpk H. Djoko Sayono, SH dan disambut dengan hangat oleh pihak Manajemen PT Telkom Sidoarjo Bpk Moh. Junaidi.

Materi-materi yang disajikan diantaranya :
  • WebStore ( Membangun toko Online )
  • Internet Marketing Strategy
  • SEO - search engine optimization
  • Jurnalistik / Blogger Community
Walaupun untuk ukuran orang awam. materi tergolong advance, namun antusias peserta sangat tinggi. Bahkan sebelumnya panitia terpaksa meng-eliminasi hampir 15 orang peserta dari total pendaftar yang masuk melalui email sebanyak 35 orang lebih dikarenakan keterbatasan tempat yang disediakan pihak PT Telkom.

Harapan dari workshop ini adalah menggali potensi kreatif anak-anak muda untuk memanfaatkan Internet secara positif. Terutama mengangkat citra kota Sidoarjo dan membangkitkan kembali ekonomi kota Sidoarjo akibat Lumpur Lapindo.

"Saat ini penetrasi internet yang begitu besar bila tidak dibarengi dengan pembekalan materi dan pengetahuan yang positif maka akan berdampak kepada hancurnya akhlak generasi muda karena larut dalam maksiat" begitu pesan yang disampaikan oleh Bpk H. Djoko Sayono, SH selaku pengurus organisasi LDII Kab. Sidoarjo.

"Selayaknya acara tersebut akan ada kelanjutan sebagai sarana pembekalan rutin. Dan tidak hanya berhenti sampai disini. Masih banyak materi yang akan disampaikan, terutama yang terpenting adalah materi dakwah sebagai wujud kewajiban kita kepada sesama untuk selalu amar ma'ruf nahi munkar " pesan dari Bpk Samsul Bakhtiar dalam acara penutupan mewakili dari organisasi dan tim ICT LDII Propinsi Jawa Timur

Pondok Pesantren Terpadu "Budi Utomo" Surakarta



Masjid Baitul 'Ala di lingkungan Ponpes Budi Utomo Surakarta

Suasana ruang tamu
Kebanyakan generasi muda enggan untuk menuntut ilmu agama karena mereka harus meninggalkan bangku sekolah sehingga takut akan keadaan masa depan mereka. LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) menjawab kekhawatiran ini dengan membuka pondok pesantren terpadu. Di Ponpes LDII “Budi Utomo” Kadipiro Surakarta Jawa Tengah misalnya, para siswa dapat menghatamkan ilmu Quran Hadist sambil tetap melanjutkan sekolahnya di SMP, SMU atau SMK terdekat. Sehingga dalam kurun waktu yang sama para siswa bisa menjadi mubaligh atau mubalighot yang menguasai ilmu Quran dan Hadist, sekaligus lulus pendidikan umum.

Pondok Pesantren yang mulai beroperasi tahun 1993 dan diresmikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada 2 Juni 2007 ini, beralamat di Kampung Sekip, Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Propinsi Jawa Tengah, telpon 0271-855559. Lokasinya sangat strategis, kurang lebih hanya 3 km atau perjalanan tidak lebih 10 menit dari stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi.

Fasilitas pondok ini meliputi Masjid Baitul A’la dan Gedung Pondok berisi Ruang Tamu, Kamar Tamu, Aula, dan Asrama Putri. Masjid dan Gedung pondok mengapit sebuah halaman yang cukup luas sehingga lingkungan pondok terkesan leluasa dan segar.

Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Drs. KH. M. Thoyyiban SH. MM ini, diasuh oleh 7 (tujuh) orang guru dan saat ini mendidik 150 (seratus lima puluh) siswa putra dan putri berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya berasal dari Papua dan Merauke.

Masuk Islam Beristri 10

Hadist Ibni Majah Kitabu Nikah No. Hadist 1953 (Shohih)
حَدَثَّنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيْمٍ. ثنا مُحَمَّدث بْنُ جَعْفَرٍ. ثنا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِىِّ، عَنْ سَالمٍ، عَنِ بْنِ عُمَرَ؛ قَالَ: أَسْلَامَ غَيْلاَنُ بْنُ سَلَمَةَ وَتَحْتَهُ عَشْرُ نِسْوَةٍ. فَقَالَ لَهُ النَّبِىَّ، صلى اللهِ عليه وسلم (خُذْ مِنْهُنَّ أرْبَعًا))* رواه ابن مجاة كتب النكاح 1953
... Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Gholan bin Salamah masuk Islam dan ia telah beristri sepuluh. Maka kepadanya, Rasulullah SAW bersabda,”Ambillah dari mereka empat saja”.

Keterangan:
Hadist tersebut menegaskan bahwa seorang laki-laki Muslim boleh beristri paling banyak 4 (empat) orang wanita.

LDII Sidoarjo Gelar Pengajian Umum di 13 Lokasi



NO. LOKASI PENGAJIAN UMUM LDII SIDOARJO
1Masjid Baitul Makmur Ponpes Al Barokah Seruni Gedangan
2Masjid Baitul ‘Ala Saimbang Sukodono
3Masjid Baitul Qodar Sawotratap Waru
4Masjid At-Taqwa Pepelegi Waru
5Masjid Yaminul Mustoafa Babatab Jati Sidoarjo Kota
6Masjid Nur Rohman Gebang Sidoarjo Kota
7Masjid Nur Mukmin Jimbaran Wonoayu
8Masjid Khoirul Huda Tundungan Sidomojo Krian
9Masjid Baiturohim, Medaeng Waru
10Masjid Manshurin, Tawangsari Taman
11Masjid LDII, Trosobo
12Masjid LDII Kraton Krian
13Masjid LDII Wonokupang Balongbendo
Mengaji Al-Quran dan Al-Hadist adalah program pertama dan paling utama dalam Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Disamping mencari ilmu Quran Hadist merupakan kewajiban umat Islam, penguasaan ilmu merupakan syarat utama sah dan diterimanya suatu amalan ibadah.

Mengingat besarnya jumlah jamaah dan penyebarannya, LDII Sidoarjo menggelar Pengajian Umum secara serempak di 13 lokasi di kabupaten Sidoarjo. Pengajian umum LDII diadakan rutin setiap bulan pada hari Minggu kedua mulai pukul 08.00 sampai 12.00. Pengajian Umum LDII terbuka untuk umum, masyarakat siapapun bisa datang sesuai dengan jadwal dan tempat yang ditentukan dengan membawa Kitab Al-Quran masing-masing.

Dibencinya Meminta-minta Dalam Islam

Hadist Ibni Majah No. 1836 dan 1837 Kitabu Zakat Halaman 588
حدثنا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَعَمْرُو بْنُ ‘َبْدِ اللهِ الْأَوْدىُّ. قَالَا: ثنا وَكِيعٌ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أّبِيْهِ، عَنْ جَدِّهِ؛ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ((لَأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ أَحْبُلَهُ فَيَأْتِيَ الْجَبَلَ، فَيَجِئَ بِحُزْمَةِ حَطَبٍ عَلَى ظَهْرِهِ فَيَبِيْعَهَا، فَيَسْتَغْنِىَ بِثَمَنِهَا- خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ. أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ)).
Rasulullah SAW bersabda seandainya engkau membawa tali dan datang ke gunung dan kembali dengan membawa seikat kayu bakar dipunggungnya, kemudian menjualnya dan ia merasa cukup dengan hasilnya, itu jauh lebih baik daripada meminta-minta pada orang lain. Baik ia deberi atau tidak diberi.

حدثنا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ ثنا وَكِيعٌ، عَنِ بْن أَ بِى ذِئْبٍ، عَنْ مُحَمَّدٍ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيْدَ، عَنْ ثَوْبَانَ؛ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم ((وَ مَنْ يَتَقَبَّلُ لِى بِوَحِدَةٍ أَتَقَبَّلُ لَهُ بِالْجَنَّةِ؟)) قُلْتُ: أَنَا. قَالَ ((لاَ تَسْأَلِ النَّسَ شَيْئًا))
قَالَ: فَكَانَ ثَوْبَانَ يَقْعُ سَوْطَهُ، وَهُوَ رَاكِبٌ، فَلَا يَقُولُ لِأَحَدٍ: نَاوِلْنِيهِ. حَتَّى يَنْزِلَ فَيَأخُذَهُ.
... dari Abdirrohman bin Yazid, dari Tsauban meriwayatkan, Rasulullahi SAW bersabda,”Siapakah yang mau menerima satu perkara dariku yang aku jamin surganya? Tsauban menjawab,”Saya’. Nabi bersabda,”Jangan pernah meminta pada orang lain”.
(Abdirrohman) meriwayatkan, suatu ketika Tsauban jatuh cambuknya ketika ia sedang naik kendaraan, dia tidak mau minta tolong pada seorangpun, “ambilkan cemeti itu untukku”. Sehingga ia turun (dari kendaraan) dan mengambilnya sendiri.

Zikir Setelah Sholat Wajib

Dikutip dari Hadist Himpunan Kitabusholah Cetakan LDII halaman 92
أخْبَرَنَا مَحْمُدُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ حَدَثَنَا الْوَلِيْدُ عَنْ أَبِى عَمْرٍ وَالْأَوزَاعِىِّ قَالَ حَدَثَنَى شَدَّادٌ أَبُوعَمَّارٍ أَنَّ أَبَا أَسْمَاءَالرَّحَبِّىَ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُوْلَ الله صلى الله عليه وسلم اِذَاانْصَرَفَ مِنْ صَلَاتِهِ اسْتَغْفَرَ ثَلَاثً وَقَالَ اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمْنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ*
...sesungguhnya Tsuban mantan budaknya Rasulullah SAW meriwayatkan sesungguhnya Rasululllahi SAW ketika selesai dari shalat wajib membaca istighfar 3 kali dan berdoa, “اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمْنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَاذَاالْجَلَالِ وَالْإكْرَامِ” (Ya Allah engkaulah keselamatan dan darimulah keselamatan engkau maha barokah wahai zat yang Maha Agung dan Maha Mulya).
Hadist riwayat Sunan Nasa’i

Merawat Kedua Orang Tua adalah Jihad

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ المُثَنَّى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيْدٍ عَنْ سُفْيَانَ وَشُعْبَةَ قَالَا حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ أَبْى ثَابْتٍ عَنْ أَبِى العَبَّاسِ عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِاللهِ صلى اللهُ عليه وسلم يسْتَأْذِنُهُ فِى الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَىٌّ وَالِداَكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيْهِمَا فَجَاهِدْ* رواه النسأ في كتاب الجهاد
Dari Abdillah bin ‘Amr bercerita,” Datang seorang lelaki pada Rasulullah SAW, ia minta izin kepada Nabi untuk ikut berperang”. Nabi bertanya,”Apakah masih hidup kedua orang tuamu?” Lelaki tersebut menjawab,”Ya”. Nabi bersabda,”Rawatlah keduanya, maka engkau telah berjihad.”
Hadist An-nasa'i Kitabu Jihad