وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

News

Senin, 15 Maret 2010

Tausiyah Ketua MUI Jatim di Pondok Pesantren LDII Burengan Kediri

Senen, 15 Maret 2010, bertempat di Pondok Pesantren LDII “Wali Barokah” Burengan Kediri, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Bapak KH. Abdusshomad Buchori berkenan memberikan tausiyah (nasehat agama) kepada kader LDII. Tausiyah ini disampaikan dalam rangkaian acara Seminar bertema Gerakan Internet Sehat yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Propinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi Propinsi Jatim.

Turut menyampaikan makalah dalam seminar ini adalah Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Propinsi Jawa Timur, diwakili Bp. Ir Joko Purwanto M.T. dengan tema “TANTANGAN DALAM PENGEMBANGAN TIK (ICT) DI JAWA TIMUR & SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NO 11 TAHUN 2008 TENTANG ITE. Sementara itu Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., ketua DPD LDII Propinsi Jawa Timur juga memberikan Makalah bertema “KODE ETIK DAKWAH DALAM DUNIA MAYA”.




Dalam tausiyahnya Bapak KH. Abdusshomad Buchori menyampaikan pandangannya bahwa:
  1. Umat Islam mempunyai Predikat Khoiro Ummah dan berkewajiban serta tugas amar ma’ruf nahi munkar. (Q.S. 3 Ali Imron ayat 110)

    كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
    “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik”.
  2. Umat Islam mempunyai tugas Dakwah dengan hikmah, mauizhah Hasanah dan wajaadilhum billatii hiya Ahsan (Q.S. 16 An Nahl ayat 125)

    ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
    “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantulah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”.
  3. Perintah dan peringatan Allah SWT kepada orang-orang yang beriman agar tetap dalam ketaqwaan serta memperhatikan dengan seksama segala kegiatan di masa lalu dan persiapan untuk hari esok. (Q.S. 59 Al-Hasr ayat 18)

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
    “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
  4. Sabda Rasulullah Muhammad SAW agar setiap Muslim bersedia menyampaikan da’wah (tabligh) walaupun hanya satu ayat:

    بلغوا عنَى ولو اية ~الحديث
    Artinya: Sampaikan (apa-apa) yang dari saya (Rasulullah Muhammad SAW) walau hanya satu ayat.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Tausiyah Ketua MUI Jatim di Pondok Pesantren LDII Burengan Kediri

Senen, 15 Maret 2010, bertempat di Pondok Pesantren LDII “Wali Barokah” Burengan Kediri, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, Bapak KH. Abdusshomad Buchori berkenan memberikan tausiyah (nasehat agama) kepada kader LDII. Tausiyah ini disampaikan dalam rangkaian acara Seminar bertema Gerakan Internet Sehat yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Propinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Dinas Informasi dan Komunikasi Propinsi Jatim.

Turut menyampaikan makalah dalam seminar ini adalah Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) Propinsi Jawa Timur, diwakili Bp. Ir Joko Purwanto M.T. dengan tema “TANTANGAN DALAM PENGEMBANGAN TIK (ICT) DI JAWA TIMUR & SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NO 11 TAHUN 2008 TENTANG ITE. Sementara itu Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc., ketua DPD LDII Propinsi Jawa Timur juga memberikan Makalah bertema “KODE ETIK DAKWAH DALAM DUNIA MAYA”.




Dalam tausiyahnya Bapak KH. Abdusshomad Buchori menyampaikan pandangannya bahwa:
  1. Umat Islam mempunyai Predikat Khoiro Ummah dan berkewajiban serta tugas amar ma’ruf nahi munkar. (Q.S. 3 Ali Imron ayat 110)

    كُنتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُم مِّنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ
    “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman dan kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik”.
  2. Umat Islam mempunyai tugas Dakwah dengan hikmah, mauizhah Hasanah dan wajaadilhum billatii hiya Ahsan (Q.S. 16 An Nahl ayat 125)

    ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ
    “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantulah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk”.
  3. Perintah dan peringatan Allah SWT kepada orang-orang yang beriman agar tetap dalam ketaqwaan serta memperhatikan dengan seksama segala kegiatan di masa lalu dan persiapan untuk hari esok. (Q.S. 59 Al-Hasr ayat 18)

    يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
    “Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.
  4. Sabda Rasulullah Muhammad SAW agar setiap Muslim bersedia menyampaikan da’wah (tabligh) walaupun hanya satu ayat:

    بلغوا عنَى ولو اية ~الحديث
    Artinya: Sampaikan (apa-apa) yang dari saya (Rasulullah Muhammad SAW) walau hanya satu ayat.