وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Sabtu, 13 November 2010

Ijtihad Ulama LDII: Jaga Kemurnian Agama Islam dari Perbuatan Syirik dan Jahiliyah

Nopember 2010 para Ulama LDII kembali menegaskan ijtihad agar para jamaah menjaga kemurnian ibadahnya dari perbuatan SYIRIK dan JAHILIYAH. Jamaah LDII dinasehati agar menjauhi, meninggalkan dan menghilangkan semua keyakinan, ucapan dan perbuatan syirik dan jahiliyah yang dapat merusak semua amalan ibadah kita.

Termasuk dalam keyakinan dan perbuatan syirik yaitu;
  • Percaya kepada sihir, tenung, guna-guna, ramalan nasib dan masa depan.
  • Percaya kepada gugon tughon, tahayul, burung (تَطَيُّر)
  • Percaya hitungan-hitungan hari untuk menentukan nasib.
  • Percaya orang mati jadi hantu; jerangkong, pocong, wewe gombel, gendruwo dll.
  • Percaya pada hari yang banyak sialnya atau hari yang membawa hoki.
  • Percaya pada ilmu nujum (astrologi)/ramalan bintang yang dapat berpengaruh terhadap nasib manusia.
  • Percaya dan atau melakukan pedukunan yang syirik, yang menggunakan bantuan/perlindungan jin.
  • Percaya pada jimat-jimat, seperti; keris, gelang jimat, akik/cincin jimat, haikal, kul buntet, wesi kuning, kulit kebo landuh dan sebagainya.
  • Menyalahgunakan ayat-ayat Al-Quran untuk nyirep, kekebalan dan berbagai penyimpangan lainnya.

Sihir, Tenung dan santet adalah Syirik dan Haram

Hadist Shohih Bukhori Kitabu Attibbi Nomor Hadist 5322

5322 - حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا الْمُوبِقَاتِ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ*رواه البخار كتب الطب
...Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,”Jauhilah perbuatan yang dapat menghancurkan amalan baik yaitu SYIRIK KEPADA ALLAH dan SIHIR.

Sihir adalah tali buhul / bundelan / simpul-simpul dan mantra-mantra serta ucapan-ucapan yang dibaca / ditulis atau mengerjakan sesuatu di dalam badan seseorang yang disihir atau hatinya maupun pikirannya dengan cara tidak langsung.
Sihir ialah jimat-jimat, mantra-mantra, tali buhul / bundelan / simpul-simpul yang mempengaruhi / membekas dalam hati dan badan maka sihir bisa membuat sakit, bisa membuat mati, bisa memisahkan antara suami dan istri. Allah ta’ala berfirman: mereka belajar dari (Harut Marut). Dan Allah yang Maha Suci berfirman: Dan dari kejahatan tukang-tukang sihir yang meniupkan ludahnya dalam beberapa bundelan/simpul-simpul.

Firman Allah

قَالَ بَلْ أَلْقُوا فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَى* سورة طه 66
Nabi Musa bersabda,”Melemparlah engkau tukang sihir, maka ketika itu tali-tali tukang sihir dan tongkatnya dibayang-bayangkan padanya (Musa) dari sihir mereka sesungguhnya tali-tali dan tongkat-tongkat itu berjalan seolah-olah ular.
Al Quran surat Thoha ayat 66

Hadist Nasa’i Kitabu Tahrimi Addami Nomor Hadist 4011

4011 - أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَيْسَرَةَ الْمَنْقَرِيُّ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ عَقَدَ عُقْدَةً ثُمَّ نَفَثَ فِيهَا فَقَدْ سَحَرَ وَمَنْ سَحَرَ فَقَدْ أَشْرَكَ وَمَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ رواه النسائي كتاب تحريم الدم
Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa membuat bundelan / simpul-simpul (dari benang atau lainnya) kemudian meniupkan ludahnya ke dalamnya (sambil membaca mantra minta tolong kepada roh jahat, jin , setan) maka sesungguhnya dia telah melakukan sihir. Dan barang siapa melakukan sihir maka sesungguhnya dia telah berbuat sirik, dan barang siapa menggantungkan (hatinya) / mengandalkan pada sesuatu (seperti jimat) maka dia diserahkan oleh Allah pada sesuatu tersebut (Allah cuci tangan / berarti sirik / Allah tidak menjamin keselamatannya)”.

Hadist Shohih Muslim Kitabu Iman Nomor Hadist 136

136 - و حَدَّثَنِي أَبُو أَيُّوبَ الْغَيْلَانِيُّ سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا قُرَّةُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَقِيَهُ يُشْرِكُ بِهِ دَخَلَ النَّارَ*
قَالَ أَبُو أَيُّوبَ قَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ و حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا مُعَاذٌ وَهُوَ ابْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بِمِثْلِهِ*
رواه مسلم كتاب الإيمان
... Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa ketemu Allah dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu maka dia masuk SURGA, dan barang siapa ketemu Allah dia menyekutukan Allah dengan sesuatu maka dia masuk NERAKA”.

Hadist riwayat Baihaki Kitabu Kosamah (Sunan Al Kubro)

عن عبد الله بن مسعود قال من أتى ساحرا أو كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما انزل على محمد صلى الله عليه وسلم* رواه البيهقي كتاب القسامة (سنن الكبرى)
Dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata: Barangsiapa yang mendatangi tukang sihir atau dukun tebak yang mengaku mengerti hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang atau dukun yang mengaku mengerti tempat-tempat barang yang hilang dan lainnya, maka sungguh dia telah kufur dengan apa-apa yang diturunkan pada Nabi Muhammmad SAW (Al Quran).


قال البغوي : العراف : الذي يدعي معرفة الأمور بمقدمات يستدل بها على المسروق ومكان الضالة ونحو ذلك .
وقيل : هو الكاهن : هو الذي يخبر عن المغيبات في المستقبل .
Imam Baghi berkata (Penulis kitab Hadist Syarahusunnah):
Al A’rofu (العَرَّفُ)adalah orang yang mengaku-ngaku mengetahui perkara-perkara yang samar / yang belum jelas dengan pendahuluan-pendahuluan / cara-cara terentu yang dengannya digunakan untuk menunjukkan barang yang dicuri dan tempat barang hilang dan yang semisalnya.
Al Kahinu (الكَاهِنُ)adalah orang yang memberitahu / menebak perkara-perkara samar /yang belum jelas yang akan erjadi di masa mendatang.

Al Quran Surat Azzumr 65

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ* 65
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan orang-orang sebelum engkau bahwa jika kamu syirik maka pasti lebur amalmu dan kamu pasti termasuk orang-orang yang merugi.

Al Quran Surat Al Midah 72

...إِنَّهُ ُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ 72
... sesungguhnya barang siapa menyekutukan Allah maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan surga baginya dan tempatnya adalah neraka dan tidak ada penolong bagi orang-orang yang dhalim.

Khalifa Umar bin al-Khatab: “Bunuhlah semua Penyihir”

2646 - حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ سَمِعَ بَجَالَةَ يُحَدِّثُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ وَأَبَا الشَّعْثَاءِ قَالَ كُنْتُ كَاتِبًا لِجَزْءِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَمِّ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ إِذْ جَاءَنَا كِتَابُ عُمَرَ قَبْلَ مَوْتِهِ بِسَنَةٍ اقْتُلُوا كُلَّ سَاحِرٍ* رواه ابى داود كِتَاب الْخَرَاجِ وَالْإِمَارَةِ وَالْفَيْءِ
Umar bin bin Aus meriwayatkan bahwa Aba Syaktsak berkata,”Saya adalah sekretarisnya Jaz’I bin Mu’awiyah pamannya Al-Ahnaf bin Kois, suatu ketika datang suratnya Umar (RA) setahun sebelum wafatnya: (isi surat) Bunuhlah semua tukang sihir.
Hadist riwayat Abi Dawud Kitab Khoroji wal imaroh wal faiin

عن بجالة بن عبدة قال : كتب عمر بن الخطاب رضي الله عنه : أن اقتلوا كل ساحر وساحرة* القول السديد شرح كتاب التوحيد
Dari Bajalah bin Abdata meriwayatkan: Umar bin Khatab Radhiyallohu anhu menulis surat: agar membunuh semua tukang sihir laki-laki maupun perempuan.
al-Koulu as-Syadidu sarah Kitabu Tauhid

1 komentar :

insidewinme mengatakan...

Ketika Rasulullah Saw. menantang berbagai keyakinan bathil dan pemikiran rusak kaum musyrikin Mekkah dengan Islam, Beliau dan para Sahabat ra. menghadapi kesukaran dari tangan-tangan kuffar. Tapi Beliau menjalani berbagai kesulitan itu dengan keteguhan dan meneruskan pekerjaannya.

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Ijtihad Ulama LDII: Jaga Kemurnian Agama Islam dari Perbuatan Syirik dan Jahiliyah

Nopember 2010 para Ulama LDII kembali menegaskan ijtihad agar para jamaah menjaga kemurnian ibadahnya dari perbuatan SYIRIK dan JAHILIYAH. Jamaah LDII dinasehati agar menjauhi, meninggalkan dan menghilangkan semua keyakinan, ucapan dan perbuatan syirik dan jahiliyah yang dapat merusak semua amalan ibadah kita.

Termasuk dalam keyakinan dan perbuatan syirik yaitu;
  • Percaya kepada sihir, tenung, guna-guna, ramalan nasib dan masa depan.
  • Percaya kepada gugon tughon, tahayul, burung (تَطَيُّر)
  • Percaya hitungan-hitungan hari untuk menentukan nasib.
  • Percaya orang mati jadi hantu; jerangkong, pocong, wewe gombel, gendruwo dll.
  • Percaya pada hari yang banyak sialnya atau hari yang membawa hoki.
  • Percaya pada ilmu nujum (astrologi)/ramalan bintang yang dapat berpengaruh terhadap nasib manusia.
  • Percaya dan atau melakukan pedukunan yang syirik, yang menggunakan bantuan/perlindungan jin.
  • Percaya pada jimat-jimat, seperti; keris, gelang jimat, akik/cincin jimat, haikal, kul buntet, wesi kuning, kulit kebo landuh dan sebagainya.
  • Menyalahgunakan ayat-ayat Al-Quran untuk nyirep, kekebalan dan berbagai penyimpangan lainnya.

Sihir, Tenung dan santet adalah Syirik dan Haram

Hadist Shohih Bukhori Kitabu Attibbi Nomor Hadist 5322

5322 - حَدَّثَنِي عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَبِي الْغَيْثِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْتَنِبُوا الْمُوبِقَاتِ الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَالسِّحْرُ*رواه البخار كتب الطب
...Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,”Jauhilah perbuatan yang dapat menghancurkan amalan baik yaitu SYIRIK KEPADA ALLAH dan SIHIR.

Sihir adalah tali buhul / bundelan / simpul-simpul dan mantra-mantra serta ucapan-ucapan yang dibaca / ditulis atau mengerjakan sesuatu di dalam badan seseorang yang disihir atau hatinya maupun pikirannya dengan cara tidak langsung.
Sihir ialah jimat-jimat, mantra-mantra, tali buhul / bundelan / simpul-simpul yang mempengaruhi / membekas dalam hati dan badan maka sihir bisa membuat sakit, bisa membuat mati, bisa memisahkan antara suami dan istri. Allah ta’ala berfirman: mereka belajar dari (Harut Marut). Dan Allah yang Maha Suci berfirman: Dan dari kejahatan tukang-tukang sihir yang meniupkan ludahnya dalam beberapa bundelan/simpul-simpul.

Firman Allah

قَالَ بَلْ أَلْقُوا فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِنْ سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَى* سورة طه 66
Nabi Musa bersabda,”Melemparlah engkau tukang sihir, maka ketika itu tali-tali tukang sihir dan tongkatnya dibayang-bayangkan padanya (Musa) dari sihir mereka sesungguhnya tali-tali dan tongkat-tongkat itu berjalan seolah-olah ular.
Al Quran surat Thoha ayat 66

Hadist Nasa’i Kitabu Tahrimi Addami Nomor Hadist 4011

4011 - أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَيْسَرَةَ الْمَنْقَرِيُّ عَنْ الْحَسَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ عَقَدَ عُقْدَةً ثُمَّ نَفَثَ فِيهَا فَقَدْ سَحَرَ وَمَنْ سَحَرَ فَقَدْ أَشْرَكَ وَمَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ رواه النسائي كتاب تحريم الدم
Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa membuat bundelan / simpul-simpul (dari benang atau lainnya) kemudian meniupkan ludahnya ke dalamnya (sambil membaca mantra minta tolong kepada roh jahat, jin , setan) maka sesungguhnya dia telah melakukan sihir. Dan barang siapa melakukan sihir maka sesungguhnya dia telah berbuat sirik, dan barang siapa menggantungkan (hatinya) / mengandalkan pada sesuatu (seperti jimat) maka dia diserahkan oleh Allah pada sesuatu tersebut (Allah cuci tangan / berarti sirik / Allah tidak menjamin keselamatannya)”.

Hadist Shohih Muslim Kitabu Iman Nomor Hadist 136

136 - و حَدَّثَنِي أَبُو أَيُّوبَ الْغَيْلَانِيُّ سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَحَجَّاجُ بْنُ الشَّاعِرِ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا قُرَّةُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ لَقِيَهُ يُشْرِكُ بِهِ دَخَلَ النَّارَ*
قَالَ أَبُو أَيُّوبَ قَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ و حَدَّثَنِي إِسْحَقُ بْنُ مَنْصُورٍ أَخْبَرَنَا مُعَاذٌ وَهُوَ ابْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بِمِثْلِهِ*
رواه مسلم كتاب الإيمان
... Rasulullah SAW bersabda,”Barang siapa ketemu Allah dia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu maka dia masuk SURGA, dan barang siapa ketemu Allah dia menyekutukan Allah dengan sesuatu maka dia masuk NERAKA”.

Hadist riwayat Baihaki Kitabu Kosamah (Sunan Al Kubro)

عن عبد الله بن مسعود قال من أتى ساحرا أو كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما انزل على محمد صلى الله عليه وسلم* رواه البيهقي كتاب القسامة (سنن الكبرى)
Dari Abdullah bin Mas’ud dia berkata: Barangsiapa yang mendatangi tukang sihir atau dukun tebak yang mengaku mengerti hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang atau dukun yang mengaku mengerti tempat-tempat barang yang hilang dan lainnya, maka sungguh dia telah kufur dengan apa-apa yang diturunkan pada Nabi Muhammmad SAW (Al Quran).


قال البغوي : العراف : الذي يدعي معرفة الأمور بمقدمات يستدل بها على المسروق ومكان الضالة ونحو ذلك .
وقيل : هو الكاهن : هو الذي يخبر عن المغيبات في المستقبل .
Imam Baghi berkata (Penulis kitab Hadist Syarahusunnah):
Al A’rofu (العَرَّفُ)adalah orang yang mengaku-ngaku mengetahui perkara-perkara yang samar / yang belum jelas dengan pendahuluan-pendahuluan / cara-cara terentu yang dengannya digunakan untuk menunjukkan barang yang dicuri dan tempat barang hilang dan yang semisalnya.
Al Kahinu (الكَاهِنُ)adalah orang yang memberitahu / menebak perkara-perkara samar /yang belum jelas yang akan erjadi di masa mendatang.

Al Quran Surat Azzumr 65

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ* 65
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan orang-orang sebelum engkau bahwa jika kamu syirik maka pasti lebur amalmu dan kamu pasti termasuk orang-orang yang merugi.

Al Quran Surat Al Midah 72

...إِنَّهُ ُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ 72
... sesungguhnya barang siapa menyekutukan Allah maka sesungguhnya Allah telah mengharamkan surga baginya dan tempatnya adalah neraka dan tidak ada penolong bagi orang-orang yang dhalim.

Khalifa Umar bin al-Khatab: “Bunuhlah semua Penyihir”

2646 - حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ سَمِعَ بَجَالَةَ يُحَدِّثُ عَمْرَو بْنَ أَوْسٍ وَأَبَا الشَّعْثَاءِ قَالَ كُنْتُ كَاتِبًا لِجَزْءِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَمِّ الْأَحْنَفِ بْنِ قَيْسٍ إِذْ جَاءَنَا كِتَابُ عُمَرَ قَبْلَ مَوْتِهِ بِسَنَةٍ اقْتُلُوا كُلَّ سَاحِرٍ* رواه ابى داود كِتَاب الْخَرَاجِ وَالْإِمَارَةِ وَالْفَيْءِ
Umar bin bin Aus meriwayatkan bahwa Aba Syaktsak berkata,”Saya adalah sekretarisnya Jaz’I bin Mu’awiyah pamannya Al-Ahnaf bin Kois, suatu ketika datang suratnya Umar (RA) setahun sebelum wafatnya: (isi surat) Bunuhlah semua tukang sihir.
Hadist riwayat Abi Dawud Kitab Khoroji wal imaroh wal faiin

عن بجالة بن عبدة قال : كتب عمر بن الخطاب رضي الله عنه : أن اقتلوا كل ساحر وساحرة* القول السديد شرح كتاب التوحيد
Dari Bajalah bin Abdata meriwayatkan: Umar bin Khatab Radhiyallohu anhu menulis surat: agar membunuh semua tukang sihir laki-laki maupun perempuan.
al-Koulu as-Syadidu sarah Kitabu Tauhid