وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Selasa, 20 April 2010

Pengajian Umum LDII Sidoarjo Minggu 18 April 2010

Suasana halaman parkir pondok pesantren Al Barokah saat Pengajian Umum LDII Sidoarjo, Minggu, 18 April 2010

Pengajian Al Quran Surat An Nisa' Ayat 142 - 152

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلاةِ قَامُوا كُسَالَى يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلاَّ قَلِيلاً ~ ١٤٢ مُذَبْذَبِينَ بَيْنَ ذَلِكَ لا إِلَى هَؤُلاءِ وَلا إِلَى هَؤُلاءِ وَمَنْ يُضْلِلْ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلاً ~ ١٤٣ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَاناً مُبِيناً ~ ١٤٤ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنْ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً ~ ١٤٥ إِلاَّ الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَاعْتَصَمُوا بِاللَّهِ وَأَخْلَصُوا دِينَهُمْ لِلَّهِ فَأُوْلَئِكَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ وَسَوْفَ يُؤْتِ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ أَجْراً عَظِيماً ~ ١٤٦ مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآمَنْتُمْ وَكَانَ اللَّهُ شَاكِراً عَلِيماً ~ ١٤٧ لا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنْ الْقَوْلِ إِلاَّ مَنْ ظُلِمَ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعاً عَلِيماً ~ ١٤٨ إِنْ تُبْدُوا خَيْراً أَوْ تُخْفُوهُ أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوّاً قَدِيراً ~ ١٤٩ إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلاً ~ ١٥٠ أُوْلَئِكَ هُمْ الْكَافِرُونَ حَقّاً وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَاباً مُهِيناً ~ ١٥١ وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَمْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ أُوْلَئِكَ سَوْفَ يُؤْتِيهِمْ أُجُورَهُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَحِيماً~ ١٥٢

Dalil-dalil Bab Meningkatkan Keimanan

Al Quran surat Al Mukminun ayat 1 - 11
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (5) إِلاَّ عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (6) فَمَنْ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْعَادُونَ (7) وَالَّذِينَ هُمْ لأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (8) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (9) أُوْلَئِكَ هُمْ الْوَارِثُونَ (10) الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (11)
  1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
  2. (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
  3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
  4. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
  5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
  6. kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; {1} maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
  7. {1}Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasaan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. Imam boleh melarang kebiasaan ini. Maksudnya juga: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersamanya.
  8. Barang siapa mencari yang di balik itu {1} maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
  9. {1}Maksudnya: zina, homosexual, dan sebagainya
  10. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya,
  11. dan orang-orang yang menegakkan shalatnya.
  12. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
  13. (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Al Quran surat Al Hadid ayat 16
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka dengan mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian diberi umur panjang atas mereka namun hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
Al Quran surat Al Anfal ayat 2
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آياتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانَاً وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman {1} itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah {2} gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal,
{1}Maksudnya: orang yang sempurna imannya.

{2}Dimaksud dengan disebut Allah ialah: menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya.
Hadist Rasulullah SAW
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَاللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الإِيْمَانِ أَنْ يَكُوْنَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاض يُحِبُّهُ إلاَّ للهِ وَاَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِي الكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّرِ*رواه البخاري كتب الايمان
Ada tiga perkara, barang siapa berada dalam tiga perkara tersebut akan menjumpai manisnya iman, jika mereka lebih mencintai Allah dan Rasulnya daripada apa-apa selain Allah dan Rasul, mereka mwencintai seseorang hanya karna Allah, dan jika benci mereka untuk kembali kepada kekufuran seperti ia benci bila dibuang ke neraka.
عَنِ الحَرِثُ بْنِ سُوَيدٍ حَدَّثَنَا ‘َبْدُاللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ حَدِثَيْنِ أحَدُهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالآخَرُ عَنْ نَفْسِهِ قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَ ذُنُوْبَهُ كَأَنّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنِ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوْبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ ...الحدث* رواه البخري في كتاب الدعوات
... dari Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ sesungguhnya orang-orang beriman menyaksikan dosanya sebagaimana mereka duduk di bawah gunung selalu kuatir bila (gunung itu) menimpa dirinya dan sesungguhnya orang yang fajir (durhaka) melihat dosanya hanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya ...al hadits* Diriwayatkan Al Bukhori dalam Kitabuda’awat
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ خَطَبَنَا عُمَرُ بالْجَابِيَةِ فَقَالَ يَاأيُّهَا النَّاسُ إنِّيْ قُمْتُ فِيكُمْ كَمَقَامِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْنَا فَقَالَ: ... مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَاءَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَذَلِكُمُ الْمُؤْمِنُ* رواه الترمذي في كتاب الفتن
... Maka bersabda Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ,”Barang siapa senang akan kebaikannya dan susah akan kejeleksnnya maka demikian itulah orang iman.* Diriwayatkan Attermizi dalam Kitabufitan
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الإِيْمَانُ بِضْوْنَ أَوْ بِصْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعبَةً فَأفْضَلُهَا قَوْلُ لاَ إِلَهَ إِلّا اللهُ وَأدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ الْإِيْمَانِ* رواه مسلم في كتب الإيمان
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ besabda,” Iman itu lebih dari 70 atau lebih dari 60 cabang, yang paling utama adalah ucapan “laa ilah illa Allah” dan rendahnya cabang iman adalah membersihkan kotoran dari jalan, dan malu berbuat dosa termasuk salah satu cabang iman.”* Diriwayatkan Muslim dalam Kitabuliman.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ سُئِلَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ إِمَانٌ بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ قِيْلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ جِهَادٌ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ قِيْلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُوْرٌ* رواه البخاري كتب الايمان
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ditanya manakah amal yang paling utama, menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Iman kepada Allah dan Utusannya”. Ditanyakan,”Kemudian apa lagi?”. Menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Jihad fii sabilillah”. Ditanyakan,”Kemudian apa lagi?”. Menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Haji mabrur”. Diriwayatkan Al Bukhori dalam Kitabuli’man
عَنِ العَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ المُطَّلِبِ اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهُ صَلَّى عَلَيْهِ وَسَلَمَ يَقُوْلُ ذَاقَ طَعْمَ الإِيْمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلاً* رواه مسلم في كتب الإيمان
A’ban bin Abdil Muthalib mendengar Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda akan merasakan manisnya iman orang yang ridho Allah sebagai Tuhannya dan Islam sebagai agamanya dan mengakui Muhammad sebagai Rasul. Diriwayatkan Muslim dalam Kitabuliman.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Pengajian Umum LDII Sidoarjo Minggu 18 April 2010

Suasana halaman parkir pondok pesantren Al Barokah saat Pengajian Umum LDII Sidoarjo, Minggu, 18 April 2010

Pengajian Al Quran Surat An Nisa' Ayat 142 - 152

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللَّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلاةِ قَامُوا كُسَالَى يُرَاءُونَ النَّاسَ وَلا يَذْكُرُونَ اللَّهَ إِلاَّ قَلِيلاً ~ ١٤٢ مُذَبْذَبِينَ بَيْنَ ذَلِكَ لا إِلَى هَؤُلاءِ وَلا إِلَى هَؤُلاءِ وَمَنْ يُضْلِلْ اللَّهُ فَلَنْ تَجِدَ لَهُ سَبِيلاً ~ ١٤٣ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا تَتَّخِذُوا الْكَافِرِينَ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِ الْمُؤْمِنِينَ أَتُرِيدُونَ أَنْ تَجْعَلُوا لِلَّهِ عَلَيْكُمْ سُلْطَاناً مُبِيناً ~ ١٤٤ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الأَسْفَلِ مِنْ النَّارِ وَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ نَصِيراً ~ ١٤٥ إِلاَّ الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَاعْتَصَمُوا بِاللَّهِ وَأَخْلَصُوا دِينَهُمْ لِلَّهِ فَأُوْلَئِكَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ وَسَوْفَ يُؤْتِ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ أَجْراً عَظِيماً ~ ١٤٦ مَا يَفْعَلُ اللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِنْ شَكَرْتُمْ وَآمَنْتُمْ وَكَانَ اللَّهُ شَاكِراً عَلِيماً ~ ١٤٧ لا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنْ الْقَوْلِ إِلاَّ مَنْ ظُلِمَ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعاً عَلِيماً ~ ١٤٨ إِنْ تُبْدُوا خَيْراً أَوْ تُخْفُوهُ أَوْ تَعْفُوا عَنْ سُوءٍ فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوّاً قَدِيراً ~ ١٤٩ إِنَّ الَّذِينَ يَكْفُرُونَ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيُرِيدُونَ أَنْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ اللَّهِ وَرُسُلِهِ وَيَقُولُونَ نُؤْمِنُ بِبَعْضٍ وَنَكْفُرُ بِبَعْضٍ وَيُرِيدُونَ أَنْ يَتَّخِذُوا بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلاً ~ ١٥٠ أُوْلَئِكَ هُمْ الْكَافِرُونَ حَقّاً وَأَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ عَذَاباً مُهِيناً ~ ١٥١ وَالَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلَمْ يُفَرِّقُوا بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ أُوْلَئِكَ سَوْفَ يُؤْتِيهِمْ أُجُورَهُمْ وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَحِيماً~ ١٥٢

Dalil-dalil Bab Meningkatkan Keimanan

Al Quran surat Al Mukminun ayat 1 - 11
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (1) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (2) وَالَّذِينَ هُمْ عَنْ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (3) وَالَّذِينَ هُمْ لِلزَّكَاةِ فَاعِلُونَ (4) وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ (5) إِلاَّ عَلَى أَزْوَاجِهِمْ أوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُمْ فَإِنَّهُمْ غَيْرُ مَلُومِينَ (6) فَمَنْ ابْتَغَى وَرَاءَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمْ الْعَادُونَ (7) وَالَّذِينَ هُمْ لأَمَانَاتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَاعُونَ (8) وَالَّذِينَ هُمْ عَلَى صَلَوَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ (9) أُوْلَئِكَ هُمْ الْوَارِثُونَ (10) الَّذِينَ يَرِثُونَ الْفِرْدَوْسَ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ (11)
  1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
  2. (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam salatnya,
  3. dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
  4. dan orang-orang yang menunaikan zakat,
  5. dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
  6. kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; {1} maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
  7. {1}Maksudnya: budak-budak belian yang didapat dalam peperangan dengan orang kafir, bukan budak belian yang didapat di luar peperangan. Dalam peperangan dengan orang-orang kafir itu, wanita-wanita yang ditawan biasanya dibagi-bagikan kepada kaum Muslimin yang ikut dalam peperangan itu, dan kebiasaan ini bukanlah suatu yang diwajibkan. Imam boleh melarang kebiasaan ini. Maksudnya juga: budak-budak yang dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersamanya.
  8. Barang siapa mencari yang di balik itu {1} maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.
  9. {1}Maksudnya: zina, homosexual, dan sebagainya
  10. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya,
  11. dan orang-orang yang menegakkan shalatnya.
  12. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
  13. (yakni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya.
Al Quran surat Al Hadid ayat 16
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ
Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka dengan mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya, kemudian diberi umur panjang atas mereka namun hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik.
Al Quran surat Al Anfal ayat 2
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آياتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانَاً وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman {1} itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah {2} gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya) dan kepada Tuhan-lah mereka bertawakal,
{1}Maksudnya: orang yang sempurna imannya.

{2}Dimaksud dengan disebut Allah ialah: menyebut sifat-sifat yang mengagungkan dan memuliakan-Nya.
Hadist Rasulullah SAW
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَاللهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ حَلَاوَةَ الإِيْمَانِ أَنْ يَكُوْنَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاض يُحِبُّهُ إلاَّ للهِ وَاَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِي الكُفْرِ كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّرِ*رواه البخاري كتب الايمان
Ada tiga perkara, barang siapa berada dalam tiga perkara tersebut akan menjumpai manisnya iman, jika mereka lebih mencintai Allah dan Rasulnya daripada apa-apa selain Allah dan Rasul, mereka mwencintai seseorang hanya karna Allah, dan jika benci mereka untuk kembali kepada kekufuran seperti ia benci bila dibuang ke neraka.
عَنِ الحَرِثُ بْنِ سُوَيدٍ حَدَّثَنَا ‘َبْدُاللهِ بْنُ مَسْعُوْدٍ حَدِثَيْنِ أحَدُهُمَا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالآخَرُ عَنْ نَفْسِهِ قَالَ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَرَ ذُنُوْبَهُ كَأَنّهُ قَاعِدٌ تَحْتَ جَبَلٍ يَخَافُ أَنِ يَقَعَ عَلَيْهِ وَإِنَّ الْفَاجِرَ يَرَى ذُنُوْبَهُ كَذُبَابٍ مَرَّ عَلَى أَنْفِهِ ...الحدث* رواه البخري في كتاب الدعوات
... dari Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ sesungguhnya orang-orang beriman menyaksikan dosanya sebagaimana mereka duduk di bawah gunung selalu kuatir bila (gunung itu) menimpa dirinya dan sesungguhnya orang yang fajir (durhaka) melihat dosanya hanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya ...al hadits* Diriwayatkan Al Bukhori dalam Kitabuda’awat
عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ خَطَبَنَا عُمَرُ بالْجَابِيَةِ فَقَالَ يَاأيُّهَا النَّاسُ إنِّيْ قُمْتُ فِيكُمْ كَمَقَامِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْنَا فَقَالَ: ... مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَاءَتْهُ سَيِّئَتُهُ فَذَلِكُمُ الْمُؤْمِنُ* رواه الترمذي في كتاب الفتن
... Maka bersabda Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ,”Barang siapa senang akan kebaikannya dan susah akan kejeleksnnya maka demikian itulah orang iman.* Diriwayatkan Attermizi dalam Kitabufitan
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الإِيْمَانُ بِضْوْنَ أَوْ بِصْعٌ وَسِتُّوْنَ شُعبَةً فَأفْضَلُهَا قَوْلُ لاَ إِلَهَ إِلّا اللهُ وَأدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيْقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ الْإِيْمَانِ* رواه مسلم في كتب الإيمان
Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ besabda,” Iman itu lebih dari 70 atau lebih dari 60 cabang, yang paling utama adalah ucapan “laa ilah illa Allah” dan rendahnya cabang iman adalah membersihkan kotoran dari jalan, dan malu berbuat dosa termasuk salah satu cabang iman.”* Diriwayatkan Muslim dalam Kitabuliman.
عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ سُئِلَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ إِمَانٌ بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ قِيْلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ جِهَادٌ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ قِيْلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ حَجٌّ مَبْرُوْرٌ* رواه البخاري كتب الايمان
Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ditanya manakah amal yang paling utama, menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Iman kepada Allah dan Utusannya”. Ditanyakan,”Kemudian apa lagi?”. Menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Jihad fii sabilillah”. Ditanyakan,”Kemudian apa lagi?”. Menjawab (Nabi صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ),” Haji mabrur”. Diriwayatkan Al Bukhori dalam Kitabuli’man
عَنِ العَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ المُطَّلِبِ اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهُ صَلَّى عَلَيْهِ وَسَلَمَ يَقُوْلُ ذَاقَ طَعْمَ الإِيْمَانِ مَنْ رَضِيَ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلاَمِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ رَسُوْلاً* رواه مسلم في كتب الإيمان
A’ban bin Abdil Muthalib mendengar Rasulullah صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ bersabda akan merasakan manisnya iman orang yang ridho Allah sebagai Tuhannya dan Islam sebagai agamanya dan mengakui Muhammad sebagai Rasul. Diriwayatkan Muslim dalam Kitabuliman.