وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ* القران سورة آل عمران ١٠٤
“Dan jadilah kamu sekalian bagian dari umat yang menyerukan kebajikan dan mengajak yang ma'ruf dan mencegah dari perbuatan munkar, mereka itulah orang-orang yang beruntung [Quran Surat Ali Imron, ayat 104]

Instagram

Sabtu, 06 Februari 2010

Peresmian Kawasan Listrik Prabayar Desa Sruni di Ponpes Al Barokah Sruni Gedangan Sidoarjo

Jum'at 5 Pebruari 2010 Pondok Pesantren LDII Al Barokah desa Sruni Kecamatan Gedangan Sidoarjo punya gawe besar bersekala nasional. PT. PLN (Persero) telah menetapkan desa Sruni sebagai Percontohan Kawasan Listrik Prabayar dan Pondok Pesantren Al Barokah mendapat kehormatan sebagai tuan rumah acara peresmian program nasional ini. Hadir dalam acara ini Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, Kabiro Administrasi Pemprov Jatim Yogi Hendriatna mewakili Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo, Bupati Sidoarjo Drs. H Win Hendrarso MSi, General Manager PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Ir. Moch. Sulastyo, MM. Pejabat Muspida Kabupaten Sidoarjo; Kapolres AKBP Muhammad Iqbal SIK dan Komandan Kodim 0816 Letkol Kav. Gathut S U juga tampak hadir.



General Manager PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Ir. Moch. Sulastyo dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara ini selain meresmikan program Listrik Prabayar percontohan di desa Seruni Kec. Gedangan Kabupaten Sidoarjo, juga sebagai pencanangan secara simbolis dari pelaksanaan program listrik prabayar PLN unit pelayanan dan jaringan (UPJ) Jawa Timur dan Unit-unit PLN di seluruh Indonesia.

Beberapa manfaat Program Listrik Prabayar ini, antara lain;
  1. Konsumen akan lebih disiplin dalam menggunakan energi listrik dan menyesuiakan dengan anggaran belanja masing-masing.
  2. Tidak terikat dengan pencatatan meter maupun jadual pembayaran.
  3. Tidak ada istilah menunggak, sangsi pemutusan dan denda keterlambatan.
  4. Tidak dikenakan Uang Jaminan Langganan (UJL)
  5. Token (isi ulang energi listrik) dapat dibeli di banyak tempat
Di Jawa Timur Program Listrik Prabayar ini mulai diuji coba September 2009 di rumah-rumah dinas PLN dan dipasarkan kepada pelanggan umum Desember 2009 untuk pelanggan 1 phasa daya 450 VA s/d 5.500 VA

Sebagai program percontohan PLN Distribusi Jawa Timur telah memasang listrik prabayar sebanyak 8.600 unit dari target 9.644 unit. Sedang total jumlah pelanggan PLN Distribusi Jawa Timur sebanyak 7,1 juta unit terdiri 172 RT dilayani oleh 16 Area Pelayanan.

Pada akhir sambutannya Ir. Moch. Sulastyo, MM mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Sruni yang telah berkenan merubah cara berlangganan listrik dari pasca bayar menjadi prabayar. Juga ucapan terima kasih disampaikan kepada pengurus Pondok Pesantren AL Barokah yang telah memfasilitasi acara peresmian ini sehingga terselenggara dengan baik dan lancar.

Bupati Sidoarjo Drs H Win Hendrarso MSi dan Direktur Utama PT. PLN Persero Dahlan Iskan memberikan pidato pada acara peresmian Program Nasional Listrik Prabayar di Ponpes Al Barokah desa Sruni, Kec. Gedangan Kabupaten Sidoarjo

Dalam sambutannya Bupati Win Hendrarso menyatakan bersukur dan berterima kasih kepada PT. PLN yang telah menjadikan Sidoarjo sebagai wilayah percontohan Program Listrik Prabayar. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Bpk. Dahlan Iskan PLN akan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.

Sementara itu Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan dalam pidatonya memaparkan program-program PLN, antara lain:
  • Hingga tahun 2012 PLN menargetkan lebih dari 50% pelanggan listrik sudah beralih ke sistem prabayar
  • PLN sedang mengevaluasi sistem kerjasama PLN dengan rekanan swasta guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pelanggan
  • PLN telah berusaha memenuhi kecukupan kebutuhan gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik
  • PLN berencana membangun 150 unit pembangkit listrik baru di seluruh Indonesia
Dahlan Iskan juga menegaskan bahwa besarnya daya listrik yang ada di Jawa Timur lebih dari cukup sehingga tidak ada alasan untuk mati listrik di Jawa Timur ini. Apabila ada gangguan mati listrik, itu disebabkan semata-mata karena masalah pelayanan dan kontrol yang kurang baik dari petugas PLN.

Penandatanganan prasasti peresmian Program Nasional Listrik Prabayar oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan disaksikan oleh Bupati Sidoarjo Drs Win Hendrarso MSi dan Kades Seruni Saiful Imadudin

Bupati Sidoarjo Drs H Win Hendrarso MSi beramah tamah akrab dengan Ketua LDII Sidoarjo H. Hasan Yuswadi SH dan Sekretaris LDII Sidoarjo Drs H. Joko Sayono MM

Kapolres Sidoarjo AKBP Mohammad Iqbal SIK bersama Dandim 0816 Letkol Kav. Gathut SU
Suasana sebelum acara peresmian Program Listrik Prabayar di Ponpes LDII Al Barokah desa Seruni Gedangan Sidoarjo

2 komentar :

Anonim mengatakan...

Bagus.....
Salut buaat desa Sruni

fifi m3 mengatakan...

ayo maju sruni..kalian bisa.semangat!!!!

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan topik artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi. Alhamdulillah jazakumullohu khoiron.

Peresmian Kawasan Listrik Prabayar Desa Sruni di Ponpes Al Barokah Sruni Gedangan Sidoarjo

Jum'at 5 Pebruari 2010 Pondok Pesantren LDII Al Barokah desa Sruni Kecamatan Gedangan Sidoarjo punya gawe besar bersekala nasional. PT. PLN (Persero) telah menetapkan desa Sruni sebagai Percontohan Kawasan Listrik Prabayar dan Pondok Pesantren Al Barokah mendapat kehormatan sebagai tuan rumah acara peresmian program nasional ini. Hadir dalam acara ini Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, Kabiro Administrasi Pemprov Jatim Yogi Hendriatna mewakili Gubernur Jawa Timur Dr. H Soekarwo, Bupati Sidoarjo Drs. H Win Hendrarso MSi, General Manager PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Ir. Moch. Sulastyo, MM. Pejabat Muspida Kabupaten Sidoarjo; Kapolres AKBP Muhammad Iqbal SIK dan Komandan Kodim 0816 Letkol Kav. Gathut S U juga tampak hadir.



General Manager PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur Ir. Moch. Sulastyo dalam sambutannya menjelaskan bahwa acara ini selain meresmikan program Listrik Prabayar percontohan di desa Seruni Kec. Gedangan Kabupaten Sidoarjo, juga sebagai pencanangan secara simbolis dari pelaksanaan program listrik prabayar PLN unit pelayanan dan jaringan (UPJ) Jawa Timur dan Unit-unit PLN di seluruh Indonesia.

Beberapa manfaat Program Listrik Prabayar ini, antara lain;
  1. Konsumen akan lebih disiplin dalam menggunakan energi listrik dan menyesuiakan dengan anggaran belanja masing-masing.
  2. Tidak terikat dengan pencatatan meter maupun jadual pembayaran.
  3. Tidak ada istilah menunggak, sangsi pemutusan dan denda keterlambatan.
  4. Tidak dikenakan Uang Jaminan Langganan (UJL)
  5. Token (isi ulang energi listrik) dapat dibeli di banyak tempat
Di Jawa Timur Program Listrik Prabayar ini mulai diuji coba September 2009 di rumah-rumah dinas PLN dan dipasarkan kepada pelanggan umum Desember 2009 untuk pelanggan 1 phasa daya 450 VA s/d 5.500 VA

Sebagai program percontohan PLN Distribusi Jawa Timur telah memasang listrik prabayar sebanyak 8.600 unit dari target 9.644 unit. Sedang total jumlah pelanggan PLN Distribusi Jawa Timur sebanyak 7,1 juta unit terdiri 172 RT dilayani oleh 16 Area Pelayanan.

Pada akhir sambutannya Ir. Moch. Sulastyo, MM mengucapkan terima kasih kepada masyarakat desa Sruni yang telah berkenan merubah cara berlangganan listrik dari pasca bayar menjadi prabayar. Juga ucapan terima kasih disampaikan kepada pengurus Pondok Pesantren AL Barokah yang telah memfasilitasi acara peresmian ini sehingga terselenggara dengan baik dan lancar.

Bupati Sidoarjo Drs H Win Hendrarso MSi dan Direktur Utama PT. PLN Persero Dahlan Iskan memberikan pidato pada acara peresmian Program Nasional Listrik Prabayar di Ponpes Al Barokah desa Sruni, Kec. Gedangan Kabupaten Sidoarjo

Dalam sambutannya Bupati Win Hendrarso menyatakan bersukur dan berterima kasih kepada PT. PLN yang telah menjadikan Sidoarjo sebagai wilayah percontohan Program Listrik Prabayar. Beliau menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Bpk. Dahlan Iskan PLN akan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat.

Sementara itu Direktur Utama PT PLN Dahlan Iskan dalam pidatonya memaparkan program-program PLN, antara lain:
  • Hingga tahun 2012 PLN menargetkan lebih dari 50% pelanggan listrik sudah beralih ke sistem prabayar
  • PLN sedang mengevaluasi sistem kerjasama PLN dengan rekanan swasta guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat pelanggan
  • PLN telah berusaha memenuhi kecukupan kebutuhan gas sebagai bahan bakar pembangkit listrik
  • PLN berencana membangun 150 unit pembangkit listrik baru di seluruh Indonesia
Dahlan Iskan juga menegaskan bahwa besarnya daya listrik yang ada di Jawa Timur lebih dari cukup sehingga tidak ada alasan untuk mati listrik di Jawa Timur ini. Apabila ada gangguan mati listrik, itu disebabkan semata-mata karena masalah pelayanan dan kontrol yang kurang baik dari petugas PLN.

Penandatanganan prasasti peresmian Program Nasional Listrik Prabayar oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan disaksikan oleh Bupati Sidoarjo Drs Win Hendrarso MSi dan Kades Seruni Saiful Imadudin

Bupati Sidoarjo Drs H Win Hendrarso MSi beramah tamah akrab dengan Ketua LDII Sidoarjo H. Hasan Yuswadi SH dan Sekretaris LDII Sidoarjo Drs H. Joko Sayono MM

Kapolres Sidoarjo AKBP Mohammad Iqbal SIK bersama Dandim 0816 Letkol Kav. Gathut SU
Suasana sebelum acara peresmian Program Listrik Prabayar di Ponpes LDII Al Barokah desa Seruni Gedangan Sidoarjo